
Ternyata... benar kata Rose, barang -barang ini memiliki harga yang tak ternilai.
" Rose, jika saya menjual barang -barang ini apakah akan ketahuan?
* Tuan apakah anda berniat mengambil nya sekarang atau nanti, dan jika tuan mau ambil sekarang tanpa merusak lantai bisa Tuan*
" Bagaimana caranya Rose?
* Tuan bisa di toko sistem, disitu saat ini ada 1 barang, sarung tangan transparan penembus, dengan memakai sarung tangan itu tuan hanya perlu meraba tembok atau pembatas ruangan apapun.
" Berapa harganya, Rose ?
* 10.000 poin pengabdian
" kenapa mahal sekali
* Karena tingkat kegunaannya yang hebat, untuk memakainya cukup lewat pikiran tuan saja.
" oke Rose, beli dan pakaikan dan langsung sinkronisasi dipikiranku
* Baik tuan tunggu 60 detik
* Sudah selesai Tuan, Rose akan membantu Tuan, sekarang letakkan tangan Anda di lantai dan katakan masuk, begitu juga nanti tuan keluar hanya katakan keluar, maka tuan akan keluar di tempat anda masuk.
Ranti meletakkan telapak tangannya dan tiba-tiba lantai itu berubah dan Ranti kini berada di dalam ruang bawah tanah dalam keadaan tengkurap.
Ranti segera berdiri dan berjalan menuju ke Ratusan kotak berukuran besar, Ranti heran kenapa Ruang ini mirip ruang dimensi.
" Rose ini ruang apa namanya
* Maaf tuan ruang ini di buat oleh ahli ruang dan waktu, jika tuan sudah berada di Level berlian maks tuan sudah bisa menguasai teknik ini.
* Tuan harap segera memindahkan semua barang ini ke cincin semesta karena waktu hanya 3 jam. agar cepat tuan hanya perlu menempelkan cincin semesta ke setiap kotak dan bilang pindah, segera tuan !
"Baik Rose
Dengan segera Ranti menempelkan cincin semesta semesta dan "Pindah", dalam sekejap kotak itu pindah, Ranti terus bergerak, 1 jam berlalu sudah 200 kotak yang berpindah
* Tuan lebih cepat, tandai 20 kotak dan baru perintahkan pindah biar cepat.
" kenapa tidak bilang dari tadi
Ranti mengikuti perintah Rose dan ternyata lebih cepat
2 jam berlalu sudah 500 kotak yang berpindah dan setelah 3 jam kurang 10 menit,
* Rose memberi peringatan 2 kotak lagi tuan dan cepat keluar dari ruangan ini.
Ranti segera bergegas ternyata 2 kotak berukuran 7 x7 meter , 2x kata pindah terdengar, akhirnya selesai, dan baru saja dia mau keluar dari ruangan itu
Dia melihat sebuah kotak kecil dan tanpa pikir panjang dia langsung mengambilnya dan memasukkan ke cincin semesta dan keluar dari ruangan, itu kembali lantai rumah tempat awal dia berada.
Setelah itu dia kembali memindai ruang bawah tanah, dan terlihat bahwa ruang itu hanya berukuran 5 x5 meter. Dan untuk ke akses ke ruang bawah tanah harus dari kamar tidur utama.
" Rose jangan bilang barang-barang ini milik dari orang yang di berikan sistem di masa lalu. tanya Ranti minta penjelasan
* Benar, Tuan dan saat ini orangnya sudah meninggal 100 tahun yang lalu.
" Apakah dia di bunuh orang atau karena waktu hidup sudah sampai.
* Untuk saat ini pertanyaan sebab kematiannya belum bisa Rose jawab.
* Intinya di Indonesia Tuan adalah orang kedua yang mendapatkan Sistem kekayaan dan orang pertama di dunia yang mendapatkan Sistem Kekayaan Dan Pengabdian"
" Terimakasih Rose, Dan bagaimana dengan barang yang ada di rumah Tania saat ini.
* sudah tidak ada lagi, Rose sudah menghitung semua kotak yang ada dan ada 3 ukuran kotak itu, yang paling kecil ada 100 kotak, sedang ada 700 kotak , 2 kotak yang paling besar. terakhir 1 kotak itu terbuat dari Emas jadi itu tidak di hitung.
* Tugas tuan adalah memberikan 100 kotak kecil itu kepada Tania dan neneknya. Dan ingat Tuan tidak berhak melihat isinya, sebelum Tania dan neneknya melihat. Apakah anda menerima nya
Baik Rose, tenang saja walau isi kotak itu lebih sekalipun aku tidak akan merebutnya, jika itu memang haknya.
* Rose bangga dengan kepribadian Tuan.
* untuk menghindari kecurigaan Tania dan neneknya, pindahkan 100 kotak itu di ruang bawah tanah yang asli dan aksesnya tuan sudah tau.
" Kebetulan hari Rabu tanggal Merah, jadi pagi aku kesini dan pindahkan kotak kecil itu dan memanggil Tania agar melihatnya.
Jam sudah menunjukkan jam 8 malam, Rose langsung bergegas pulang, sampai dirumah keempat kakaknya baru mau masuk kamar.
Darel menyapa Ranti, sudah makan malam dek
Ranti yang tidak mau mereka kuatir langsung menjawab sudah.
Baiklah kalau kamu sudah makan kami mau kerjakan tugas dulu, kalau ada apa-apa kasih tau kakak ya, kata Mercy perhatian
Siap kakak cantik, aku ke kamar dulu mau mandi. kata Ranti
Padahal Ranti belum makan, namun untungnya di Ruang Dimensi dia bisa makan ikan dan udang.
Sampai kamar Ranti langsung mengunci
pintu, ganti pakaian walau belum mandi dan langsung masuk ke Ruang Dimensi.
" Ranti membuka toko dan melihat makanan yang ada, ternyata di toko sistem menjual segala jenis daging. Ranti melihat harga daging sapi 10 kg harga 1 Poin, capek mau masak mending beli yang sudah jadi saja. Ranti membeli 1 paket makanan harga 1 Poin juga.
Selesai makan Ranti, masuk ke Cincin Semesta dan melihat tumpukan Kotak yang barusan dia ambil.
Dia membuka salah satu kotak dan ternyata isinya luar biasa, tersusun rapi Emas batangan setelah di hitung 1 kotak itu berisi 100 batangan emas, dengan berat 2 kg, berarti sama dengan yang dia temukan di pinggir pantai.
Jika 700 kotak ini isinya sama dan berat per batangnya sama berat jadi kira-kira ada berapa Kilo semua nya.
Selanjutnya Ranti membuka salah satu kotak besar, isinya emas juga namun berbeda ukuran dan berat, berat 5 kg per batang dan ada 250 batang. Kotak yang 1 dia buka tapi ini isinya berbeda terdapat berbagai batu Permata, zamrud, safir dan Rubby dan berlian.
Ranti membuka kota paling kecil dan membukanya, terlihat ada 3 barang dan 2 lembar kertas bertuliskan
..." BARANGSIAPA YANG MENEMUKAN PENINGGALAN SAYA INI TOLONG 100 KOTAK KECIL BERIKAN KEPADA NAMA YANG TERTULIS INI"...
Nama kakek Tania yang ada di sertifikat.
Lembar ke 2
..." SIAPAPUN KAMU YANG SUDAH MENEMUKAN PENINGGALAN SAYA INI TOLONG BERIKAN 10 % DARI JUMLAH EMAS DAN 10 % DARI BATU PERMATA INI DAN JUGA BERIKAN 3 BARANG INI KEPADA CICIT TUNGGAL SAYA DAN NAMANYA SAMA DENGAN NAMA SAYA "...
" Rose apakah 100 kotak ini bisa sistem kirim ke ruang bawah tanah di rumah yang saya beli ?
* Bisa Tuan, serahkan ke Rose*
Dan untuk menghilangkan capek, Ranti membuka baju dan berendam di sungai surgawi, sambil mengaktifkan elemen api, air menjadi hangat, setelah itu masih dengan elemen api dia mengeringkan tubuhnya dan keluar dari Ruang Dimensi.
Ranti langsung terlelap, dan sangking pulasnya dia hampir terlambat bangun untuk latihan.
Dia turun ke lantai bawah, lanjut ke taman samping dia melihat keempat kakaknya sudah mulai melakukan gerakan, setiap hari mereka berempat semakin mahir.
Jika mereka masuk tahap 7 maka Ranti harus memberikan mereka pil Penambah kekuatan, agar pada tahap berikutnya mereka bisa bertahan.
Selesai latihan mereka langsung menuju ke kamar masing-masing dan membersihkan diri serta bersiap untuk kesekolah, di meja makan mereka semua fokus pada sarapannya.
Mang Dul mengantar mereka ke sekolah, Ranti mencari Tiara, ada hal penting yang ingin dia sampaikan.
Setelah ketemu, ternyata Tiara terlihat sedih, Ranti mendekat dan bertanya
Tiara ada apa, kenapa kamu kelihatan sedih, tanya Ranti
Saya gak tau ngomong nya gmn, ini soal mama yang di tipu temannya, kasihan mama, kalau papaku sampai tahu papa bisa marah besar sama mamaku. kata Tiara
Emang mama kamu di tipu apa sama kawannya, teman mama tawarin berlian warna hijau, dan ternyata berlian itu termasuk langka, karena uang mama tidak cukup maka mama minta uang sama papa 10 milyar untuk nambah uang mama.
Harga yang di tawarkan 15 Milyar, dan 3 orang teman mama juga beli dari orang itu ya teman sekolah mama juga. Jadi mana percaya di tambah lagi ayahku hobi mengkoleksi berlian walau ukuran kecil tapi ayahku punya beberapa koleksi.
ketika ayah melihat foto di handphone mama yang terlihat sangat indah jadi ayahku memberi mama uang.
Tapi berlian yang mama dapat ternyata tiruan, ketika di hubungi orangnya dan tadi malam aku sama ke rumahnya, ternyata dia hanya sewa bulanan di rumah itu.
ayahmu sudah menanyakan dimana berlian itu?
Sudah 3 kali, terakhir tadi pagi, mereka masih ribut aku berangkat sekolah. kata Tiara
Tolong minta nomor telpon dan foto orang itu, nanti pulang sekolah aku ke rumah kamu. kata Ranti
" Rose apa kamu bisa melacak dimana orang ini?
* Sebentar Tuan saya coba cari, jawab Rose.
" oke saya tunggu "
Beberapa jam kemudian jam istirahat tiba, mereka berdua ke kantin, walau begitu nampak Tiara masih sedih.
Sudah makan dulu, kamu tenang saja, pasti ku bantu kamu, ucap Ranti menenangkan Tiara
Tak lama berselang Robin menelpon video, Tiara mengangkatnya, Robin juga menenangkan Tiara, tapi tetap masih saja dia bersedih.
Robin berkata dia punya berlian warna hijau tapi sangat kecil dan harganya hanya 5 milyar, jika itu di tunjukkan ke ayahnya Tiara, maka ceritanya akan lebih parah.
Ranti yang sudah tak sanggup melihat Tiara, akhirnya dia berkata, " aku punya barang seperti itu bahkan lebih besar 3x lipat, nanti sore aku antar kerumah kamu, atau kamu ikut aku pas pulang sekolah, bilang kak Robin jemput.
Beneran kamu punya berlian seperti itu, tanya Tiara agak ragu
Sejak kapan aku berbohong sama kamu, jawab Ranti agak kesal.
Maaf... maaf, takut aku dengar suaramu itu, Tiara menundukkan kepalanya
Maafkan aku juga, lain kali kamu jangan pernah ragu sama aku, kamu tau sendiri, kalau aku gak bisa bantu, pasti aku ngomong tidak bisa. kamu sahabatku, kita harus saling percaya dan saling menopang oke... kata Ranti menjelaskan
Maafkan aku, kamu jangan marah lagi sama aku, kata Tiara sambil menahan air mata, merasa bersalah tidak percaya omongan Ranti.
Sudah tenang aja, kayak baru kemarin dirimu kenal aku. jawab Ranti menghibur Tiara.
Akhirnya jam pulang pun tiba, tapi Robin mengabari kalau dia tidak bisa jemput karena kakeknya di bawa lari kerumah sakit.
Kakekmu sakit apa tanya Tiara, ke Robin
Kolesterol nya kumat, hanya kata dokter harus di rawat di RS, kata Robin
Ranti penasaran, lantas dia bertanya, apa masih lama kak Robin datang, tanya Ranti ke Tiara
Kakeknya masuk RS, jadi tadi jam terakhir Robin pulang duluan sekarang ada di RS Puri Medika, ya sudah kita naik taksi saja keempat kakakku sudah duluan soalnya
Taksi datang dan mereka pulang, Tiara ikut ke rumah Ranti, 30 menit kemudian mereka tiba, tanpa ganti baju Ranti mengajak Tiara makan Siang bareng mereka.
Selesai makan, Ranti minta ijin nanti mau ke rumah Tiara sekalian antar pulang.
Ia hati-hati, kata Darel
Ranti mengajak Tiara ke kamar, sampai di kamar Ranti ke walking closed dan mengambil dari cincin semesta 9 jenis Berlian, juga Zamrud, Safir dan Ruby. baik ukuran kelereng maupun ukuran bola pingpong
Ranti membawa 1 kotak penuh dengan Berlian, dan berkata ke Tiara coba kamu lihat ini.
Tiara yang melihatnya terkaget-kaget, Ranti ini banyak sekali warnanya, dan besar sekali, kata Tiara
Ranti mengeluarkan yang sebesar kelereng, apa besar nya seperti ini ?
ukurannya antara ukuran bola pingpong dan kelereng, kata Tiara
Ya sudah sebentar, kata Ranti
Ranti berjalan ke walking closed lagi dan mengambil di kotak besar yang dari ruang bawah tanah, dia ambil warna hijau kebetulan ada 3 ukuran.
Apa ini pas ukurannya atau yang ini, Ranti menunjukkan dengan niat membantu Tiara tapi justru Tiara malah jadi bingung, darimana Ranti bisa memiliki berlian sebanyak ini.
Daripada kamu bingung nanti kita bawa semuanya dan cocokkan dengan barang tiruan yang dari teman mama kamu saja oke. kata Ranti
Tiara kamu suka yang warna apa, tanya Ranti
Kamu itu kayak bukan perempuan saja, maaf bukan aku matre, tapi namanya perempuan kalau soal barang begini jangan tanya mana yang aku suka, kalau aku punya uang yang sudah tak terpakai pasti aku mau beli semua itu, tapi kan kita harus prioritas kan. mana kebutuhan pokok kita. jawab Tiara
Aku tanya sekali lagi kamu pilih 2 warna yang kamu suka, Ranti menunjukkan yang berukuran kelereng.
Karena Tiara tak bisa memilih akhirnya Ranti, pergi ke walking closed lagi dan mengambil 12 jenis batu permata itu dan di kemas dalam kotak dan dia bawa menemui Tiara.
Ranti mengambil yang dia perlihatkan dari awal dan memberikan kotak sedang yang di dalamnya terdapat 12 kotak mewakili 12 jenis batu permata itu.
Ini buat kamu tolong kamu simpan baik-baik dan kamu boleh jual jika suatu saat kamu memang tidak punya uang. bukalah dan lihat isinya
se