
Jangan lupa kasih like untuk author yang manis imut kayak marmut biar makin semangat🤭🤭
Follow IG me @Thalindalena
Happy Reading
Sedangkan ditempat lain Anita merenungi nasib nya,pergi dengan membawa luka sekaligus membawa cintanya.
"Sudah waktunya,ayo" Ucapnya membuat Anita menoleh lalu mengangguk.
Kemudian Pria itu mendorong kursi Roda yang diduduki Anita.
"Apa keputusanmu sudah tepat?" tanya nya.
"Iya Pa,aku ingin menenangkan diriku" Ucapnya.
"Baiklah,Papa mendukungmu ,papa juga tidak ingin kau tersakiti" Jawab Ferdi.
Saat Anita berada ditaman menyaksikan drama dimana suaminya memeluk wanita lain,Ferdi datang menghampirinya. Kemudian Anita memohon pada Ferdi untuk membawanya pergi dan Ferdi menyanggupi karena ia juga geram pada Aldo dan ingin memberi pelajaran sedikit.
"Terimakasih,sudah menyayangiku" Ucap Anita terisak seraya menggenggam tangan Ferdi.
"Kau ini bicara apa? kau ini juga putri ku! " Tegas Ferdi walau Anita bukan darah dagingnya tapi ia juga menyayangi seperti putrinya sendiri.
"Sayang,kau yakin dengan keputusanmu?" Tanya Ferdi sekali lagi kemudian Anita mengangguk mantap.
"Berjanjilah pada papa kau akan baik-baik saja disana dan papa sudah menyiapkan Asisten pribadi untukmu dan juga beberapa body guard yang selalu mengawasi mu.
Terdengar berlebihan tapi Anita yakin jika semua itu demi kebaikannya.
"Terimakasih. Tapi papa juga harus berjanji jangan beritahu kepada siapapun termasuk ibu" Mohon Anita.
"Ya papa berjanji tapi untuk ibu mu papa rasa tidak bisa" Ucap Ferdi bagaimana pun Diana harus tau keadaan putrinya.
"Hanya ibu Pa" Tegas Anita.
Kemudian Ferdi menggendong Anita masuk kedalam Jet pribadinya diikuti para bodyguard yang berjumlah lima belas orang dibelakangnya. Walaupun keadaan Anita masih lemah tapi Ferdi sudah menyiapkan Tim medis guna mengontrol keadaan Anita hingga sampai Negara A.
"Jaga Nona muda kalian seperti kalian menjaga nyawa kalian sendiri,jika lecet sedikit habis kalian ditanganku" Ucap Ferdi tegas.
"Baik Tuan" Ucap mereka serempak.
"Baiklah,Papa dan ibu mu akan mengunjungimu sesering mungkin" Ucap Ferdi mengelus puncuk kepala Anita,Kemudian Anita memberikan sesuatu pada Ferdi entah apa itu.
🌷🌷🌷🌷
Sedangkan Aldo di caci maki oleh kedua orang tuanya.
"Ini yang kamu inginkan,bukan? Apa sekarang kamu puas? Berbahagialah sekarang dan kamu bisa bebas kembali kepada kekasih masa lalu mu itu" Sindir Rosma setelah selesai memarahi Aldo.
"Papa kecewa sama kamu Al,walaupun kamu anak papa jika salah tetap lah salah,dan terimalah sekarang hukuman dari Anita" Ucap Sanjaya.
Aldo menunduk diam tak mengucapkan sepatah apa pun.
"Permisi Tuan" Ucap penjaga. "Ini ada surat dari nona Anita" menyerahkan surat itu kepada Aldo.
Dengan cepat Aldo menyambar kertas itu.
"Surat dari Anita?siapa yang mengantar pak?" tanya Rosma pada penjaga.
"Ojek Online Nya" kemudian pamit untuk berjaga lagi di pos.
Aldo berlari menuju kamar nya tanpa menghiraukan kedua orang tuanya yang memanggilnya.
Saat sudah berada di dalam kamar ia duduk di tepi ranjang dengan perasaan tak karuan ia memberanikan membuka surat tersebut.
...Dear, My Hubby...
Maaf karena aku belum bisa menjadi istri yang terbaik untuk mu.
Tes
Air mata Aldo menetes membasahi kertas itu.
"Kamu yang terbaik,dan selalu menjadi yang terbaik" Ucapnya terisak.
By,aku sangat mencintaimu,maafkan aku telah membawa dia pergi bersamaku,aku janji jika saat dia lahir aku akan mengabarimu.
By,maaf aku tidak bisa lagi bersamamu,Aku menyerah sebelum berjuang.
Aku tidak kuat menahan tekanan batin ini.
Cinta yang selama ini kau harapkan telah kembali.
Tak apa bila harus pergi,Tak apa bila tak kembali
Meski hati ini kurasakan perih,Tanpa kau di sini.
Biar sudah kutelan sendiri,Kenyataan yang kini terjadi.
Kau memilih dia untuk bersamanya,Jalani hidupmu,dan berbahagilah bersamanya".
Kau yang selalu terindah dan nama mu akan selalu dihatiku.
Terimakasih luka terindah yang kau berikan.
By,aku selalu mencintaimu dan sampai kapan pun akan selalu mencintaimu.
Dan sampaikan permintaan maafku kepada mama dan papa,karena aku mengecewakan mereka.
Sekali lagi terimakasih. Jalani hidup mu dengan bahagia,By.
...Ttd...
...Istrimu yang tersakiti....
Aldo Menangis tak karuan,ia menciumi surat itu berkali-kali hingga memeluknya.
"Tidak. Kamu salah paham sayang"
"Sayang aku mohon kembali lah,maafkan aku. kembalilah aku mohon" Isak Aldo kemudian meraung.
Hatinya sakit saat membaca setiap kata yang ada disurat tersebut. Ia jahat telah menyakiti istrinya begitu dalam dan membuat istrinya pergi dari hidupnya.
Sanjaya dan Rosma menyaksikan itu ikut menangis meliihatnya putranya seperti itu.
Takdir memang tidak bisa ditebak bagaimana Alurnya layaknya Roda yang berputar pada porosnya terkadang ada di bawah dan ada diatas.
Ada kebahagiaan pasti ada kesedihan.
Ada pertemuan pasti ada perpisahan.
Lalu bagaimana takdirnya? Yang jelas untuk Aldo, tidak ada kata perpisahan dan sampai keujung dunia pun ia akan mencari Istrinya itu. Kini ia sadar bahwa Anita lah yang sangat ia cintai,yang saat ini menjadi Ratu di hatinya.
Kenapa baru saat ini menyadarinya.?
Karena setiap orang harus merasa kehilangan dulu baru itu ia menyadari arti kehilangan dan Arti bahwa istrinya sangat berharga di hidupnya.
Kenapa penyesalan selalu berada diakhir?
Karena jika ada didepan tidak akan ada kesalahan yang membuat kita menyesal.
Penyesalan itu mengajarkan kita untuk menjadi orang lebih baik dan intropeksi diri. agar tidak melakukan kesalahan yang sama dan kesalahan yang lainnya.