Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Uh,GEMESSSS


Jangan lupa kasih like untuk author yang manis imut kayak marmut biar makin semangat🤭🤭


Follow IG me @Thalindalena


Happy Reading


"Tapi ada syaratnya" Ucap Anita tersenyum Penuh Arti.


"Syarat ???" Anita menganggukan kepalanya beberapa kali dengan gerakan Slow motion.


Aduh,kok perasaan gw jadi gak enak gini ya ?. Batin Aldo.


"Syaratnya apa ? kamu mau beli rumah baru,mobil keluaran terbaru,berlian atau apa pun aku akan memenuhinya " Ucap Aldo percaya diri.


Anita menggeleng kemudian tersenyum " Yakin mau memenuhi syarat dariku?" Tanya Anita tak yakin jika Aldo mampu memenuhi syaratnya.


"Iya aku yakin,seribu persen" Ucapnya sangat yakin tapi dalam hatinya ia was-was karena takut permintaan istrinya itu aneh-aneh.


"Baiklah,jangan menyentuh ku sampai aku melahirkan. Emm, tidak ! Sampai anak kita berumur empat bulan !" Ucap Anita santai.


"Oke" Tapi sedetik kemudian "APA ??? SAMPAI ANAK KITA BERUMUR EMPAT BULAN" Teriak Aldo baru sadar apa yang telah di ucapkan istrinya.


"Ihhh,gak usah teriak" Kesal Anita sambil menutup telinganya.


"Sayang kamu gak bercanda kan? " Ucap Aldo lemas.


"Kalau di hitung satu,dua,tiga,empat...." Anita menghitung berapa bulan Aldo harus berpuasa.


"Ya,kamu tidak boleh menyentuhku selama tujuh bulan kedepan hingga Anak kita berusia empat bulan" Ucap Anita santai seraya menunjukan tujuh jarinya.


"Sayang,mana bisa begitu !" Ucap Aldo semakin lemas.


"Bisa lah,buktinya kamu bisa selama enam bulan gak nyentuh aku" Ucap Anita santai tapi dalam hatinya tertawa senang.


"Itu kan berbeda"


"Berbeda bagaimana ? Oh aku tahu,kamu pasti jajan kan selama aku gak ada disamping kamu !!" Anita memberi tatapan mengintimidasi pada Aldo bahkan kedua tangannya itu berkacak di pinggang rampingnya yang kini sudah melebar.


"Bu..bukan seperti itu,Dari pada aku jajan lebih baik aku main sama si lux" Ucap Aldo keceplosan.


"Apa ? Tuh kan benar,Si apa Lux itu !" Ucap Anita sambil melotot bahkan kini ibu hamil itu memukuli Aldo karena kesal.


"aduh,,aduh aduh sakit Yank " Aldo menghindar dari pukulan Anita.


"Kamu jahat !! Aku benci kamu hukuman kamu,aku tambahi menjadi sembilan bulan tidak boleh nyentuh aku !" Ucap Anita kesal bahkan matanya sudah berkaca-kaca.


"Dengarkan dulu Yank,Lux itu bukan manusia" Ucap Aldo begitu bodoh,ia bingung menjelaskan kepada istrinya yang masih polos itu.


"Terus siapa Jin Tomang ?".


"Aduh,itu lho yang buat mandi ! " Ucap Aldo


"Hah,buat mandi ? Sabun ! " Pekik Anita,kemudian Aldo mengangguk pelan.


Anita mengangguk-anggukan kepalanya mengerti dengan maksud suaminya itu. Dalam hati,Anita bersyukur jika Aldo tidak jajan diluar sana malah memilih bermain Solo karir.


"Kamu percaya kan? " Tanya Aldo saat melihat Anita diam.


"Percaya Kok,tapi kayaknya kamu harus stok si Lux lebih banyak deh" Ucap Anita santai.


Jederrr


Bagai disambar petir Di malam hari,Aldo semakin lemas saja.


Istrinya itu bercanda kah ?.


"Sayang yang benar saja sih,Masa aku harus main sama si Lux,bisa-bisa tangan aku keriting"


"Buktinya selama enam bulan tangan kamu gak keriting tuh" Jawabnya Cuek.


"Sayang,kamu gak kasian sama aku ? terus kamu gak kangen sama si ular sawah ?" Aldo menuntun tangan Anita untuk menyentuh sesuatu yang menonjol dibawah sana .


Ular sawah ? sejak kapan Aldo menamai adik kecilnya dengan nama yang menggelikan seperti itu?.


GLEK


Anita menelan ludahnya kasar saat merasakan sesuatu menonjol itu sudah sangat keras,mukanya sudah memerah dan bahkan miliknya terasa berkedut.


Ah,sial Anita sangat menginginkan nya dan otak kotornya traveling membayangkan percintaan panas dengan Aldo.


Hormon kehamilan sialan. Umpat Anita dalam hati saat kesadarannya mulai kembali.


"Sayang " Rengek Aldo,mengikuti Anita berjalan ke tempat tidur.


"Apa ? " Jawab sang istri cuek yang sudah merebahkan badannya di tempat tidur dengan posisi membelakangi dirinya.


Aldo ikut merebahkan di samping sang istri dan memeluk istrinya dari belakang.


"Ih,minggir gerah !! " Kesal Anita seraya mendorong Aldo yang terus menciumi lehernya.


"Ini pembatas kita" Ucap Anita,mengambil guling dan meletakkan di tengah tempat tidur.


"Sayang,kamu tega banget sih".


Masa iya dirinya sudah puasa enam bulan lamanya dan harus puasa lagi selama sembilan bulan.


"Yank,Sayang. Opo koe krungu jerite aku ?" Ucap Aldo sambil menoel-noel lengan sang istri.


"Pegang lagi, hukuman kamu ditambah jadi satu tahun" Ancam Anita,membuat Aldo menciut langsung menjauhi Anita.


Huh,sabar ya. Aku pastikan kamu akan memasuki rumah nyaman mu. Gumam Aldo sambil mengelus sesuatu dibawah sana.


Anita yang mendengar gumaman Aldo,dalam hati tertawa geli.


Hukuman yang paling menakutkan untuk para suami Adalah dilarang keras menyentuh istri. Dan disitulah kesetiaan para suami di uji.


Anita sebenarnya belum percaya sepenuhnya dengan Aldo,dan cara inilah yang ia gunakan untuk menguji kesetiaan Aldo.


🌷🌷🌷🌷


Anita terbangun dari tidurnya saat Aldo sudah tidak ada disampingnya,kemudian ia melihat jam di nakas ternyata sudah pukul 7 pagi waktu setempat.


Kemana suaminya itu ?


Apakah tadi malam dirinya bermimpi ?


Tak berselang lama pintu kamar mandi terbuka,Anita pun menoleh dan melihat ke arah pintu tersebut.


Kemudian mulutnya menganga lebar.


Bagaimana tidak ! Penampilan Aldo membuat Hati Anita goyah,jiwa Jallang nya meronta-ronta ingin segera dikeluarkan saat melihat tubuh **** Aldo yang hanya memakai Boxer untuk menutupi sesuatu yang menonjol dibawah sana dan jangan lupakan perutnya seperti roti sobek hingga Anita ingin sekali menggigitnya.


Ah,kenapa suaminya itu semakin **** saja sih !


Hingga tanpa sadar Anita menggit guling yang ada di pangkuannya.


Uh,GEMESSSS !!!


Aldo rajin Olah raga setiap hari sebelum berangkat bekerja,maka dari itu tubuh nya semakin kekar dan semakin ****.


Aldo terkekeh saat melihat istrinya terpesona melihat penampilannya tapi Aldo pura-pura tidak tau. Bahkan ia sengaja mondar-mandir dengan keadaan yang seperti itu.


Ia ingin membuat sang istri panas.


"Apa kamu lapar sayang?" Tanya Aldo saat melihat Anita dengan gemas menggigit guling.


Anita menggeleng sebagai jawaban,bahkan dengan bodohnya ia masih mempertahankan menggigit guling itu.


"Lalu kenapa kamu,menggigit guling itu?" Tanya Aldo sedikit terkekeh.


"Hah,apa ? "


"Itu guling" Aldo menunjuk guling yang masih di tangan Anita.


"O oh i ini " Kemudian membuang guling itu dengan cepat "I iya a aku lapar" Gugup Anita,bahkan kini wajahnya seperti kepiting rebus.


"Benar kah?" Tanya Aldo tersenyum smirk dan mulai mendekati Anita yang masih duduk di atas tempat tidur.


"Ah,i iya" Anita semakin gugup kemudian ia segera berlari kedalam kamar mandi untuk menghindari Aldo sebelum dirinya lepas kendali.


"Sayang jangan berlari" Aldo memperingatkan saat melihat Anita sedikit berlari,kemudian ia menyusul Anita.


"Hei apa yang kau lakukan,Aldo ahhhh " pekik Anita.


Anita diapain ya sama babang Aldo ? Penasaran gak?


Ikuti terus kisahnya ya.


Jangan lupa like,komen dan votenya ya 😘.