
Saat Denish berusaha untuk mencium nya dan Anushka terus berusaha memberontak tiba-tiba dari arah belakang Denis seseorang menarik kasar tubuh laki-laki itu.
"ba..jingan"
Satu umpatan kotor terdengar dibalik telinga Anushka, perempuan itu menangis, air matanya memenuhi pelupuk matanya.
Seketika tiba-tiba seseorang mencoba memeluk dirinya, Anushka merasa begitu pening, tidak bisa melihat dengan baik siapa yang memeluk dirinya.
"Semua akan baik-baik saja"
Saat mendengar suara lembut itu dibalik telinga nya, dia baru sadar siapa yang barusan memeluk dirinya.
Yah itu adalah Hazel.
Di depan sana, Low tampak memukul Denish beberapa kali, dan seketika lantai atas menjadi begitu panas dan penuh, beberapa karyawan tampak berlarian menuju kearah mereka, ingin tahu apa yang telah terjadi.
Namun beberapa security dan juga Ozvit langsung mengusir semua orang agar kembali ke posisi mereka masing-masing.
"Tidak ada yang perlu di lihat disini"
Ucap Ozvit sambil menatap dingin ke arah para pekerja Del Piero company.
Seketika semua orang menelan Saliva nya, jika bos telah bicara dan memberikan perintah maka tidak ada yang berani membantah nya.
Denish meraba bibir.
"Ciiihhhh"
Dia ber decih dengan kesal.
Laki-laki itu ingin memukul Low tapi Ozvit secepat kilat menggenggam erat kera kamera Denish.
"Jaga kelakuanmu baik-baik, Denish"
Bola mata Ozvit jelas membesar, terlihat api kemarahan di balik bola mata tersebut.
"Kau ingin menggoda calon istri orang? apa kau gila?"
Ozvit mendorong kasar tubuh denish ke belakang.
Brakkkkkk
terdengar hantaman keras yang memenuhi dinding ruangan.
"Apa aku harus berkata jujur? dia kekasih ku, lalu jangan-jangan kau atau low yang menjebak nya malam itu, memaksa Anusha menjauh dari ku dan kalian membuat rencana untuk menghancurkan hubungan kami!."
Denish benar-benar marah, dia bicara dengan suara yang begitu keras, mencoba balik mencengkeram kerah kameja Ozvit.
Mendengar penuturan Denish seketika tertawa mengejek.
"Rupa nya begitu, kalian benar-benar memiliki hubungan dibelakang ku?"
"Ada apa ini?"
Dari arah ujung lorong tiba-tiba terdengar langkah kaki dengan heels yang berjalan terburu-buru.
Mereka menoleh untuk beberapa waktu.
Itu adalah Mommy tiri Ozvit.
Bisa mereka lihat bagaimana paniknya wanita itu saat ini, ekspresi nya membuat Ozvit cukup mencurigai hubungan Denish dan wanita itu kini.
"Tuan Denish nyaris melecehkan nona Anushka"
Jawab sang security ke arah Mommy tiri Ozvit.
Mendengar ucapan sang security, seketika bola mata wanita itu membulat dengan sempurna.
"Apa?"
Tanya nya dengan tatapan tidak percaya.
Wanita itu seketika menoleh ke arah Denish.
"Melecehkan?"
Tanya wanita itu ke arah Denish.
"Aku Fikir kamu harus bisa mengendalikan putra angkat mu, bibi Xena"
Ucap Ozvit cepat pada Mommy tiri nya.
Yah selama wanita itu menjadi mommy nya, Ozvit tidak sekalipun memanggil nya Mommy, dia hanya memanggil wanita itu dengan sebutan Bibi Xena.
Bagi Ozvit Mommy nya jelas tidak akan tergantikan oleh siapapun, dan realita nya dimasa lalu hubungan nya dengan wanita itu membaik karena Anusha.
Tapi di masa kini dia jelas tidak sedang bertoleransi untuk memanggil nya Mommy apa lagi memberi nya celah untuk masuk sebagai Mommy nya.
Ozvit yakin wanita ini memiliki keterlibatan besar di kejadian masa lalu, wanita itu pasti menyimpan satu rahasia yang belum juga dia ketahui kenyataan nya.
Xena jelas menatap tajam kearah Ozvit, dia fikir lidah Ozvit Selalu saja tajam saat bicara.
"Aku tidak peduli soal Asmara nya bersama Anushka di masa lalu, tapi dia harus ingat, Anusha akan menjadi istri Low dalam waktu dekat"
"Kendalikan dia dan bawa dia pulang kerumah"
Setelah berkata begitu, Ozvit langsung berbalik, meminta orang-orang menyelesaikan kekacauan itu.
"Shi .t"
Denish Tampak mengumpat saat melihat Hazel membawa langkah Anushka agar menjauhi dirinya.