Cantik Cantik Galak

Cantik Cantik Galak
+58


Elang naik keatas setelah menerima amarah dari papa nya karna telah membuat istri nya menunggu nya terlalu lama saat pulang dari sekolah.


Bukan hanya amarah dari papa yang ada dalam pikiran nya. Rasa bersalah pada Gea juga sangat kuat. Karna sibuk menuruti kemauan dari Sella. Ia jadi mengabai kan Gea yang telah menjadi istri nya.


Dia pun bergegas masuk kekamar nya, ketika ia membuka pintu kamar. Di atas tempat tidur mereka. Terbaring Gea yang sedang tertidur lelap. Bagai mana tak tidur, Elang pulang saja sudah malam.


Elang menghampiri Gea, duduk di sisi ranjang milik mereka. Ia memandangi wajah gadis yang sedang tertidur lelap di atas kasur itu.


"Maaf kan aku Ge, aku bikin kamu jadi susah karna aku. Seharus nya aku gak bikin kamu nunggu aku lama di taman. Dan gak bikin kamu kecewa di sana." kata Elang bicara pada Gea yang tidur.


Tentu saja, tak akan ada respon dari Gea. Karna ia sedang asik dengan mimpi nya di alam bawah sadar.


Gea bangun pagi sekali hari ini, tapi ketika mau bangun untuk kekamar mandi. Badan nya tertahan oleh tangan seseorang.


Rupa nya ia baru sadar, jika semalaman Elang tidur sambil memeluk tubuh nya. Ia berusaha melepas kan tangan Elang yang melingkar di pingang nya.


Mungkim Elang sangat kelelahan, sampai tak sadar saat Gea bangun dan melepas kan tangan nya dari pingang Gea.


Gea tidak membangun kan nya, karna ia lagi malas untuk bertemu dengan Elang saat Elang bangun.


Ia pamit pada mama mertua nya untuk berangkat pagi sekali hari ini. Kata nya ada yang harus ia kerja kan di sekolah. Ia sudah menitip kan pesan pada bi Sinar yang biasa memberes kan kamar mereka. Jika Elang tidak bangun sampai jam 7 maka bangun kan saja, kata nya pada bi Sinar.


Gea pergi kesekolah hari ini di antar oleh supir mama mertua nya. Karna mama mertua nya yang meminta untuk menantu nya mengguna kan mobil sendiri supaya bisa berangakat dan pulang sekolah gak terlambat.


Beberapa menut setelah Gea berangkat, Elang terbangun karna telfon yang masuk keponsel nya. Ia melihat telfon itu, di sana tertera nama Sella.


Elang tidak mengangkat telfon dari Sella, tapi selama Elang tidak mengangatk telfon nya. Maka Sella akan terus menelfon nya.


Elang melihat jam yang ada di kamar nya. Masih ada waktu untuk mandi dan berangkat kesekolah. Ia menyangka, mungkin Gea sedang sarapan di bawah.


Dengan cepat ia masuk kamar mandi, dan mandi dengan ala kadar nya saja. Kemudian berpakaian dan turun kebawah.


Di bawah sana, di meja makan hanya ada papa dan mama. Sedang kan Gea tidak ada di sana. Tidak biasa nya Gea pergi sendiri kesekolah. Dan tidak membangun kan nya lagi hari ini.


Elang menghampiri mama dan papa nya, wajah mama hari ini tidak bersahabat pada nya. Mama terlihat marah kayak nya, atas apa yang ia laku kan kemarin.


"Pagi ma, pa. Di mana Gea?" kata Elang menyapa.


"Udah berangkat." kata mama tanpa menjawab sapaan dari Elang.


"Udah berangkat ma?... Kok cepat banget gak nunggu aku lagi berangkat nya." kata Elang.


"Ya kalo nunggu kamu nanti bisa jamuran." kata mama.


Elang diam mendengar apa yang mama nya kata kan. Gak mau tambah ribet lagi, karna dari cara bicara nya. Mama sangat marah pada nya.


Elang pamit pada mama nya, ia mau berangkat sekarang saja tanpa sarapan sama sekali. Mama tidak melarang nya, ini terlihat sekali jika mama benar-benar sedang ngambek dengan nya.


Dia tidak ingin memikir kan marah mama nya dulu, yang ia pikir kan marah nya Gea. Mungkin Gea juga sama seperti mama nya gak mau bicara sama dia.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Maaf jika bnyak kata yang tidak kalian sukai. Kasih aku saran agar bisa ku perbaiki semua nya ya teman-teman. Terima kasih banyak.