
Hari ini Ranti tidak akan pergi ke Gedung yang dimilikinya, dia ingin jalan-jalan dengan seluruh saudaranya, Dia sudah menyampaikan kepada 3 orang Kepala Pengelola Gedung miliknya bahwa hari Minggu semua karyawan, jalan - jalan ke Taman Mini Indonesia Indah
Selesai menikmati sarapan pagi, mereka semua membicarakan rencana mereka yang ingin ke Kebun binatang Ragunan.
" Bontot, apa hari ini kamu tidak sibuk, kata Mercy
" Tidak, maafkan aku beberapa hari ini tidak ikut jalan-jalan dengan kalian semua, tapi hari ini aku akan ikut, kata Ranti.
Mendengar Ranti mengatakan bahwa dia akan pergi jalan-jalan dengan mereka, membuat hati mereka semua bahagia.
" Akhirnya kakak ada waktu jalan - jalan dengan kita, kata Salma.
" Masalah kerjaan sudah beres, jadi waktunya jalan-jalan, apa kamu senang Salma, tanya Ranti
" Sangat senang, hari ini Salma akan jalan dengan kakak, jawabnya masih dalam pangkuan Ranti
" Dasar Manja, kata Rindu sambil mencubit pipi Salma.
" Ia dong, sekarang kan Salma punya banyak kakak hehehehe, jawab Salma
" Nanti kak Ranti kamu suruh gendong kamu lagi, kata Renata
" Hehehehe tau aja kak Renata, jawab Salma
Ya sudah bersiap-siaplah, jam 9 kita berangkat, kata mereka dan langsung beranjak dari restoran.
Saat ini mereka sudah dalam perjalanan ke ragunan, jaraknya lumayan jauh, tapi karena bus yang mereka sewa sangat nyaman jadi tidak membuat mereka bosan.
Hampir jam sebelas mereka tiba di Ragunan, Ranti memberikan uang 500 ribu kepada pak supir bus buat jajan selama menunggu mereka.
" Ini buat bapak dan teman bapak, kata Ranti
" Terlalu banyak ini Nona, yang kemarin saja belum habis, kata pak supir
" Kemarin untuk kemarin, hari ini untuk hati ini, jawab Ranti singkat
" Terimakasih Nona, selamat menikmati liburan Anda, kata pak supir.
Darel memanggil mereka semua agar segera masuk, Salma tak mau lepas dari Ranti, mereka semua hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Salma yang sangat manja, tapi Ranti sendiri yang memang memanjangkan Salma.
Beberapa jam kemudian, mereka duduk di sebuah tenda yang menjual makanan, walau hanya menu sederhana tapi terasa nikmat apalagi suasananya sangat sejuk.
Hampir Seharian mereka berkeliling, tak nampak capek di wajah mereka, semua bergembira, mereka juga membeli beberapa souvernir, untuk di bawa pulang, kalau untuk urusan foto - foto Salma nomor 1, halaman instagramnya sudah di penuhi dengan beberapa foto - foto dia yang bersama beberapa Hewan.
Demi keselamatan semua saudaranya dan temannya Ranti sengaja mengeluarkan Drone untuk terbang di sekitar mereka.
Ketika Salma berlarian bersama Armando, tak kurang 4 Drone yang mengawasi kedua bocah itu, tak ada yang mengetahui jika ada Drone yang mengawasi kedua anak itu.
Makin sore suasana suasana Kebun Binatang Ragunan makin sejuk, akhir dari perjalanan ke ragunan, dengan Salma yang minta di gendong saat mau kembali ke bus.
" Hahahaha, akhirnya capek juga kan, ledek Rindu
" Hehehe, pegal kaki Salma, tempatnya luas banget kak, kata Salma.
" Tapi kamu senang gak, tanya Friska
" Sangat senang, walau kaki pegal-pegal, hahahaha, jawab Salma.
Besok kita Ancol, jadi sekarang mari kita pulang, kata Ranti
Karena sudah mendekati malam akhirnya mereka mampir ke restoran untuk makan, pak supir dan temannya juga ikut menikmati makan di restoran.
Selesai makan, mereka lanjut ke hotel untuk istirahat, sedangkan bus sudah kembali ke pangkalannya untuk istirahat.
Di hotel terlihat bagaimana kondisi Salma yang sudah tertidur, untung saja setiap pagi Ranti selalu memberikan air putih bercampur air surgawi dan membekali mereka semua dengan juice buah abadi.
Tak terasa pagi sudah menyapa mereka semua, Ranti bangun dan seperti biasa, cuci muka dan sikat gigi.
" Rose, bagiamana menurutmu, perihal pembangunan gedung di Jakarta, tanya Ranti
* Sangat baik untuk Tuan di masa depan, kelak bangunan - bangunan itu selesai, maka Logo RPS akan mendominasi di Jakarta, apalagi semuanya berdiri di tempat yang strategis, kata Rose
" Benar Rose, apalagi jika gedung yang berdiri di bekas hotel Queen Indonesia, pasti akan membuat sebuah sejarah, pembangunan hotel termewah di Indonesia, letaknya di jantung Kota, kata Ranti
* Bahan-bahan yang gunakan sangat berkelas, bahkan ada sistem pengelolaan air tercanggih yang akan di pasang, agar pengunjung bisa selalu ingin datang menginap kembali , balas Rose
" Terimakasih Rose"
* Dilantai puncak, adalah ruangan khusus tuan dan keluarga, kedepannya tuan akan lebih banyak waktu di Jakarta jadi Rose siapkan ruangan itu.
" Memang keren perencanaan mu Rose.
* Bangunan itu akan tahan ribuan tahun, dan akan mengupdate dan upgrade secara otomatis, untuk pembersihan dalam gedung sendiri setahun sekali semuanya di perbaiki, hingga tuan tidak di repotkan dengan renovasi besar-besaran hingga menutup Gedung, Kata Rose
" Untuk tembok hadap ke luar bagaimana?
* Yang tuan bersihkan hanya kaca saja, tapi kalau cat temboknya tidak perlu, setiap 6 secara otomatis akan di bersihkan. Untuk fasilitas CCTV, Rose merancangnya, nanti di padukan dengan CCTV yang ada di dunia ini, agar tidak ada yang curiga, kata Rose.
* Untuk ruang khusus Tuan, rose sudah merancang agar mirip dengan Ruang Dimensi, tapi Tuan bisa melihat kota, kaca-kaca tebal akan mengelilingi ruangan Tuan, juga ada sistem pelindung di saat Darurat, kata Rose
" Menakjubkan, mendengarnya saja sudah membuatku bahagia, ucap Ranti
* Semua akan tuan nikmati, bahkan rose akan membuatkan kolam air surgawi untuk tuan berendam, dan uang paling penting adalah gedung tuan tahan akan gempa, dan ruang parkir mobil tuan di bawah tanah, tidak akan kebanjiran, listrik dan jaringan internet akan tetap ada khusus untuk ruangan Tuan, kata Rose.
" Lantas rumah yang di Pondok Indah bagaimana, tanya Ranti
* Karena itu adalah area pribadi Tuan, maka Rose membuat nya lebih canggih, seperti yang sudah rose katakan sebelumnya, saat ini akan di pasang empat batu penjuru mata angin, keempat batu ini akan memberikan suasana sejuk di area Taman anda, sehingga rumput dan pepohonan selalu segar.
* Tuan tenang saja, pagar yang telah selesai di bangun mampu menahan serangan tank sekalipun, pintu gerbang dengan plat baja terbaik.namun semuanya sudah di samarkan, hingga tak ada yang curiga.
* Kamera pemindai, sanggup menembus topeng orang yang berniat jahat, dan data Pribadi mereka akan secar otomatis tuan terima, baik alamat KTP maupun alamat tinggal terkini, dan seluruh keluarganya akan di tampilkan, hal ini di lakukan agar tidak ada penjahat yang lolos, untuk semua ruangan, kecuali kamar dan kamar mandi, rose memasang kamera dan voice sound.
Ranti yang mendengarkan seluruh penjelasan Rose hanya tercengang, betapa sistemnya sungguh memperhatikan hingga hal-hal terkecil, semua sudah di perhitungkan.
" Rose apakah ini semua, kamu rancang karena kamu ingin aku hidup Abadi, tanya Ranti
* Tidak juga tuan, Rose hanya menjaga agar seluruh keturunan tuan dari zaman ke zaman, merasa nyaman tinggal di rumah ini, apalagi jika jika memutuskan untuk hidup Abadi, berarti selamanya Rose akan bersama dengan Tuan, kata Rose santai
* Semua tergantung keputusan Tuan, Rose tidak berhak untuk memaksa tuan memilih hidup Abadi, hanya saran Rose, dengan hidup abadi, maka tuan akan bisa melihat seluruh keturunan Tuan.
" Masih tetap ku pikirkan, jawab Ranti singkat.
Ranti sangat ingin hidup abadi, tapi dia juga takut kesepian, dia tidak ingin sendirian melewati zaman demi zaman, andai Rose bisa memiliki wujud, pasti akan seru.
Ranti bergegas mandi dan berganti pakaian, dan memanggil mereka semua untuk sarapan.
" Kak Darel bagaimana dengan rencana kuliah Kakak, tanya Ranti membuka pembicaraan
" Kakak dan Sonia sebenarnya ingin menyampaikan, kalau kami ingin kuliah di Jakarta, tapi semua tergantung dari kalian, kata Darel
" Memangnya mau di universitas mana, tanya Mercy
" Kakak ingin ambil jurusan teknik komputer, sedangkan Sonia ingin jurusan Bisnis, kami ingin belajar Di Universitas Binus Jakarta, kata Darel.
" Apa tidak terlalu jauh kak, tanya Rindu
" Kami juga berpikir demikian, tapi dari SMA kelas 10 kakak sangat bercita- cita ingin kuliah di Binus, kata Darel.
" Lalu untuk kak Renata dan Renita, bagaimana, masih tetap di Jogjakarta atau mau ke Jakarta juga, tanya Ranti
" Kami masih di Jogja dan kuliah kedokteran di UGM, Kata Renata
" Jadi bagaimana dengan kakak, tanya Darel
" Kalau saya terserah pilihan kakak, tapi dengan 1 syarat, Jumat malam sudah berada di Surabaya, kata Mercy dan anggukin semuanya.
" Lalu Sonia bagaimana Dek, kata Darel
" Pulang juga ke Surabaya, kenapa memangnya, apa kakak tak sanggup bayar uang tiket pesawat PP kak Sonia, tanya Rindu
" Hehehehe bukan begitu, tapi masa harus tiap Minggu, kata Darel
" Ya sudah, pokoknya dalam sebulan kak Darel wajib 2 kali pulang Surabaya, dan jangan macam-macam, ingat Kak Sonia, kata Friska
" Kalian tenang saja, kakak kalian ini lelaki sejati, pantang menyakiti wanita, kakak tidak mau kelakuan buruk kakak berdampak kepada kalian, kata Darel
" Kak Sonia ada keluarga di sini atau tidak, tanya Ranti
" Ada tapi gak akur, sepupu dari sebelah ibu pada sombong semuanya, jadi malas kakak bergaul dengan mereka, kata Sonia
" Terus kakak mau sewa rumah atau apartemen, tanya Ranti
" Apartemen, tidak usah besar- besar, yang ukuran studio saja sudah cukup, kata Sonia.
" Tidak usah sewa, nanti beli yang 3 bedroom dan bayar 1 pembantu, kalian berdua tinggal disana saja, biar kak Sonia bisa awasi kakak kita yang ganteng ini, kata Ranti.
Darel dan Sonia terkejut mendengar omongan Ranti yang akan membeli apartemen.
" Apa tidak berlebihan Dek, kata Darel
" Apa yang berlebihan, kalau kita bisa beli buat apa sewa, lagian juga itu buat investasi, atau beli rumah saja, kata Ranti
" Apa Kak Darel dan Sonia sudah mendaftar atau belum, tanya Renata
" Belum, kami tunggu dari adik-adik semua setuju atau tidak, kata Darel
" Ya sudah kami setuju, tapi kakak berdua tidak boleh beda tempat tinggal dan wajib pulang ke Surabaya, minimal 2x sebulan, kata Ranti
" terimakasih Dek, kakak juga tau, kalian pasti merindukan kakak, kata Darel.
" Itu tau, tapi milih tempat kuliah yang jauh, kata Rindu
" Baiklah semua syarat kalian kakak ikuti, asal tidak padat jadwal kuliah kakak dan Sonia, Kami langsung pulang ke Surabaya.
" Mobil mana saja yang kak Darel mau bawah kesini, tanya Ranti
" Mungkin kami beli mobil biasa saja, tak mungkin aku bawa Veyron dan Lamborghini ke kampus, kata Darel
" Tapi itu kampus orang kaya Kak, kata Renita
" Tidak masalah, toh Kakak hanya mau belajar, bukan mau pamer, ucap Darel
" Kami bahkan berencana ke kampus hanya mau naik Bus saja, biar lebih terasa kuliahnya, kata Sonia
" Terserah kalian saja, asal kalian nyaman, kata Ranti
" Kalau kak Renata dan Renita, bagaimana, apa sudah mendaftar, tanya Ranti
" Sudah, lewat sekolah dan masukin semua berkas, dan sudah pasti masuk, sekolah kami bekerja sama dengan UGM, bagi siswa berprestasi bisa langsung masuk, secara kami berdua juara 1 dan 2 jurusan IPA dan peringkat 2 dan 3 se Jogjakarta.
Setelah berdiskusi sehabis sarapan, kini mereka kembali ke kamar masing-masing dan bersiap- siap ke Ancol.
Dengan suasana bahagia mereka menuju Ancol, Salma yang selalu dekat Ranti, menikmati perjalanan nya.
" Kak terimakasih untuk semuanya, jika bukan karena kakak, tidak mungkin Salma dan kak Armando bisa menikmati semuanya, kata Salma
" nikmatilah dan bersyukurlah, kata Ranti
" Ia Kak, kami bersyukur atas pemberian kakak, kini Salma sudah jadi Sultan hahahaha, jawab Salma
" Kamu itu, selalu saja bisa buat semua orang tertawa, kata Ranti
" Kita harus bahagia, kata Salma
" Kini bus sudah berhenti di parkiran, mereka semua turun, dsn seperti biasa Ranti memberikan uang buat sopir, sebelum dia dan semuanya berkeliling.
" Bang, seumur hidup, baru kali ini kita dapat tamu yang sangat royal, tiap hari kita di kasih 500 ribu, hanya buat untuk menunggu, kata kenek bus
" Bersyukurlah, setelah mereka, belum tentu kita dapat tamu yang sama, kata supir bus
" Ia bang, sudah mereka cantik dan ganteng, baik lagi, kata kenek
" Itu baru orang kaya sejati, balas si supir.