
Dalam hati nya, Elang tidak percaya dengan apa yang di kata kan Wita dan teman Sella yang lain. Tapi hari ini Sella tidak ada di sekolah. Bahkan, semua teman nya terlihat sedang sedih.
"Di mana Sella di rawat sekarang. Kata kan pada ku." kata Elang.
"Apa urusan nya dengan mu Lang. Kamu kan tidak perduli dengan Sella kan." kata Wita.
"Kata kan saja di mana dia, aku tidak ingin mendengar kan kalian banyak bicara." kata Ealng dengan tatapan yang marah.
"Baik lah, Sella sekarang ada di rumah sakit Pelita. Dia dirawat di sana sekarang." kata Wita.
Elang pun bergegas pergi kemobil nya, tanpa minta izin pada guru lagi. Ia segera kesana dengan mobil nya.
Sesampai nya di rumah sakit pelita, ia di kejut kan dengan orang yang sibuk-sibuk karna ada seorang gadis muda yang ingin bunuh diri di atas atap rumah sakit.
Elang kenal betul dengan Sella, ia tahu gadis yang ingin bunuh diri itu adalah sahabat nya Sella.
Ia pun dengan cepat naik tangga di rumah sakit itu, dia ingin cepat sampai ketempat Sella berdiri. Di sana ada orang tua Sella yang menagis dengan histeris nya.
Elang menhampiri Sella dengan sangat hati-hati, karna takut Sella berubah menjadi orang yang lebih nekat dan langsung terjun kebawah.
"Sella, apa yang kamu laku kan ini Sell, kamu harus turun sekarang." kata Elang sambil mendekat.
"Jangan mendekat Elang, aku bilang jangan mendekat atau aku akan loncat sekarang." kata Sella.
"Ok, aku gak akan mendekat. Tapi kata kan apa yang membuat mu jadi menyedih kan seperti ini Sella. Ini bukan kamu yang kau kenal." kata Elang dengan sangat lembut.
"Aku sudah kehilangan harapan hidup ku, jadi tidak ada guna nya aku hidup sekarang. Jika orang yang aku cintai tidak bisa aku miliki." kata Sella.
"Kamu tahu apa yang aku mahu kan Lang. aku cuma mahu kamu Lang. Kamu" kata Sella.
"Kamu tahu kau sekarang kan, aku tidak bisa menjadi milik mu lagi. Kamu tahu itu Sella." kata Elang.
"Aku tahu itu maka nya kau tidak ingin hidup lagi sekarang Lang. Jadi kamu jangan halangi aku untuk melaku kan apa yang aku mahu." kata Sella.
"Jangan laku kan hal bodoh Sell, aku tahu kamu tidak sebodoh itu kan. Masig banyak lelaki di luar sana yang ingin sama kamu sealin aku." kata Elang memujuk.
"Tidak, aku tidak mahu menikah selain dengan mu. Jika aku tidak jadi istri pertama, aku rela jadi istri kedua untuk mu. Aku akan terima apa pun itu Lang." kata Sella.
"Apa maksud mu dengan istri kedua, aku tidak mungkin melaku kan nya pada mu." kata Elang tak percaya dengan apa yang Sella ingin kan.
"Jika tidak mungkin maka aku juga tidak mungkin hidup dengan melihat mu jadi milik orang lain Lang." kata nya ingin melangkah kan kaki nya untuk melompat kebawah.
"Sella tunggu, baik.. Aku akan laku kan apa yang kamu ingin kan. aku akan ikuti mau mu. Tapi jangan laku kan itu Sella." kata Elang.
Mrndengar yang Elang kata kan. Hati Sella sangat senang, ia turun lalu memeluk Elang dengan erat nya.
Lalu ia memeluk mama dan papa nya dengan sangat bahagi.
"Mama papa dengar kan apa yang Elang kata kan barusan. Dia kan menikahi ku ma, pa." kata Sella sambil memeluk kedua orang tua nya.
Elang tidak tahu apa yang sebenar nya telah di laku kan nya. Apa kah keputusan nya ini benar atau tidak, tapi apa yang ia laky kan ini sangat bertentangan dengan hati dan keinginan nya.
Papa Sella menhampiri nya. Dan mengucap kan terima kasih pada Elang, bukan hanya telah menyelamat kan nyawa anak satu-satu nya itu. Dia juga akan menjadi besan orang terkaya di negara itu.