SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Kasus penculikan anak


" Dek, kakak boleh angkat 1 orang sekretaris? tanya Aubrey.


" Tanya ke bosnya ada disini, Bos Group nya kak Dewi", Ucap Ranti.


" Hehehehe maaf", ucap Aubrey.


" Angkat saja, asal jangan yang pemalas, Aubrey cekatan, harus cari yang cekatan dan teliti Aubrey ", sambung Dewi mamanya Ketty Angelina.


" Baiklah, terimakasih, bukan aku tidak mampu kerja sendirian, saat ini aku juga sudah mulai sibuk di kampus, jadi biar sekretaris yang membantuku", ucap Aubrey.


" Ya sudah, makanya cari yang cekatan, dan paling penting bisa di percaya, kalau sudah ada orang tolong kasih tau, agar nanti soal gaji kita urus", Sahut Dewi.


" Terimakasih Bos", ucap Aubrey.


" Direktur kok manja kayak begini, Ucap Dewi sambil tepok jidat.


hahahaha hahahaha


Kembali ruang keluarga itu berisik.


" Bibi Monika, mau tinggal bersama kakek Wiyoko atau rumah sendiri? tanya Ranti.


" Maunya rumah sendiri, bibi juga masih punya rumah sendiri, sertifikat masih ada, makanya hati Senin bibi akan mengurus semuanya", ucap Monika Hadinata.


" Bibimu pasti tinggal di rumah orangtuanya, secara dia anak satu-satunya, Rumah sebesar itu akan terlihat lebih ramai nantinya " ucap Adriansyah.


" Ranti sudah pesan mobil Rolls-Royce Wraith untuk bibi Monika dan bibi Soraya hari Senin sebelum makan siang sudah datang, jadi jangan dulu kemana-mana, Sedangkan Rio, Lamborghini Aventador SVJ sama dengan Bertrand", ucap Ranti.


" Terimakasih Ranti, ucap Monika


" Terimakasih kak, Rio akan rawat baik-baik mobilnya", ucap Rio Aryanto.


" Bertrand, Christina, Paula dan Rio, kalian semua adalah adikku, orang-orangku sudah membuatkan kalian SIM, kalian tidak usah bertanya bagaimana caranya, pokoknya tunggu hari Selasa jangan kemana-mana, orang saya akan datang membawa SIM dan ATM buat kalian, tolong gunakan dengan baik, kakak tidak suka orang yang boros, kalian bisa melihatku, dan paling dekat kalian bertiga bisa melihat bibi Soraya, selama kalian mengikuti aturan, pasti kalian akan nyaman, pamer harta tidak akan ada nilai tambah buat kita', ucap Ranti.


" Baik kak, kami dari kecil tidak biasakan dengan barang-barang Mewah, walaupun ayah sanggup membelikannya", ucap Bertrand.


" Itu bagus namanya, kakak senang jika kalian hidup sederhana, terserah orang mau bicara apapun tentang, di bilang miskin juga gak apa-apa, justru kita tidak rugi, kalau kita dipanggil anak orang kaya itu namanya kerugian besar, pasti kalian gak enak kalau mereka minta traktir, tapi jika kalian hidup sederhana pasti akan ada teman sejati yang akan ada dalam kondisi apapun", ucap Ranti.


" Benar itu kak, Bertrand hanya punya kawan 2 orang, mereka anak orang kaya, tapi kesekolah naik Taksi online, alasannya malas pake supir, mendingan Bertrand dan adik-adik bunda selalu mengantar kami.


Makanya Bertrand hanya bermain dengan mereka, daripada ngegank gak jelas", ucap Bertrand.


" Baguslah, sekarang kalian mau istirahat atau mau jalan-jalan ke Mall? tanya Ranti.


" Ke Mall, kata ayah kakak punya Mall di Surabaya? ucap Paula.


" Hahahaha, kak Aubrey direktur utama Tunjungan Plaza 1 hingga 6, kakak juga punya Pakuwon City Mall, Mall Pakuwon yang merupakan Mall terbesar di Indonesia, PCT, dan Mall Galaxy, itu yang di Surabaya, kalian mau pilih yang mana? tanya Ranti.


" Yang mana saja, ucap mereka.


" Nah, kakak ajarin kalian, kalau mau maju itu tidak ada kata terserah, kita harus berani memilih apa apa cita-cita kita, jika sudah memilih maka fokuslah pada pilihan kalian, terserah itu adalah orang yang tidak memiliki prinsip.


Kakak kasih contoh, disekolah kalian pasti ada guru yang enak dalam mengajar dan yang hanya asal, coba kalian pikirkan dimana perbedaannya? ucap Ranti.


" Cita-cita", jawab mereka.


" Benar sekali, sudah pasti guru yang dengan lugas mengajar dan sabar, kakak yakin cita-citanya memang ingin menjadi guru, sedangkan yang satunya, pasti terserah, yang penting ada pekerjaan", jawab Ranti.


" Wow, hebat sekali kamu sayang, nenek setua ini saja terpukau dan tersentuh mendengar gaya bicara bicaramu, pantas saja para pelayan disini sangat menghormatimu dan mereka begitu tulus melayani kalian semua disini", ucap Herlinda.


" Mereka pangkatnya adalah Pelayan atau Pembantu rumah tangga, artinya, mereka membantu pekerjaan kita yang dirumah, lalu apa bedanya dengan karyawan yang bekerja di kantor, Pasti orang menjawab, karena mereka sekolah lebih tinggi, itu benar sekali, tetapi tetap sama, mereka juga pembantu saya di kantor,


Semua ada tingkatkan profesionalisme nya, Pelayan rumah tangga tidak mampu mengerjakan pekerjaan kantor dalam artian secara umum, lalu apakah banyak wanita karir yang pandai melakukan pekerjaan rumah setelah mereka tidak bekerja?


Mari Bandingkan pelayan saya, mereka meminta ijin untuk sekolah lagi, 3 orang yang kuliah 1 orang jelas memilih kursus masak dan membuat kue, katanya itu cita-citanya.


Bagaimana setelah mereka dan bekerja di perusahaan saya atau orang lain, apakah mereka langsung jadi orang yang berbeda, tentu tidak, hanya pangkat saja yang berubah,


Manusia itu sama, yang membedakan strata pendidikan dan status sosial itu saja, saya sebagai majikan tetap saja makan nasi, ucap Ranti.


" Hahahaha, kamu itu sudah setara dengan profesor, hebat ... hebat", puji Radjiman.


" Kakek, kalau rapat, para Direktur pasti keringat dingin, mereka takut salah bicara", Celetuk Salma.


" Hahahaha, terus siapa yang paling berani bicara kalau ada rapat di Kantor? tanya Radjiman.


" Selain kak Dewi dan kak Vanya, tidak ada yang berani", ucap Salma.


" Nah kalau pelayan dirumah yang paling suka menjawab pertanyaan Kakakmu siapa ? lanjut Radjiman.


" Itu, bibi pelayan Dewi, dia paling pintar menjawab, bahkan bisa buat kami tertawa, makanya Salma sangat menyayangi nya, tapi, kesininya semua bibi disini kalau ditanya pasti menjawab dengan berani dan jujur, makanya kak Ranti sangat peduli dengan mereka, tidak ada yang boleh memerintah mereka kalau tidak ada kata tolong dan ucapan terimakasih saat kita meminta di ambilkan sesuatu oleh mereka", ucap Salma.


" Keren, sangat keren", ucap Radjiman.


" Kak Vanya mendidik kami di panti asuhan seperti itu, disini kak Dewi juga mengajarkan yang sama, jadi kami sudah terbiasa, jadi mohon maaf bukan memanjakan pelayan disini, tapi inilah aturan yang selama ini kami jalani", ucap Ranti.


Akhirnya mereka memutuskan untuk ke Mall Galaxy, Ketika mereka sampai di Mall Galaxy, mereka disambut oleh para Security.


" Selamat datang Nona - Nona Muda dan tuan Muda, maaf kami disuruh oleh Nona Leandra untuk menyambut Anda dan keluarga", ucap Komandan Security.


" Terimakasih sambutannya, bagaimana keadaan Mall saat ini, apa ada masalah yang berarti? tanya Ranti.


" Masalah kecil pun tidak ada, tapi kami tetap di perintahkan untuk selalu waspada, apalagi saat ini pengunjung Mall sedang meningkat", ucap Komandan Security.


" Baguslah, bekerjalah dengan baik, apa kalian sudah tahu, jika ada masalah besar hubungi ke siapa? tanya Ranti.


" Siap Sudah Nona Muda, ke Komandan Besar Pak Sumadi", ucap Komandan Security itu.


" Ya sudah, ini buat kalian semua, bagi dengan adil, lapor ke Komandan Besar, katakan padanya, agar mengganti seragam kalian, jangan di pakai kalau sudah jelek, dan kamu lagi, seorang Komandan, rambut belum potong, apa saya yang harus memotongnya", tegas Ranti.


" Baik Nona Muda, maafkan atas kelalaian saya", Ujarnya.


" Pulang dinas segera potong, ya sudah kembali bekerja, kami mau jalan-jalan dulu, ini buat kamu potong rambut ", ucap Ranti, kemudian masuk lobi Mall.


Nampak sangat ramai pengunjung, Ranti juga para Security yang berpatroli, menurut pak Sumadi, Leandra tak segan bertindak tegas kepada seluruh karyawan yang malas, atau arogan, penataan untuk layanan informasi sekarang berasa di setiap pintu, dan di lengkapi dengan denah lantai dan nama-nama Tenant, penataan parkir juga sudah semakin rapi.


Ranti melihatnya sangat senang dengan kinerja Leandra, saat ini semua kios sudah penuh kecuali ada beberapa kios yang memang di kosongkan, kios itu di khususkan untuk ruang promosi bagi UMKM yang di bantu Ranti, mereka akan datang sesuai jadwal, Tim Ranti juga mengajarkan bagaimana membuat kemasan yang bagus agar produknya terlihat lebih modern.


Kini 100 orang binaan Ranti, telah mengajak beberapa kelompok untuk di bina oleh mereka, dana yang mereka kumpulkan di bagikan sebagai pinjaman modal, tapi saat mengembalikannya, para peminjam tidak ditentukan dengan sistem bunga, jadi sukarela, dan terbukti banyak yang berminat.


Kehidupan mereka juga sudah meningkat, bahkan ada beberapa orang yang sudah berani mencicil pickup, guna jualan keliling, ada yang sementara mencicil mesin bakso dan sebagainya, intinya Ranti tidak sia-sia membantu mereka, apalagi Ranti menantang mereka dengan hadiah modal yang besar, jika usahanya berhasil 200% dalam jangka 3 tahun.


Ranti membiarkan mereka berkeliling, dia sudah menitipkan ATM kepada Mercy agar membayar apa saja yang saudara Ranti inginkan.


Ranti berhenti di sebuah kios, nampak seorang ibu dan anak tengah kebingungan.


" Maaf tolong jangan duduk di lantai, ini tempat jalan umum", ucap Ranti dengan sopan.


" Maaf, saya lagi kebingungan, anak saya hilang, suami saya sedang mencarinya, tapi sudah sejam belum kembali", ucap ibu itu.


" Baik Bu, mari ikut saya, kita lihat rekaman CCTV, dan terakhir dimana ibu atau suami bersama dengan anak ibu, dan apakah ada fotonya", tanya Ranti.


" Maaf apakah pihak Mall akan membuka CCTV nya? Ical ibu itu.


" Pasti buka, mati ikut saya", ajak Ranti


" Anak ibu laki-laki atau perempuan dan umur berapa tahun? tanya Ranti.


" Umur 4 tahun, laki-laki, tadi kami toko yang tadi itu, tapi saat minta lihat CCTV di toko itu, para pelayan bilang tunggu bos mereka datang, atau besok jam 10 saat buka, silahkan saya kemari, kata pelayan kepada saya.


" Itu sudah prosedur mereka, tapi saya akan lihat CCTV gedung ini.


Ranti Segera menelpon yang bertanggung dengan CCTV.


Begitu di ruang kontrol CCTV, Ranti memerintahkan agar membantu ibu yang kehilangan anaknya .


" Aplikasi Mata Dewa, tolong cari posisi anak ibu ini ink fotonya, retas seluruh CCTV lampu merah, bila perlu retas seluruh kamera handphone.


" Baik Tuan", Balas Aplikasi Mata.


Ibu itu menghubungi suaminya bahwa dia berada di ruang kontrol CCTV Gedung.


" Pak Komandan, tolong buka CCTV berada di Kios pakaian anak-anak terlebih dahulu, dan jika ketemu anak ini, telusuri kemana perginya", perintah Ranti.


" Nona Muda, sepertinya anak itu diambil seorang wanita dan seorang pria, ucap Komandan Security itu.


" Bagus, terus lihat arahnya hingga ke parkiran", perintah Ranti.


" Tuan, mereka adalah sindikat penculikan anak, saat anak tersebut sudah menuju ke penampungan, yang terletak di sebuah perkampungan, mereka berkedok panti asuhan, dan sudah berjalan cukup lama, Target tempat mereka mengambil anak- anak itu biasanya di rumah sakit, pasar, sekolah, mall dan anak jalanan", lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Kirim Koordinat rumah itu, dan hitung ada berapa anak disana ? perintah Ranti.


" Lebih dari 20 orang, ada yang masih berumur berumur 2 bulan, diambil dari RS bersalin, bayi itu belum laku mereka jual, kalau yang sudah besar biasanya mereka bunuh dan ambil organnya, kalau anak perempuan biasanya mereka perkosa terlebih dahulu.


" Anggota mereka ada sekitar 20 orang yang bertindak sebagai penculik, sedangkan pengasuh ada 10 orang, anak-anak yang sudah Mengerti di tampung di ruang bawah tanah", lapor Aplikasi Mata Dewa.


Sementara di dalam ruang kontrol CCTV, telah kedatangan suami dari ibu itu.


" Maaf Pak anak bapak dan ibu dapat di pastikan di culik, dan ini rekaman CCTV nya, silahkan bapak dan ibu untuk melaporkan nya ke polisi, kami akan membantu", ucap Komandan Security itu.


" Terimakasih pak Security, ucap suami ibu itu.


" Sama-sama Pak", jawab Security itu.


" Nona terimakasih sudah membantu kami meminta pengelola untuk membuka CCTV Mall ini", ucap suami istri itu.


" Silahkan ke kantor Polisi, bawa rekaman itu, nanti di temani pak Komandan Security", ucap Ranti.


" Pak Komandan, tolong temani mereka", perintah Ranti.


" Baik Nona Muda", ucap Komandan Security.


" Rose maaf, minta tolong Tim, untuk ke Koordinat ini, bantu saya mengambil dan membawa seluruh anak-anak yang di culik", ucap Ranti.


* Tuan, sebaiknya anda segera membuat Aplikasi tambahan untuk kamera CCTV, yaitu Aplikasi pengenalan Wajah, agar setiap pengunjung yang datang bisa terdeteksi, siapa mereka, bahkan jika ada yang pernah masuk penjara pun bisa terdeteksi, Aplikasi mata Dewa akan menggabungkan dengan data Kependudukan dan data Kepolisian, dan bisa dihubungkan ke markas di rumah Belanda", ucap Rose.


" Apa nanti tidak melanggar privasi orang lain, tanya Ranti.


" Bisa dikatakan demikian, akan tetapi tujuannya untuk meminimalisir potensi kejahatan, dan tak selamanya Tuan mampu menyelesaikan semua masalah sendirian, Rose akan berikan Tim gerak cepat, mereka akan membantu Tuan dan pihak kepolisian", ucap Rose.


" Baiklah, akan tetapi Aplikasi ini hanya bisa di lihat oleh Tim yang berada di markas", ucap Ranti.


* Benar Tuan, kita juga hanya hanya bertindak sebatas gangguan di property milik anda, dan orang-orang terdekat dengan anda, agar mereka terganggu, dan Tuan hanya berfokus pada tugas untuk membangun Panti Asuhan di seluruh Indonesia, Tuan hanya akan mengeksekusi untuk bagian-bagian yang besar, atau sifatnya terorganisasi", ucap Rose.


" Terimakasih Rose, segera saya buat, paling hanya 3 jam sudah selesai", ucap Ranti.


* Ada berita baik untuk Tuan, yaitu kini seluruh satelit sistem sudah di upgrade, dan pembangunan Big data center, sudah selesai di upgrade, apakah tuan ingin mengintegrasikan langsung dengan seluruh perusahaan anda? tanya Rose.


" Apakah saya bisa mengaksesnya lewat laptop, tablet dan Handphone, atau bagiamana? Ranti balik bertanya.


* Bisa, hanya saja handphone tidak maksimal, tapi akan berfungsi sebagai notifikasi, untuk tablet 100% berfungsi dengan baik, Tuan bisa mengecek laporan dan perkembangan perusahaan, serta progres pembangunan, dan yang paling penting adalah laporan keuangan akan lebih maksimal, jika ada kesalahan, maka akan di berikan tanda di mana saja yang harus di koreksi, atau jika ada karyawan yang curang atau memanipulasi data, maka dengan cepat bisa di ketahui, hingga tingkat kerugian tuan lebih sedikit", ucap Rose.


" Nah itu yang aku butuhkan, saya ingin tidak ada orang tamak di perusahaanku", ucap Ranti.


" Kakak, kami mau makan Pizza, apa kakak mau ikut? ucap Salma di telpon.


" Ya, kakak akan kesana, ucap Ranti dan beranjak menuju ke Gerai Pizza Hut.


Tim Rose bergerak cepat menuju ke Lokasi penampungan anak hasil penculikan.


Ranti yang sudah berkumpul dengan saudara-saudaranya, terlihat tidak tenang, laporan dari Aplikasi Mata Dewa membuat membuatnya suram, ada seorang anak yang pernah bertemu dengannya di taman, sudah seminggu dia di culik, ya anak gadis itu bernama Alicia Mikaila, waktu Bertemu dengan Ranti, Alicia masih berumur 5 tahun, sekarang mungkin usianya 7 atau 8 tahun.


* Tenang saja Tuan, anak gadis tidak apa-apa, hanya sedikit murung saja, silahkan Tuan eksekusi mereka dengan cara apapun, kelompok ini lebih sadis dari yang lain, karena menculik, menjual, memperkosa hingga membunuh anak-anak. Di sana ada 4 gadis yang sudah 2 tahun di jadikan pemuas nafsu para Penjahat itu.


" Bos mereka adalah 1 keluarga, dan semuanya aktif dalam kejahatan itu, bahkan 2 anak gadis mereka suka merayu beberapa teman sekolahnya, dan di bawa ke tempat itu lalu di eksekusi untuk di ambil organnya.


* Hukum mereka dengan tindakan yang lebih tidak bermoral, baru tuan tangkap, dan masukkan ke kantong Ruang 4 musim, sedangkan para penculik, silahkan di patahkan kaki dan tangannya, baru kemudian serahkan ke Polisi.


* Harta dari keluarga Penjahat itu bisa tuan Berikan saja pada 4 gadis yang saat ini menjadi korban pelecehan seksual, umur mereka sekarang ini baru 15 dan 16 tahun, mereka pengamen jalanan yang memang sudah di buang oleh orangtua mereka.


* Bantulah mereka, agar ada masa depan untuk mereka, kumpulkan keempat gadis itu, dan biarkan mereka di urus oleh Hanum, Kurnia Saphira dan Sundari, sedangkan bayi yang berumur 2 bulan, berikan saja ke Hanum dan Arzen, mereka belum punya anak, mereka pasti bahagia", ucap Rose.


" Kemana ibu bayi itu ? tanya Ranti.


" Ibu bayi itu sudah meninggal saat melahirkan, sedangkan ayah dari bayi itu, adalah majikan dari wanita yang melahirkan bayi itu.