Cantik Cantik Galak

Cantik Cantik Galak
+70


Mendengar apa yang Gea kata kan, Elang tidak bisa menjawab apa pun lagi. Karna, Gea istri nya adalah gadis yang sangat keras kepala.


Melihat Elang tidak juga pergi dari tempat mereka duduk. Maka, Gea berdiri dari duduk nya. Mengajak yang lain juga ikut pergi.


Kakak dan teman nya mengikuti apa yang ia kata kan. Mereka pergi dari sana, tapi Elang menahan tangan Dewa ketika Dewa mau pergi.


"Dewa, bantu aku menjelas kan nya pada Gea. Aku butuh bantuan mu sekarang Dewa." kata Elang.


"Maaf Lang, aku tidak bisa membantu mu. Kamu harus berjuang sendiri jika ingin istri mu kembali lagi pada mu." kata Dewa sambil melepas kan tangan Elang dari tangan nya.


Elang patah semangat sekarang, ia tidak bisa meminta Dewa untuk membantu nya menjelas kan pada Gea.


"Kak Elang, aku hanya ingin bilang apa yang sebenar nya terjadi di kantin tadi. Kakak jangan salah paham pada ku." kata Danu.


"Aku hanya menghindari Gea dari anak-anak yang membuat nya marah karna berita kakak dan Sella yang beredar itu." kata Danu lagi.


Danu ingin pergi setelah mengata kan apa yang ingin ia kata kan. Tapi, Elang menahan tangan nya.


"Kenapa kamu tidak kaget ketika aku mengata kan Gea adalah istri ku tadi." kata Elang.


"Aku sudah tahu sejak lama, kakak dan Gea telah menikah. Jadi, bagai mana bisa aku kaget tadi ketika kakak bilang kakak suami nya Gea." kata Danu santai.


Elang kaget mendengar kan apa yang Danu kata kan. Bukan kah Gea merahasia kan pernikahan mereka. Bagai mana Danu bisa tahu, jika Gea tidak memberi tahu.


"Dari mana kamu tahu, jika aku dan Gea sudah menikah." kata Elang penasaran.


"Gea sudah mengata kan pada aku dan Rika. Kami sudah tahu jika Gea adalah istri kak Elang." kata Danu.


"Aku hanya ingin kakak tahu satu hal, Gea sebenar nya sayang pada kakak. Hanya saja dia sedang kecewa pada kakak." kata Danu.


"Tapi, maaf kan aku. Sama seperti kak Dewa. Aku juga tidak bisa membantu kakak, kakak harus berjuang dengan cara kakak sendiri. Dan jangan menyerah, karna Gea itu berbeda dengan gadis yang lain." kata Danu pada Elang.


Elang tidak menjawab apa pun yang Danu kata kan. Seorang adik kelas yang jauh dari kata terkenal bisa menasehati nya. Tapi tunggu, bukan itu masalah nya.


Elang bahkan mendengar kan saran dari Danu, dan semangat nya semakin kuat ketika Danu menasehati nya. Walau pun Danu adalah adik kelas nya. Tapi saran nya bisa di ambil dan di praktek kan.


Dia yakin, dia akan bisa merebut kembali hati istri kecil nya itu. Walau pun mungkin akan penuh dengan perjuangan yang tidak mudah untuk di kelui.


Pulang sekolah, Elang menunggu Gea di depan kelas Gea. Hanya untuk meminta nya pulang bersama. Tapi, Gea menolak nya mentah-mentah.


"Sabar kak, semua butuh perjuangan." kata Danu yang juga lewat di depan pintu.


Elang tidak menjawab apa yang Danu kata kan. Ia mengejar Gea, lagi-lagi Elang tidak di anggap sama sekali. Ia langsung masuk dalam mobil Dewa.


Walau pun di tolak oleh istri nya, Elang tidak putus asa sekarang. Ia terus mengejar istri nya tidak bisa dengan pulang bersama. Ia akan melaku kan cara lain agar bisa bersama istri nya.


Mobil melaju, Gea ternyata pulang kerumah mama mertua nya. Elang yang mengikuti nya merasa senang. Ternyata istri nya pulang kerumah.


Mobil berhenti di halaman rumah Elang. Gea turun dari mobil nya.


"Ge, kamu pulang kesini hari ini nak." kata mama.


"Gea cuma mau ambil hp aja ma, maaf ya ma Gea butuh waktu untuk sendiri dulu sekarang." kata Gea pada mama mertua nya.