SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN

SISTEM KEKAYAAN : PERJALANAN SI MISKIN
Monicha ketemu Orangtua


Tepat jam 8 malam Ranti dsn kedua adiknya tiba rumah, mereka di sambut keempat kakaknya.


" Armando, kamu tidak apa-apa sayang, sini kakak lihat badan kamu", ucap Rindu yang kuatir dengan Armando.


" Gak apa-apa kak, untung saja kak Ranti dan adik Salma datang tepat waktu, tapi semua sudah beres", ucap Armando.


" Kejam sekali orang itu, adik kandung sendiri mau di aniaya", ucap Rindu.


" Ia kak, Armando hanya turun di pinggir jalan lalu pak Jumono langsung pulang dengan motornya, pas tiba di halaman rumah, Sinyo dan pelayannya sudah di pukuli mereka teman - teman kakaknya Sinyo, nah saat kakaknya Sinyo mau menendang kepala Sinyo, aku hadang dengan punggung ku, saat aku jatuh dan hendak berdiri, Langsung di keroyok mereka hingga aku tidak dapat cela, mau pakai Tai Chi, takut mereka mati, jadi aku bertahan saja", ucap Armando.


" Lain kali hati-hati ya sayang, kalau kakak tau tempatnya, pasti kakak sudah nyusul, ucap Rindu yang masih memeluk Armando.


" Dek jangan bilang kamu ampuni mereka yang sudah memukul Armando", ucap Rindu agak emosional.


" Sudah ku rontok kan gigi depan mereka dan Salma sudah mematahkan tangan mereka, kecuali Kakaknya Sinyo, tapi aku punya cara sendiri menghukum Kakaknya Sinyo, mulai besok dia tidak akan ada di dunia ini, tidak ada yang boleh menyakiti orang kesayanganku, penjara terlalu enak, mati juga terlalu enak buat mereka, akan ku buat dia menderita seumur hidup lihat saja", ucap Ranti.


" Benar itu dek", ucap Rindu.


" Tenang saja, semua sudah ku urus, tunggu saja berita orang hilang", ucap Ranti.


" Ya sudah, pokonya anak nakal itu harus di hukum, terserah kamu mau hukum bagaimana ", ucap Mercy menimpali dengan wajah sendu melihat adik kesayangan mereka.


" Ya sudah ayo kita makan malam dan istirahat", ucap Dewi.


" Nanti selesai makan, mandi ya sayang, terus istirahat nanti kakak temani kamu", ucap Rindu.


" Ia kak", jawab Armando bahagia.


Tepat jam 12 malam, Ranti terbang ke rumah keluarganya Sinyo, dan tanpa banyak bicara Ranti masuk kamar Reno dan melihatnya sedang asyik tidur, Ranti langsung memasukkannya ke kantong Ruang 4 musim.


Dalam kantong itu hanya ada gubuk dan baju musim dingin serta makanan seadanya, seluruh pakaian Reno juga di masukkan ke dalam kantong Ruang 4 musim.


Reno masih pulas tertidur, karena tidak tanggung - tanggung, Ranti memasukkan Reno beserta ranjang dan kasurnya.


Selesai urusan di rumah keluarga Sinyo, Ranti mendapat notifikasi dari Aplikasi Mata Dewa, bahwa orang suruhan Ferdiansyah Setiawan sudah berada di sekolah Bintang Timur, mereka sudah melumpuhkan Security.


Dengan gerakan cepat Ranti terbang menuju sekolah Bintang Timur, dan begitu tiba di sana, Ranti melihat ada sekitar 6 orang yang sudah masuk ke kantor Kepala Sekolah dan ruang guru, sedangkan 2 orang menunggu di mobil.


" Drone kempeskan ban mobil mereka, bocorkan tangki bensinnya", perintah Ranti.


Ranti memasuki ruang guru dan Kepala Sekolah, dia duduk manis di salah satu meja guru sambil melihat para penyusup itu mulai membongkar lemari penyimpanan berkas.


Para penyusup yang kesal karena tidak menemukan apa-apa, mereka lantas mulai merusak kantor kepala sekolah dan ruang guru.


Karena sudah bosan, Ranti mengontrol para penyusup itu, agar kembali ke mobil, setelah mereka tiba di mobil, dan pergi meninggalkan Sekolah Bintang Timur, namun tiba-tiba mobil terhenti, Saat mereka keluar dari mobil, mereka melihat keempat roda sudah kempes, tangki bensin menetes.


Mereka menelpon kawannya agar datang menjemput mereka, Ranti memerintahkan Drone untuk menghadang mobil kawan mereka, dan melakukan hal yang sama.


Ranti menotok mereka semua dan merobek-robek baju mereka hingga telanjang bulat, dan menyuruh mereka pulang jalan kaki, Ranti terbang kearah mobil kawan penyusup itu dan melakukan hal yang sama, Ranti juga menghapus perintah Ferdiansyah.


Selesai mengurus para penyusup di jalanan, kemudian Ranti menuju ke markas para penyusup, ternyata mereka adalah orang-orang yang biasa menerima misi dari para orang Kaya, bagaimana tidak Markas mereka sangat mewah.


" Aplikasi Mata Dewa, kuras semua harta organisasi ini, jangan biarkan ada yang tersisa", perintah Ranti.


Ranti kemudian memasuki markas itu, ternyata di dalam markas itu, di jadikan pusat judi online, terlihat begitu banyak operator yang masih bekerja.


" Aplikasi Mata Dewa, retas semua CCTV dan kirim semua bukti perjudian di tempat ini ke Kapolda dan Kapolri, untuk uangnya ambil Juga, lumayan buat beli lahan atau bagi-bagi ke orang miskin.


Ranti menelusuri lantai atas, disitu terdapat beberapa kamar yang di jadikan Gudang minuman ilegal, Ranti lalu memasukkan ke dalam Cincin Ruang Penyimpanan tingkat Besi, sengaja dia menggunakan cincin tingkat besi agar tidak bercampur dengan barang - barang di cincin semesta.


Pindah keruang sebelahnya, ternyata itu ruangan penyimpanan anggur, nah kalau anggur dia memasukkan ke Cincin Semesta, apalagi itu minuman anggur mahal, lumayan buat di berikan kepada Rendi maupun Yoga agar bisa dipakai untuk menerima tamu.


Ruang Terakhir dan paling besar adalah tempat menghitung penyimpanan uang, sebelum di bawa ke Bank, pantas saja, saat tiba di lantai 2, terdapat 3 orang penjaga.


" Drone kempeskan seluruh roda mobil yang ada di rumah ini.


Dengan gerakan cepat Ranti mengambil seluruh uang cash yang ada, bahkan sudah tertata rapi, saat di lihat catatannya, ternyata berjumlah 15 Milyar.


Ranti keluar dari ruangan itu dan saat hendak menuju ke lantai 3, Ranti mendengar suara tangisan, setelah Ranti memindainya ternyata ada seorang gadis yang sementara di perkosa oleh 3 orang, Ranti langsung menotok gadis itu hingga pingsan, kemudian Ranti melempar belati dan memotong junior ke tiga orang itu hingga mereka pingsan.


Ranti memasukkan gadis itu ke dalam kantong Ruang yang biasa, namun sebelum memasukkan Gadis itu kantong Ruang, Ranti sudah memindainya, ternyata gadis itu berasal dari Jakarta, dia di culik untuk dijadikan sebagai pemuas nafsu para Penjahat itu.


Dalam kantong itu, Ranti menyediakan banyak makanan dan rumah yang Bagus serta pakaian, Ranti berencana akan mengembalikannya ke Jakarta, air yang di berikan Ranti juga mengandung cairan yang akan berguna bagi gadis itu biar tidak hamil karena di perkosa.


Tiba di lantai 3, Ranti begitu tercengang dengan interior yang Mewah, dan di kasur terlihat seorang pria yang sedang asik dengan 2 Wanita penghibur, dengan langkah pasti, Ranti menambahkan obat perangsang dan obat penambah stamina bagi mereka bertiga.


Ranti memindai seluruh ruangan, dan dia menemukan dokumen - dokumen penting, ternyata laki-laki itu adalah pemimpin organisasi itu, dan juga seorang pengusaha perhiasan terkenal di Indonesia.


Seluruh dokumen itu di masukkan ke cincin tingkat besi, selanjutnya puluhan emas batangan di masukkan ke dalam Cincin Semesta, sementara pria itu lagi asik.


Diruangan itu terdapat 3 laci Berisi banyak jam tangan Mewah, bahkan ada yang terbuat menggunakan Berlian.


Malam ini Ranti menjadi perampok beneran, uang dalam bentuk dollar juga diambilnya, pokonya laki-laki itu pasti miskin dalam semalam, atau minimal kehilangan uang miliaran.


Terakhir, Ranti mengambil seluruh koleksi Berlian milik pria itu, lumayan buat di berikan kepada seluruh sahabatnya setelah nanti di buat ulang oleh Arthur Johansen.


Selesai merampok, Ranti terbang dan kembali kerumahnya. setelah tiba di kamarnya, Ranti mengunci kamarnya dan masuk ke ruang dimensi, dia membongkar seluruh rampasannya dan menghitung, ternyata mas batangan berjumlah 150 batang dengan berat 1kg perbatang, uang tunai 30 milyar, sedangkan dollar Amerika ada 1 juta, batu berlian ada 60 butir, jam tangan ada 36 buah, ternyata barang- barang ini adalah hadiah dari kliennya, terakhir dia menghitung jumlah anggurnya ternyata ada 200 botol yang harganya di 30 juta perbotol.


" Tuan seluruh uang organisasi itu sudah di kuras, total 300 milyar, lapor Aplikasi Mata Dewa.


" Terimakasih, lalu bagaimana dengan uang pribadinya? tanya Ranti.


" Uang pribadinya tersimpan di 10 rekening, totalnya 200 milyar dan sudah di kuras, tapi 50 milyar sudah di berikan kepada anak tertuanya yang hidup miskin di Kalimantan, bersama mantan istrinya", jawab Aplikasi Mata Dewa.


" Baguslah, biar Rose yang meneruskan uang itu ke anaknya, lalu seluruh bukti- bukti kejahatannya bagiamana ? tanya Ranti.


" Baiklah terimakasih", jawab Ranti.


Akhirnya, para penyusup itu tiba di markas dengan telanjang bulat, dan langsung heboh.


Ranti melihat gadis yang di perkosa itu ternyata masih berumur 19 tahun, dia sudah 2 bulan di culik dari kontrakannya, dia hidup hanya bertiga dengan ibunya dan adiknya yang bekerja sebagai ojek online, gadis itu kerja di restoran, dan yang membantu penculikan itu adalah tetangganya.


Saat ini Ibunya gadis itu sudah pasrah kehilangan anak gadis nya, namun tetap bekerja.


" Rose Tolong belikan Rumah di Depok dekat dengan Winda, persiapkan seluruhnya, belikan 2 unit motor Nmax dan belikan 2 unit handphone, nanti minta Tim Rose agar mengantar gadis dan ibu dan ke rumah baru mereka, saya akan keluarkan gadis hari Minggu saat nanti aku pulang dari Lampung dan mampir ke Jakarta, uang cash ini tolong buatkan 2 ATM, masing-masing 20 milyar, apa bisa Rose ? tanya Ranti.


* Bisa Tuan, lalu yang 20 Milyar Bagiamana? Rose bertanya balik.


" Pakailah buat beli rumah untuk mereka, dan juga belikan mobil, serta Ruko dan isikan dengan barang-barang sembako, agar mereka bisa berdagang dan berikan SIM seperti biasa dan transfer skil bisnis dan Mengemudi.


" Kebetulan Tuan, ada 1 unit Rumah yang cukup bagus, di kompleks perumahan yang besar di daerah sawangan Depok dan di depan kompleks itu ada 3 Ruko gandeng belum terjual, harga ke tiga ruko itu 5 Milyar dan untuk rumah 1,5 milyar", jawab Rose.


" Baiklah belikan saja yang itu, jadi 2 Nmax dan 2 Toyota Raize, untuk uang sisanya berikan saja kepada mereka sebagai tambahan Modal, ucap Ranti.


* Baik Tuan", berarti 60 Milyar cash dari rumah Bandar Rose berikan kepada mereka", ujar Rose.


" Ya, buat mereka lebih sejahtera, anggaplah itu kompensasi dari organisasi yang menculiknya", ucap Ranti.


* baik Tuan", singkat Rose.


Akhirnya hari sudah berganti Pagi, Ranti mengintip Reno yang sudah bangun, dan terlihat dia kebingungan berada di tengah hutan dan berteriak-teriak memanggil ayahnya, kemudian Ranti menemuinya dan menyapanya.


" Selamat datang di tempat ku, apa kamu menyukainya," sapa Ranti.


" Hei gadis gila, keluarkan aku dari sini, sebelum aku melaporkan kamu ", teriak Reno.


" Teriak Saja, sampai setahun pun kami berteriak tanpa henti, tidak akan ada orang yang datang membantumu, orang jahat seperti kamu, tak perlu di kasihani, apa kesalahan Sinyo kepada kalian, hingga Kalian membuangnya? tanya Ranti.


" Karena dia tidak berguna dan hanya menghabiskan uang saja jika dia rumah, sudah bagus dia tidak di buang dari saat bayi", ucap Reno.


" Oh begitu, kamu tunggu saja disini, 15 tahun lagi, saya bebaskan kamu, agar kamu bisa melihat dia sukses tanpa bantuan orangtua kamu", Ucap Ranti.


" Hahahaha, sukses katamu, manusia seperti dia bisa sukses, jangan mimpi kamu gadis gila", teriak Reno.


" Baiklah kita buktikan, dan jika kamu mau hidup disini bacalah panduan yang ada, saya nanti datang lagi 15 tahun depan untuk membebaskan kamu, bersiaplah sebentar lagi musim salju, jadi kamu harus mencari bekal makanan, sudah ku buatkan kolam ikan, kandang kambing, ayam dan babi serta kelinci, seminggu lagi akan panen padi, semua bumbu sudah lengkap, harusnya kubiarkan kamu mati kelaparan tapi lebih baik kamu hidup dan melihat bagaimana Sinyo di masa depan.


Tiap tahun akan ada orang yang membawa persediaan bumbu masakan, dan minyak goreng, gula dan kopi seta teh, dan peralatan Mandi.


Disini hanya ada tenaga Surya, tenang saja semua komplit kamu bisa nonton TV, tapi tidak Internet untuk kamu pakai, saya sudah menyetel YouTube, dan streaming video lainnya, kamu hanya bisa memilih video film gratis dan nonton YouTube gratis, aplikasi nonton film akan bisa kamu gunakan, seperti Netflix, pokoknya aplikasi film dan musik yang ada di smart TV, bebas kamu Pakai, nanti setiap 1 tahun sekali TV nya akan diganti dan update seluruh aplikasi, jadi bersenang-senanglah, dan jangan lupa, mencari dan mengumpulkan makanan 2 Minggu musim salju selama 3 bulan, tapi tenang saja, listrik tetap hidup, dan gubuk kamu tetap hangat, tapi selama 3 bulan kamu kamu tidak akan bisa mencari makanan", jadi bekerja lah", ucap Ranti.


" Hahaha, memangnya kamu siapa memerintahkan saya bekerja", jawab Reno.


" Ya sudah, kalau mau hidup bekerjalah kalau mau mati ya jangan bekerja, percayalah tidak ada yang mampu mengeluarkan kamu dari sini, selamat bersenang-senang dan selamat tinggal, tunggu 15 tahun batu bisa lihat dunia luar", ucap Ranti dan menghilang.


Reno terkejut dan melihat 1 lembar kertas yang tinggalkan, kertas itu berisi tatacara bertahan hidup.


" Memangnya dia siapa, seenaknya mau memerintah saya", batin Reno.


Reno mengambil handphone dan menghidupkan nya, ternyata tidak ada Singal, dia tidak tahu handphonenya sengaja di tinggalkan Ranti, bahkan charger pun di kasih agar dia bisa dengar musik, itu saja fungsinya, Serta foto dia bersama keluarga nya dan teman- teman nya juga Pacarnya.


Ranti kini sudah berada di meja makan dan sedang sarapan bersama, lebam Armando sudah hilang jadi dia tetap ke sekolah.


Sementara di kediaman Radjiman Pradipta, sedang sibuk menata makanan untuk sarapan, pagi- pagi subuh mamanya Monicha sudah bangun dan memasak masakan kesukaan putrinya dengan penuh semangat.


Ranti mengantar kedua adiknya ke Sekolah, dan ketika sampai di kelasnya Armando, mereka melihat Sinyo yang terlihat tidak seperti habis kena musibah, dia tetap tersenyum bertemu dengan Armando.


Hari ini Ranti berencana mau ke perusahaan Body Clean, dia mau melihat perkembangan perusahaannya itu.


Saat ini di Jakarta, Adriansyah Setiawan dan Monicha Herdiani sudah berada di kompleks perumahan orangtua Monicha Herdiani.


Hanya 10 menit dari gerbang, mobil Rolls-Royce Cullinan Klassen milik Adriansyah masuk ke pekarangan rumah orangtua mereka, di teras terlihat Radjiman beserta istrinya dan juga Bastian beserta istrinya dan ketiga anak mereka yang masih SMP dan SD, hati ijin tidak masuk Sekolah.


Adriansyah dan Monicha turun dari mobil dan berlari kearah otangtua mereka.


" Ayah, bunda Icha dan suami pulang, maafkan jika batu bisa datang", ucap Monicha sambil berlutut bersama Adriansyah.


" Maafkanlah Adrian ayah, Bunda, maafkan Adrian yang hampir menghancurkan keluarga kita', ucap Adrian.


" Bangunlah, bukan kamu yang salah Nak, tapi kakakmu, ayah sudah tidak memikirkan masalah itu, intinya kalian sudah kembali dan cucuku sudah besar dan sukses, lihatlah bunda Kalian sekarang makin cantik berkat obat dari cucuku, bahkan keriput tidak lagi", ucap Radjiman.


" Icha sayang bunda sangat Kangen, seandainya tidak obat mujarab dari cucuku, mungkin bunda dan ayah sudah di surga, tapi ternyata Tuhan menggerakkan cucuku agar membantu kami kakek dan neneknya agar di berikan kesempatan melihat kalian berdua", ucap Ibunya Monicha sambil memeluk anak dan menantunya.


" Syukurlah bunda kita masih bisa bertemu, ucap Monicha.


" Dek, Kenapa kamu kurus begini", ujar Monicha ke Bastian.


" Tidak apa-apa, yang penting masih sehat dan bisa berjumpa dengan kakak dan kakak ipar berbaik di Dunia", ucap Bastian sambil meneteskan air mata bahagia.


" Dek jangan sedih lagi, Abang dan kakak mu, tidak akan pergi lagi, keluarga kita sudah utuh Kembali", ucap Adriansyah, yang juga sangat menghormati Bastian sebagai adik ipar yang sangat baik bahkan tidak pernah membantah jika Adrian meminta tolong, itu karena didikan yang baik dan penuh kasih sayang dari Radjiman dan istrinya.


' Hai adik ipar, terimakasih sudah Membantu merawat kedua orangtuaku dan adikku yang manja ini', ucap Monicha ke istri Bastian.


" Sama-sama kak, saya sangat menyayangi ayah dan Bunda, apalagi 5 tahun lalu bundaku meninggal jadi aku menganggap ayah dan bunda mas Bastian adalah Orangtua ku sendiri, lagian merawatnya orangtua adalah rejeki buat kita, lihatlah saya, sangat ingin merawat kedua orangtua kandung ku, tapi mereka sudah di surga, jadi saat ada kesempatan merawat mertua, aku lakukan dengan ikhlas, hasilnya aku makin disayang oleh mas Bastian dan juga mertua, itu namanya rejeki buat saya', ucap istrinya Bastian dengan kalem.


" Hebat kamu dek, kakak bahagia mendengarnya, jangan pernah berpikir kamu sendirian, kami semua adalah keluarga kamu", ucap Monicha ke adik iparnya.


" Ia kak, ke-tiga anakku selalu bertanya dimana kakak, apalagi yang tertua, dia hanya melihat foto saat kakak menggendongnya saat dia berusia 3 bulan dan ulangtahun ke satu, ini dia sudah jadi laki-laki remaja dari keluarga Pradipta", ucap Istrinya Bastian.


" Halo Keponakan, ternyata kamu sudah sangat besar dan ganteng, sini sama bibi dan paman, jangan malu-malu nanti ganteng nya hilang", sapa Monicha.