Perempuan Tangguh

Perempuan Tangguh
Membuka identitas dan pergi berbulan madu


Nona Diana mau pun Tuan Diego kini di kejutkan oleh kedatangan sang putri, yang baru saja dibawa oleh sang perawat.


Agar saat ini. untuk diadakan pemberian ASI awal, bagi sang bayi.


Semua pengawal, diperintahkan keluar. Serta, Nona Diana masih malu. karena masih beradanya Tuan Diego.


Tuan Diego menatap aneh, dan berkata, "Kenapa belum dilakukan lagi ?


Tuan....!


Tuan Diego menyadari, lalu terkekeh geli, dan berucap, "kenapa mesti malu. Aku Ayahnya dan aku telah melihat semuanya.


Dan kini, dengan sedikit ragu. Kini nona Diana mulai menyusui bayi tersebut.


Hingga ia membuat bayi itu tertidur, karena kekenyangan.


Serta beralih ke Tuan Diego yang menggendongnya. Menatapnya. Masih tak percaya.


Ia sudah menjadi seorang Ayah.


Dari sekian lama, ia yang memang mengharap kehadiran sang anak.


Akhirnya....! ia pun kini memdapatkannya.


Dengan Lembut, kini ia mulai menciuminya. Dan berkata, "Dia putri ku.


Dia putri ku yang cantik, dan kau akan segerah menjadi istri ku sayang.


Kita akan segerah menjadi Keluarga. Dan aku akan menjaga kalian, mulai dari saat ini juga. Lalu langsung mencium kening nona Diana.


Yang kini, nona Diana pun, menjadi tersenyum malu.


Hingga beberapa hari pun mulai berlalu, dan kini, mereka mulai diizinkan untuk segera pulang.


Sesuai kesepakatan. Mereka pulang. Dan langsung, meresmikan pernikahan mereka. Walau terlihat sederhana.


Karena, hanya keluarga terdekat, yang dapat hadir disana.


Dan Tuan Diego juga berjanji, akan memberikannya kado buat hadia pernikahan mereka. Yang akan mengejutkan, bagi Nona Diana.


Serta saat ini. Nona Diana yang memang sudah dirancang akan acara tersebut.


Ia saat ini, sedang dirias, ala pengantin, saat di rumah sakit.


Lalu kini, ia mulai dijemput sang Asisten, beserta baby sister. Dan kini mereka sedang menuju ke Mansionnya, Tuan Diego yang sudah dirias dengan sangat cantik. Beserta juga dengan para tamu undangannya. Yang sedang menunggu sang pengantin tiba.


Dan akhirnya, saat ini nona Diana pun tiba, serta kini mulai turun dari mobilnya, serta disambut pula, oleh sang Ayah.


Betapa terkejutnya Nona Diana. Hingga ia menangis dan langsung memeluk sang Ayah.


Tak menyangka akan kejutan ini. Sang Ayah telah sembuh, serta kini menghadiri pernikahannya. Dan akan mendampinginya, menuju jalan, untuk bertemu dengan Tuan Diego.


Yang memang saat ini, telah menunggunya. Untuk segerah mengucap, ikatan sakral. Yang akan menyatukan mereka berdua.


Sampai semua ketentuan dari pernikahan, sudah mereka lakukan.


Tinggal kini mereka berciuman. Tapi... bertepatan pula, dengan putri mereka yang kini menangis keras, dan sontak menghentikan ciuman mereka. Dan membuat semua para tamu tertawa.


Mereka semua, melanjutkan pestanya, dengan acara berkumpul dan mencicipi hidangan, yang telah disediakan.


Serta kini, dengan bangga kini. Tuan Diego memamerkan putri, dan berjanji, akan terus menambah adik, untuk putrinya ini.


Sontak ini, membuat Nona Diana terkejut. Tapi ia juga mulai tersenyum malu, karena mulai digoda, oleh para tamu.


Begitu pun, di kediaman Tuan Andreas.


Setelah beberapa bulan telah berlalu, dan setelah kejadian tersebut.


Tuan Andreas sudah mendesak sang istri, agar segerah mengadakan konferensi pers.


Tapi karena Lusiana yang selalu menjawab belum siap.


Bertepatan pula ulta sang istri. Mereka berencana mengadakan jumpa pers dan mengumumkan identitas istrinya, serta kedua mertuanya pun, turut ikut mengumumkan, bahwa kini mereka telah mengakui, kalau mereka telah menemukan putri mereka yang hilang beberapa tahun yang silam itu.


Dan juga Andreas mengumumkan, akan mengadakan, pernikahan ulang untuk sang istri.


Yang bertepatan, pada ultah perusahannya, dua minggu yang akan datang.


Sontak setelah jumpa pers saat itu. Membuat semua pemberitaan ini, menjadi gempar dunia.


Dan banyak, yang ingin hadir, serta melihat acara pernikahannya.


Karena, banyak masyarakat yang masih penasaran, dengan wajah istri dari Tuan Andreas yang terkenal dingin, dan tak menyukai wanita itu. Serta pengusaha sukses yang paling disegani, dan banyak digilai oleh wanita baik dari kalangan rendah, hingga kalangan atas.


Ditambah, wanita tersebut. Disebutkan pula. Putri yang hilang dari pengusaha sukses pada zaman itu, hingga sekarang, yang mana, ia selama ini, yang selalu bersembunyi, dibalik layar.


Tapi karirnya masih tinggi, hingga sekarang, dengan seorang mantan artis saat itu. Yang masih digilai masyarakat, hingga saat ini.


Terang saja, berita ini menjadi gempar. Dan kini mereka menunggu saat-saat acara itu akan segerah berlangsung.


Mereka memilih acara berlangsung di perusahaan. Mengingat ini juga menyangkut ulta perusahaan, dan juga mengingat keselamatan sang keluarga.


Dengan penjagaan yang ketat pula. Acara pun berlangsung meriah dan lancar.


Saat mereka mengucap janji suci itu. Sang Ayah dan Ibu Lusiana menangis haru, sambil menggendong sang cucu.


Kini saat mereka berciuman. Mereka terdiam lama, sampai Andreas kini mulai membuka topengnya.


Yang mana, sontak membuat mereka semua terkejut, dan penasaran, dengan wajah asli dari Tuan Andreas.


Lusiana masih terbengong. Sampai Andreas menciuminya. Ia masih tidak sadar dan kini ia mulai digendong ala bridal style oleh Andreas.


Hingga menuju Rudolf. Barulah, Lusiana tersadar. Ia sedang digendong suaminya yang tampan.


Dan kini menuju ke Helikopter. Yang memang disiapkan.


Untuk mereka kini, dan segerah pergi berbulan madu, serta membuat anak kembali.


Sesampainya didalam Helikopter, Lusiana terus memandangi wajah sang suami dengan kagum.


Serta membuat Andreas tertawa dan berucap dengan sombong.


Suami mu memang tampan kan, tidak menyesal kau menikahi ku kini.


Yang mana, sontak membuat Lusiana cemberut dan sedikit mencondongkan bibirnya, sambil memalingkan wajahnya.


Lusiana berucap, "Kamu terlalu pede, Tuan Andreas.


Bukanya yang beruntung itu kamu yah ! Dengan kesal Lusiana berucap.


Dan langsung di peluk Andreas, hingga diciuminya, sampai, hampir kebablasan. Kalau tidak diingatkan oleh Lusiana kini.


Yang membuat, Andreas mesti menahannya, hingga mereka sampai disebuah pulau yang dirancang khusus, untuk bulan madu mereka ini.


Sesampainya disana. Dengan segerah Andreas turun dan kembali menggendong Lusiana.


Serta, dengan tidak sabar lagi, hingga langsung membawanya kekamar mereka, yang memang telah disiapkan untuk mereka saat ini.


Dan setelah memasuki kamarnya, mereka berdua mulai melakukan pergulatan itu. Tampa penghalang lagi, dan dengan cinta yang menggebu. Karena kini mereka melakukan, memang karena kini mereka saling menginginkannya.


Hingga pagi menjelang. Mereka terbangun dengan lelah, karena percintaan mereka, yang tiada henti sedari tiba. Dan kini, mereka masih merajut kasih.


Mengenang, dimana saat pertama mereka bertemu. Hingga kini. Mereka telah saling terikat dan memahami, kebahagian itu, serta tidak mudah untuk diraih.


Karena kebahagian itu. Penuh rintangan. Dan yakinlah serta jangan berputus asa. Karena Tuhan itu, sudah mengatur semuanya.


Lalu mereka kembali memadu kasih, dan terus bercinta, melepaskan perasaan mereka selama ini. Tamat......😍😍😍😍😍


SEKIAN SAMPAI DISINI, BILA ADA SALAH KATA, DAN KESAMAAN DALAM CERITA INI DI KISAH KALIAN, MOHON DIMAAFKAN, KARENA INI HANYA CERITA DAN IMAJINASI AUTHOR BELAKA DAN TERIMAKASIH ATAS MINAT BACANYA SAMPAI DISINI SEKIAN SALAM DAN SAMPAI JUMPA🙏😍.