SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Bantuan Modal Usaha


Mana mertua ibu yang baik hati itu, tanya Ranti


" Maaf Nona, nama saya Sumarsih, mertua dari Nartini, jawab ibu Sumarsih.


" Bu Kios kosong yang disana punya siapa, tanya Ranti


" Itu punya Pak Mahmud warga sini juga dan itu yang lagi duduk adalah istri pak Mahmud, jawab ibu Sumarsih


" Temani saya bertemu dengan ibu itu, kata Ranti


" Ibu-ibu yang lain kalian tunggu disini dan jangan kemana-mana dulu, kata Ranti kepada ibu-ibu yang berdiri bersama Nartini dan Mertuanya, kata Ranti


" Baik Nona, jawab mereka serentak.


Ranti bersama ibu Sumarsih yang Baru mau berjalan ke arah istrinya pak Mahmud, dia di cegat oleh gerombolan ibu-ibu yang sombong tadi.


' Nona maafkan kami, sudah berkata yang bukan-bukan kepada anda, ucap mereka


" Pak Sumadi tolong, atur mereka agar jangan menggangguku, perintah Ranti


Kebetulan Rendi bersama Pak RT dan Pak RW datang


" Maaf pak RT dan Pak RW, apa ibu-ibu itu adalah warga bapak, tanya Ranti


" Benar Bu itu warga saya, jawab pak RW


" Tolong bantu anak buah saya agar menghadapi ibu-ibu itu, saya tidak mau di ganggu, kata Ranti ke Pak RT


" Baik Nona, jawab mereka berdua"


" Rendi bantu pak Sumadi, jangan sampai Pak Sumadi lepas kontrol, dan tolong panggilkan dulu kakak-kakakku dan kedua adikku, suruh mereka kesini sekarang, perintah Ranti


Bu Sumarsih, saya ingin bertanya kepada ibu, dan tolong jawab dengan jujur, kata Ranti


" Baik Nona, kata ibu Sumarsih


" Ibu Sumarsih, apakah ibu senang dan bahagia jika, menantu ibu daya berikan rejeki hari ini, dan apa ibu tau cita-cita menantu ibu, silahkan jawab pertanyaan saya, kata Ranti.


" Saya walaupun hanya mertua, tapi saya sangat menyayanginya, dulu almarhum kedua orangtuanya adalah sahabat saya dan almarhum suami saya, jika Nona memberikan nya rejeki, saya sebagai mertua dan pengganti orangtuanya pasti senang dan bahagia, saya yakin menantuku adalah anak yang baik, dan pasti akan berjumpa dengan orang yang baik juga, kata ibu Sumarsih.


" Terus apa jawab itu untuk pertanyaan saya kedua, tanya Ranti


" Menantuku, lulusan SMK Tata Boga, dan dia sangat ingin membuka toko Roti dan Kue kering, kadang dia buat kue kering dan di masukkan ke warung-warung, tapi ya terkadang karena modal ikut habis jika saya lama tidak dapat pesanan catering jadi berhenti, kata Bu Sumarsih.


" Terimakasih sudah menjawab pertanyaan saya, kata Ranti


" Sekarang kita temui istri dari pemilik Kios kosong itu, ajak Ranti


Semua saudara Ranti sudah berada disitu juga, akhirnya mereka bersama-sama mendatangi istri pak Mahmud.


" Selamat siang Bu, kenalkan saya Ranti dan mereka ini adalah Kakak-kakak ku dan juga adik-adik ku, ucap Ranti


" Saya Maryam istri pak Mahmud, Jawab Bu Maryam


" Begini Bu saya lihat Kios yang di pojokan itu ada tulisan di sewakan, tanya Ranti


" Benar Nona, tapi kami belum sempat merenovasi bagian dalamnya, jika Nona ingin menyewa maka kami, akan memperbaikinya terlebih dahulu, kata Bu Maryam.


" Berapa pertahunnya Bu tanya Ranti


" Setahun 25 juta, dan kalau 2 tahun 45 juta saja, dan nanti setelah selesai kami renovasi, baru kami hitung tanggal sewanya, kata Bu Maryam Jujur.


" Saya sewa 3 tahun dan saya 70 juta, dan renovasi biar saya yang tanggung, dan tanggal sewanya ibu hitung mulai hari ini, namun jatuh tempo nya ibu tambahkan dengan jumlah hari waktu kami renovasi, bagaimana Bu, tawar Ranti.


" Tidak masalah, mari kita lihat tempatnya, ajak Bu Maryam sambil menitipkan warung kelontong nya pada anaknya


Setelah sampai di depan Kios, Ranti melihat sekeliling nya dan rupanya sangat pas dan berada di simpang empat, pasti banyak yang akan melihat jika pasang neon box di lantai 2.


" Silahkan masuk Non, luasnya lebar 10 meter dan panjang 7 meter, 2 lantai, di lantai 2 juga ada sudah ada kamar tidur dan kamar mandi, kata Bu Maryam


'"Baik saya akan ambil, dan tolong bersihkan saja, hitung tanggal awal sewa mulai tanggal 3 Januari, dan apakah saya bisa bayar sekarang dan ibu buat surat perjanjian sewa-menyewa biar kami tanda tangan, kata Ranti


" Semua surat sudah lengkap beserta materai, tapi mohon meninggalkan juga deposit 25% dari harga sewa, ini contoh suratnya dan jika setuju saya ambil di toko surat aslinya, kata Bu Maryam.


" Baik saya setuju, jawab Ranti


" Maaf Nona kalau boleh usaha apa yang akan Nona buka di kios ini, tanya Bu Maryam


" Bukan saya yang akan menggunakannya, tapi Nartini dan Bu Sumarsih, saya hanya membantu menyewakan tempat dan merenovasi nya, dan untuk usaha, mungkin warung makan, serta Toko Roti dan kue kering.


Bu Maryam dan Bu Sumarsih serta Nartini kaget bukan main.


" Maaf Nona, apa benar tempat ini, Nona sewa untuk mereka, tanya Bu Maryam


' Kenapa Bu, apa ada masalah, tanya Ranti


" Tidak ada masalah, justru saya sangat senang, karena mereka yang akan menggunakannya, selain tetangga, saya, Bu Sumarsih dan alamarhum orang tua Nartini adalah berteman, kios itu di bangun oleh ayahnya Nartini, karena mereka suami istri sakit keras 5 tahun lalu, maka mereka jual ke Suami saya, kata Bu Maryam


" Suatu kebetulan Bu, berarti ibu ikhlas jika mereka yang menggunakan nya, tanya Ranti menegaskan


" sangat ikhlas, apalagi Prayitno lagi di penjara, semoga saat dia keluar nanti, dia bahagia lihat istri dan anaknya serta ibunya hidup dengan baik, kata Bu Maryam


" Mari kita lanjutkan Proses nya Bu, kata Ranti


" Baik Bu, kami mengerti


" Bu Sumarsih dan Nartini, silahkan tanda tangan, Nanti selesai tahun baru, orang saya akan datang merenovasi nya, nanti mereka akan berdiskusi dengan ibu.


" Maaf Nona, ini terlalu banyak buat saya dan menantu, kata Bu Sumarsih


" Jangan kuatir, ini tidak gratis 100 % saya berikan, tugas ibu adalah tolong bantu-bantu menjaga ke dua kakak beradik itu, Atmini dan Atmono, apa ibu bersedia tanya Ranti


" Jangankan ibu Sumarsih, kami yang tinggal disini pasti menjaga ke dua kakak beradik itu, alamarhum orangtua mereka adalah orang baik, dan kedua anak itu baik, hanya kasihan dengan Atmini tulang punggungnya bengkok, kata Bu Maryam


" Tenang saja Bu, Atmini sudah sembuh, kata Ranti


" Pak Sumadi tolong panggil Atmini dan Atmono, perintah Ranti


" Syukurlah, tapi kemarin pagi dia belanja masih bengkok, kok bisa tiba-tiba sembuh, kata Bu Maryam


" Itu namanya keajaiban dan pasti itu adalah bantuan doa- doa kalian juga, jawab Ranti sekenanya.


Lagi asik mereka bercerita datanglah Atmini dan Atmono,


" Maaf Nona Muda, ada yang bisa kami kami bantu, Tanya Atmono


" Tidak ada, hanya Bu Maryam dan Bu Sumarsih penasaran dengan kondisi Atmini, kata Ranti


" Maaf bude Maryam dan bude Sumarsih, Mini sudah sembuh dan tidak lagi menyusahkan mas Atmono juga bude berdua, ini berkat Nona muda yang membantu saya kemarin Siang, jawab Atmini.


" Syukurlah nak kalau kamu sudah sembuh, bude berdua sangat senang, jangan diingat lagi omongan perempuan yang dulu menghina kamu ya, lihat sekarang kamu sangat cantik, kata Bu Maryam


" Terimakasih bude, kata Atmini


" Oh ya Atmini dan Atmono, bude Sumarsih dan Nartini, juga dapat bantuan dari Nona Ranti, kata Bu Maryam


" Alhamdulillah, kak Narti nanti kalau buat kue nanti mini bantu jual di market Place tempat aku jualan, aku juga akan promosi di Instagram ku dan Mas Mono, kata Atmini dengan semangat.


Baiklah Bu Maryam, uang sudah saya Transfer, dan jika Bu Maryam butuh bantuan modal usaha dengan bunga murah silahkan datang ke kantor kami , RPS Finance, kata Ranti sambil promosi.


Bu Sumarsih, Nartini apa kalian punya rekening bank, tanya Ranti


" Nartini yang punya, dia yang bantu ibu kelola uang, kata Bu Sumarsih


" Berikan nomor nya padaku, pinta Ranti


Setelah Nomor rekening Ranti tulis, dia mentransfer 100 juta buat modal, kepada Nartini


" Nona ini malah lebih banyak yang anda berikan pada kami, kata Nartini


" Terimalah dan jangan menolak rejeki, ini untuk masa depan anakmu, kata Ranti


" Maaf Bu Sumarsih dan Nartini, kalau saya menyela, kenalkan saya Darel kakak tertua dari Ranti, tolong jangan buat adik saya kecewa, memang sifatnya kalau memberi sesuatu pasti dia sudah perhitungan kebutuhan ibu dan Nartini, Kami sebagai Kakak-kakaknya sangat bangga punya adik yang suka membantu orang, jadi terimalah dan gunakan pemberian Adik kami dengan baik, kaya Darel.


" Jika kalian ingin membalas kebaikan adik kami, cukup dengan kalian buktikan apa yang adikku berikan, kalian gunakan dengan baik, sambung Mercy


" Terimakasih Nona dan semua kalian sekeluarga, titip salam buat keluarga kalian, kata Bu Sumarsih.


" Kami semua Yatim Piatu, kami besar di Panti Asuhan, kami adalah saudara angkat waktu tinggal di panti, kata Friska


" Astaga, Sungguh mulia jati kalian, maaf menyinggung masalah keluarga kalian, kata Bu Sumarsih


" Tidak apa-apa Bu, kami sudah terbiasa dengan hidup tanpa ada orang tua, itulah dasar dari adik kami ketika dia punya rejeki lebih pasti dia akan berbagi dengan orang lain, dan kalian sudah kami anggap keluarga, lanjut Mercy


Selesai mengurus kios, Ranti bertemu dengan ibu-ibu yang awal bersama Nartini, Ranti meminta mereka agar mengumpulkan data dan berikan kepada Atmini dan Atmono, Minggu depan bantuannya akan di berikan, masing-masing 25 juta.


Atmini dan Atmono juga berpesan bahwa mereka akan membantu ibu-ibu itu.


Rendi langsung di Perintahkan agar orang-orang yang merenovasi tempat jualan Atmono dan Atmini, agar merenovasi kios di tempat Bu Sumarsih dan Nartini.


Kembali ke tenda, Ranti melihat para peserta masih asik makan-makan, sambil bercengkrama dengan sesama peserta yang lain, mereka membentuk group WA, agar bisa saling berbagi informasi, sesuai dengan perintah Ranti.


Ranti dan seluruh saudaranya, duduk di dalam Atmini dan Atmono, dan Ranti menyampaikan,


" Atmono kamu kembangkan usaha kamu ini dan jika sudah bisa bayar orang, maka serahkan pada anak buahnu, sedangkan kamu bisa magang di kantor Agung Jaya Konstruksi, nanti aku kenalkan kamu dengan bosnya.


" Terimakasih Nona Ranti, kata Atmono


" Atmini, kamu belajar baik-baik, di masa depan aku berharap kamu bisa bantu saya di kantor saya, begitu juga Atmono.


" Terimakasih Nona Muda, kami akan berusaha dengan giat, jawab Atmini


" Ini untuk kalian berdua, tolong terimalah, didalam kartu ATM ini sudah ku isi masing-masing 250 juta, tolong ditabung untuk sekolah kalian, kata Ranti sambil memberikan 2 ATM mandiri kepada Atmini dan Atmono.


" Kami juga sekalian pamitan, dan jangan lupa hanya ibu-ibu tadi yang kamu kirimkan datanya kepada Rendi, jangan di tambah lagi, kata Ranti


" Terimakasih Nona Muda, saya akan kerjakan dengan sepenuh hati, kata Atmini.


" Ya sudah, kami pamit pulang dulu, Kapan - kapan, saya kesini lagi, kata Ranti


Semua sudah beres, Ranti beserta kakak-kakaknya dan adiknya langsung masuk mobil dan kembali ke rumah


Hanya butuh 40 menit mereka sudah tiba di rumah dan langsung ke kamar masing-masing dan membersihkan diri, seleksi berganti pakaian mereka duduk di ruang keluarga dan membahas acara barbeque nanti Malam