Cantik Cantik Galak

Cantik Cantik Galak
+S


Rika semakin kesal sama apa yang Dewa katakan. Ia memukul Dewa dengan pukulan sayangnya. Namun saat itu, tiba-tiba saja, mata Rika berkunang-kunang dan tidak bisa mengendalikan durinya lagi. Ia merasa sangat pusing dan tiba-tiba, ia tidak bisa menahan tubuhnya lagi. Dewa kaget saat melihat Rika yang ternyata pingsan.


"Rika!" kata Dewa kaget sambil meluk tubuh Rika.


Yang ada di sana juga ikut kaget saat melihat


Rika telah berada dalam pelukan Dewa. Mereka segera menghampiri Dewa dan Rika. Semuanya terlihat sangat panik dengan kondisi Rika yang sangat mendadak itu.


Mereka pun memutuskan untuk membawa Rika kerumah sakit agar tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Rika. Dewa membawa Rika kemobil disusul yang lainnya. Elang dan Gea, juga menuju mobilnya bersama dua babysitter dan sikembarnya.


Mereka langsung menuju rumah sakit untuk melihat apa yang terjadi pada Rika. Oma yang ikut panik, juga tidak lupa menyusul Dewa dan Rika kerumah sakit.


Saat mereka sampai di rumah sakit. Mereka diminta menunggu didepan kamar pasien. Elang membantu menenagkan Dewa, karna ia terlihat sangat cemas.


Bebarapa saat lamanya, dokter memeriksa keadaan Rika didalam sana, akhirnya keluar juga dari ruangan itu. Dewa dengan cepat menghampiri dokter itu.


"Apa yang terjadi dengan istri saya dokter? Apa dia baik-baik saja?" kata Dewa dengan sangat cemas.


"Istri anda baik-baik saja mas, hanya saja ia sedang kekelahan. Karna saat ia, ia sedang dalam proses kehamilannya ...."


"Apa Dok? Rika hamil?" kata Dewa sangat bahagia.


Dokter belum selesai bicara, Dewa langsung memotong pembicaraannya. Dokter itu tersenyum, ia melihat kebahagiaan yang sangat jelas tergambar di wajah Dewa.


"Iya mas, istri anda sedang hamil. Namun sangat muda sekali. Ini masih berbentuk gumpalan saja. Dan ini masih sangat rentan," ucap dokter itu.


"Tapi Rika benar-benar hamilkan dokter?" kata oma.


"Iya ibuk. Pasien memang benar-benar hamil, namun harus dijaga pola makan dan aktifitasnya. Agar tidak terjadi masalah apapun," kata dokter itu menjelaskan.


Dewa sangat bersyukur saat ini. Lebih dari dua tahun ia menunggu kehamilan istrinya. Akhirnya, Rika bisa hamil juga sekarang. Hal sangat membahagiakan bagi Dewa akhirnya datang juga. Sebenarnya, bukan hanya Dewa yang bahagia, melainkan semua yang mendengarkan kabar itu.


......


Selama masa kehamilan Rika, Dewa begitu memperhatikan sang istri. Ia banyak belajar dari Elang cara merawat istrinya saat hamil. Dari situlah, ia tahu apa yang harus ia lakukan dan apa yang tidak boleh ia lakukan.


Sampai akhirnya, Rika harus dibawa kerumah sakit karna waktu melahirkan anaknya sudah tiba. Proses melahirkan Rika berbeda dangan Gea. Kalau Gea melahirkan sikembar dengan cara normal. Sedangkan Rika, ia melahirkan harus dioperasi. Ntah apa yang salah, namun Rika harus di operasi untuk melahirkan.


Untungnya, ia dan bayinya baik-baik saja. Bayi Dewa dan Rika juga perempuan. Sama halnya dengan kedua sahabat mereka yang lainnya. Hanya anak Gea dan Elang yang laki-laki.


"Sayang, apa kamu ingin punya anak perempuan?" tanya Elang pada Gea saat melihat Gea menggendong bayi Rika.


Gea melihat Elang dengan mata marahnya, membuat nyali Elang menciut takut.


"Jangan galak sayang, akukan hanya bertanya sama kamu," kata Elang.


"Apa kamu ingin punya anak perempuan?" Gea mrmbalikkan pertanyaan pada Elang.


"Aku ... aku ngak kok. Si kembar yang ingin punya adik perempuan," kata Elang.


"Gak kok ma, aku gak mau punya adik. Karna kasihan sama mama nanti," kata Adrian.


Anak umur tiga tahun itu sudah sangat pintar. Umurnya memang sangat kecil, tapi pemikirannya sangat luar biasa.


"Kalo Adnan gimana? Mau gak punya adik perempuan?" kata Gea pada anaknya yang satu lagi.


"Gak ma," ucap Adnan.


"Kalo kamu sayang?" kata Gea pada Elang yang wajah galaknya.


"Aku gak juga sayang. Bagiku sudah cukup punya dua jagoan, gak mau nambah lagi kok."


"Lagian, kalo nambah jugakan belum tentu dapatnya perempuan. Kalo gak direncanakan mana mungkin dapatnya pas sama keinginan," ucap Elang.


"Yakin gak mau?" kata Gea menggoda.


"Yakin banget sayang," ucap Elang.


Gea memang punya niat untuk punya anak perempuan. Tapi ia ingat apa yang Elang katakan, jika kita tidak merencanakan, hasilnya juga belum tentu sama dengan apa yang kita inginkan. Dua anak juga sudah cukup bagi mereka. Apalagi, sikembar tidak ingin punya adik lagi saat ini.


Rasanya, apa yang ia punya saat ini sudah cukup bagi Gea dan Elang. Mereka yang awalnya menikah tanpa cinta, pada akhirnya bisa memiliki kehidupan yang sangat membahagiakan.


Dalam dunia ini tidak ada hal yang mustahil. Dan semua yang terjadi sudah diatur oleh yang maha kuasa, yaitu Allah yang maha besar. Semuanya terjadi atas kehendak Allah.


Benci dan cinta itu bedanya tipis, dan letaknya disatu tempat yang sama. Makanya, ada pesan orang bijak yang mengatakan, jangan terlalu benci, nantinya jadi cinta.


Satu hal lagi yanh harus kita miliki, yaitu sifat sabar dan saling mengerti. Jika kita punya sifat itu dalam rumah tangga, maka kita akan merasakan hal terindah. Saling terbuka adalah kunci bahagia. Karna tidak ada sesuatu yang akan tersembunyi dan menjadi duri jika kita saling terbuka satu sama lain. Kita akan saling jujur saat kita punya keinginan untuk saling terbuka, itu sebabnya, kita akan merasa saling bahagia karna tidak ada dustar yang tersembunyi yang terus menjadi duri buat hubungan kita.


(Reader: "lho, kok jadi bicara gak jelas gini sih."


Author: "biasalah, rada gaje soalnya. Harap maklum deh sama aku. Aku orangnya emang gitu, rada-rada gimana gitu yah. Yang baik dengarkan, dan yang buruk jatuhin aja keselokan kalo ada. Atau ngak, diijak-ijak aja deh.")


""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""""


Daaaaaa ....


Aku harap kalian seneng sama endingnya ya teman-teman. Terima kasih banyak karna telah sudi baca karya aku ini. Semoga kalian suka sama karya aku yang lainnya. Makasih banyak atas saran dan masukan yang kalian berikan pada aku, hingga novel cantik-cantik galak bisa sampai pada tahap ini. Aku selaly bahagia dan senyum-senyum sendiri saat baca komen kalian semua. Terima kasih banyak atas dukungan kalian semuanya buat CCG *yah. I love you all.


Oh ya, rencana aku mau bikin cerita buat sikembar dengan judul jebakan cinta sikemnar. Kalian bisa kasih aku saran dan masukan yah.


Salam sayang dari aku...


Dadadadadah......


The End*...