
Selesai memberitahukan hadiah yang di dapatkan Ranti, acar di akhiri dengan menandatangani surat pernyataan tentang perlindungan privasi nasabah yang di lakukan oleh para petinggi Bank Mandiri dan Bank Mandiri Global Indonesia.
Ranti yang sudah mulai capek dengan acara ini, akhirnya mengucapkan terima kasih, atas penyambutan yang begitu istimewa, dan sebagai warga negara Indonesia, saya akan terus mengembangkan potensi saya dalam ikut membangun negeri dengan cara bayar Pajak.
Lain di tempat acara Ranti di Surabaya, berbeda suasana di seluruh perbankan Indonesia yang menerima pesan pembukaan aktivitas Transaksi untuk jenis kartu dan nomor kartu yang di pegang Ranti.
Selesai Ranti berbicara, semua petinggi memberikan standing applause, dan acara di tutup dengan pemberian surat-surat apartemen dan surat mobil serta Fasilitas paket kupon liburan, dan paling terakhir adalah penyerahan kembali Kartu milik Ranti.
Acara yang berlangsung 2 jam itu membuat Ranti sangat bosan dan capek melayani para petinggi berceloteh, ada yang cari muka dan ada juga yang hanya sekedar berbincang, beberapa pertanyaan yang tidak Ranti jawab seperti keluarga dan perusahaan juga aktifitas Ranti sehari-hari, yang membuat Ranti sangat tidak nyaman adalah bicara soal akan memperkenalkan anak mereka ke Ranti.
Melihat Ranti yang sudah merasa tidak nyaman maka dengan segera Bianca memberi kata penutup.
Ranti segera turun dari gedung bersama dengan Bianca dan beberapa petinggi dari kantor cabang pusat Surabaya. Satpam yang sudah di beritahukan soal Ranti dengan sopan mengawal hingga ke parkiran.
Ranti mengambil 2 lembar cek menuliskan angka dan memberikan kepada Bianca, dan 2 satpam yang berjaga diparkiran serta yang berjaga di Pintu lobby masing-masing di berikan 1 juta sebagai uang tips.
Tak mau menunggu lagi Ranti langsung menjalankan mobil Rolls-Royce nya dan pulang, saat mobil Ranti mulai keluar dari pelataran gedung Bank Mandiri tiba-tiba gerimis.
Ranti melajukan mobil mobilnya dengan kecepatan rendah, hingga sampai di lampu merah, hujan semakin deras, Ranti melihat 2 orang anak kecil sekitar umur 8 dan 9 Tahun itu buru-buru masuk ke pelataran kompleks ruko dan berteduh.
Merasa kasihan dengan 2 anak itu Ranti putar balik dan masuk ke are kompleks ruko dimana 2 anak tadi berteduh.
Ranti melihat mereka yang berdiri dengan tangan melingkar di dada pertanda menahan dingin, sebelum turun dari mobil Ranti mengaktifkan elemen apinya dan berjalan ke tempat 2 anak itu berteduh.
Saat Ranti mendekat seorang dari 2 anak itu merangkul anak yang satu lagi ternyata seorang anak gadis.
Maaf kakak siapa, tolong jangan bawa kami ketempat penampungan itu, kami gak mau di paksa mengemis, lebih baik kami berjualan koran daripada jadi pengemis, kata anak itu sambil ketakutan.
Jangan takut, kakak hanya ingin berteman dengan kalian, dan kalau boleh kakak tau, orang tua kalian dimana dan apakah kalian berdua saudara kandung, tanya Ranti
Kami bukan saudara kandung, kami hanya bertemu di penampungan anak-anak yang di paksa mengemis. ibuku meninggal bulan kemarin dan ayahku aku tidak tahu, ibuku wanita malam. setelah aku di usir dari kontrakan aku di bawa preman- preman itu ke penampungan dan bertemu dengan adik perempuan ini. kata anak laki-laki itu.
Nama kamu siapa, dan pernah sekolah tidak, Tanya Ranti
" Namaku Armando, sebelum ibu meninggal aku sekolah di SD Hangtuah kelas 3 kak.
Dan gadis kecil ini kenapa dari tadi diam Saja,
" hei gadis cantik siapa nama kamu" , kakak namanya Ranti Putri, kalau kamu siapa, Ranti menanyakan lagi siapa namanya kepada gadis kecil itu.
Ranti mencoba mengajaknya bicara tapi gadis kecil itu hanya menunduk dan tetap diam.
" Arman, kenapa diam saja, tanya Ranti
" Adik memang jarang bicara sejak preman itu melecehkan dia, 2 minggu kemarin, makanya aku bawa kabur dari tempat itu. kata Armando
Kamu hebat Arman, kakak senang dengan keberanian kamu. puji Ranti
Kamu tahu gak orangtuanya dimana, tanya Ranti lagi.
Dia hanya bilang kalau dia besar di panti di daerah Gresik, tapi dia di buang kakaknya dari Panti, sengaja ajak jalan-jalan terus di tinggalkan katanya pas libur naik kelas dia agak lupa katanya, dan dia juga sama di ambil preman di jalan dan di bawa ke penampungan.
Kamu tidak takut mereka menemukan kalian, Ranti masih bertanya
" Kalau ke tangkap mereka ya sudah mau gimana lagi, sudah 3 hari kami di ruko kosong ini, walau tak suka mengemis tapi untuk sementara jalani saja agar bisa makan kak. kata Armando
Terus namanya asiknya ini siapa Arman?
Kata adik namanya Salma Subakti, hanya itu yang saya tahu kak.
Salma kamu gak usah takut, bagaimana kalau kalian berdua ikut kakak kerumah, kalian berdua bisa tinggal dengan kakak dan kalian bisa sekolah lagi, Bagaimana mau gak kalau mau bulan depan kalian bisa sekolah di tempat kakak.
Salma, menatap Ranti dan akhirnya bersuara, kalau di rumah kakak banyak gak laki-lakinya, tanya Salma
Kakak ada lima bersaudara dan laki - laki hanya 1, kak Darel namanya, dirumah kakak juga ada Ade kecil, namanya Ketty Angelina umur 1 tahun lebih, jadi kalian bisa main dengan Ketty dirumah, bagaimana?
Ranti memeriksa mereka berdua dengan mata semesta, dia menemukan siapa mereka sebenarnya, Salma di buang bibinya di panti Anugerah Gresik sedangkan Armando anak seorang wanita penghibur, ibunya meninggal karena meminum obat menggugurkan kandungan, ayah biologisnya tidak di ketahui.
karena Salma tidak menjawab pertanyaan Ranti, maka Armando berkata
Adik, kita ikut kakak Ranti saja, dan kamu tenang saja, Kakak selalu akan melindungi kamu.
Aku takut kak, nanti aku disuruh menari dan buka baju seperti kemarin itu sama bang Sony, kata Salma.
Salma, kakak dulu juga tinggal di panti, kami berlima sama-sama keluar dari sana 6 bulan yang lalu, dirumah kakak, nanti kamu dan Armando ada yang urus dan antar jemput kesekolah.
Ayo perut kakak sudah lapar, dan pasti di rumah keempat kakakku lagi menunggu kakak pulang, ajak Ranti
Kakak janji gak akan sia-siakan kami, balas Salma
Kamu tenang saja, kakak juga akan jaga kalian, dan kali kalian betah maka selamanya kalian dengan kakak. jawab Ranti.
Terimakasih kak, kami ikut kakak, dan jangan pukul kakak Armando ya kak, kata Salma
Hahahaha kamu jangan kuatir, kakak hanya jahat sama orang jahat, kalau baik dan sekolah yang rajin juga nurut sama kakak, buat apa kakak marahin kalian.
Ya sudah ayo kita pulang, tapi kita mampir ke toko baju dulu, nanti kakak belikan kalian baju baru, yang kalian bawa biarkan saja di sini, kata Ranti
Kak aku boleh bawa ini, Salma menunjukan kain bungkus bayi yang masih kelihatan bagus.
Boleh nanti dirumah suruh bibi cuci, kata Ranti
Mereka akhirnya pergi dari kompleks ruko kosong dan menuju rumah Ranti, di jalan Ranti mencoba mencari toko yang menjual baju anak-anak.
Akhirnya dia menemukan sebuah toko yang khusus menjual baju anak dan remaja untuk kelas menengah keatas, tokonya lumayan lengkap dengan ada beberapa merk sepatu dan sandal.
Ranti membeli beberapa pasang baju juga baju tidur, menurut Ranti nanti dia akan membawa ke Mall Galaxy untuk belanja, untuk saat ini beli yang ada saja dulu untuk ganti beberapa hari.
Baru terlihat senyum di wajah Salma, Ranti membantunya memilih pakaian, dia beli 3 stel gaun, baju tidur, baju santai total mereka berdua membeli seorang 10 potong pakaian 2 pasang sepatu juga sandal.
Semuanya hampir 15 juta, setelah dia selesai bayar Ranti ke toko yang menjual handphone, Ranti membeli handphone Oppo Reno 7 5G, dia beli 5 biji, rencana yang 3 itu akan di berikan ke Alviani dan adiknya, juga Wulandari.
Selesai belanja, Ranti langsung pulang, 2p menit berselang akhirnya Ranti tiba di rumah dan segera di sambut Bu Likha.
Keempat kakaknya yang menunggu Ranti di ruang TV, kaget melihat Ranti membawa pulang sepasang anak kecil yang terlihat lusuh.
Bu Likha bantu mandikan mereka dengan air hangat dan ganti baju mereka dan kasih tau agar menyiapkan 2 kamar tamu untuk malam ini, besok suruh bersihkan 2 kamar yang di jadikan tempat kak Darel main game.
Darel mendengar itu hanya bisa diam, tapi gak masalah memang 2 kamar itu di peruntukan untuk seumuran Armando dan Salma.
Setelah kedua anak kecil itu mandi dan berganti pakaian, ternyata mereka cantik dan ganteng.
Akhirnya waktu makan malam tiba, mereka makan dengan suasana yang berbeda karena ada ketambahan 2 anggota baru.
Hanya setengah jam makan pun usai, mba Dewi juga pas tiba, Ranti memanggil semua penghuni rumah agar berkumpul.
ketika semua sudah berkumpul Ranti memperkenalkan kedua anak kecil itu, agar mereka tidak kaget, lalu dia memberi perintah
Bu Likha, apa keponakan ibu sudah bekerja atau belum, tanya Ranti
Kalau begitu, sebelum dapat pengasuh anak, besok suruh dia kesini bantu sementara mengurus Armando dan Salma, Perusahaan Rendi belum jalan, daripada menunggu dan menganggur, mending dia kerja dulu jadi pengasuh sementara, bisa gak Bu
Bisa, Nona besok saya akan telpon dia suruh kesini. jawab Bu Likha
Bu Likha, tolong juga segera cari pengasuh, cari yang orangnya sabar dan juga rajin sebelum akhir bulan sudah ada, kasih tau gaji pertama 5 juta.
" Baik Nona"
Mang Dul, apa punya kawan yang jujur, untuk bisa jadi supir buat Armando dan Salma, tanya Ranti
Bagaimana kalau Mas Jumono tukang kebun, dia pandai nyetir dan punya SIM, juga bisa kita percaya, kalau soal kebun bisa kami bereskan, toh hanya potong rumput dan rapikan tanaman dan bersihkan kolam Non, masih bisa kami kerjakan di sela-sela kami gak kegiatan, usul mang Dul.
Oke besok sore suruh dia menghadap saya.
" Baik Non"
Ya sudah bereskan meja makan dan istirahatlah, perintah Ranti
Arman dan Salma, kalian susu rasa apa, tanya Ranti
" Aku suka vanilla, strawberry dan coklat, kata Salma
" Aku sakan saja sama adik, kata Armando
Bu Likha tolong suruh kirim susu 3 rasa itu masing-masing 2 karton ukuran 1 kg dan Milo 2 karton, susu ultra seperti biasa ambil juga masing- masing rasa 2 karton, juga tambah Roti tawar dan juga selai.
" Baik Nona"
Apa kalian minum susu yang ku beli buat kalian, tanya Ranti kepada semua pelayan
Kami minum Nona, "bagus" tapi awas ! kalau saya dengar kalian tidak minum berarti kalian tidak menghargai saya dan silahkan angkat kaki dari rumah ini.
" Tenang Nona, kami minum tanya Bu Likha, tiap pagi kami pasti minum, hanya malam saja kadang kami gak minum Nona, kata Marni
Itu baru betul, kalian tinggal minum saja malas, kan gak lucu kalian di pecat gara-gara majikan suruh minum susu bukan
" ia nona, kami bersyukur, nona peduli dengan kami, kata pelayan Dewi
Nah itu kalian tahu, tolong jangan kecewakan niat baik saya buat kalian, tegas Ranti
Terimakasih Nona, kami tidak akan mengecewakan Nona, jawab Marni.
Selesai ngobrol, Bu Likha membawa Armando dan Salma ke kamar Tamu dan menjelaskan cara gunakan toilet dan sebagainya. Selesai mengatur suhu AC, bu likha pun pergi ke kamarnya.
DING .. DING
* Selamat Tuan anda telah menyelesaikan misi tersembunyi, membantu 2 orang anak untuk dirawat dan di berikan tempat tinggal yang layak.
Karena Pengabdian Anda, sistem Memberikan anda hadiah 1unit mobil Toyota C-HR Dual tone, khusus mengantar Armando dan Salma sekolah.
" Terimakasih Rose" kamu tau saja saya berniat membeli untuk 2 anak itu.
* Karena Rose dan Tuan sudah terikat, jadi apa yang inginkan pasti rose akan merasakan nya."
"Kamu yang terbaik Rose"
*Terimakasih pujiannya Tuan*
*:Karena Tuan memuji Rose dengan tulus maka Rose membantu mengurus sekolah Armando dan Salma, serta membuatkan mereka Dokumen untuk di sekolah yang baru. mulai bulan Januari mereka bisa sekolah di Bintang Timur.
" sekali lagi terimakasih Rose'