
Daniel.....apa yang kau lakukan ini.
Ah....Ayah....!
Iya tolong jelas kan semua ini, dan kau Nona !
Mengapa kau melakukan ini terhadap putra ku ?
Apa kau tau konsekuensinya bila sampai Tuan Diego tau.
Kami hanya pekerja kecil Nona. Dan kau Daniel ! Kau tau kan, kalau kita saja, hidup dengan bergantung dengan Tuan Diego
Bagaimana kamu bisa melakukan ini semua ! jawab Ayah ?
Ampun Ayah !
Daniel mohon, Ayah jangan sampai beritahu siapa pun tentang ini.
Iya benar Tuan. Kami telah saling menyukai.
Dan Tentang Tuan Diego. Kami mempunyai perjanjian, dan sampai perjanjian itu selesai, serta aku melahirkan anaknya ini.
Aku akan segerah bersama putra mu ini Tuan. Aku mohon Tuan.
Apa kata mu Anak.....!
Ini semua membuat ku semakin gila.
Kaliannnn.....aaakkkkhhhh......
Ayah sungguh tidak percaya ini.
Daniel....kau ingin mati dengan melakukan ini semua.
Ayah sungguh tidak percaya ini. Kau ingin Ayah cepat mati dengan melakukan ini semua.
Kau tau Nona Ini Milik Tuan Diego, dan kau juga tau kalau nona ini sedang mengandung anaknya.
Dan kalau sampai Tuan Diego sampai tau hubungan kalian. Kita semua akan terkena masalah besar.
Maka dari itu, Ayah...tolong jangan sampai ini diketahui oleh orang lain Ayah.
Hah....Dengan mengambil napas berat, Ayah Daniel berucap, "Baiklah....
Tapi dengan syarat !
Mulai saat ini, kalian harus menjaga jarak dan tak akan bertemu kembali, terkecuali urusan Nona dan Tuan Diego telah selesai.
Tapi Ayah....
Tidak ada tapi-tapian. Atau kita semua akan mendapatkan masalah besar.
Baik Ayah. Daniel mencoba mengalah untuk saat ini. Tapi Nona Diana menggeleng tak setuju dan kembali mel**at bibir Daniel yang kini hanya tinggal berada mereka berdua.
karena sang Ayah kini, telah keluar dari rumah tersebut. Meninggalkan mereka berdua untuk memberi ruang berpikir.
Nona Diana merasa tidak rela untuk berpisah dengan Daniel, ia seperti orang kesetanan.
Yang kini sebagai salam perpisahan mereka dan untuk yang terakhir kalinya.
Nona Diana menangis histeris, memohon untuk seperti biasa, dan melakukannya secara diam-diam.
Dia berjanji akan sangat berhati-hati. Dan dengan sepenuh hati akan melayaninya.
Dan bila disaat Tuan Diego kembali. Ia akan menghentikan semua ini, hingga kesepakatan mereka berakhir dan menyerahkan anak ini.
Maka mereka akan hidup bahagia bersama.
Menikmati masa berdua tanpa ada penghalang lagi.
Dan Sepertinya Daniel mulai bimbang serta, mereka kembali melanjut kan percintaan mereka yang sempat tertunda tadi.
Hingga mereka merasa puas dan Nona Diana mulai kembali ke villa, agar tidak meninggalkan kecurigaan.
Dan kini Tuan Carlos sedang kelimpungan karena merasa ditipu dan kehilangan Nona Diana.
Selain cantik dan pandai menyenangkan Klien nya. Nona Diana juga, banyak membantunya dalam menyelesaikan beberapa masalahnya.
Karena ia tak mau di gantikan oleh wanita lain. Bagi Tuan Ryco. Nona Diana lah yang dapat meningkatkan gairahnya kembali.
Walau sudah beberapa lali digantikan dan dipuaskan oleh wanita yang dikirim oleh Tuan Carlos.
Tapi tetap saja ia menanyakan keberadaan Nona Diana.
Tuan Ryco yang masih penasaran dan menggilai Nona Diana ini.
Dengan tidak kapoknya. Ia sudah beberapa kali di ancam oleh sang istri.
Yah... Sang istri akhirnya tau prihal Nona Diana yang digilai suaminya ini.
Ia sangat marah dan kembali mengancamnya.
Tapi kini, Tuan Ryco semakin pandai dan berbalik mengancamnya.
Ia pernah menjebak sang istri bersama pria bayarannya dan menyimpan vidio itu untuk mengancam balik sang istri. Hingga menyebarkan ke media sosial, dan tak bisa membuatnya berkutik lagi.
Sampai kini, Tuan Ryco bebas untuk bermain bersama wanita manapun dan kapan pun itu.
Sang istri hanya pasrah, karena ia memang tidak bisa menjalankan bisnis sang Ayah, tapi juga soal vidio itu yang akan menghancurkan nama baiknya, serta menghancurkan saham yang berada bersama suaminya ini.
Ia hanya bisa pasrah kini. Bahkan Tuan Ryco kini, dengan berani membawa wanita nakal itu, serta bercinta didepannya tampa takut dan malu lagi.
Dan karena pada waktu itu, ia yang tidak begitu sadar bermain dengan Nona Diana.
Maka ia semakin penasaran dan selalu menanyakannya. Agar kali ini, ia dapat menikmati dengan puas dan bebas.
Tuan Ryco juga selalu bermain dengan beberapa wanita itu dengan membayangkan wajah Nona Diana.
Yang bagi wanita itu tidak masalah, dan yang terpenting bagi mereka adalah uang bisa terus mengalir.
Semenjak kartu AS, di pegang oleh sang suami. Istri nya hanya bisa pasrah, dan tak pernah lagi di sentuh oleh Tuan Ryco.
Sampai ia memutuskan untuk ikut bermain seperti Tuan Ryco.
Tuan Ryco nampak cuek. Dan kini entah apa yang terjadi pada keluarga mereka.
Kehidupan yang rumit serta, anak-anak mereka yang bersekolah diluar tidak mengetahui ini semua.
Karena mereka dapat menutupinya dengan sangat rapi, di media sosial dan juga di kehidupan keluarganya.
Hingga saat anak mereka menelpon, mereka sudah siap untuk memberikan jawaban yang membuat anaknya itu merasa. Kalau saat ini, keluarganya masih termasuk keluarga yang harmonis.
Sampai sang putra menelpon dan saat itu tepat sang Ayah yang sedang bercinta. Dan Tuan Ryco yang tak sengaja mengangkatnya.
Serta suara itu terdengar sampai ditelinga sang putra.
Betapa terkejutnya sang putra. Hingga ia mengamuk dan memutuskan untuk segerah pulang dan mencari tau.
Tapi saat ini, Tuan Ryco tidak terlihat kalap, dan malah bersikap santai, sambil menunggu kepulangan sang Putra.
Hingga iya pun kembali melanjut kan kembali percintaannya, yang bersama wanita mainannya ini.
Dan tidak dengan sang istri, ia nampak panik. Hingga membuatnya mondar-mandir. Memikirkan solusi untuk menjelaskan masalah ini.
Hingga ia ingin marah dan memukul sang suami yang masih asik bercinta dan tampa malu itu, didalam kamar, yang meraka selama ini tempati.
Karena semenjak kejadian ini. Membuat mereka memutuskan untuk tidak lagi tinggal didalam satu kamar. Serta sang istri memutus kan untuk pindah ketempat kamar sebelah, dan tak mau hanya di jadikan pajangan dan melihat setiap sang suami melakukan percintaan dengan wanita mainannya itu.
Dan kini, datang lah sang putra dengan penerbangan utama. Hingga dengan cepat sampai di Penthouse megah mereka ini.
Dan mulai mengamuk, hingga mulai ingin memukul wajah sang Ayah.
Tapi sang Ayah berkelit dengan menunjukkan vidio itu, sehingga seolah sang Mamy nya lah yang terlebih dahulu berkhianat dan membuatnya menjadi seperti ini.
Yang membuat sang Mamy menangis histeris dan berteriak, bre***ek kau, baj***an.
Bohong itu semua nak, bahkan papi mu lah yang menjebak mamy mu sampai seperti ini.
Ia yang terlebih dahulu berselingkuh hingga menjebak dan mengancam Mamy.
Mamy sudah tidak kuat dan ingin segerah berpisah, tapi Mamy juga memikirkan kalian semua. Dan itu semua diatas ancaman papi mu ini.
Apa....sang putra melototkan matanya dan menatap tajam kepada sang papi.