
Hari ini adalah hari minggu, tapi, Elang bangun pagi-pagi. Sebelum Gea bagun, Elang sudah bangun.
Rasa sakit akibat jatuh semalam sudah tidak Elang rasa kan lagi di pungung nya. Dia minta izin sama mama untuk pulang kerumah nya.
"Ma, Lang harus pulang kerumah dulu kayak nya hari ini."kata Ekang pada mama Gea.
"Oh, kamu mau pulang nak, Gea nya mana?" kata mama.
"Gea masih belum bangun ma, mungkin capek. Jadi Elang gak bangunin Gea nya." kata Elang.
"Ooh... Gitu. Titip salam sama mama ya Lang." kata mama.
"Iya ma, nanti Lang sampai kan ya ma." kata Elang sambil keluar pintu rumah.
Elang pun pulang kerumah dengan mobil nya sendiri.
Tak lama, Gea keluar dari kamar nya. Ia menuruni anak tangga menuju mama yang ada di meja makan.
"Ma, ada lihat Elang gak. Kok gak ada di kamar sih ma." kata Gea.
"Elang bilang sama mama tadi, ia pulang kerumah nya sebentar. Ada hala yang ingin ia urus di sana." kata mama.
"Oh, kok gak bangunin aku dulu jika mau pulang." kata Gea sambil duduk.
"Elang kasihan sama kamu Ge, maka nya gak mau bangunin kamu yang malas bagun jika hari minggu." kata mama.
"Apaan sih ma, mana ada malas bangun. Orang hari minggu itu kan hari libur, ya wajar aja agak telat bangun ma." kata Gea.
"Serah kamu lah, apa yang mau kamu pikir kan." kata mama pada Gea.
Sedang kan di sana, Elang baru saja sampai di rumah nya. Mama sudah menyambut nya dengan sangat bahagia.
"Gak sama Gea Lang." kata mama.
"Belum lah ma, aku sengaja pulang hari ini. Karna ada yang mau aku siap kan di rumah kita." kata Elang.
"Siap kan apa maksud mu Lang." kata mama penasaran.
"Ada deh ma, nanti juga mama tahu sendiri apa yang aku rencana kan." kata Elang.
Seharian ini, Elang tidak datang kerumah mertua nya. Dan ia juga tidak memberi kabar pada Gea.
Terlihat sekali, bahwa Elang sangat capek. Entah apa yang ia kerja kan seharian ini. Membuat nya begitu kelelahan.
"Lang,.... Lang.... " kata Gea berusaha membangun kan suami nya yang sedang tidur di sofa.
"Lang, kamu yakin gak mau tidur di kamar. Masa kamu mau tidur di sofa juga saat aku telah mau berbagi kamar dengan mu." kata Gea lagi.
Elang, bangun dari tidur nya. Karna Gea terus menepuk pipi nya dengan lembut.
"Kamu yakin gak mau tidur di kamar Lang?" kata Gea.
"Gak lah, aku mau tidur di kamar. Ayo naik sekarang." kata Elang langsung berjalan.
Gea hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Elang yang masih sempoyongan langsung berjalan naik tangga untuk kekamar.
"Hati-hati Lang, aku gak mungkin nyambut kamu jika kamu jatuh." kata Gea.
"Aku gak akan jatuh kok Ge, kamu gak perlu cemas deh." kata Lang.
Sesampai nya di kamar, Elang langsung baring di atas kasur. Ia langsung terlelap karna sangat capek tadi siang.
"Yah.... Kamu ada-ada aja Lang. Masa baru baring aja udah langsung tidur." kata Gea.
karna Elang sudah terlelap, Gea juga ikut membaring kan tubuh nya di samping Elang yang sudah tidur.
Entah jam berapa sekarang, tapi dia merasa juga sudah ngantuk. Ia juga ikut memejam kan mata nya dan tertidur.
Besok nya, seperti biasa. Gea bangun dan mandi untuk besiap-siap pergi kesekolah.
Tapi, saat ia bangun pagi ini. Elang juga sudah bangun, karna tidak ada di samping nya.
"Kebiasaan kamu Lang, jika di rumah mama aja kamu bangun nya lana banget." kata Gea bicara sendiri.
Gea bangun, terus mandi dan berpakaian. Kemudian turun kebawah untuk sarapan.
"Lang pulang kerumah mama juga hari ini ya ma." kata Gea pada mama.
"Iya Ge, kata nya mau pulang. Karna ada yang masih belum selesai dia urus kan." kata mama.
Gea tidak menjawab, ia hanya menaganguk kan kepala nya. Untuk apa yang ia dengar dari mama nya.