
"jadi kau sangat menghawatirkanku ya,,?" Tanya kenan membuat irena salah tingkah.
"bukan begitu, kalau tuan kenapa - napa kita nanti di marahin tuan pernando,, bukankah begitu,,?" Alesan irena
"Jelas-jelas berbeda,,,dasar,," gerutu kenan dalam hati merasa kesal karena tak puas dengan jawaban irena,, lalu ia menancap gas dan melajukan mobilnya dengan sangat cepat,,,
" Ahhhhhhh,, tuannn,, jangan terlalu cepattttt aku masih mau hiduppp,," teriak irena ketakutan,, dan menggenggam lengan baju kenan sambil menarik - narik agar berhenti.
"Ha,,,ha,,,ha,,, apa kau takuttt,? wahhh baru kali ini aku melihatmu ketakutan," kata kenan mengurangi laju mobilnya
" Ahhh ini bukanlah lelucon,," kata irena kesal,,,
"Irena,, naa,," tiba-tiba tegar menghubunginya " "ya,ya,, ada apa,?"
"Aku kehilangan kalian,, wahh mobil tuan kenan sungguh melaju cepat,," ujar tegar di ujung telpon
"tampaknya tegar ketinggalan jauh dengan kita,, tunggulah dulu,," kata irena kepada kenan,,,
"Suruh dia balik saja,,," kata kenan
"Ahh tapi,,,,,huh,,,halo tegar kamu pulang duluan ajja,," kata irena pasrah,
"bagaimana denganmu nanti,,? Baiklah,, nanti kamu hubungi aku saja,,,"
"yaaa,," mematikan panggilannya,,
Kenan membuka semua penutup mobilnya dan melajukan lagi mobilnya dengan cepat,,,"waaaaaa,,,," teriak kenan merasa bebas.
"Aaaaaa,, kenannnn,," teriak irena yang justru ketakutan,, sampai keceplosan memanggil tuannya dengan nama saja,, kenan pun langsung meliriknya, dan tersenyum kecil
"Ahhhh sorry,,sorry,,," kata irena menelan ludah,, mereka sampai di apartemen irena,,
"Hah,,,inikan rumahku,," kata irena heran,,
"Yaaa,, kenapa kau diam saja,,,"
"aku gak akan biarin kamu pulang sendirian, seharusnya aku yang menghantarmu balik rumah,, kau tak akan ku biarkan,,," kata irena tak mau menjadi bodoh lagi,, lalu kenan keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk irena
"Izinkan aku singgah di rumahmu sebentar nona,,," kata kenan tersenyum,, irena yang merasa bingung pun keluar memasang wajah bodoh,,,
Kenan dan irena berjalan menaiki tangga,, kenan yang jalannya Sempoyongan agak lama karena sedikit mabuk,, sampailah mereka di depan pintu, irena pun segera membuka pintu,,
Irena masuk di susul kenan, lalu menutup pintu dan menguncinya, sebelum sempat menghidupkan lampu, kenan tiba-tiba hampir terjatuh dan menindih irena, mereka pun saling berhadapan,,,
Tanpa di sadari,, cup, kenan mencium bibir manis irena,, irena terkejut dan lansung mendorong, kenan hanya terpental selangkah,, lalu dengan segera kenan mencium lagi irena dengan liar,, kali ini irena kalah tenaga dengan nya dan pasrah,,
Pada saat tangan kenan mulai nakal meraba-raba dan hampir masuk ke dalam buah dadanya dengan segera irena pun mendorong tuannya penuh tenaga,,,"tuannn,," teriak irena
Tanpa rasa bersalah,, kenan justru malah memerintah irena seakan tidak terjadi apa - apa.
"Tolong masakin air panas untuk mandi,, dan aku laparrr,," ujar kenan seraya menjatuhkan tubuhna ke sofa.
"Apaaa,, mandi,, tapikan,," kata irena seakan tak percaya,
"Ahhh cepatlah,," pinta kenan lagi,,
"Yaaa,, baiklahh," kata irena terpaksa
Irena pun menuruti ke mauan tuannya itu, memasak air panas,, dan memotong sayuran untuk di pasak,,
"Ahhhh kenapa tuan kenan melakukan itu,,,?" Gerutu irena yang terus memikirkan kejadian tadi,
"Airnya sudah mendidih,,," teriak irena lalu menyiapkan air hangat untuk tuannya mandi,, kenan pun bergegas mandi dan irena melanjutkan memasak,,
"Irenaaaa,,,apa kau punya baju yang cocok untukku,,?" teriak kenan dari dalam kamar mandi
"Ahhhh,,jangan bilang dia juga bakal nginap di sini,,," gerutu irena,, lalu mencari kaosnya yang besar
Kenan keluar dengan mengenakan pakaian yang di berikan irena,, ternyata baju kaos paspasan dan celana olahraga sedikit ngatung ketika di pakai kenan,,,
"Wahhh ternyata cocok juga ya,,," kata irena sedikit menahan tawa,, kenan hanya melihat-lihat dirinya sendiri,,
Makanannya juga sudah selesai,, kenan pun langsung duduk di meja makan dan siap menyantapnya
"Maaf tuan setelah makan,,, aku hantar tuan balik yaaa,,," kata irena
"Ahhhh,, baiklah nona,, tapi aku mau nonton dulu,,",kata kenan lalu kembali makan dengan lahap,
Setelah mereka menghabiskan makanannya, kenan pun bergegas dan memutar sebuah film bergenre action romance,,,
"Irena,, kemarilah temani aku nonton,," teriak kenan
"Yaaa sekejap,,," jawab irena yang telah selesai berkemas, irena pun menghampiri tuannya dengan membawa segelas air putih dan beberapa potong apel, lalu irena duduk agak berjauhan dari tuannya itu.
"Yaa ampunnnn,,"gumam irena
"Ahhhh dasar bodoh,, kenapa kau membiarkannya, heh cepat pukul dia,, ahh dasar bodoh," kenan terus menerus mengomentari filmnya, irena hanya menggeleng - geleng kepala.
Sampai pada adegan romance yaitu adegan bercinta (OMG), kenan langsung terdiam serius menonton dan seketika suasana menjadi hening,,,
Irena justru menjadi salah tingkah karena adegan panas itu
"Ahhh,, tuan airnya sudah habis ya,, biar aku ambilkan lagi,,"kata irena seraya mengambil gelas tuannya,,
"Masih ada kok,," kata kenan yang memang gelasnya masih ada sedikit air
"ahhhh,,ya sudah,,"kata irena seraya menarik tangannya dan ingin menegakkan tubuh, namun kenan tetap menahan dan menariknya sampai irena terjatuh di pelukan kenan,,
Lalu kenan segera menyenderkan irena ke sofa dan memegang leher irena sambil membisikkan sesuatu ketelinga irena "sepertinya aku mulai menyukaimu,,," bisik kenan lalu menciumnya,, irena hanya diam mematung terkejut dengan bisikan tuannya.
Karena tidak ada perlawanan dari irena,, kenan pun memainkan dan ******* bibir manis irena,, irena memejamkan matanya,, sampai irena mulai merasa sesak, lalu irena mendorong kenan dan beranjak pergi ke toilet
"Ahhh kenapa aku diam saja tadi," gerutu irena sambil membasuh mukanya,, irena sungguh tak berani memandang kenan sedikit pun,,
Tok,,,Tok,,,Tok,,,"Heyyyy sampai kapan kau akan di dalam terus,,??" Teriak kenan mengetuk pintu toilet
"Aisttt,,,bahkan aku tak berani keluar,,," gumam irena tak menjawab kenan,,
"Ahhh baiklah,, aku pulang,," kata kenan pamitan,, mendengar itu irena pun terpaksa keluar
"Ehhh tuan tunggu aku,,," teriak irena menghampirinya
"Ahhh tidurlah,, aku bisa balik sendiri,,," kata kenan lalu keluar,,
"tidak tuan,, aku tidak boleh membiarkan tuan pergi sendiri,," kata irena lalu mengunci pintu rumahnya,,
"Hmm ya baiklah,,," ujar kenan sembari melempar kunci mobil, lalu masuk mobil di susul irena yang duduk di kemudi mobilnya
"Mmm hantarkan aku ke rumah tegar,," pinta kenan,, irena menatapnya dengan tatapan penuh tanya,,, "kerumah tegar,,?"
"Yaaa,,dia tinggal sendirikan dan kamu tahu rumahnya kan,," kata kenan,
"Ahhh baiklah tuan,," ucap irena menuruti,,
" Tunggu,, mulai sekarang,, jika kita sedang berdua saja,, jangan panggil aku tuan,,"
"Terus,,," tanya irena singkat
"Mmmm,, kenan,, atauu,, ahh kenan,"
"Memangnya kenapa,,?" Tanya irena lagi,,,"sudahlah,,gak usah bertanya lagi nona " kata kenan
Sampailah mereka di kontrakan tegar,, mereka pun turun,, lalu segera irena menelpon tegar,,
"Yaa halo,, tegar kamu sudah tidur ya,,?"
"baru mau tidur, kenapa,,? Ada masalah" Tanya tegar sedikit khawatir
"ahhhh bukakanlah pintu untuk kami,," pinta irena lalu menutup telponnya,,,
Segera tegar bergegas membuka pintu,,,
"Ahhh irena,,tuan,, ada apa,,??" Tanya tegar,, kenan pun langsung masuk tanpa menjawab pertanyaan tegar,, dan irena hanya mengangkat bahunya dan tangan tanda tak tahu,,
"Tegar apa kamarnya cuman ada satu,,?" Tanya kenan sambil melihat sekeliling rumah itu,,
"Apa tuan,,? duduk dulu tuan,, irena tolong ambilkan air,," kata tegar mempersilahkan tuannya duduk di sofa, sementara irena pergi ke dapur mengambil air,,
Kenan mengambil hpnya dan mengirim pesan suara kepada papahnya,,
"Pahhh,,,malam ini aku nginap di rumah tegar,,," kata kenan lalu mengirim pesan suaranya,,
"Hah,,,nginep,," kata tegar dan irena kompak,, tak lama pak pernando pun menelpon kenan,,,
"Ahhh lihatlah dia langsung Vidio Call,," kata kenan menunjukan hpnya,,
"Yaaa paaa,,,"
"Mana tegar,, kenapa kamu nginep di rumahnya,,?" tanya papahnya
"Ahhh aku tidak bohong, tuh,," mengarahkan cameranya ke arah tegar,,"halo tuan,," sapa tegar
"Pah di rumah cuman ada pembantu,, aku boring di rumah,, papah mamah sangat happy ya di bali tanpa anakmu ini,," kata kenan memelas
"ya baiklah,," menutup telponnya.
"Malam ini kau berbagi kamar denganku,,," kata kenan kepada tegar,, "mm aku balik dulu ya,," kata irena seraya berdiri,,
"Ahh biar ku hantar,," Segera tegar berdiri
"Tuan kita pergi dulu ya,,,"
"Ahhh baiklah,," ujar kenan.