
Kabar Elang di kalah kan oleh adik kelas nya telah tersebar di sekolah. Ntah siapa yang menyampai kan berita tentang ini. Pasti nya lah oarng yang melihat kejadian nya di sana. Bahkan sampai ketelinga kakak kekas nya pun.
Kabar ini pun di dengar oleh kakak nya Gea. Dewa begitu gelisah mendengar kan kabar ini. Dia takut jika adik nya ini bikin masalah. Karna di tahu betul sifat adik nya bagai mana.
Ia pun memutus kan untuk bertemu adik nya sekarang. Karna rasa penasaran tidak bias ia tahan kan lagi. Apa lagi sampai jam sekolah berakhir.
Ia pun meminta adik nya pergi ketaman belakang sekolah. Gea menurut permintaan kakak nya, ia pun keluar dari kelas nya dan menuju taman belakang sekolah.
Setelah sampai, ia melihat kakak nya sudah menunggu nya di salah satu kursi taman itu.
"Ada apa sih kak, kok gak langsung masuk kelas aku aja". Kata Gea pada kakak nya.
"Gak, kakak mau tanya sesuatu dengan kamu. Lebih nyaman jika di sini." kata kakak nya.
"Tanya apa sih kak, kayak penting banget deh kakak ini". Kata nya.
"Ge, kamu jangan bikin masalah yang dek. Ini sekolah baru mu. Kakak minta kamu jangan bikin ulah deh". Kata kakak nya khawatir.
"Maksud kakak apa sih kak". Tanya Gea tak mengerti.
"Kakak dengar Elang di kalah kan oleh adik kelas. Adik kelas nya perempuan lagi. Apa kah itu kamu Ge". Tanya kak Dewa.
"Elang itu bukan orang sembarangan dek, kakak gak mau kamu dapat masalah di sekolah baru ini. Kakak saran kan kamu jangan bikin masalah ya". Kata nya lagi.
"Kakak tahu kamu bisa jaga diri. Tapi kakak masih khawatir karna kamu itu adik kakak Ge. Elang orang yang terkenal Ge, banyak yang suka sama dia. Nanti nya kamu bukan hanya dapat satu musuh, malah kamu nanti akan dapat banyak musuh karna berurusan dengan nya." kata kakak nya.
Gea tahu sekarang kakak nya sangat khawatir pada diri nya. Walau pun ia bisa jaga diri nya. Mungkin yang kakak nya ada benar nya. Ia pasti akan bikin para pengemar nya Elang jadi marah pada nya.
"Kakak tenag aja ya kak. Aku gak akan biki. Masalah lagi, dan MOS juga udah selesai kan kak. Jadi gak akan ketemu manusia itu lagi." kata nya sambil memeluk kakak nya.
"Manusia mana yang lho maksud kan hah". Kata Elang tiba tiba sudah ada di belakang ia dan kakak nya.
Suara Elang yang tiba tiba muncul di belakang nya ini, sukses buat ia dan kakak nya kaget. Ia berharap tidak bertemu Elang lagi. Eh, malah sekarang hadir di depan mata nya. Dia malah hadir saat Gea memeluk kakak nya. Ia tidak mahu kakak nya dalam masalah karna ulah nya.
"Ngapain sih lho tiba tiba muncul di belakang gue". Kata Gea sambil menarik tangan kakak nya mengajak pergi.
Untung nya, saat itu bel menyelamat kan mereka. Jika tidak mereka akan berhadapan dengan Elang lebih lama. Jika dia sendiri, Gea tidak masalah. Hanya saja dia sedang bersama kakak nya, dia tidak mahu membawa kakak nya dalam masalah karna ulah nya ini.
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Terima kasih untuk rmteman semua. Komen ya teman teman ku. Dan jangan lupa mampir di novel aku yang lain nya. Dengan judul
Sepasang pedang saka