Perawan Tua Meet Brondong Tajir

Perawan Tua Meet Brondong Tajir
Salah paham


Jangan lupa like agar author makin semangat berkarya.


Follow IG me @Thalindalena


SELAMAT MEMBACA


...'Aku tidak akan pernah bisa mengatakan seberapa banyak aku menyukaimu dan betapa istimewanya dirimu untukku. Akan tetapi, aku bisa mengatakan bahwa duniaku selalu berwarna saat bersama denganmu'....


________________________________________________


Merasa sang istri kehabisan nafas aldo melepaskan pagutannya, ia menatap anita yang masih memejamkan mata sambil mengatur nafasnya lalu ia mengusap sisa saliva di bibir anita dengan ibu jarinya. Bibir anita terlihat bengkak dan semakin **** membuat Aldo tak tahan untuk melu matnya lagi. Anita memundurkan kepalanya membuat aldo heran.


"Kenapa?" tanya Aldo karena anita terkesan menghindarinya


"Udah siang kalau nurutin kamu mah gak ada abisnya"


"Biarin sama istri sendiri ini" jawabnya cuek lalu merengkuh istri nya lagi.


"Ihhhh,aku gak enak sama mamah" ucap nya melepaskan tangan aldo


"Gak enak kenapa? toh kamu nona muda di keluarga Sanjaya".


"Udah deh aku mau mandi" baru akan beranjak dari tempat tidur tangannya di cekal suaminya.


"Kenapa?"


"Mandi bareng ya" Ucap aldo menaik turunkan alisnya.


"Gak mau" melepaskan cekalan tangannya.


"Gak ada penolakan sayang" lalu menggendong istrinya. membuat anita terkejut.


"Hey,turunkan aku" Anita meronta.


"Diamlah atau aku cium nanti" Ucap aldo menyeringai. mendengar ucapan suaminya membuat anita menutup mulutnya dengan kedua tangannya.Membuat aldo terkekeh.


Sampai dikamar mandi Aldo menurunkan Anita perlahan dipinggiran bathup lalu ia mengisi bathup itu dengan air hangat.


"Buka bajunya" Titah Aldo


"Apa?"


"Buka bajumu sayang"


"Enggak mau,kamu keluar dulu sana" Ucap nya menunduk malu sambil menyilangkan kedua tangannya didepan.


"Hey,aku ini suami mu,bahkan aku sudah melihat semuanya" Ucap aldo santai semakin membuat anita malu dan wajahnya merona.


"Ishhh mesum"Kesal anita.


"Ayo cepat,aku akan memandikan mu"


"Hah?Apa?"


Tanpa menunggu lama lagi Aldo menggendong anita dan menyeburkannya kedalam.bathup yangbtelah terisi air membuat bajunya basah dan mau tak mau ia melepas pakaiannya.Membuat Aldo menyeringai licik. Dan anita semakin cemberut.


Aldo ikut masuk kedalam bathup dengan keadaan polos juga,ia juga membasuh dan menyabuni tubuh istrinya dan sesekali tangannya berbuat nakal.


Hiks hiks hiks


Ini mah namanya mencari kesempatan dalam kesempitan. batin anita


************


Sementara di bawah sana tepatnya di ruang tamu keluarga sanjaya.


Bu rosma duduk diruang tamu dengan suaminya. Ia duduk dengan gelisah sesekali ia melihat kearah tangga.


"Kenapa sih mah? Tanya Sanjaya seakan tau kegelisahan istrinya.


"Kok Menantu mama belum turun juga ya pah?" Ucap Rosma khawatir.


"Udah lah mah ,namanya juga masih anget-angetnya kayak gak tau aja sih" Jawab sanjaya santai.


"Papa gimana sih!! keadaan anita kan belum pulih nanti anita kenapa kenapa gimana?"


Tapi Sanjaya tak menanggapi ucapan istrinya dan melanjutkan main game nya.membuat sang istri kesal.


"Tak bisa dibiarkan ini" gumam nya lalu berjalan menaiki tangga menuju kamar anaknya.


Sanjaya melihat istrinya naik keatas tangga terpaksa harus mengikutinya.


Saat sampai di depan pintu kamar yang dituju ia mendengar teriakan dari dalam kamar.


"Tuh kan pah" Rosma semakin khawatir


"Tenang mah tenang paling juga itu suara menantu kita yang di gempur sama anak kamu" menjawab nyleneh,lalu mendapat cubitan panas di perut panas dari sang istri.


"Sakit mah" mengelus perutnya


"Lagian mesum terus"


"Ayo dibuka pah pintunya"


Klek


Klek


"Dikunci" ucap Sanjaya


"Bentar mama ambil kunci cadangan" Ucap Rosma berlari menuju kamar nya sendiri yang jaraknya tak terlalu jauh. Beberapa detik kemudian Rosma sudah kembali lahi dengan kunci cadangan lalu menyerahkan ke suaminya.


Tak menunggu lama pintu tersebut akhirnya terbuka.


"Anehh,sepi? Atau jangan-jangan tadi suara hantu" Ucap Sanjaya


"Ish papa ini Mana ada hantu".


Eh tunggu


Sayup sayup Rosma mendengar sesuatu dari ruang ganti.


'Ih pelan-pelan sakit Al'


'Iya ini juga udah pelan'


'Enak kan?'


'Iya enak banget,lebih kenceng lagi'


Semakin mendekat suara itu itu semakin jelas Ia menutup mulutnya lalu berjalan merunduk seperti mau maling.


"Diem pah,papa dengar gak suara tadi?


"Dengar suara kentut mama"


Plakkk


Rosma memukul keras lengan suaminya membuatnya meringis.


Rosma membuka pintu ruang ganti perlahan diikuti suaminya dibelakang. Rosma melongoknya kepala dan ia terlihat syok melihat pemandangan di sana


Posisi Anita duduk di pinggiran meja yang berada disana Anita menengadahkan kepala dengan bathrobe yang terbuka bagian depannya dan posisi Aldo berjongko di sela kedua kaki anita dan Aldo hanya memakai handuk melilit dipinggang nya.


ASTAGFIRULLAHHH. Rosma Reflek istrigfar dengan suara yang keras lalu menutup mulutnya.Membuat pasangan pengantin baru itu terkejut lalu anita membenarkan bathrobe nya dan aldo menegakkan badannya


"Ada apa mah? " tanya Sanjaya yang berada dibelakang istrinya.


"Engak ada apa-apa" Jawab Rosma mukanya sudah seperti kepiting rebus lalu ia menarik tangan suaminya.


"Ihh mama,papa mau lihat ada apa sih kok mama mukanya sampe kayak gitu" ucap sanjaya penasaran lalu melongokkan kepalanya kedalam,belum ia melihat sesuatu disana matanya sudah ditutup oleh tangan istrinya lalu ditarik keluar kamar.


****


Di dalam kamar pasangan pengantin barunitu malu bukan kepalang.


"Kamu sih Al" Ucap Anita malu menutup wajahnya.


"Kok aku?Emang kita ngapain?" Jawab Aldo santai


"Posisi kita tadi pasti udah membuat mama salah paham" Ucap anita membuat Aldo menaikan salah satu alisnya.


"Lagian kenapa tadi gak kunci pintunya?" Lanjut anita kesal


"Terus gimna dong,aku malu banget" Rengek anita


" Ya gak gimana-gimana kan kita gak ngapa-ngapain"


"Ihh kamu mah gak ngerti" Kesal anita lalu beranjak mengambil baju dilemari dan memakainya dideoan aldo membuat Aldo menelan salivanya kasar.


Flasback


Saat anita dan aldo sudah selesai dengan ritual mandinya.Saat anita berjalan menuju ruang ganti diikuti aldo,ia hampir terpleset dan reflek berteriak,lalau merasakan bekas jahitannya terasa sakit.


"Aduhh" pekik anita memegangi perutnya


"Kamu gak apa sayang," memapah anita lalu mendudukan anita dipinggiran meja.


"Sakit,bekas jahitan ini sakit banget" Ringis anita menunjuk perutnya.


Lalu aldo membuka bathrobe yang dikenakan anita, mereka sudah tak ada malu lagi untuk melihat tubuh masing-masing. Lalu Aldo berjongkok didepan perut anita dan meniup luka jahitan di perut anita.


"Pelan-pelan sakit Al" pekik anita saat Aldo menyentuh perut anita.


"Ini juga udah pelan" Menelan ludah kasar karena bagian depan tubuh istrinya terekspos.Tapi ia masih harus menahannya.


"Enak kan" Tanya aldo saat ia meniup luka istrinya.


"Iya enak banget,lebih kencang lagi"


Flasback off


Saat ini Anita dan Aldo berada di meja makan bersamaan dengan Rosma dan sanjaya mereka duduk berhadapan.


"Ayo dimakan,jangan dilihatin aja" Ucao Sanjaya kepada anita.


"Ehh iya pah" Sungguh situasi ini sangat canggung begitu juga Rosma. Tapi tidak dengan Ayah dan anak itu mereka sarapan dengan santai.


Anita melirik Aldo terlihat begitu santai dan sangat menikmati makanan nya.


Awas kamu Al.kesal anita dalam hati


Melihat menantunya merasa tak nyaman Rosma menjadi merasa bersalah tak seharus ia memasuki kamar pribadi mereka.


"Nambah lagi sayang" Ucap Rosma angkat bicara menghilangkan kecanggungan ini.


"I i ya mah" Ucap Anita gugup bahkan ia tak berani menatap kedua mertuanya itu.


" Kayaknya bentar lagi papah punya cucu ini" Celetuk Sanjaya membuat Anita tersedak dengan sigap Aldo memberikan segelas air putih kepada anita dan menepuk punggung anita.


"Papah" geram Rosma melototi sang suami.


"Apa? kenapa? itu buktinya leher anita penuh dengan tanda cinta" Ucap Sanjaya tak berfilter


"Papah" sekali lagi Rosma melotot tapi dengan menendang kaki suaminya yang ada di kolong meja


Uhukk uhukkkk


Kali ini bukan Anita yang tersedak melainkan Aldo lalu anita segera memberikan minum kepada aldo.


Anita menunduk malu lalu menutup leher nya dengan rambut panjangnya.Anita memejamkan matanya sejenak bagaimana bisa ia tak tau jika Aldo meninggalkan jejak dilehernya.


Ya tuhann aku malu sekali


ada pintu ajaib gak ya?rasanya aku ingin menghilang dari sini.


"Sudah ayo lanjutkan makannya" Ucap Rosma sadar akan situasi tidak mengenakkan ini. ingin Rasanya ia mengutuk mulut suaminya itu.


Anita terkejut melihat sikap konyol Sanjaya saat dirumah,padahal jika dikantor Sanjaya terlihat dingin dan arrogant.


"Maaf"Cicit Aldo saat mendapat tatapan tajam dari sang istri. Saat ini mereka berada dibalkon kamar


"Gak di maafkan"Ketus Anita


"Yah sayang kok gitu sih?" rengek Aldo memeluk Anita dari belakang


"Aku malu banget Al,bahkan mau keluar aja aku gak berani" Ucap Anita.


"Ohh jadi kamu malu? padahal itu bukti tanda cinta dari aku" kesal Aldo melapaskan tangannya dari pinggang anita.


"Al bukannya git__"


"Ya ya ya aku paham,bilang aja kalau kamu gak mau aku sentuh,aku ini suami kamu lho sayang,aku berhak memberi tanda dimana sesuka aku biar senua orang tau kalau kamu itu cuma milik aku" Ucap aldo mendramatrisir.


"Al astaga" Anita memijit pelipis nya saat Aldo meninggalkannya.


Terus dukung author ya readers dengan cara like,komentar dan vote ya


Love you all๐Ÿ’—๐Ÿ’—