
Setelah Ranti keluar ruangan para pengurus lainnya berusaha mengejarnya sambil memanggil, " Ranti tunggu sebentar".
Ada apalagi kalian memanggil saya, apakah uangnya kurang atau saya dianggap kurang sopan atau apa... tolong jelaskan kepada saya.
Tolong jangan lanjutkan Kasus ini, kami akan memberikan kompensasi kepadamu, kata seorang ibu ketua bidang Humas
Maaf saya tidak butuh uang, tapi ini harga diri saya dan uang berapapun tidak sanggup membayar harga diri manusia. terimakasih niat bapak dan ibu pengurus Yayasan Budi Luhur dan tolong jangan salahkan saya jika saya melanjutkan kasus ini.
Mereka hanya termenung melihat Ranti dengan santai menuju gerbang sekolah. Dia naik taksi dan menuju ke Sekolah Bintang Timur.
Sampai Disekolah Bintang Timur, dia mengirim pesan di WA grup famili dan kebetulan jam istirahat, mereka berlima ketemu dan Darel mengajak mereka ke kantin, sementara makan Ranti hanya berkata bahwa masalah di Budi Luhur belum selesai dan akan di perpanjang, keempat kakaknya hanya diam mendengarkan omongan Ranti.
Selesai Ranti berbicara, Darel menanggapi, lakukanlah yang menurut mu baik, kami pasti mendukungmu.
Terimakasih, kalian memang kakak-kakak paling top di dunia, kata Ranti bangga dengan sikap mereka
istirahat berakhir, Darel mengantar Ranti ke Ruang kepala sekolah dan membicarakan maksud mereka.
Ranti memberikan data-data yang diperlukan dan hanya kurang surat pindah dari Budi Luhur, tapi kata kepala sekolah karena mengingat ada sedikit masalah maka surat pindah bisa menyusul, akan tetapi mereka menjanjikan jika surat pindah tidak di berikan oleh pihak Budi Luhur maka bisa di laporkan ke Dinas Pendidikan.
Ranti senang mendengarnya dan sesuai prosedur Ranti baru bisa masuk jika surat pindah sudah ada, dan atas saran pihak Bintang Timur, setelah 2x 24 jam pihak Budi Luhur tetap tidak memberikan surat pindah maka Ranti bisa masuk dengan cara daftar siswa baru, toh baru sebulan jadi gampang, kata mereka.
Ranti hanya nurut saja, dan setelah pembicaraan selesai, Ranti akhirnya menghubungi Haris dengan pesan WA, bahwa pertemuan di majukan makan siang, dan lokasinya berubah di Mall Galaxy.
Haris yang membaca pesan segera membalasnya, " Baik nona muda".
Ranti juga mengirim pesan WA ke grup famili bahwa dia sudah selesai dan sekarang dia mau jalan-jalan sebentar, namun pesannya tidak ada yang membalasnya.
Ranti kembali ke Rumah dan langsung masuk kamar, dan menerima telpon dari Pak Adam, dan dia mengatakan bahwa mereka sedang melakukan pertemuan mengenai kapan realisasi pembayarannya.
Ranti menjawab apakah semua surat sudah lengkap, dan jika sudah lengkap maka Besok akan ada orang saya dari Surabaya namanya Rendi yang akan mewakili saya dalam pembayaran lahan tersebut, bagaimana ? tanya Ranti
Mereka di Cirebon berdiskusi sebentar dan setuju Besok realisasi pembayarannya.
Kedua Pemilik Tanah mengatakan setuju Besok setelah makan Siang
Terimakasih bapak-bapak sekalian dan Pak Adam nanti minta tolong Niko untuk menjemput Rendi di stasiun.
Baik Non jawab pak Adam.
Baru seperti ini aku hampir-hampir mau pecah ini kepala, gumam Ranti, tiba-tiba terdengar...
Suara sistem berbunyi
DING... DING
*selamat Tuan anda telah menyelesaikan misi khusus yaitu, menyelematkan keluarga Tiara dan mengungkap penghianat di perusahaan Agung Jaya Konstruksi*
Hadiah :
- 1.000.000.000 PS
- 750.000.000 PP
- 500.000.000 Poin Pengabdian
" Oke Rose ... STATUS"
Nama : Ranti Putri Setiawan
Umur. : 15 tahun
Tahap. : PERAK
Level. : 6, ( 7/ 150.000.000 PS)
Job. : PELAJAR
Skil. :
\= Pemograman komputer - tingkat Raja { activated }
\= Hacker - tingkat Raja{ activated}
\= Memasak - tingkat Raja { activated}
\= Pengobatan - tingkat Kuno { activated}
\= Bermain Alat Musik - tingkat Raja { activated }
\= Mata semesta - Tingkat Raja { activated}
\= Bisnis - Tingkat Raja { activated}
\= Alchemis - tingkat Kuno { not activated}
\= Beladiri Tai Chi - Tingkat Raja { Automatis activated}
\= Skill mengemudi - Tingkat Raja { activated}
\= skill kepemimpinan Tingkat Raja { activated}
Fisik dan Mental
Kesehatan : 100 % ++
Ketahanan : 100 % ++
kecepatan : 100 % ++
Ketepatan : 100 % ++
Kecerdasan: 100 % ++
Kekayaan. : Rp. 1.056.686.000.000
$. 110.000
Deposito. : Rp. 10.000.000.000.000 {🔐}
Toko. : Terbuka
MENU
∆ Makanan dan Minuman
∆ Pakaian ( termasuk pakaian dalam)
∆ Elektronik dan gadget
∆ Peralatan standard
Poin
Sistem. : 1. 015. 052.500
Pemahaman : 900. 570.000
Pengabdian. : 600. 650.000
inventori. :
* 86 pil surgawi
* 21 pil semesta
* 86 tetes serum Pembersih dan kekebalan tubuh
* 21 Pil kecerdasan
* 1Tungku Tingkat Kuno
* Ruang Dimensi Tingkat legenda
langka
* 10 Kupon cashback 300%
*. 3 x Permintaan Darurat
*.10 Cincin Ruang tingkat Emas
* 1 kotak Tingkat emas
* 2 Kotak Tingkat Berlian
* Resep kecantikan tingkat Dewa
* Resep makanan sehat wanita hamil dan bayi
Aset
* Properti {not activated}
- saham 65%, kampus Nusa Unggul { 🔐 }
- saham 75 %, PT. Restu Agung Properti Tbk {🔐}
- saham 60%, PT. Sari Pangan Indonesia {🔐}
- Saham 70 %, PT Astra Internasional
{🔐}
- saham 100%, kawasan Superblok Wahidin Cirebon {🔐}
- Saham 40%, Agung Jaya Konstruksi {🔐}
- Saham 100% PT Indotani Chemical {🔐}
* Kendaraan { not activated}
Alat penunjang ( Cincin Semesta)
* 1 unit Laptop merk Quantum
* Flashdisk 2 TB merk Quantum
* Handphone, merk Quantum
* 1 buah kacamata, merk Quantum
* 1 buah Tablet Quantum
* 1 buah jam Tangan Quantum
* 1 set Jarum akupuntur mata dewa
* 1 Set Armor Transparan
Misi. :
* Harian (1x 24 Jam)
- Check in
* Misi khusus: -
* Misi Dadakan: -
* Misi tersembunyi: -
" terimakasih Rose"
* Sudah Tugas saya tuan*
Selesai melihat statusnya Ranti menghubungi Rendi..
Setelah tersambung, Ranti mengatakan, " Mas Rendi bisa jemput saya Sekarang, karena jadual pertemuan dengan orang Bandung di percepat jam makan siang.
Rendi menjawab tapi aku datang bersama calon istri saya kebetulan dia giliran libur, bisa gak Non, tanya Rendi
Oh silahkan gak apa-apa, sekalian aku mau kenalan dengannya agar kedepannya tidak ada salah paham. kata Ranti
Oh oke, saya jemput dimana Nona ?
"Tolong jemput saya di rumah"
baiklah sekarang saya langsung kesana.
Ranti segera membersihkan diri dan berganti pakaian dan turun ke lantai bawah, Dia di sambut Bu Likha dan minta di bawakan air putih.
Bu Likha, mungkin bulan ke depan kita harus menambah 2 tukang kebun dan 2 orang lagi pelayan, 1 orang harus bisa memasak dan 1 orang lagi bisa kerja apa saja, harus cari yang rajin dan jujur
Baik Non, akan saya usahakan secepatnya. jawab Bu Likha
akhirnya Rendi tiba dan mereka berangkat menuju tempat pertemuan
Di dalam mobil Rendi memperkenalkan calon istrinya.
Nona ini Bella, calon istri saya,
Saya Bella Ambarwati Nona, calon istri mas Rendi.
Kenalkan saya Ranti Putri Setiawan
Setelah saling mengenal, Rendi juga mengatakan kepada calon istrinya bahwa, Ranti kedepannya akan menjadi bosnya
Terimakasih Nona telah memberi kepercayaan kepada mas Rendi, Bella berujar tulus
sama-sama mbak Bella, mas Rendi pantas mendapatkan nya.
Dalam suasana hangat mereka berbicara, hingga mobil pun tiba Mall Galaxy, dan segera memasuki restoran seafood yan sehari sebelumnya terjadi keributan dengan Karen dan pacarnya.
Didalam ternyata pak Haris belum tiba, Rendi mengambil kesempatan untuk bertanya, " Non Bagaimana dengan kejadian kemarin?
Ranti menjawab tidak ada yang menghubungi dan mencarinya, hanya saya tetap waspada terus, jawab Ranti.
Oh ya Mas Rendi tugas pertama kamu adalah malam ini kamu harus ke Cirebon, mewakili saya untuk pembelian dan pembayaran Tanah disana, saya sudah janji bahwa kamu yang akan datang, kamu hanya menyaksikan saja dan jika sudah beres baru saya Transfer uangnya.
Baik Nona, saya siap berangkat kata Rendi semangat. Dalam hatinya untung dia mengerti tentang jual beli lahan dan paham legalitas Tanah, gumam nya.
Maaf mbak Bella kalau malam ini mas Rendi saya minta berangkat ke Cirebon, kata Ranti kepada Bella
Tidak apa-apa, namanya karyawan harus taat sama bosnya dan lagian hasilnya juga buat nambah modal nikah kami hehehehe
Terimakasih mba Bella pengertiannya, ucap Ranti.
Sementara mereka bertiga ngobrol Ranti pamit menuju meja dimana pak Haris tempati setelah pelayan memberikan memo kepada Ranti.
Pak Haris berdiri dan menyapa, " selamat siang Nona Saya Haris Setiadi, Saya teman kuliah ayah dan ibu anda, hingga saya di jadikan orang kepercayaan ayahmu, tapi saya tidak pernah ke kantor milik keluarga ayahmu yang mana perusahaan itu adalah milik keluarga Ayah anda keluarga SETIAWAN, dan kakek mu bernama Junaidi Setiawan dan ayahmu Adriansyah Setiawan dan ibumu Monicha Herdiani.
Dan kamu masih memiliki seorang Bibi yaitu Nindya Pratiwi Setiawan, dan maaf kasusnya sama dengan ayahmu, menghilang hingga hari ini. Bibimu punya anak 2 Gadis kembar dan mereka berdua usianya lebih tua dari kamu, kalau tidak salah usia mereka sekarang 18 Tahun dan tinggal dengan keluarga almarhum suaminya di Jogjakarta.
Paman yang serakah itu namanya Ferdiansyah Setiawan memiliki 3 anak dan semuanya sudah dewasa
Untuk Aset kakakmu saat ini di kuasai oleh Ferdiansyah, tapi ayahmu memiliki saham terbesar 20 % warisan kakek mu dan saat ini lewat perusahaan yang dipercayakan kepada saya, sudah membeli 35 % saham milik keluarga ayahmu.
Jadi jika di total dari semua aset perusahaan ayahmu memiliki 55% saham dan sekarang Paman mu hanya memiliki 30 % dan 15 persen sisanya adalah milik bibimu,
Pamanmu saat ini menguasai saham ayahmu dan bibimu, maka saya sedang berusaha untuk membeli minimal 10% saham milik paman mu, tapi Kelihatannya paman mu sudah mulai curiga, jadi saya urungkan niatku.
Ranti mendengar betapa serakah pamannya, membuat dirinya sangat geram. Dan Ranti bertanya pamanku akan menjual berapa saham 10% itu, tanya Ranti.
Tiga bulan lalu kami menawarkan seharga 250 milyar, belum tau sekarang. Sekarang memang perusahaan kakekmu agak menurun. Pamanmu lebih fokus membangun perusahaannya sendiri dan saat ini perusahaannya memang sudah sangat maju, kata Haris
Nilai pasar perusahaannya sudah mencapai 10 hingga 20 T, bergerak di bidang pengolahan baja dan Tambang lainnya, makanya dia berniat menguras harta perusahaan kakekmu dan menghancurkan perlahan dan selebihnya Nona mudah bisa mengerti.
Saya paham pak Haris, maksud pak Haris adalah jika kami para ahli dari orangtua kami datang di kemudian hari, kami hanya menerima nama perusahaan saja yang sudah mati, analisa Ranti
Ya seperti itu skenario pamanmu itu, kedua anak laki-laki nya memang piawai dalam berbisnis, mereka juga memiliki perusahaan masing-masing, hanya kurang bisa mengurus perusahaan itu adalah anak perempuan pamanmu, sebenarnya Diana cerdas hanya gaya hidup yang merusaknya, Dua jadi sombong dan dingin serta jadi pemberontak keluarga ayahnya karena menurut dia ayahnya sangat bejad.
Maaf pak Haris, siapa nama anak perempuan nya, tanya Ranti
Saya hanya tau namanya Aquila, peraih gelar Doktor termuda dalam Bisnis manajemen keuangan. Tapi ya itu karena sifatnya yang dingin dan arogan membuat banyak yang tidak menyukainya, bahkan dia tidak segan memaki orang seenaknya.
Terimakasih pak Haris untuk penjelasan tentang keluarga ayahku. Kata Ranti
Kemudian pak Haris memanggil asistennya dan membuka Tasnya yang berisi Dokumen perusahaan ayah dan ibunya yang saat ini di pegang oleh pak Haris Setiadi.
Maaf nona muda untuk membuktikan anda sebagai ahli waris dari seluruh aset pak Adriansyah Setiawan mohon maaf jika ada hal yang agak tidak sopan dan mohon anda mengerti, kami hanya ingin mencocokkan tatto di punggung nona dan kami minta 1 tetes darah Nona untuk membuka segel, dan terakhir bisakah nona memperlihatkan kepada saya 3 barang dari bahan giok, kalung liontin, cincin bermata giok dan gelang bermata 9 giok.
Ranti membuka Ransel dan mengambilnya serta memberikan kepada pak Haris dan asisten perempuan pak Haris membantu Ranti membuka pakaiannya bagian punggung dan ternyata sama, kemudian terakhir adalah setetes darah Ranti di teteskan ke segel, dana terbuka.
Seketika Pak Haris tersenyum lega dan berkata. Nona muda silahkan di buka kopernya dan silahkan di baca isinya.
Ternyata isinya adalah surat wasiat perusahaan ayahnya dan perusahaan keluarga ibunya jadi Ranti masih memiliki 30 % saham di keluarga ibunya, tapi karena keluarga itu sangat harmonis jadi aset ibunya di kelola adik perempuannya dan keluarga ibunya adalah Pradipta. artinya nama ibunya Monicha Herdiani Pradipta.
Akhirnya Ranti mengerti silsilah keluarganya dan betapa banyak harta yang dia punya, belum lagi yang dia dapat dari sistem.
Masih sementara ngobrol dengan Pak Haris,. suara sistem berbunyi
DING... DING
Misi khusus terkonfirmasi
Anda harus mencari dan menemukan gadis kembar anak bibimu dan saat mereka berada di Jogja hidup mereka sangat menderita, mereka saat ini sedang sakit dan tinggal berdua.
waktu 1 bulan, jika gagal salah satu mereka meninggal.
Ranti bertanya ke pak Haris, apakah semua keturunan SETIAWAN memiliki tato yang sama dengan dirinya.
Pak Haris berkata, menurut ayahmu semua kalian sepupu memiliki tato, hanya beda garis tepi, anak pamanmu warna merah, kamu sendiri warna biru dan warna anak bibimu warna hijau. untuk jelasnya bisa kamu baca di buku yang bersampul biru tulisan SETIAWAN