Perempuan Tangguh

Perempuan Tangguh
kemarahan Putra Tuan Ryco dan diculiknya Lusiana


Tidak benar itu sayang. Papi mana berani sama Mamy mu itu.


Sampai saat itu, papi pun membalas Mamy mu ini.


Aaahhhhkkkk......


Kalian ini, dan kalian wanita ****** ! Pulang lah segerah atau ku kirim kalian semua kedalam penjara.


Lalu dengan muka cemberut pula, mereka mulai memungut pakaiannya dan meninggalkan tempat ini.


Dan sang putra kini mulai menanyakan prihal selanjutnya dengan kehidupan orang tuanya ini, sebelum adik kecilnya yang masih bersekolah diluar juga tau.


Tapi Tuan Ryco memberi jawaban yang membuat mereka tercengang.


Terserah adik mu itu mau tau atau tidak. Yang terpenting saat ini, keperluan kalian sudah papi cukupi, dan juga menerima keadaan yang sudah terlanjur ini.


Maka papi putuskan, untuk melanjutkan kehidupan papi yang seperti.


Dan untuk Mamy mu itu, terserah. Dan bila ia mau minta pisah pun, papi setuju saja.


Dengan gaya pedenya, seakan sang anak akan menyetujui ini semua.


Papi....


Kenapa ...?


fredi tidak setuju, papi melakukan itu terhadap Mamy. Dan bila Mamy salah, kalian bisa memperbaiki semua kan.


Tidak ada kata terlambat papi dan Mamy. Apakah Mamy masih mau hidup seperti ini ?


Tidak sayang ! Mamy lebih baik pisah dari papi mu ini. Tapi bagaimana dengan kalian.


Mamy tidak bisa menjalankan usaha kakek mu itu, dan biaya sekolah kalian itu sungguh besar, belum jajan kalian. Mamy sungguh tidak sanggup membayangkannya.


Stop Mamy....


Jangan pikirkan itu lagi, tapi pikirkan diri Mamy. Dan bika Mamy ingin pisah, maka berpisah lah.


Ada Fredi yang akan meneruskan usaha kakek Mamy.


Fredi akan berusaha menjalankan usaha kakek sambil bersekolah Mamy.


Karena Fredi juga sudah tingkat akhir dan akan segerah lulus.


Dan ini membuat Tuan Ryco tercengang. Tidak terpikir hingga seperti ini.


Bila semua saham Ayah sang istri di tarik sang putra.


Maka hanya tinggal untuk ya 15 % saja yang tersisa. Itu tidak bisa utuk hidup seperti ini.


Lalu ita memohon kepada sang putra. Agar tidak melakukan itu. Karena Papi nya masih ada kontrak dengan salah satu klien penting.


Dan tidak bisa digantikan dengan begitu saja.


Tapi keputusan sang putra sudah bulat. Ia segerah memerintah sang mamy untuk segerah berkemas, dan akan mengurus ini semua nanti serta segerah bertemu dengan pengacaranya.


Tuan Ryco mengeram kesal, hingga membandingkan semua barang dan berkata, "kamu putra tidak berbakti.


Percuma Papi menyekolahkan mu selama ini.


Sang putra yang kini menunggu sang Mamy yang berkemas. Dan ia mendengar ini, hingga membuatnya kembali berang, serta menatap sang Papi.


Apa yang papi katakan !


Menyesal !


Membesar kan dan menyekolahkan putra mu ini sendiri menyesal.


Dan ini semua, Papi kira uang dari mana, bila bukan dari kakek, Ayah Mamy ...pi !


Kau masih berkata menyesal !


Papi macam apa yang aku punya ini ! Dengan kesalnya ia berucap dan menahan tangan nya yang ingin memukul wajah sang Papi.


Hingga sang mamy muncul dan kini, mereka pergi dari penthouse ini, serta meninggal kan Tuan Ryco sendiri.


Disisi lain kini akan diadakan acara peresmian sebuah bangunan yang akan dipimpin pengguntingan pita oleh Tuan Andreas.


Tuan Andreas ingin selalu bersama sang istri, hingga membawanya kini bersama menghadiri acara ini.


Sampai acara di mulai, ia selalu berdiri disamping Tuan Andreas dan membuat orang yang memperhatikan menjadi bertanya-tanya.


Serta ditambah penampilan Lusiana yang terlihat sederhana, tetapi tidak menghilangkan kecantikannya itu serta perutnya.


Mereka mulai menanyakan, siapa wanita uang selalu berada di samping Tuan Andreas kini.


Dengan tampa ragu pula. Andreas kini mengatakan dan mulai memperkenalkan.


Kalau yang disampingnya ini adalah Istrinya.


Dan ada lagi yang bertanya kenapa iya terlihat sedang hamil.


Tuan Andreas tersenyum membalasnya, yang membuat semua orang yang melihat sedikit lain dari yang biasanya.


Karena yang mereka lihat selama ini. Tuan Andreas yang selalu bersikap tegas dan dingin, tampa ekspresi dan teruma senyum itu tak perna mereka lihat.


Tapi kini, dengan bangga sambil merangkul Lusiana dan sebelah tangannya mengusap perut sangistri.


Tuan Andreas pun berucap, "Kami sudah lana menikah secara tertutup dan kini istri ku juga sedang hamil dan ini anak pertama kami.


Yang Sontak membuat terkejut serta mulai mengambil berita ini.


Mereka mulai menyerbu dan menyorot Lusiana. Sampai membuatnya risih. Karena tidak terbiasa dengan kondisi yang seperti ini.


Hingga Tuan Andreas memutuskan untuk segerah pergi dari tempat tersebut.


Dan kini ia mulai memasuki mobilnya.


Tapi saat di pertengahan jalan. Mobil mereka dihadang, serta mulai memaksa membuka mobil Andreas dengan cara mengancam dengan senjata api nya.


Sampai kini, Lusiana mulai diseret dan mengikuti mereka.


Andreas mengeram marah, kerena tidak bisa melindungi istrinya tadi.


Kecolongan karena terlebih dahulu pergi, hingga meninggalkan para pengawalnya dibelakang, sampai sang istri kini telah diculik.


Membuat Andreas sangat marah.


Sampai kini, ia segerah memerintahkan kepada semua bawahannya, untuk segera mencari penculik tersebut, dan segerah menyelamatkan sang istri.


Andreas merasa menyesal karena membawanya tadi, hingga ia juga tidak memberinya alat pelacak.


Handphone sang istri pun ia sita. Jadi sangat susah untuk menemukannya saat ini.


Andreas pulang dengan marah, hingga membanting semua benda yang ada di Mansion nya.


Tapi kini, Lusiana yang telah di culik, serta dibawa di sebuah Paviliun megah dan jauh dari keramaian kota.


Kini ia nampak bingung, karena saat ini, tangannya masih diikat serta mata yang tertutup kain.


Dan kini Tuan Carlos menatapnya tajam sambil menelusuri setiap jengkal tubuhnya.


Ia merasa sangat terpesona dengan kecantikan alami ini.


Hingga kini membuatnya ingin menjamahnya.


Lusiana bergidik ngeri sampai ia berkata siapa kalian dan apa mau kalian ?


Dengan menahan rasa takutnya, ia memberanikan diri karena merasa ia sedang ditempat yang tidak baik.


Tuan carlos masih menatap dengan pandangan yang tak dapat di artikan.


Serta kini mulai berkata, "jau tawanan ku saat ini. Dan lupakan lah Tuan lama mu, karena sekarang Kau akan menjadi milik ku.


Apa maksud nya ! dengan geram Lusiana berucap dan merasa dirinya yang dianggap seperti barang.


Yang membuat Tuan Carlos tersenyum, lalu berkata, "karena mulai saat ini, kau adalah wanita ku.


Maka mulai saat ini, berlakulah lembut terhadapku.


Dan aku juga akan memperlakukan mu juga dengan lembut.


Tidak ...aku tidak mau....


Kau sudah gila ! Aku istri Tuan Andreas dan aku saat ini sedang hamil.


Apa kau tidak melihat keadaan ku saat ini.


Dan kalau kau mau mencari wanita mu, maka carilah yang lain, jangan aku yang kau jadikan wanita mu.


Dengan geram, Lusiana berucap dan kini, membuat Tuan Carlos marah, hingga mencekal wajah nya serta mencium paksa Lusiana.


Dan kini, Lusiana mencoba melawan dengan cara menggigitnya keras.


Aaaakkkkkk.....