
Hari berganti bulan dan bulan berganti tahun. Kenzie sudah berusia 17 tahun dan adiknya Kailan berusia 16 tahun. Begitu juga putri Bram yang bernama Salwa Saida berusia 16 tahun dan kini menjelma menjadi gadis cantik dan berhijab. Setiap Pria yang melihatnya pasti akan terpana akan kecantikan nya kecuali Kenzie.
Ya,si remaja tampan itu dengan sejuta pesonanya dan juga pecinta wanita cantik sangat membenci Salwa,bukan tanpa alasan. Menurut Kenzie,Salwa hanya seorang gadis manja dan suka tebar pesona kepada setiap pria. Jadi,itulah alasan Kenzie sangat tidak suka dengan gadis bernama Salwa Saida.
"Ken ? Tunggu !" Cegat Salwa.
"Minggir Sawah ! Kau itu jadi wanita tapi murahan sekali !" Ketus Kenzie,ketika ia keluar dari kelasnya dan ingin menuju kantin di hadang oleh Salwa.
Ya,Kenzie,Kailan dan Salwa berada di sekolah SMA yang sama,begitu pula Reyhan putra dari Ibu Diana dan Opa Ferdi.
"Nama ku Salwa bukan Sawah ! Dan apa tadi kau mengataiku murahan ?" Tanya Salwa,tidak menyangka jika Kenzie berbicara semenyakitkan itu kepadanya.
Padahal Salwa hanya ingin mengucapkan terimakasih dengan kado ulang tahun yang di berikan oleh Kenzie untuk dirinya.
Walaupun Kenzie tidak datang kepesta ulang tahunnya tapi Kenzie selalu menitipkan kado ulang tahunnya kepada Kailan setiap tahunnya.
"Ya !" Jawab Kenzie dengan tegas. Kemudian ia mendorong Salwa hingga terjungkal ke belakang. Beruntung saat itu Reyhan sedang melintasi di depan kelas Kenzie dan ia melihat Salwa di dorong kebelakang,lalu dengan cepat ia menangkap tubuh Salwa.
"Ken,Loe jangan keterlauan sama Salwa !" Seru Reyhan. Kemudian membantu Salwa berdiri.
"Apa urusan Loe !" Sahut Kenzie,kesal.
"Loe enggak apa-apakan ?" Tanya Reyhan kepada Salwa.
"Enggak Kok Rey,terimakasih." Ucap Salwa dan tersenyum.
"Cih ! Dasar tebar pesona !" Umpat Kenzie,kemudian segera berlalu dari sana. Entah kenapa suhu udara tiba-tiba sangat panas ketika melihat Salwa tersenyum dengan pria lain.
"Dia memang begitu. Enggak usah di dengar." Ucap Reyhan menenangkan dan di angguki oleh Salwa.
"Ayo kekantin,hati loe pasti sedih sekarang. Gw traktir makanan kesukaan loe mau ?" Tanya Reyhan,tersenyum menatap kecantikan Salwa dari samping.
"Soto ayam." Ucap Salwa,tersenyum manis dan di angguki Reyhan.
"Ayok." Ajak Salwa dan berjalan mendahului Reyhan.
Sampai Di kantin sekolah,suasana di kantin itu cukup ramai dengan para murid yang sedang mengisi perutnya.
Salwa menengok kekanan dan kekiri karena ia sedang mencari meja yang kosong,sedangkan Reyhan memesan Soto ayam untuknya.
Saat ia menoleh kekanan ia melihat Kenzie tengah di kerubungi siswi-siswi cantik di ujung sana.
"Dasar Kenzie." Gumam Salwa sambil menggelengkan kepalanya.
"Sudah dapat meja ?" Tanya Reyhan,yang tiba-tiba berada di belakang Salwa dan sontak saja hal tersebut mengejutkan gadis itu.
"Belum,masih penuh semua." Ucap Salwa. "Kamu udah pesan ?" Tanya Salwa.
"Sudah, Soto ayam pakai ceker ayam super banyak." Ucap Reyhan. Ia begitu hafal dengan menu kesukaan Salwa.
Reyhan menatap setiap sudut kantin itu,berharap ada meja yang kosong.
"Nah di sana." Reyhan menunjuk meja kosong tepat di sebelah Kenzie yang tengah di kerubungi siswi-siswi cantik.
"Enggak ah,nanti ngganggu mereka lagi." Tolak Salwa.
"Kita cuma makan doang Sal ! Jika mereka terganggu bukan urusan kita dong." Ucap Reyhan cuek.
"Tapi—" Belum selesai bicara tangannya sudah ditarik oleh Reyhan.
Alurnya maraton ya 🙏
Jika tidak suka mohon langsung tinggalkan dan yang suka lanjut terus dong🤭🤭
Akhir bulan Desember insya allah Emak akan menamatkan Novel yang ini.
Dan selanjutnya Emak akan lanjutkan cerita Salwa dan Kenzie di lapak yang berbeda tapi tenang masih di NT kok.🤭
Terus dukung Emak othor ya seyeng🥰🥰😘😘