
EHEM
Suara Deheman itu mengejutkan keduanya yang tengah bertaut.
"Nggaguin aja" Aldo menatap orang tersebut datar bahkan ekspresinya biasa saja tidak seperti Anita yang wajahnya sudah memerah karena malu.
"Cih" Leon berdecih kemudian berjalan menuju lemari pendingin tanpa menghiraukan pasangan bucin tersebut yang tengah menatapnya.
Blam
Leon menutup lemari pendingin itu cukup keras setelah mendapatkan apa yang dicarinya dan berlalu dari dapur.
"Eh,sejak kapan Leon berada disini ? Berarti papa juga sudah ada disini?" Tanya Anita dan di angguki Aldo.
"Dasar manusia kulkas" Umpat Aldo saat melihat Leon sudah tak terlihat.
"Udah jangan marah,emang orangnya kayak gitu. Mending sekarang kamu mulai masak" Ucap Anita mengelus rahang tegas Aldo dan di angguki oleh Aldo.
Setelah setengah jam berkutat didapur untuk memasak nasi goreng,akhirnya nasi goreng tersebut di sajikan diatas meja dan mereka pun sarapan bersama.
"By,hari ini adalah jadwal pemeriksaan kandunganku" ucap Anita. Saat ini mereka sedang berjemur di bawah sinar matahari pagi.
"Benarkah ? Aku tidak sabar untuk melihat benihku" Ucap Aldo sangat antusias.
Setelah selesai berjemur dan mandi,mereka menuju ke kamar yang di khususkan untuk memeriksa kandungan Anita,disana sudah ada dokter dan satu perawat yang sudah menunggu.
"Selamat pagi" Sapa Anita ramah saat memasuki kamar tersebut di ikuti Aldo di belakangnya.
"Selamat pagi juga Tuan dan Nona muda"Jawab dokter dan perawat tersebut.
"Mari,Nona" perawat tersebut menuntun Anita hendak membantu Anita berbaring di tempat tidu tapi segera di cegah Aldo.
"Biar aku saja" Cegah Aldo kemudian mengangkat tubuh Anita dan membaringkan di tempat tidur perlahan.
Uh so sweet,teriak Dokter dan perawat itu dalam hati.
Aldo terharu dan juga sangat bahagia saat menatap layar monitor tersebut dimana sang anak bergerak aktif di dalam perut istrinya. Kecebong gue sekarang berubah menjadi berudu. Batin Aldo bangga.
"Selesai" Ucap Dokter dan membersihkan sisa gel di perut Anita.
"Begini ya Nona dan Tuan,Karena kandungan Nona sudah akan memasuki Trimester ketiga saya sarankan untuk sering berhungan-"
"Maksud dokter berhubungan apa?" Sela Anita polos. Saat ini ibu hamil itu sudah duduk di tepi tempat tidur dan Aldo berdiri didekatnya.
Dokter tersebut tersenyum "Berhungan In*tim nona", jelas dokter,membuat Anita bersemu merah.
"Dengan senang hati saya akan melakukannya,dokter" Ucap Aldo semangat. Membuat Anita malu bercampur kesal.
"Awww" Aldo mengaduh saat kakinya di injak Anita.
"Malu ih" ketus Anita.
"Tidak apa-apa Nona hal seperti ini sudah biasa" Ucap Dokter.
"Tapi kenapa harus sering berhubungan? " Tanya Anita.
"Karena untuk mempermudah jalan lahir Nona" Jawab Dokter tersebut singkat dan membuat anita tidak mengerti.
"Begini Nona manfaat berhubungan di kehamilan trimester tiga itu manfaatnya banyak sekali,seperti melancarkan persalinan karena Orgasme saat berhubungan terutama di hamil tua akan menguatkan panggul dan mempersiapkan tubuh untuk kelahiran Junior,menurunkan stress,meningkatkan silkulasi darah,menguatkan otot pelvis dan menguatkan imun tubuh"Jelas Dokter,Anita dan Aldo menyimak dengan seksama penjelasan dokter tersebut.
"Tapi harus dengan posisi yang aman dan nyaman juga seperti gaya Spoon atau women on top" Lanjut dokter,membuat Anita semakin memerah berbeda dengan Aldo yang seperti mendapat angin segar.
"Apakah sudah Jelas ?" Tanya dokter. Dan di angguki keduanya.
Sementara Aldo,ingin rasanya berteriak senang karena ia rasa masa hukumanya akan segera usai,apalagi Si ular sawahnya juga berjingkrak-jingkrak senang karena sudah tak sabar ingin memasuki rumahnya.
Jadi bagaimana soal hukuman Aldo ? Anita jadi bimbang dan perlu mempertimbangkannya.
Jangan lupa Like,komentar,dan vote biar author semakin semangat nulusnya.