SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Khusus Dewi dan Ketty


* Tuan anda belum check in hari ini*


" Oke Rose CHECK IN "


* Selamat Tuan anda mendapatkan Resep pembuatan sabun kesehatan kulit.


[ Resep Sabun Kesehatan Kulit, untuk mengatasi segala penyakit kulit, kudis, kurap, panu dan Exim, juga untuk mengatasi bau badan. Bisa dibuat bentuk cair maupun batang]


" Terimakasih kasih Rose"


Setelah melaksanakan check in hariannya, Ranti terlelap tidur, dan tak terasa, kini bulan sudah berganti dengan matahari, begitulah hidup yang kita jalani, bulan dan matahari selalu hadir menemani kita.


Ranti melaksanakan rutinnya, mandi dan berganti pakaian santai, dia hendak turun kelantai bawah, namun tiba-tiba handphonenya berdering.


" Selamat pagi Nona Muda, maaf semalam saya sudah tidur dan tidak membaca pesan dari anda, ucap pak Haris


" Tidak apa-apa, saya juga berpesan untuk menghubungi saya pagi ini, kata Ranti


" Bagaimana Nona Muda dengan CEO yang baru untuk Perusahaan Tri Link Finance, tanya pak Haris


" Mohon maaf Pak Haris, orang yang saya tunjuk adalah Pak Jusuf Maulana, dia berkarier di Bank Mandiri, tepatnya Kepala Cabang Pusat Bank Mandiri Surabaya, dan akan di angkat jadi salah satu Direktur di kantor pusat Bank Mandiri.


Dia sudah mengkonfirmasi bahwa dia bersedia menjadi CEO, namun surat pengunduran dirinya baru berlaku akhir Januari ini, jadi dia akan aktif memimpin Tri Link Finance, per 1 Februari, oleh karena itu, maaf Pak Haris, jika satu bulan ini tolong Pak Haris mempersiapkan pengangkatan Pak Jufri Maulana, maaf pak Ada penundaan, kata Ranti


" Tidak apa-apa Nona Muda, saya pernah mendengar namanya, dia termasuk bankir berpotensi yang di miliki Bank Mandiri, kata pak Haris


" Semoga pilihan saya tepat Pak, kata Ranti


" mudah-mudahan Nona Muda, balas pak Haris.


" Bagaimana keadaan Perusahaan sekarang pak, apa masalah kemarin sudah teratasi dan soal nasabah kita bagaimana, tanya Ranti


" Sudah normal 75 % Nona untuk semua pemegang saham, hanya ada satu orang yang telah menarik Sahamnya sebesar 10% dan sudah kami bayar, jadi saham Nona menjadi 75%, lapor Pak Haris.


" Terimakasih Pak, dan bagaimana Pak untuk keempat Gedung milik saya apakah mereka sudah berkoordinasi dengan Pak Haris, tanya Ranti


" Sudah saat ini mereka sedang membuat laporan untuk catur Wulan ketiga, dan akan mentransfer uang sewa paling lambat hari Senin, kata Pak Haris.


" Khusus untuk Mall, bagaimana menurut anak pak Haris, apa dia sanggup memimpin nya, tanya Ranti


" Katanya dia akan berusaha satu tahun ini, kata Haris lagi


" Bantu dia Pak, saya tidak mau orang lain yang mengurus nya, balas Ranti


" Pasti saya akan membantunya, Ucap Pak Haris.


" Baiklah kalau begitu, saya sudah kirim pak Haris rekening bank untuk mereka mentransfer semua uang Gedung dan Mall. ucap Ranti


" Sudah saya serahkan ke mereka dan sudah saya masukkan ke sistem kantor mereka masing-masing, Pak Haris


" Terimakasih Pak, nanti akhir bulan, saya Transfer untuk gaji pak Haris selama membantu di Tri Link Finance Indonesia, kata Ranti dan langsung menutup telpon.


Selesai berbicara dengan Pak Haris, Ranti turun ke lantai bawah dan menuju ke meja makan, dia melihat keempat kakaknya dan kedua adiknya, beserta Dewi dan Ketty sudah berada di disana.


" Wah sarapannya terlihat sangat lezat, pasti kak Dewi yang masak, kata Ranti


" Kan Kak Dewi sudah janji akan masak spesial hari ini, jadi anggaplah ini ronde pertama, kata Dewi


" Kayak mau bertinju saja pake ronde pertama, jadi ronde kedua makan siang dong, balas mereka kompak


" Dan ronde ke tiga adalah makan malam, kata Dewi.


" Kak Dewi, setelah sarapan ikut kami ke ruang keluarga, kata Ranti


Selesai sarapan, mereka semua kecuali 2 bocah Armando dan Salma, mereka tidak ikut ke ruang keluarga.


" Kak Dewi, hari ini kita bicarakan soal Kak Dewi dan Ketty, kata Ranti membuka pembicaraan.


" Saya sudah memutuskan, untuk urusan kak Dewi dan Ketty, ambil ATM ini, ATM Platinum, saya sudah masukkan saldo sebesar 25 milyar dan juga akan secara otomatis akan di transfer setiap bulan sebesar 250 juta, sama seperti keenam kakakku dan kedua adikku, setiap bulan.


Dan 2 ATM ini adalah deposito buat kalian berdua, untuk kak Dewi ada 3 triliun dan untuk Ketty ada 2 triliun, khusus untuk Ketty deposito nya adalah roll over atau perpanjangan otomatis dan hanya bisa di cairkan saat dia berumur 18 tahun, sedangkan untuk Deposito berjangka kak Dewi waktunya tiap tahun, jadi setiap tahun kak Dewi bisa mengambil bunganya saja, dan pindahkan ke rekening biasa kak Dewi.


Terakhir, saat Ketty masuk sekolah SMP, baru ATM nya akan saya pisahkan, jadi tugas kak Dewi untuk mendidik Ketty agar tidak orang yang sombong, angkuh dan arogan. Kata Ranti panjang lebar


" Terimakasih Dek, kak Dewi tak tau harus bicara Apalagi, semua sudah di jelaskan sama kamu dek, kata Dewi


" Oh ya hampir lupa, hari Senin besok datang ke Bank mandiri pusat Surabaya dan minta semua dokumennya langsung ke pak Jusuf Maulana kepala cabangnya.


" Juga ambil ini, itu adalah kwitansi pembayaran mobil untuk kak Dewi kebetulan mobil kesukaan kak Dewi baru datang hari ini, jadi besok silahkan ambil di dealer Grace ketemu dengan Aluna, itu merk kesukaan almarhum suami kak Dewi Aston Martin Vanquish versi terbaru, kata Ranti


" Dan yang paling terakhir dan ini adalah nyawa keluarga kita, ambil Cincin ini, dan ini bukan sembarang cincin, dan juga bukan Cincin pengasihan, ini adalah Cincin Ruang Penyimpanan, tingkat Perunggu dan kami semua menggunakan Cincin yang sama.


" Cincin itu bisa menyimpan segala jenis barang kecuali benda hidup, mungkin bagi kak Dewi hal ini tidak masuk akal, tapi silahkan teteskan darah kak Dewi, perintah Ranti


Dewi yang tak pernah membantah omongan Ranti, langsung menusuk jarinya dengan jarum yang di berikan Ranti.


Dalam sekejap darah Dewi meresap ke seluruh bagian cincin dan langsung melingkar ke jari Dewi.


" Sekarang kak Dewi pikirkan kata buka, perintah Ranti


Dewi segera melakukan nya dan nampaklah sebuah ruangan yang terbagi beberapa bagian dan sudah tersedia.


" Dek kok bisa seperti ini, kata Dewi heran dan pemasaran


" coba masukkan gelas berisi kopi ini tunggu 1 menit dan goyang jari kak Dewi dan ambil kembali kopinya, perintah Ranti


Dewi melakukan seperti yang Ranti perintahkan dan selanjutnya Dewi kaget karena gelas Berisi tidak roboh atau kopinya tumpah.


" jika ingin memasukkan barang kak tinggal bilang masuk maka secara otomatis barang itu akan masuk, dan jika kak Dewi butuh barang apa, silahkan katakan dalam pikiran maka yang keluar adalah barang kak Dewi pikirkan, apa sudah mengerti kak.


" Sudah walau masih belum terbiasa, jawabnya.


Karena barang ini, menyangkut nyawa keluarga, saya tegaskan, saya minta maaf terlebih dahulu, jika kelak ada orang lain tahu tentang Cincin Ruang Penyimpanan yang di gunakan kak Dewi maka, Cincinnya akan saya tarik kembali dan kak Dewi maupun Ketty tidak lagi menjadi bagian keluarga ini, kata Ranti tegas.


" Terimakasih dek atas kepercayaannya, kakak berjanji akan menyimpan rahasia ini dengan baik dan demi keluarga kita, kakak juga tidak mau kesalahan kakak di tanggung oleh Ketty, jawab Dewi.


" Tujuan aku memberikan Cincin ini, agar ketika pergi jalan-jalan ke luar kota dan naik pesawat, kita tidak perlu repot-repot tarik koper dan menunggu antrian pengambilan bagasi, dan juga kak Dewi bisa menyimpan susu Ketty di dalamnya dan suhunya akan bertahan selama standard susu ketiga sudah di sajikan.


" Saya sarankan agar dokumen-dokumen penting simpan di dalam cincin itu karena lebih aman. dan untuk ukurannya 2 kali lapangan sepak bola, mobil Kak Dewi bisa di masuk kedalamnya, kata Ranti


" Jadi mobil, Renata dan semua barangnya masuk ke dalam Cincin Ruang Penyimpanan ini, tanya Dewi


" Ya, masuk semuanya, rumah ini saja bisa masuk kalau kak Dewi mau masukin.


" Sekarang kak Dewi sudah bukan orang yang numpang hidup gratis dirumah ini, tapi kak Dewi adalah bagian dari keluarga ini, tolong bantu kami yang lebih muda menjaga keluarga ini, kata Darel


" Terimakasih adik-adik semuanya, Kakak pasti menjaga keutuhan keluarga kita, tapi bolehkah kakak sedikit pamer ke keluarga almarhum suami kakak yang telah membuang kakak dan Ketty, tanya Dewi


" Kenapa hanya sedikit, bawa mobil Aston Martin Vanquish itu harganya 12 milyar, kata Ranti


" Benar kak Dewi, untuk orang seperti mereka harus di beri pelajaran, memangnya seberapa kaya mereka waktu itu Kak, tanya Rindu agak emosi


" Mereka punya kebun kelapa dan pabrik meubel di Jawa Tengah, kata Dewi.


" Intinya kak Dewi bisa memperlihatkan, bahwa kak Dewi dan Ketty tidak hidup melarat seperti yang mereka rencanakan, kata Ranti.


" Harapan saya buat kak Dewi, Tahun ini tolong Kuliah lagi, karena di kedepannya saya tak akan sanggup mengurus Perusahaan - Perusahaan yang saya miliki, maaf bukan saya memaksa nanti kak Dewi harus full bekerja, tujuannya agar kita bisa saling bantu mengawasi orang - orang yang bekerja di perusahaan kita, khusunya soal uang, kata Ranti.


" Nah itu suatu jurus buat mengalahkan mertua kak Dewi, kan ketika selesai kuliah kak Dewi bisa jadi salah satu pemimpin perusahaan, otomatis mereka akan kena serangan jantung hahahaha, kata Friska


" Aku setuju dan itu lebih elegan, serta lembut namun menyesakkan, kata Mercy


" Kakak akan coba mendaftar kuliah, kata Dewi.


" Ambil 2 butir Pill ini, 1 untuk kak Dewi dan boleh menelannya sekarang dan 1 lagi untuk Ketty dan berikan ke dia saat berumur 7 tahun, kata Ranti.


" Hari ini, banyak sekali dek yang ku berikan, kata Dewi


" Kak Dewi jangan seperti kami kena semprot, jadi terima saja jangan banyak protes, kalau sampe adik kita ini merajuk, Ki akan salahkan kak Dewi, kata Mercy


" Betul itu kak Dewi, terima saja dan bersyukur, dan kata paling adalah terimakasih dek, kata Rindu


" maafkan kakak belum mengerti, kata Dewi


" kali ini ku maafkan, lain kali tidak, kata Ranti


" hehehehe tuh kan, taringnya keluar, kata Friska


" kak Darel, kak Friska tu, ngejek Ranti


" Nah baru di omongin, sudah kumat lagi si bontot, kata Mercy sambil mendekat dan menyenderkan kepala Ranti di bahunya


" Maafkan ya dek terlalu banyak komentar, kata Dewi


" lagian kak dewi juga, tinggal terima saja dan bilang terima kasih, ini masih mau komentar yang buat aku sedih, kata Ranti


" Kak Dewi ingat kasus pelayan di marahin gara-gara susu dan daging, aku kalau memberikan sesuatu kepada siapapun itu dengan tulus dari hatiku, apalagi untuk keluarga ku, apa kak Dewi ingat waktu pertama kita ketemu, kata Ranti


" kakak paham sekarang, kata Dewi akhirnya mengerti, kenapa Ranti tidak suka mereka berkomentar.


" Terimakasih karena kak Dewi sudah mengerti maksudku, aku kasih tau ya Kak, sekali orang itu berbuat salah kepada kak Dewi dan Ketty, 1000x kubalas buat orang itu, sebaliknya sekali orang buat kak Dewi senang, akan balas 1000 kali.


Kita adalah keluarga, dan Kak Dewi juga harus tahu, Hartaku tak kan habis jika aku bagi kalian seorang 100 triliun sekarang juga.


Uangku yang tersimpan entah kapan ku gunakan itu, ada 30 Kualidrium, artinya 30000 triliun uang tunai, sudah ku deposito dan setiap tahun aku dapat bunga hampir 1000 triliun,


rekening mandiri, 92 triliun rupiah, rekening mandiri , 449 milyar dolar


rekening bank China, 430 milyar Yuan


Belum Deviden dari perusahaan ayah dan ibuku, di Jakarta aku punya 3 Gedung Perkantoran dan 1 kompleks Mall, perkantoran, Ruko dan apartemen, kata Ranti


Kak Dewi hitung sendiri kekayaan ku tiap tahun. Dan maaf Ranti bukan mau menyombongkan ke kak Dewi, tapi ini faktanya, kenapa aku tak suka ada komentar ketika saya memberikan sesuatu kepada keluarga ku.


" Sederhana nya adalah, pembantu saja saya kasih susu buat minum tiap hari, lantas apakah saya hanya akan memberikan air putih saja buat keluargaku, tanya


" kamu hebat dek, kata- kata mu membuka mata kakak.


" begitu dong itu namanya kita keluarga, sebelum bahagiakan orang lain, terlebih dahulu kita bahagiakan keluarga kita, kata Mercy menyela


"' Kakak... kakak.. kok lama banget ngobrolnya, teriak Salma yang sudah ketularan manjanya Ranti


" oh sayang maafkan kami ya, kakak keasikan ngobrol sampai mengabaikan Salma dan Armando, kata Ranti


" Salma bosan ya nunggu kami di ruang TV, tanya Rindu


" ia, kata Salma singkat


" Ya sudah sini sama kak Rindu


Salma langsung berjalan kearah Rindu dan duduk di pangkuan Rindu


" Jangan ngambek ya, bujuk Rindu


" Salma gak ngambek, cuma tadi pikirnya kakak- kakak pergi dan gak ngomong, kata Salma


" cup.. cup lain kali gak kayak gini lagi, kata Rindu sambil mencium pipi Salma


" Armando nya mana, tanya Darel ke Salma


" Kak Armando ketiduran di ruang TV, kata Salma