Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Posesivenya mama


Anita dengan malu mencium punggung tangan aldo begitu pula Aldo mencium kening Anita yang kini Sah menjadi istrinya. Tak lupa mereka bertukar cincin.


Setelah itu mereka mendapat wejangan dari para orang tua masing-masing,lalu mereka melakukan foto berasama.


Setelah semua selesai Aldo dan anita sudah berganti pakaian begitupun dengan yang lain.


"Jadi apa yang akan kalian jelaskan?" Tanya pak sanjaya pada tiga orang itu


"Udahlah pah gak usah diperpanjang,lagian juga anita udah menjadi menantu kita" potong bu rosma sambil mengelus kepala anita lembut yang kini duduk di sampingnya. bu rosma tak mengijinkan anita kemana-mana,sungguh posesive sekali membuat bibir aldo monyong lima senti.


"Baiklah mah" ucap pak sanjaya pasrah.


"Ahh senangnya mempunyai menantu cantik seperti ini" Ucap bu rosma


"Maaf ya sayang,tadi mama ngatain kamu tante-tante" ucapnya merasa bersalah


"Iya gak apa tan eh mah" ucap anita sedikit canggung memanggil mertuanya dengan sebutan 'mama'.


" Kau ini baik sekali" Ucap Bu rosma lalu memeluk anita dan mengecup pucuk kepala anita


"Mah,udah peluknya jangan terlalu erat,perut anita jahitannya belum pulih" Ucap aldo merasa kesal kepada ibunya. sebelumnya aldo sudah mengatakan kondisi anita dan ibu nya dan mereka tak mempermasalahkannya.


"Ah iya mama lupa" ucap bu rosma


Melihat keluarga aldo sangat menyayangi anita membuat ibu anita dan pakde bude merasa lega,Walaupun aldo dari kalangan atas tapi tak mempermasalahkan status anita yang dari kalangan bawah.


"Jadi papa dan mama tau dari mana kalau aldo nikah disini?" Tanya aldo yang duduk di sebrang anita. mulutnya bertanya pada orang tuanya akan tetapi tatapan matanya tak lepas menatap istrinya. Ah istri sungguh saat menyebut kata istri hatinya terasa tergelitik ia sungguh merasa bahagia.


"Kau tau kan anak buah papa itu berjumlah ratusan,hem??" Ucap pak sanjaya sambil menaikan salah satu alisnya menatap remeh aldo.


"Cih,sombong nya kumat" Decih aldo


"Apa?"


"Apa!!?


" Kau ini" ucap pak sanjaya kesal


"Aduh kenpa papa menendang kaki ku?" mengelus kakinya yang ditendang sang papa.


"Sayang lihatlah kakiku sakit sekali" Ucap manja Aldo ke anita.


"AL___" Anita mentap tajam aldo membuat aldo menciut


"Oke Oke" Ucap aldo mengangkat kedua tangannya seolah sedang ditodong pistol oleh istrinya.


Melihat tingkah aldo yang takut dengan anita membuat pak sanjaya tertawa terbahak-bahak


"Ha...haa....haaaa dasar suami takut istri"


" Bukannya papa juga begitu,apa lagi jika disuruh tidur diluar sama mama" Balas aldo dengan seringai licik membuat pak sanjaya bungkam karena kalah telak dengan anak lucnut nya ini.


"Diam lah Son. Kau ini mempermalukan ku di depan besan papa" Bisik pak sanjaya melirik ibu anita dan pakde bude yang menahan tawa.


Jika ada yang tanya kemana citra,pak ferdy,doni dan amel mereka sudah pergi karena mempunyai urusan masing-masing yang tidak bisa ditinggal kan.


" Baik- baik lah,tapi bantu Aldo buat menyingkirkan mama dari sisi anita,huffzz dari tadi menempel seperti lem" gerutu aldo.


" Biarkan lah Al,mama mu itu sudah lama menginginkan anita menjadi menantunya begitu pun papa, Saat ini mama mu sangat bahagia" ucap pak sanjaya.


" Ya ya aldo sudah tau karena tadi mama udah menjelaskan ke aldo,jadi sekarang jauhkan mama dari anita" Ucap aldo tegas


" Tidak mau___"


" Baik lah jika tidak mau,Aldo akan membongkar kebiasaan papa saat dirumah"Ancam Aldo menyeriangai licik.


"Haissss,sialan kau anak lucknut" Kesal pak sanjaya.


Jangan lupa like,vote dan komentarnya


Terimakasih


Love you all๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜