SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Hadiah spesial Mind Ruler


Dengan pikiran dan hati yang sudah tercerahkan, Nancy melangkah dengan tekad yang baru, membantu ayah dan membahagiakannya.


Damar yang melihat Nancy yang telah melangkah pergi, Damar berteriak, " Nancy, ! Mau kemana kamu?


Mulai saat ini, hubungan kita berakhir, bukan karena kamu pengangguran, tapi kamu pria yang tidak bertanggungjawab dan gila harta, jangan ganggu saya lagi, kata Nancy.


Apa yang kamu tabur itulah yang kamu tuai, kata Lia yang juga melangkah bersama orangtuanya dan pergi dari situ.


Ranti yang kini sudah berada di rumah, tapi masih malas untuk turun dari mobil, dia menyenderkan kepalanya dan berpikir, " apakah aku sangat kejam membakar tangan dan orang lain " Ranti bertanya dalam dirinya.


DING... DING


* Selamat Tuan anda mendapatkan hadiah khusus dari sistem, " mind ruler'


" Karena sudah memotivasi banyak orang di Mall Galaxy dan membuat banyak orang yang kagum dengan tindakan anda terhadap seorang gadis yang sombong"


[ Mind Ruler', atau pengendali pikiran adalah kekuatan yang bisa membaca dan mengendalikan pikiran orang lain serta mampu berbicara dengan orang lain lewat pikiran]


* Selamat Tuan kekuatan bisa membuat siapapun akan mengikuti perintah Tuan dengan merubah pikiran orang lain*


* Sebagai informasi kekuatan ini bisa Tuan gabungkan dengan mata semesta, "ketika tuan melihat target yang tuan inginkan maka tuan bisa berbicara dengannya"


* Harap Tuan menggunakan kekuatan ini dengan bijak dan berhati-hati, karena ketika tuan menggunakan kekuatan ini, maka energi tuan akan berkurang lebih cepat.


" Rose apakah berarti aku bisa melihat kedalaman pikiran orang lain, seperti melihat yang telah di perbuat dan yang akan di perbuat atau melihat pengalaman apapun yang terekam di pikiran nya?


* Anda benar Tuan, disinilah hakekat kekuatan ini, Tuan bisa membantu orang yang mengalami trauma dan depresi, tetapi tidak untuk orang gila.


" Terimakasih Rose"


* Sama-sama Tuan*


* Satu lagi Tuan, Dari jutaan orang yang telah di berikan Sistem kekayaan, hanya tuan yang di berikan kekuatan " Mind Ruler ' ini, karena kekuatan ini sangat berbahaya, Tuan bisa memerintahkan lebih dari 1 juta orang dalam sekejap untuk membunuh orang, tanpa meninggalkan jejak, karena kelebihan lain dari kekuatan ini adalah mampu menghapus semua perintah Tuan dan tindakan tuan.


" Maksudnya menghapus perintah itu seperti apa Rose "


* Misalnya Tuan memerintahkan seorang gadis membunuh pacarnya dan ketahuan oleh orang lain, maka Tuan dapat menghapus ingatan siapapun yang melihat aksi Tuan.*


" Aku paham maksud kamu Rose "


Ranti yang sudah selesai berbicara dengan Rose dan mendapatkan kekuatan yang sangat dahsyat, turun dari mobilnya dan masuk ke rumah


Di dalam rumah, Ranti kaget bukan main karena Robin dan Tiara ada di ruang tamu bersama keempat kakaknya.


Kak Robin, Tiara, kenapa tidak beritahu aku jika mau kesini, apa ada masalah kak, tanya Ranti


Tidak ada masalah apapun, Kami sengaja kesini hanya ingin lihat keadaan kamu, keempat kakakmu sangat kuatir dengan kamu, kata Robin


Aku sudah baikan, aku memang lagi sedih karena karena kalian berdua di pukuli orang hingga wajah tampan dan cantik kalian berdua jadi jelek karena mereka, tapi sekarang aku sudah sangat senang, melihat kalian semua, kata Ranti.


Apa kami boleh tidur disini, kami sudah bawa baju seragam untuk besok, kata Tiara


Hahahaha boleh Dong, tapi Tiara tidur dengan aku, bukan dengan kak Robin hahahaha... berbahaya, ledek Ranti


Ya enggak lah dek, kami masih mau menikmati masa muda dengan bahagia, kata Robin


Benar itu bro, Omongan kamu sama dengan Sonia, nikmati masa sampai puas, setelah puas kita tidak akan menyesal ketika kita sudah waktunya untuk melegalkan komitmen, kata Darel


Puas menikmati masa muda dengan pacar banyak yang salah persepsi, hingga akhirnya terjerumus, padahal kan enak kita mau jalan-jalan ada yang temani, atau jika kita hanya ingin mendatangi suatu tempat ada yang temani, karena jika kita memiliki keturunan disaat kita belum siap maka keturunan kita akan di anggap penghalang. kata Darel


Kakak tidak melarang kalian berempat dekat laki-laki siapapun, tapi kakak hanya berpesan, berapa kali pun laki-laki jatuh tidak akan mengurangi harga dirinya, tetapi perempuan sekali jatuh maka harga dirinya akan hancur, apalagi budaya kita Indonesia, kata Darel


Terimakasih kak, kata Mercy


Beruntung Tiara dan kak Sonia mendapatkan 2 pria yang hebat, kata Rindu


Lalu bagaimana si Brandon, kata Mercy menggoda Rindu


hahahaha hahahah, seruangan tertawa


Kalian kok gitu, ngeledek nya, rajuk Rindu


Dek belum tentu orang kelihatan brengsek dan hatinya juga brengsek, Brandon orangnya baik, hanya sifatnya itu dia tutupi dengan kelakuan yang Ade liat saat ini, kakak kasih tau sudah bertahun-tahun ayah dan ibunya tidak memperhatikan dia, kata Darel.


Kakak mengenalnya dari SD dan hingga sekarang kakak sama dia tetap berteman, walau kakak maupun dia saati ini tidak bermain bareng lagi, imbuh Darel


Ia kak Rindu tahu, kak Brandon pernah cerita sedikit,... kata Rindu keceplosan


Ohhh jadi diam-diam ada yang sudah mulai pacaran ternyata, Mercy pura-pura marah


Kak Mercy kami belum pacaran hanya sebatas teman ngobrol saja, maafkan aku kalau aku salah tidak ngomong sama kakak


Hahahaha, kalau kamu menyukai nya, bantu dia agar bisa jadi diri sendiri, kata Friska


Terimakasih kak Friska


Itu namanya hubungan yang saling memanfaatkan dalam artian positif, coba liat kami, kakak dan Sonia, juga Robin dan Tiara, kami tidak pergi jalan-jalan hanya untuk sekedar nongkrong, tapi jika kita butuh waktu untuk bersama, kalian lihat sendiri Kakak sama Sonia selesai kita dari jalan-jalan, kami bahagia. Kami sadar kalau kami masih sekolah dan masih banyak yang kami capai, nasehat Darel


Ternyata seperti itu, kan banyak di luaran sana, tiap hari pergi dari rumah bersama pacar, kadang pulang tengah malam bahkan tidak pulang. Kata Ranti


Yang paling penting adalah bagaimana kita merasakan nyaman di rumah, Tiara nyaman di rumah, karena orangtuanya selalu ada, Robin walau tinggal dengan kakeknya tapi kakeknya tidak membatasi Robin, makanya Robin bisa lebih dewasa, sedangkan kakak, sangat bahagia bersama kalian dirumah, terus apakah kita harus mencari kesenangan di luar jika dirumah kita bisa merasakan nyaman. Masih Darel berbicara


Itulah alasan kenapa kak Darel jarang pergi kemana-mana, yaitu karena memang kakak sudah punya pasangan yang jelas, juga punya adik-adik yang sangat menyayangi kakak, di tambah lagi teman-teman kakak yang juga sangat baik, ucapan Darel membuat keempat adiknya berhamburan memeluknya


Robin dan Tiara merasakan hal yang sama, Tiara lebih banyak senyum sejak berteman dengan Ranti, apalagi saat ini dia juga memiliki Robin yang bisa dianggap kakak dan juga teman, lebih dari itu dia nyaman berada di sekeliling saudara Ranti, sama seperti Robin, dulunya selalu diam dan menyendiri sekarang dia merasakan hidupnya berwarna.


Larut dalam obrolan serius, mereka akhirnya memutuskan untuk makan malam walau sudah jam 21.30 wib


Bu Likha menata makanan dengan penuh sukacita, melihat orang-orang yang dilayani nya sangat sopan.


Bu Likha terimakasih ya sudah menunggu kami ngobrol hingga jam segini kami masih merepotkan Bu Likha, kata Friska


Tidak masalah Nona Friska, maafkan saya dan suami saya, tadi di belakang kami mendengar omongan Nona-Nona muda dan Tuan Muda, suami saya sangat terharu mendengar obrolan kalian semua, kata Bu Likha


Tidak apa-apa, kecuali kami lagi bicara di ruang keluarga, kata Ranti


Santai saja Bu Likha, Mang Dul dan Bu Likha jangan takut kami marah, ini hanya obrolan umum siapapun bisa mendengar nya , Mercy ikut menenangkan Bu Likha.


Selesai menikmati makan malam, mereka ke kamar masing-masing, saat ini Ranti tidur bersama Tiara, Ranti mengirim pesan ke kakak-kakaknya besok libur latihan.


Ranti dan Tiara masih ngobrol hingga salah satu dari mereka terlelap tidur.


Keesokan harinya, mereka tidak melakukan latihan, mereka keluar kamar dalam kondisi yang sudah rapi dan saat ini mereka berada di ruang makan, hanya bertambah Dewi dan Ketty.


Kak Dewi, Ketty makin cantik dan lucu apalagi sekarang sudah umur setahun lebih ya kak, tanya Tiara


Ia setahun 1 bulan, tuh hadiah dari kalian saja belum ada yang terpakai hehehehe kata Dewi


Pada kebesaran semua yang kita beli kata Ranti


Tapi gak apa-apa, Ketty tiap hari tambah besar, pasti hadiah dari kedua paman gantengnya dan keenam Bibinya yang cantik-cantik pasti bisa di pakai, kata Dewi memuji mereka.


Enak ini, pagi-pagi sudah dapat pujian, hahahaha, jadi menurut kak Dewi, Robin ganteng ya kak, tanya Tiara


Ganteng dong, kalau jelek mana Non Tiara, secara non Tiara kamu cantik, ujar Dewi


Wah Ketty cantik kamu dengar itu, kata mama Ketty, bibimu ini cantik bagaimana menurutmu Ketty, tanya Tiara bercanda dengan Ketty


Hahahaha hahahah


Sudah-sudah ayo berangkat, mang Dul sudah di depan


Para gadis diantar mang Dul, Darel seperti biasa dengan motor Kawasaki, sedangkan Robin bawa mobil sendiri.


Didalam mobil seperti biasa mang Dul yang menyetel radio terdengar pembawa berita, memberitakan tentang kebakaran yang terjadi di rumah pamannya Robin, di beritakan bahwa rumah tersebut terbakar dengan api yang aneh, bahkan anak pemilik rumah ikut menjadi korban kebakaran yang menghanguskan tangan kanannya.


Ranti dia itu yang memukul ku dan Robin kata Tiara


Baguslah berarti karmanya langsung berlaku, benar gak mang Dul, ujar Ranti


Benar itu Non, kita yang menabur ya kita yang memanen, kata mang Dul


Keren kata-kata mang Dul, puji mereka dan mobil jadi berisik..


Lain halnya di penjara polisi, nampak seorang laki-laki paruh bayah hanya duduk diam tak melakukan aktivitas, pikiran nya melayang mengingat laporan anak buahnya bahwa rumah kebanggaan nya telah terbakar dan anak laki-laki nya kini cacat, ya di adalah George paman Robin.


Saat yang lainnya berada bersama keluarga dan saudara, kini dia sudah sehari semalam ayahnya dan kedua adiknya tidak ada yang datang, apalagi jika Kasus ini di perpanjang, sudah pasti aku akan di lupakan, batin George, tapi apa daya, semua sudah terjadi..


Aktivitas belajar berjalan dan diikuti dengan baik oleh Ranti, berbeda dengan hari kemarin, saat ini Tiara dan Robin sudah masuk sekolah jadi Ranti sudah tenang, orang yang memukul Tiara dan Robin sudah di hukum.


Tak terasa jam sudah menunjukkan waktu untuk pulang, Tiara sudah di jemput supir, Ranti dan kakak-kakak perempuan nya juga sudah berada di mobil, dan berangkat pulang ke rumah.


Betapa kaget Tiara begitu sampai di rumah, dia melihat kedua orang tuanya sedang menatapnya dengan tatapan yang penuh curiga.


Selamat siang ayah, selamat siang Bu, Tiara memberikan salam


Hmmm,, Siang, cepat ganti baju dan makan, setelah makan kami tunggu di ruang kerja papa, perintah pak Pribadi


" ia ayah, jawab Tiara


Sedangkan mamanya Tiara, terlihat seperti orang yang habis di interogasi.


Pak Pribadi juga terlihat menahan emosi yang besar, kepada istrinya, karena merasa di bohongi soal uang berlian.


Kenapa sampai pak Pribadi tahu, soal istrinya ternyata kena tipu soal pembelian berlian, ternyata teman istrinya si penipu itu sudah tertangkap dan pihak kepolisian menghubungi korban dari pelaku untuk proses penyelidikan bersamaan dengan surat panggilan untuk bersaksi.


Mama Tiara yang tak bisa berkelit akhirnya mengaku bahwa sebenarnya dia telah di tipu dan berlian yang ada saat ini milik Ranti.


Setelah Tiara selesai makan, dia menuju ruang kerja ayahnya dan mulailah dia di sidang.


Ayah maafkanlah ibu, kata Tiara


Tiara, ayah hanya kesal sama ibumu yang tidak mau jujur soal kejadian itu dan kalian malah melibatkan Ranti untuk membohongi ayah.


Ayah maaf Tiara yang salah bercerita ke Ranti dan Ranti meminjamkan berliannya hingga sampai pelakunya tertangkap dan dia akan minta uang kita kembali, namun uang kembalian dari pelaku jadi miliknya dan berlian ini jadi milik kita, kata Tiara menjelaskan.


Kalian tau berapa harga Berlian ini, teman ayah yang punya toko perhiasan mewah mengatakan bahwa ini berlian hijau super langka dan jika di jual dengan ukuran seperti ini bisa mencapai ratusan milyar, nah berlian yang di tawarkan sebesar 15,5 Milyar, apa kalian sadar jika kalian juga memanfaatkan kebaikan Ranti, emosi Pak Pribadi yang merasa bersalah kepada Ranti


Ayah tidak mau tau, kamu sekarang kembalikan Berlian ini kepada Ranti


Ayah, Tiara juga takut mengembalikan nya, karena pasti Ranti tidak akan berteman dengan Tiara lagi, itu ancaman Ranti makanya Tiara membawa berlian itu pulang, biar ayah tak memarahi ibu, kata Tiara


Ayah dan ibu tunggu sebentar, Tiara akan perlihatkan sesuatu, tapi janji jangan marahi Tiara atau menuduh Tiara...