Cantik Cantik Galak

Cantik Cantik Galak
+15


Memang lah mama nya selalu menyalah kan diri nya, atas apa yang terjadi belasan tahun yang lalu. Jika papa nya Gea tidak bersikeras memaksa nya menikah walau tanpa restu orang tua suami nya. Maka anak nya yang pertama tidak akan menderita seperti saat ini.


Itu yang membuat Gea membulat kan tekat untuk menerima apa yang oma nya ingin kan. Agar bisa melepas kan mama dan kakak nya dari rasa tidak nyaman.


"Ge akan buat semua nya berubah ma, pa." kata nya.


Tak lama, datang lah pelayan yang memanggil mereka. Karna hari sudah mulai malam. Mereka di minta untuk bersiap siap.


"Nona muda, pakaian nona suda ada di kamar biasa nya nona". Kata pelayan itu.


"Baik lah. Aku tahu". Kata nya.


Dia sudah tahu, oma pasti sydah menyiap kan semua. Maka nya dia tak perlu repot repot memikir kan apa yang akan ia guna kan.


Ia pun masuk kamar biasa nya ia datang kerumah oma nya. Karna di kamar itu memang oma nya sedia kan, Baju untuk nya. Setiap kali ia datang dan menginap di rumah oma. Dia tidak perlu membawa apa pun perlengkapan. Karna oma sudah menyedia kan semua untuk nya.


Bahkan kamar itu di dekor khusus untuk nya. Begitulah oma nya memperlaku kan nya dengan sangat istimewa.


"Ini baju yang akan nona kena kan malam ini". Kata pelayan yang dari tadi mengikuti nya dari belakang.


"Baik lah. Aku akan mengganti pakaian. Kamu keluar lah dulu." kata nya pada pelayan itu.


Pelayan itu menuruti apa yang ia kata kan.


Beberapa saat ia menatap gaun hijau muda, oma nya tahu benar apa yang ia suka. Warna nya sangat indah. Warna hijau kesukaan nya.


Tak lama ia pun berganti pakaian, setelah sekesai, ia duduk di depam meja rias dan menatap diri nya di depan kaca itu.


Terdengar pintu kamar nya di ketuk seseorang dari luar.


"Ini kakak Ge, boleh kah kakak masuk". Kata suara di luar pintu.


"Masuk aja kak, pintu nya gak di kunci kok". Kata Gea.


Lalu, pintu pun terbuka. Nampak lah kakak nya yang telah siap dengan pakaian nya. Jas hitam dan berdandan sangat rapi.


"Sudah rapi aja kakak nih." kata Gea ketika melihat kakak nya.


"Ya dong, malam ini oma yang menyedia kan semua nya Ge. Apa kah tamu nya sangat penting ya, sampai oma juga menyiap kan pakaian kakak". Kata kakak nya.


"Iya,, kata nya sangat penting sih kak." kata nya.


Pintu nya di ketuk dari luar oleh seseorang.


"Nona, bisa kah saya masuk". Kata orang yang ada di luar.


"Masuk aja, pintu gak di kunci kok". Kata Gea.


Orang yang di luar pun masuk, dia membawa sekotak alat makeup dan perhiasan yang bermacam macam.


"Lho,,, kok banyak banget perhiasan nya ini mbak." kata nya kaget ketika melihat pelayan itu membawa kan begitu banyak perhiasan.


"Ini permintaan nyonya besar nona, nyonya meminta nona memilih beberapa perhiasan untuk di sesuai kan dengan baju nona". Kata pelayan itu menjelas kan.


"Aku kan sudah punya perbiasan ku sendiri, kenapa harus, oma meminta aku memilih perhiasan baru. Lagian perhiasan ku ini masih cantik juga jika di sesuai kan dengan gaun ini." kata nya sedikit marah.