Aku Mencintaimu,Tanpa Syarat

Aku Mencintaimu,Tanpa Syarat
Pemilik Resmi Orion Company Global


Siang berganti dengan sore dan sore berlalu menjadi malam, tampak Matteo keluar menggunakan pakaian kasual nya sambil memegang sebuah map. Niatnya malam ini adalah mengunjungi sang kakek . Setelah tiba di lantai 1 dia melihat Altea duduk sambil memakan sebuah apel hijau.


"Aku mau menemui kakek sebentar " ucap Matteo.


"Iya " balas Altea singkat sambil menggigit apel hijau dari tangannya.


Matteo melajukan mobilnya menuju kediaman sang kakek. "Kakek sudah tidur ? " tanya Matteo kepada salah seorang perawat yang bertugas mengurus Raymund. "Belum tuan muda, masuk saja " Perawat tersebut membuka pintu dan mempersilahkan Matteo masuk.


Setelah Matteo masuk tampak lelaki tua itu duduk di sofa sambil memandang keluar melalui kaca jendela kamarnya.


"Kakek "


Raymund berbalik dan melihat Matteo datang. "Kamu kesini boy ? " Raymund tersenyum


"Ayo duduk "


"Aku sudah menandatangi surat itu " Matteo meletakkan map berisi surat berharga itu dihadapan Raymund. "puas !!! " Matteo membaringkan tubuhnya diatas kasur empuk milik Raymund.


Raymund perlahan membuka surat itu, senyum tipis membingkai wajahnya. " kurang cepat boy " Raymund merasa senang akhirnya keinginannya tercapai.


"Baiklah kita selesaikan malam ini semua " ucap Raymund kemudian mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.


Beberapa saat kemudian tampak diruang tengah kediaman Raymund berkumpul orang orang khusus untuk menyelesaikan penyerahan kepemilikan perusahaan kepada Matteo.


Tampak beberapa dari mereka sibuk mengcopy dan melegalisir berkas berkas tersebut. Tibalah berkas terakhir yang akan ditandatangi oleh Matteo. Lembar itu sekaligus mengakhiri penandatangan kepemilikan secara resmi.


YANG BERTANDA TANGAN DIBAWAH INI :


RAYMUND ORION


(. )


Selaku pendiri sekaligus Pemilik perusahaan ORION COMPANY GLOBAL .


Menyatakan secara resmi bahwa kepemilikan aset keseluruhan perusahaan ORION COMPANY GLOBAL telah diserahkan kepada saudara:


MATTEO AVHDIO MAHAPRANA


(. )


pernyataan ini secara resmi dilakukan kedua belah pihak dengan hukum dan undang udang yang berlaku.


.


.


.


Matteo dengan perlahan membubuhkan tanda tangannya diatas selembar surat yang akan menjadi saksi dirinya mengemban tugas dan tanggungjawab penuh atas perusahaan.


"Baiklah semua telah selesai , besok adalah waktu yang tepat buat anda untuk memperkenalkan secara resmi Owner sekaligus Presdir baru kepada seluruh pemegang saham di perusahaan " ucap salah satu pengacara.


"Terimakasih " ucap Raymund bahagia sambil berdiri menyalami para orang penting yang mengurus pemindahan kepemilikan.


Di ruangan tengah tinggallah mereka berdua dengan Matteo.


"Kakek mempercayakan semua padamu" menepuk pundak Matteo dengan tatapan berbinar.


"hmhmh " jawab Matteo malas.


.


.


.


Keesokan harinya di kantor Orion grup telah berkumpul para petinggi dan jajaran orang penting untuk menyambut Owner sekaligus Presdir baru. Raymund dengan setelan gagahnya turun dari mobil Alphard hitam bersama dengan putrinya Ratna Devitta Orion.


Berbeda dengan Matteo dia masih tampak santai dirumah menunggu Altea bangun seperti hari ini tidak ada hal penting yang harus dia selesaikan. Memang benar benar cucu luar biasa. Entah apa yang membuat Raymund memilih manusia seperti ini menjadi pemilik perusahaan.


Ponsel Matteo berdering nyaring namun Matteo mengabaikannya karena melihat sang ibu yang menghubungi. Dia sudah tau untuk apa Ratna menghubunginya.


"Apa perlu aku membangunkan non Altea tuan" tanya sang bibi pelayan yang melihat Matteo gusar.


"Tidak perlu biar dia bangun sendiri bi, saya harus pergi sekarang aku titip Altea pastikan dia makan dengan benar jika perlu sesuatu hubungi aku segera " titah Matteo sambil berdiri.


Matteo tiba di perusahaan Orion, didepan lobby sudah ada dua orang khusus menunggu Matteo. Mereka segera naik ke lantai paling atas untuk menghadiri acara penyerahan yang dilakukan oleh Owner lama kepada owner baru.


Dari jauh Ratna tersenyum haru melihat Matteo putranya datang tepat waktu. "Terimakasih nak"


Raymund pun dengan tegas memperkenalkan Matteo cucunya sebagai Owner sekaligus Presdir baru yang akan memimpin perusahaannya. Tampak beberapa orang kepercayaan Raymund berwajah pias melihat Matteo.


Setelah acara selesai Ratna berhambur memeluk putra kesayangannya dengan haru. "Terimakasih sayang mama " Ratna mengecup rambut Matteo dengan perasaan begitu bahagia.


"Selamat mengemban tanggungjawab baru boy, pimpin dan kembangkan perusahaan itu akan menjadi bekal anak anak mu kelak " Raymund memberikan kata kata wasiat sambil menepuk pundak Matteo.


"Iya " Jawab Matteo malas.


Hari ini juga Matteo resmi menjadi pemilik seutuhnya perusahaan Orion company. Dia tetap bersikap profesional didepan para petinggi meskipun sebenarnya dia hanya dengan terpaksa menerima itu. Jika boleh jujur dia tidak berkeinginan untuk memimpin perusahaan, akan tetapi karena Altea mendukungnya akhirnya dia menerima pengalihan itu.


Matteo kemudian berlalu kedalam ruangan khusus Presdir yang dulunya ditempati oleh sang kakek. Di sana sudah ada ajudan khusus yang menunggunya.


"Tuan saya sarankan mari kita selesaikan masalah perusahaan dengan cepat " ucap pria itu.


"Permasalahan????? " tanya Matteo dingin.


"Iya tuan, petinggi divisi melakukan korupsi besar besaran dan ini skemanya " pria itu memberikan informasi lewat email kepada Matteo.


Jadi ini yang dimaksud mama perusahaan berada di zona degradasi, kurang ajar pikir Matteo.


"Laporkan inti permalasahan setiap divisi itu semua padaku besok" Matteo mengeraskan rahangnya. "Aku ada urusan hari ini sampai bertemu " Matteo keluar dari ruangan dan menghubungi Daniel dan Ibra.


.


.


.


"Selamat datang Presdir baru" ucap Ibra jahil.


"Diam kau sialan ! ketus Matteo.


"Ada apa memanggil ku kemari" tanya Daniel.


"Aku sudah menandatangani surat pengalihan kakek Raymund "


" Dan kau sekarang adalah Pemilik.... "


Ibra menggantung kalimatnya kala melihat tatapan tajam Matteo. "oke oke lanjut " Ibra memberi isyarat.


"Kau belum siap juga begitu? " tanya Daniel meledek.


"Bukan itu permalasahan besarnya " Matteo menghela nafasnya dengan berat. " Perusahaan kakek sedang diambang zona degradasi , orang kepercayaan kakek membocorkan data perusahaan dan melakukan korupsi besar besaran "


Daniel menganggukkan kepalanya, "itu karena kakek Raymund terlalu percaya dengan orang lain " kalimat itu lolos begitu saja dari Daniel.


"Ditambah lagi kakek Raymund sudah lama menepi " imbuh Ibra menepati ucapan Daniel.


"Butuh bantuan ? " Daniel m


bertanya sambil menenggak air mineral.


"Tidak , aku rasa aku bisa mengatasinya "


"Baiklah , tanggung jawab mu besar sekali " ucap daniel.


"Apa anak anak sudah mulai magang di kantor mu ? " tanya Matteo.


"Belum, menurut agenda yang aku lihat minggu depan semua mahasiswa magang mulai masuk " ucap Daniel.


"Arahkan sebagian mereka ke Orion " Ucap Matteo yang merasa gengnya masih tanggungjawabnya.


"Aman itu " ucap Daniel sambil menaikkan kedua bahunya.


"Apa kau mau membentuk geng lagi di kantor mu ?? " Ibra tertawa nyaring.


"Sialan !!! " Dengus Matteo kesal.


"Hahahaha.....


"Kemarin aku dari apartemen mu , tapi terkunci total " Ucap Ibra.


"Iya aku sudah menguncinya permanen" ucap Matteo.


"Jadi kau tinggal dimana ? "


"Di kawasan Golf bersama Altea " ucap Matteo datar. "ngomong ngomong soal Altea aku melihatnya tadi " ucap Ibra menimpali.


"Apa ?????? " pekik Matteo "Dengan siapa dimana ?? "


"Di depan kampus bersama seorang wanita , aku ingin menyapanya tetapi dia sudah keburu masuk kedalam taksi " ucap Ibra lagi.


"Sepertinya aku harus pulang " Bayangan Altea dipenuhi oleh bayangan bayangan Altea yang berkeliaran diluar. "Dia masih sakit untuk apa ke kampus , dasar keras kepala " gerutu Matteo sambil memasukkan ponsel kedalam sakunya.


"Sepertinya kau khawatir sekali dengan gadis cantik itu " ledek Daniel.


"Dia istriku" desah Matteo


"Dan mengandung anak ku hahaha" tambah Ibra memotong kalimat Matteo sambil tertawa mengejek.


"Apa kau meledekku brengsek " Matteo melemparkan jasnya ke kepala Ibra .


"Aku tidak menyangka proses mu secepat itu " ucap Ibra lagi.


"Apa kau pikir aku juga menyangka semua ini secepat sekarang ??? " pekik Matteo.


"Ayolah jangan marah marah kau adalah calon ayah sebentar lagi "


"katakan kau menyenangi proses ini bukan ? sehingga kau tidak perlu bersusah payah berubah mendapatkan Altea lagi " Ibra tersenyum licik.


"Entahlah !!!! " Desah Matteo frustasi.


"Altea masih belum bisa menerima pernikahan kami ,kalian tau alasannya bukan ?"


Tampak Ibra dan Daniel menganggukkan kepalanya. "itu sudah takdir " ucap Ibra.


"Andai saja kau tidak meminta Altea datang malam itu semua tidak akan seperti ini " Kalimat itu lolos begitu saja dari Matteo. Tampak lelaki itu juga tidak terlihat baik baik saja.


"Ayolah semua sudah takdir " Ibra menepuk pundak Matteo memberi semangat, dia melirik Daniel sejenak.


"Aku sudah mendapat bukti dari insiden malam itu " ucap Daniel dengan suara berat.


"Maksud mu ?? " Matteo yang sudah berdiri karena mau pulang malah duduk kembali karena penasaran.


"Clarish dibalik semua itu " Ucap Daniel menghela nafas. "Dari informasi yang kami selidiki Clarish sengaja mencampur sejenis obat kedalam air mineral mu malam itu" ucap Daniel.


Seketika Matteo mengeraskan rahangnya dengan sempurna, kepalan kedua tangannya juga sudah terbentuk. "Aku akan membunuh mu !!! " gumam Matteo.


"Aku harap kau bisa menyikapi semua ini dengan baik " Daniel menempelkan makna dibalik kalimatnya.


Bersambung......


Bantu like dan komen 🤗👌👌👌