
Saat ini, Ranti sudah berada di ruang makan untuk sarapan, karena sudah masuk liburan sekolah, jadi suasana terlihat sangat santai.
Ranti akan mengisi liburan dengan bersama keluarga, dia ingin membawa mereka ke China, ayahnya ingin bertemu dengan Helen dan Lily, Ranti juga sudah kangen dengan teman-temannya Disana.
Saat mereka menonton berita, saat bersamaan di berita terbaru soal kasus terjadi di wilayah kepolisian Kota Surabaya.
Setidaknya ada 3 kasus yang sangat membuat kepolisian kebingungan, yaitu terjadinya pembakaran mobil dan 60 orang tewas, kebakaran 5 klub malam dan juga pembobolan rekening klub malam.
Polisi memprediksi bahwa kerugian dari kelima Klub Malam itu mencapai ratusan milyar.
Ditempat yang berbeda disebuah kontrakan kecil, yang di huni oleh 5 orang bersaudara, saat ini tengah menerima kunjungan dari asisten bayangan Rose.
" Selamat Pagi Tuan, ada keperluan apa hingga, Tuan datang ketempat kami, ucap gadis muda bernama Arneta.
" Saya hanya di utus oleh majikan saya, untuk memberikan kalian sebuah rumah, dan malam tadi juga tuan kami sudah mentransfer uang masing-masing 15 milyar untuk kalian berdua, silahkan anda cek Saldo Rekening Anda berdua, ucap asisten bayangan itu
" Mohon maaf kami sudah mengeceknya dan kami takut dengan adanya uang sebanyak ini, ucap Arneta
" Pakai saja uang itu, majikan saya, memberikannya dengan ikhlas, bahkan hari ini saya harus membawa kalian untuk pindah ke rumah baru, dan ini surat-suratnya atas nama Arneta, ucap asisten bayangan itu lagi.
Seketika wajah kebingungan Arneta, bertambah pucat, secara rumah yang di berikan termasuk rumah menengah harganya mencapai 1 Milyar.
Karena kalian belum bisa menyetir mobil maka, di rumah kalian sudah ada 2 unit motor Nmax dan 1 unit Yamaha R 25 untuk adik anda yang masih SMA. Sedangkan untuk ketiga adik anda berdua sudah di buatkan ATM Mandiri dengan saldo masing-masing 5 Milyar.
Tapi syaratnya, kalian semua harus sekolah, kalian berdua silahkan lanjutkan kuliah, dan jangan terlibat narkoba atau belanja yang tidak penting, rumah kalian sudah full terisi penuh dengan perabotan dsn masing-masing memiliki kamar sendiri.
" Tuan siapakah majikan anda yang begitu baik kepada kami, tanya Arneta.
" Tidak penting mengetahui majikan saya, asalkan kalian bisa memanfaatkan uang yang dia berikan, maka saya menjamin kalian akan hidup senang di kemudian hari, dan syarat yang paling penting adalah, jangan me jadi orang yang sombong, jika hal itu terjadi maka dalam sekejap uang kalian akan di tarik kembali, ancam asisten bayangan itu.
" Baik Tuan, kami tidak akan melakukan hal serendah itu, kita sama-sama manusia untuk apa menyombongkan diri.
Baiklah dan sebagai hadiah terakhir, ambil ini 5 unit handphone dan 5 unit Laptop, tolong pakailah dengan bijak, dirumah kalian yang baru sudah terpasang internet, dan dalam lemari kalian sudah tersedia ratusan pasang pakaian walau bukan mereka internasional tapi kami membelinya dari brand lokal yang ternama, ujar asisten bayangan itu.
Sekarang saya tunggu kalian berkemas, bawa saja yang penting-penting dan pakaian yang masih bagus, sedangkan perabotan biarkan saja, lanjut asisten bayangan itu.
" Baik Tuan, kami akan segera berkemas, silahkan di minum kopinya dan makanlah cemilan nya, ucap Arneta.
Sementara kelima kakak beradik itu berkemas, di lain tempat terjadi juga kehebohan, seluruh Petugas Pemadam Kebakaran mendapatkan uang sebesar 1 Milyar.
Di pihak lain, tepatnya di kediaman Dorman Dorian, sedang mengamuk dan memaki-maki pihak Bank, di karenakan seluruh uang dalam rekening pribadinya di berbagai usaha, telah kosong dan pihak hanya menjelaskan bahwa melakukan transfer adalah Dorman Dorian sendiri, dan tidak ada indikasi pembobolan rekening.
Makin bertambah tinggi emosi Dorman Dorian, hingga mengancam pihak Bank dan akan melaporkan ke Polisi.
Pihak Bank juga tidak akan mundur, untuk menghadapi kasus ini.
Diposisi Ranti sendiri dia lagi senang-senang dengan keluarganya, menikmati liburan di Rumah.
Dan bagi kelima bersaudara sudah di tiba di rumah barunya yang cukup besar, punya ruang tamu dan juga dapur yang luas, dan masing-masing kamar mereka memiliki kamar mandi sendiri, di tempat parkir sudah terparkir 3 unit motor yang masih baru.
Begitupula yang dirasakan oleh para Tim Pemadam Kebakaran, mereka bisa memiliki rumah sendiri walau sederhana, tapi tidak lagi mengangsur di Bank.
Mereka menerima rejeki dari para penjahat, lewat kebaikan hati Ranti, andai saja dia serakah, maka jelas Ranti tidak akan peduli dengan mereka.
Julio William juga tengah kebingungan, yang dalam rekeningnya yang berkisar 20 milyar, lenyap tak tersisa, belum lagi tempat dia menanam saham sudah hancur, tambah komplit penderitaannya.
* Rose membuat kejutan dengan mengirim beberapa Tim asisten bayangan dalam mengambil aset Dorman Dorian, rumah, mobil, semua disita oleh Rose, tanpa ada perlawanan dari Dorman Dorian.
Semua Perusahaan yang dia sebut dengan Paksaan bahkan sampai membunuh, semuanya di sita, Dorman Dorian kini semakin parah.
* Tuan waktunya Anda mengeksekusi Dorman Dorian, walau asetnya sudah disita, tapi dia masih kuat, ada beberapa hal yang tidak bisa sistem ganggu, karena akan melanggar aturan, ucap Rose.
" Segitu juga sudah cukup, aku akan menangkap Dorman Dorian, malam nanti, dan dia harus di tempat kan sendiri, tolong urus istri dan anaknya, biar bagaimanapun mereka tidak bersalah, ucap Ranti.
* Baik Tuan, Rose sudah menempatkan mereka dia sebuah rumah sederhana, dan sudah memberikan 2 perusahaan istri Dorman Dorian, istrinya itu terpaksa menikah dengannya karena diancam, tapi setelah menikah, Dorman Dorian membunuh orang tua istrinya, ucap Rose.
" Berarti biarkan istri Dorman Dorian, kembali menikmati kehidupannya, kembalikan seluruh perusahaan ayahnya, dan rumah orangtuanya setelah saya menangkap Dorman Dorian, ucap Ranti.
* Baik Tuan, lantas penjara Dorman harus seperti apa Tuan, tanya Rose
" Berikan pelayanan standard, sediakan persediaan selama 6 bulan saja, dan buatlah rumah gubuk dan berikan baju yang jelek, serta biarkan dia sendirian, biar dia menderita menghidupi dirinya sendiri.
Lengkapi semua tanaman untuk bahan makanan dan Ternak, ruang penyimpanan makanan cukup bertahan 1 bulan saja, biar dia bekerja keras, perintah Ranti
* Baik Tuan", Jawab Rose.
Ranti segera meminta ijin kepada orang tuanya untuk ke Jakarta 2 hari, karena ada urusan perusahaan, alasan Ranti kepada orangtuanya.
Tiba di Jakarta, Ranti menginap di hotel dekat dengan Perumahan kompleks Dorman Dorian.
' Rose apakah penjaranya sudah siap apa belum, tanya Ranti.
* Sudah Tuan, silahkan selesaikan misi Anda, ada baiknya Tuan menghukum juga kaki tangannya, yang ada 4 orang, kebetulan mereka semua sudah di ceraikan oleh istri mereka karena tindakan KDRT, ucap Rose.
" Langsung ambil semua aset mereka setelah mereka berempat ku singkirkan, baik Tuan.
* Untuk rumah mereka akan kita gunakan alibi membeli, hingga ketika uang masuk ke rekening mereka, baru kita mengurasnya dan memberikannya kepada anak dan istri masing-masing, ucap Rose.
" Bagus, lakukan sekarang, perintah Ranti.
Ranti masih bersantai, dia hanya melihat dari kejauhan dengan mata semesta, dan benar saja Dorman Dorian sedang beristirahat sendirian.
Biarkan saja dulu beristirahat, tapi dipastikan dia bangun di tempat yang berbeda.
Pas jam 1 dini hari, Ranti memasuki rumahnya, melewati para penjaga, istrinya sejak sore sudah disuruh pergi ke rumah yang baru, karena memang di beri waktu 1 bulan, untuk pindah dari rumah itu.
Dengan Sarung Tangan Pemindah, Ranti masuk ke kamar Dorman Dorian, dan langsung memasukkannya ke kantong penyimpanan.
Selesai menangkap Dorman Dorian, Ranti terbang menuju markas besar mafia nya yang baru, dan tak butuh waktu lama dia tiba di lokasi, dan kebetulan markas mereka hanya di jaga beberapa orang saja, dan tanpa banyak bicara, Ranti segera menenggelamkan bangunan itu.
Ranti kembali ke hotel nya, dan ketika di kamarnya, dia langsung membersihkan diri, waktu telah menunjukkan jam 3 Pagi.
Ranti beristirahat, hingga dia bangun sudah jam 7 pagi, dan pergi ke restoran untuk sarapan, hari ini tinggal menunggu laporan dari Rose, soal pembelian rumah 4 orang kaki tangan Dorman Dorian.
Ranti menonton berita, dan lagi-lagi, berita tentang gedung yang hilang dalam semalam, Ranti tidak mempedulikannya, dan melanjutkan sarapannya.
Selesai sarapan, Ranti kembali kekamarnya, dan memasuki kamar mandi, dengan pakaian seperti biasa di keluar dari hotel, waktu menunjukkan jam 9 pagi, dia berencana berkeliling kota Jakarta, sambil menunggu laporan dari Rose yang juga belum dia Terima.
Dengan menggunakan busway dia berkeliling kota, belum pernah dia naik busway apalagi MRT. Mumpung sudah tidak terlalu padat, jadi mencoba naik busway, menuju ke arah Blok M.
Terlihat dia sangat senang dengan situasi dalam Busway, dan dari Blok M dia lanjut ke Grogol, jika banyak orang yang terburu- buru, tapi justru malah santai.
Tiba di Grogol dia turun dan kebetulan Mall Ciputra sudah buka, walau belum semua toko karena baru jam setengah 11.
Ranti duduk di salah satu Kafe, dan akhirnya Rose mengabarkan bahwa semuanya sudah beres.
Ranti tersenyum dengan kabar itu dan langsung lanjut menikmati hari nya dengan tenang, walau nanti dia akan mengeksekusi 4 orang penjahat yang sulit di tangkap oleh Polisi.
Ranti nongkrong disana hingga selesai makan siang, selesai makan siang dia kembali ke hotelnya, kali ini dia naik Taksi.
Sampai di hotel dia hanya di kamar dan memeriksa perkembangan Perusahaan nya, 100 perusahaan yang dia beli sudah di ramping kan, dan saat ini yang di percayakan menjadi CEO, adalah Hino Nakata, dia di bantu Rezita dan Lukas.
Rezita dan Lukas, sama-sama kaget mendengar keputusan dari Ranti, tapi untunglah setelah Ranti memberikan transfer skil bisnis dan kepemimpinan, di tambah lagi mereka sudah di berikan Pill Kecerdasan, maka mereka berdua sudah bisa menjalani perusahaan 30 perusahaan yang sudah di rampingkan menjadi satu.
Perlu di ketahui dari 100 perusahaan, di rampingkan menjadi 5 perusahaan saja, dan bernaung dalam ARSA Group Company, nama perusahaan diambil dari 2 huruf depan Armando dan Salma.
Sedangkan 3 orang direktur diambil dari mantan direktur dari perusahaan lain yang sudah mengikuti berbagai Tes, dan dari kelima direktur merek dipimpin oleh Hino Nakata, sebagai CEO dari ARSA Group Company.
Hino Nakata, yang mendapatkan tugas sebagai CEO, tentunya sangat bahagia, di usia muda di sudah Menjadi seorang CEO.
Lalu bagaimana dengan nasib Regina, teman Rezita, saat ini dia masih kuliah, dan masih menjadi Security wanita di Gedung Emerald, Ranti sudah mempunyai rencana sendiri buat dia, dan juga Sasha.
Laporan mereka sangat rapi hingga membuat Ranti tidak terlalu repot untuk memeriksanya, begitu juga dengan laporan dari Gedung- gedung yang dia miliki.
Karena bosan, akhirnya dia memutuskan untuk datang ke Bank miliknya, dia datang menggunakan stelan seperti biasa, dia melihat banyak yang menggunakan baju hitam putih.
" Selamat siang Pak Security, kenapa banyak orang yang memakai baju seragam hitam putih, tanya Ranti pura-pura tidak tahu.
" Maaf neng, kantor ini, lagi buka lowongan untuk beberapa posisi, termasuk Office Boy dan Office Girl, serta Cleaning Service, jawab Security itu.
" Oh banyak yang juga datang ya, memangnya yang dibutuhkan berapa orang Pak, tanya Ranti.
" Kurang tau juga neng, kalau neng mau melamar, datang besok saja untuk membawa lamaran, untuk posisi Office Girl kayaknya masih kurang, karena rata-rata yang datang untuk posisi staf, karena para pelamar yang di terima akan di bagi ke lima wilayah Jakarta, ucap security itu.
Sementara berbicara dengan Security itu, terlihat masuk sebuah mobil BMW tipe iX, warna putih memasuki parkiran, terlihat seorang pria dan wanita, turun dari mobil itu, dengan membawa surat lamaran.
" Selamat siang Pak, saya mau mengantar lamaran, ucap laki-laki itu.
" Oh silahkan isi dulu nama dan tujuan, serta mau melamar di bagian apa serta nomor telepon, ucap Security dengan sopan.
Setelah mengisi buku khusus pelamar, laki-laki itu, segera berbaris mengantri.