SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Tradisi berbagi di akhir Tahun


" Tuan maaf baru melaporkan, semua dana Pemimpin Utama Gengster yang berkedok di Italia sudah masuk ke rekening virtual, dengan nilai 45 miliar Euro", lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Oke, berarti total semuanya 60 miliar Euro, dikurangi 5 miliar, berarti sekarang tinggal 55 miliar euro.


" Rose seluruh sahabatku seluruh sahabatku, bagikan 1 juta euro, Kecuali, Tiara, Robin dan Sonia mereka bertiga berikan 5 juta Euro.


Untuk sahabatku yang bekerja untukku, berikan mereka 1,5 juta euro, mereka adalah Sasha, Regina, Lupita dan Novianti, serta ibunya Alviani, sedangkan Pak Pribadi dan Pak Jusuf Maulana, serta Yoga Setiadi dan juga Haris Setiadi 2,5 juta euro, Rezita, Elisabeth, Hino Nakata, Bayu Krisna dan Boni serta Tim Cirebon termasuk pengacara di Cirebon, masing-masing 2 juta euro.


Bu Gendhis, Maryana, Gayatri, Supomo, Gunadi, Michelle dan ketua Yayasan Bintang Timur 2 juta euro, untuk kali ini seluruh Pengurus Yayasan dan kepala Sekolah di Bintang Timur, mendapatkan 500 ribu Euro, sedangkan untuk seluruh guru-guru mendapatkan 200 ribu euro, untuk staf dan Security seluruh yayasan Bintang Timur, mendapatkan 125 ribu ribu euro, kecuali orangtua Mora, mereka mendapatkan masing-masing 250 ribu euro.


Panti Asuhan Charity, Agape, Al Azhar, Kasih Bunda dan Panti Darurat Jogja mendapatkan 5 juta euro, untuk Kepala Panti masing-masing 1 juta Euro, termasuk Miranda dan Marinda, Juwita dan Poppy.


Tim Keamanan Awal khusus Komandan mendapatkan 250 ribu, Anggota 200 ribu. pak Sumadi 400 ribu dan Wawan 300 ribu, sedangkan seluruh Tim Keamanan biasa mereka mendapatkan 50 ribu euro.


Saat ini seluruh Tim Keamanan awal, akan memasuki pendidikan, mereka sudah di berikan Pill Rekonstruksi Fisik dan Jaringan Sel, serta Pill Kecerdasan yang kedua Pill itu adalah buatan Ranti.


Mereka akan Ditugaskan untuk memimpin keamanan di tempat usaha vital milik Ranti, namun kantor Pusat mereka tetap berada di Surabaya, Ranti sudah bekerjasama dengan kepolisian dan TNI, untuk melatih ke 26 orang itu, selama 3 Minggu Secara bertahap pada bulan Januari tahun depan.


Begitu juga untuk semua sekuriti yang bekerja di perusahaan Ranti, akan dilatih secara bertahap, dan setiap rekrutan baru wajib menjalankan latihan selama 1 bulan penuh sebelum bertugas.


Program ini membuat para security yang sudah berumur memilih mengundurkan diri, akhirnya Ranti memutuskan, bagi mereka yang mundur, masih bisa bekerja sebagai tukang taman, atau Cleaning Service jika mereka bersedia.


Berita akan ada rekrutmen 200 security laki-laki dan 100 Perempuan, bagi lulusan SMA minimal umur 20 tahun dan maximal 25 tahun, sontak membuat banyak yang berminat, mereka, hanya dalam seminggu iklan online itu di banjiri banyak pelamar.


kembali ke pembagian.


Untuk semua pelayan, baik Surabaya maupun Jogja, mereka mendapatkan 250 ribu euro, sopir dan tukang taman 200 ribu, kepala rumah tangga 300 ribu Euro, sedangkan Yati mendapatkan 200 ribu euro juga, berarti Yati mendapatkan double Bonus.


Untuk Keluarga Pelayan tingkat 1, Lukman dan Suratmi, serta Yolanda mereka mendapatkan 50 juta juta Euro, sedangkan Velove, Vexia, Lukas dan Maureen, masing-masing 10 juta euro.


Dan seluruh saudaraku bagikan 250 juta Euro, sedangkan orangtuaku 2 milyar euro dan Bibi Nindya 1 milyar. Dan terakhir Rendi dia mendapatkan 10 juta Euro dan Bella 2 juta Euro.


Yang berbeda adalah Helen sekeluarga, mereka mendapatkan masing-masing 500 juta Yuan.


Dan khusus tahun ini, seluruh anak-anak Panti mendapatkan tabungan masa depan 50 ribu Euro, nanti di berikan saat mereka keluar dari Panti saat lulus kuliah, ya saat ini Ranti menerapkan bagi lulusan SMA yang berprestasi akan di biayai untuk kuliah, bagi yang tidak berprestasi, akan di berikan kursus sesuai minat dan bakat mereka.


Namun, bukan berarti para anak Panti bisa berlaku seenaknya, banyak aturan yang harus mereka taati, dan juga ada beberapa sanksi yang harus mereka terima jika berbuat kesalahan fatal.


* Rose akan mentransfernya pada tanggal 2 Januari dan semua data sudah terisi dengan baik, tinggal kirim saja", jawab Rose.


" Baiklah Rose, maafkan aku membuat selalu repot", ujar Ranti.


* Santai saja Tuan, justru saya bahagia melihat kebaikan Tuan kepada mereka", ujar Rose.


Waktu menunjukkan Pukul 1 siang waktu Paris, akhirnya acara penyerahan hadiah dari Bank Global Intercontinental selesai.


" Nona Ranti, kami permisi untuk kembali, dan untuk crew pesawat Bombardir Global 7500 mereka sudah siap menunggu jadwal anda kembali ke Indonesia", ujar Pemimpin Bank Global Intercontinental bagian Eropa.


Setelah para petinggi Bank Global Intercontinental itu pergi Ranti mengunjungi para crew pesawat Gulfstream G 700, dia membagikan uang cash kepada mereka masing-masing sebesar 1 juta euro, sebagai bonus melayaninya selama 1 Tahun.


Para Crew di buat meneteskan airmata bahagia, pilot saja setiap bulan mendapatkan 100 juta, sedangkan pramugari 40 juta, belum lagi mereka akan di berikan uang tunggu.


Bahkan saat ini mereka sudah di berikan masing-masing 100 ribu euro untuk mereka pakai saat jalan- jalan, Padahal Fasilitas mereka sudah terjamin hingga mobil untuk bepergian.


Rendi yang mendapatkan laporan mengenai pesawat Jet Pribadi Bombardir Global 7500, yang akan pulang bersama Ranti sontak membuatnya terkejut, dan lebih terkejutnya lagi bahwa seluruh Dokumen tentang pesawat itu sudah selesai dan saat ini berada di meja kerjanya, terpaksa Rendi kekantor untuk mengambil dan menyimpannya dokumen itu ke brankas.


" Mas, apa Nona Muda beli pesawat lagi? tanya Bella.


" Ia mah, hampir 3 tahun saya mengenal nya dan bekerja dengannya, seluruh pendapatan dari perusahaan nya, dia belum pernah mengambil sepeserpun, entah berapa banyak uang Deposito miliknya, bahkan masih berbagi bonus buat kita", ujar Rendi.


" Mas sekarang uang kita saja sudah menyentuh 20 triliun, belum punyaku mas", ujar Bella


" Kita bersyukur saja, mas jadi teringat, bahwa mas wajib pensiun saat berusia 45 tahun, dan hanya mengurus masalah- masalah besar saja, agar mas bisa lebih banyak waktu dengan keluarga, itu perintah Nona Muda", ujar Rendi.


" Ya soalnya di saat itu seluruh saudara-saudaranya sudah matang dan siap menggambil alih perusahaan, kita jalani saja sesuai perintah, Nona sangat menyayangi kita, dan bersyukur kita berdua selama ini tidak pernah masuk rumah sakit, setiap check up, dokter selalu mengatakan bahwa tubuh kita sehat dan tidak ada tanda-tanda negatif apapun", ujar Bella.


" Ia ya, mas baru sadar, Nona muda dan saudara-saudaranya tidak pernah di rawat di rumah sakit, bahkan mendengar mereka sakit saja mas tidak pernah", ujar Rendi yang seketika sadar selama bekerja dengan Ranti, baik Ranti maupun seluruh saudaranya, bahkan dirinya sendiri tak pernah sakit, padahal pekerjaan begitu banyak dan melelahkan".


" Ia mas, lihat saja anak kita juga, paling hanya demam waktu tumbuh Gigi, selebihnya tidak ada gejala sakit apapun, bahkan malam hari anak kita tidur dengan nyenyak, sangat jarang kita terbangun berkali-kali, paling hanya sekali saja setiap malam", uang Bella.


" Yang sekarang kita hanya bisa bersyukur, nikmatilah apa yang sudah ada", ujar Rendi.


" Mas keluarga besarku, banyak yang iri kepadamu, bahkan ada yang mengatakan kalau mas mendapatkan harta dengan cara korupsi", ujar Bella.


" Biarkan sajalah, apa mama juga percaya dengan omongan mereka", pancing Rendi.


" Hahahaha ya tidaklah, seluruh gajimu saja ada samaku, bahkan bukti transfer dari Nona Ranti, selalu aku simpan", ujar Bella.


" Jujur saja, hanya gaji mas pertahun saja, mereka sudah kalah jauh, apalagi Bonus tak terduga dari Nona Ranti, ujar Rendi bangga.


Gaji Rendi saja pertahun sudah 15 Milyar, di tambah bonus tahunan, sebesar 25% dari gaji tahunan, di tambah THR 10% dari gaji tahunan nya, apakah tidak sejahtera jika besaran gaji seperti itu.


Jika di hitung, Rendi adalah CEO terkaya di Indonesia, dengan kekayaan bersih lebih dari 20 triliun.


Saat mereka berada di pusat perbelanjaan terbesar di Paris, Ranti mengajak mereka jalan- jalan.


Mereka menghabiskan waktu seharian di Mall itu, dan tepat jam 5 sore mereka kembali ke hotel, mereka berencana akan merayakan tahun baru di menara Eiffel.


Ranti yang di bantu oleh Tim dari bank Global Intercontinental, telah memesan restoran di sekitar menara Eiffel, Ranti menghabiskan dana 500 ribu Euro untuk memesan tempat itu, belum lagi nanti jika ada pesanan tambahan.


Sampai di hotel mereka semua langsung mandi, nanti jam 10 malam waktu Perancis mereka akan ke restoran untuk menunggu detik-detik Pergantian Tahun.


Sambil menunggu waktu makan malam dari restoran, Ranti menyempatkan diri untuk memantau seluruh laporan keuangan, kinerja karyawan, hingga masalah yang belum di selesaikan, sampai berapa banyak karyawan yang di promosikan dan juga yang di Pecat.


Ranti memang menerapkan kualitas yang tinggi bagi seluruh lapisan karyawan nya, bukan hanya pintar tapi juga harus berakhlak, semua itu sebanding dengan gaji yang di bayarkan kepada karyawannya.


Apalagi mulai tahun depan, bukan hanya Tim Security yang akan dilatih, tetapi juga para Cleaning Service dan office boy dan girl, Untuk Security, Cleaning Service dan Office Boy dan Girl akan dikelola sendiri, semua rekrutan untuk 3 divisi ini akan di latih di Surabaya, artinya jika lamaran mereka di terima di Jakarta, maka mereka wajib ke Surabaya setelah mereka di terima bekerja, tidak ketinggalan juga untuk resepsionis.


Di tahun mendatang Ranti sudah menyiapkan tempat pelatihan khusus di Mega Proyek Kota Terpadu.


Hal ini di buat agar perusahaan Ranti bisa menjadi percontohan bagi seluruh perusahaan yang ada, bukan hanya itu saja tujuannya, untuk divisi- divisi ini, diharapkan mereka bisa menjadi regenerasi dari karyawan diatas mereka, mereka akan di berikan kesempatan untuk studi setelah bekerja, makanya untuk, Cleaning Service, office boy dan girl, serta resepsionis, akan di rekrut khusus mereka yang baru lulus SMU


Sungguh luar biasa perencanaan yang sedang di bangun oleh Ranti, berita seputar ada perusahaan yang akan membangun lembaga pendidikan sendiri untuk pekerjanya, membuat pemerintah antusias menunggu kelanjutan berita itu.


Berita itu terdengar, saat Rendi mengajukan izin untuk membangun balai pelatihan kerja, karena memang tujuan di bangun bajai itu adalah tidak sepenuhnya untuk keperluan Pribadi perusahaan di bawah Naungan RPS Group Company, tapi nantinya akan terbuka untuk Umum.


Lagi asyik dengan laporannya, Ranti di kejutkan dengan ketukan pintu kamarnya, dan setelah di buka ternyata yang mengetuk pintu adalah para bocil pimpinan Salma, mereka adalah Mora, Armando, Velove dan Vexia, bahkan Salma sambil menggendong Ketty, yang Sebentar lagi berusia 4 tahun.


Ketty sendiri sudah lancar berbicara, bahkan di Banding anak seusianya, dia jauh di atas rata-rata, bahkan tingginya saja sudah seperti anak-anak usia 5 tahun pada umumnya.


Itu semua berkat asupan gizi berkualitas tinggi, makanan tambahan dari Food Excellent, yang tertinggi menjadi makanan tambahan untuk Ketty, perlu di ketahui varian Platinum adalah makanan tambahan yang di khususkan bagi anak- anak orang kaya saja, karena harga per 1 kg mencapai harga 1 juta, namun bukan Berarti yang varian silver tidak mumpuni kualitasnya, dsn juga untuk varian Gold.


Bahan dasar pembuatan makanan itu sama, hanya saja pada varian Platinum di tambahkan abalon dan safron yang merupakan rempah termahal di dunia, untunglah Ranti memiliki perkebunan sendiri di dalam ruang dimensi, begitu juga abalon dia memiliki peternakan sendiri di ruang dimensi yang di buat khusus untuk abalon.


Tapi tujuan yang paling mendasar dengan membuat 3 varian adalah untuk subsidi silang, jika silver untuk masyarakat berpendapatan rendah, justru jika dihitung ongkos produksi dan penjualan, pasti perusahaan Ranti akan Bangkrut, Varian Gold untuk kalangan menengah atas, dengan hadirnya Varian Gold maka perusahaan Ranti sudah memiliki sedikit keuntungan, akhirnya di keluarkan juga Varian Platinum, untuk kalangan Orang kaya dan juga unt ekspor, dan ternyata sangat di minati di kawasan Asean, jepang dan Korea Selatan, sedangkan untuk Silver dan gold, belum di ekspor.


" Kak Nanti kita akan jalan-jalan di menara Eiffel?" tanya Salma.


" Ia sayang, nanti kita berkeliling disana agar bisa mengambil foto kenang-kenangan, ujar Ranti.


" terimakasih kak, kami semua ingin berfoto disana", ujar Salma.


" Ia tapi jika sudah mulai sepi", ujar Ranti.


" Ia kak, kata bunda restoran tempat kita nanti sangat dekat dengan Menara Eiffel, jadi aku bisa melakukan siaran langsung di Instagram, ujar Salma


" Ia sayang, kakak sengaja pilih tempat itu agar kalian bisa menikmati pesta kembang api di Menara Eiffel", ujar Ranti.


Selesai dengan semua laporan dan mengurus manjanya si Salma, kini Ranti sudah selesai bersiap-siap dan menuju lobby untuk berangkat.


Pihak restoran sudah melakukan persiapan untuk menyambut tamu penting mereka malam ini, bayangkan saja untuk 500 ribu Euro, bukan hal yang murah, apalagi nanti jika mereka memesan makanan, dengan menu termurah saja 10 ribu Euro.


Tepat jam 10 malam mereka tiba di restoran itu, Ranti segera menuju resepsionis untuk mengkonfirmasi pesanannya, dan pihak resepsionis sudah memberikan konfigurasi dan mensubmit ke Manajer.


Para pelayan restoran langsung mengarahkan Ranti dan keluarganya menuju Ruangan VVIP, namun saat mereka hendak memasuki lift, mereka di panggil kembali oleh Manajer.


" Maafkan Nona, kami dengan terpaksa memindahkan tempat anda di ruangan sebelum Rooftop, karena Tempat yang kalian pesan, diambil alih oleh Pemilik Restoran ini", ujar manajer itu dengan tidak enak hati.


" Lalu bagaimana dengan Uang yang sudah saya bayarkan, tanya Ranti masih melunak.


" Untuk semua menu sudah kami siap kan sesuai menu yang anda pesan, hanya saja tempat yang berbeda, atas ketidak nyamanan anda dan keluarga, kami memotong harga yang sudah anda bayar sebesar 100 ribu euro, fan akan di berikan saat anda menutup bill", ujar Manajer itu.


" Kali ini saya Mengerti, tapi tidak lain kali, bilang sama bos kalian, belajar sopan santun dulu baru buka restoran, jujur saya tersinggung, ujar Ranti tegas.


" Baik Nona, akan saya sampaikan komplain anda", ujar manajer itu.


" Ada berapa orang karyawan disini secara keseluruhan?" tanya Ranti.


" Kami disini ada 65 orang dan 5 orang staf kantor", jawab manajer itu.


" Baiklah, 100 ribu euro kamu bagikan rata 10 ribu Euro per orang sisanya buat kamu", ujar Ranti.


" Apa gak salah Nona, itu sangat besar buat kami", ujar Manajer itu.


" Anggaplah hadiah malam tahun Baru", dan kamu apa cita- citamu, jika kamu punya uang 1 miliar euro, tanya Ranti.


" Pasti aku akan buat Restoran bersama saudara-saudara ku", ujar Manajer itu.


" Baiklah, Mungkin tempatnya sudah selesai di bersihkan, kami naik dulu, ujar Ranti seolah-olah dia rela di pindahkan oleh pemilik restoran.


" Maaf Rose aku akan menghancurkan laki- laki play boy itu, ujar Ranti.


* Silahkan Tuan, kasihan istrinya sedang hamil, sedangkan dia selingkuh, begitulah rata-rata generasi kedua dari orang kaya", ujar Rose.


" Baik Rose, saya akan meminta, aplikasi mata Dewa untuk memantau nya dan merekam semuanya dan kirim ke istrinya laki-laki itu, dan menguras hartanya, otomatis restoran ini akan di ambil alih oleh kakak nya, Ujar Ranti.