
Dua hari kemudian Kaisar Wang memanggil King ke istana Kerajaan Dong Wang.
"Zhong Li memberi hormat kepada Yang Mulia Kaisar Wang!" kata King sambil berlutut di hadapan Kaisar Wang.
"Berdirilah!" kata Kaisar Wang.
King berdiri tegak di hadapan Kaisar Wang dengan tenang. Di sisi Kaisar Wang hanya ada Putri Jing Mi, Putri Xing Xing dan Bibi Wang. King berfirasat Kaisar Wang ingin membicarakan sesuatu secara pribadi dengannya.
"Zhong Li ! Kata Jing Mi , kamu sudah memakan rumput abadi sehingga mempunyai tenaga dalam yang kuat sekarang," kata Kaisar Wang.
"Betul sekali, Yang Mulia Kaisar Wang!" jawab King dengan jujur.
"Bagus! Jendral Zhong Guo pasti sangat senang dengan keadaanmu saat ini," kata Kaisar Wang.
"Iya, Yang Mulia Kaisar Wang," jawab King.
"Saya kagum dengan rencanamu dua hari yang lalu . Rencanamu berhasil melindungi Kerajaan Dong Wang dari niat jahat Kerajaan Bei Ming. Kedok Pangeran Bei Chen Yi dan Putri Bei Chen Hsuang terkuak sehingga aliansi perdamaian dibatalkan, " kata Kaisar Wang.
King melirik sekilas ke arah Putri Jing Mi yang masih tenang duduk di sisi kanan Kaisar Wang. King yakin Putri Jing Mi pasti sudah memberitahukan semuanya ke Kaisar Wang. King berfirasat Kaisar Wang akan memintanya menjalankan satu misi khusus.
"Mata-mata Kerajaan Dong Wang yang mengikuti Pangeran Bei Chen Yi mengabarkan Pangeran Bei Chen Yi masih berada di Kerajaan Dong Wang dan bersembunyi dari satu tempat ke tempat lain selama dua hari ini ," kata Putri Jing Mi.
King terdiam sebentar untuk memikirkan maksud perkataan Putri Jing Mi yang mewakili Kaisar Wang . Kemudian King teringat akan Ming Lan yang sudah menjadi mata-mata Kerajaan Bei Ming selama puluhan tahun.
"Maksud Kaisar Wang, Pangeran Bei Chen Yi akan menetap di markas rahasia yang dibangun oleh orang-orang Kerajaan Bei Ming puluhan tahun yang lalu?" tanya King tanpa basa-basi.
"Iya, benar! Kemungkinan besar markas rahasia itu juga adalah tempat memelihara ulat santet," jawab Kaisar Wang .
"Markas rahasia itu harus dihancurkan!" kata King sambil mengepalkan kedua tangannya dengan erat.
"Bagus! Saya suka dengan semangatmu, Zhong Li! Saya serahkan semuanya ke tanganmu dan Jing Mi!" kata Kaisar Wang.
"Terima kasih atas kepercayaan ysng diberikan oleh Yang Mulia Kaisar Wang!" kata King sambil memberi hormat.
Putri Xing Xing berdiri dari tempat duduknya yang berada di sisi kiri Kaisar Wang.
"Kak Jing Mi dan Zhong Li! Xing Xing berterima kasih atas pertolongan dua hari yang lalu sehingga tidak terjerat ulat santet pemikat. Keselamatan Kerajaan Dong Wang berada di tangan kalian. Xing Xing akan mendampingi ibunda ,menunggu kabar baik dari kalian berdua ," kata Putri Xing Xing dengan tulus.
Sejak kejadian ulat santet pemikat, Putri Xing Xing yang sombong berubah sifat seratus delapan puluh derajat dalam waktu yang singkat. Putri Xing Xing tidak ingin kejadian buruk itu menimpa dirinya lagi sehingga bertekad merubah sikapnya yang buruk dan jelek.
"Yang Mulia Kaisar Wang! Ada syarat yang ingin Zhong Li sampaikan!" kata King.
"Katakanlah!" perintah Kaisar Wang.
"Zhong Li ingin menunda acara pernikahan dengan Putri Jing Mi selama tiga tahun!" kata King.
"Alasannya?" tanya Kaisar Wang dengan nada tidak senang.
"Putri Jing Mi adalah gadis yang baik dan sempurna di Kerajaan Dong Wang. Zhong Li ingin menjadi jendral perang yang kuat seperti ayah sekarang. Pada saat itulah, Zhong Li percaya diri bersanding di sisi Putri Jing Mi," kata King.
"Ibunda! Jing Mi setuju dengan usul Zhong Li untuk menunda pernikahan karena Jing Mi ingin maju ke medan perang melawan Kerajaan Bei Ming terlebih dahulu," kata Putri Jing Mi.
"Baiklah! Saya merestui keinginan kalian berdua! A Chen dan Jendral Zhong Guo akan membantu kalian dalam menghadapi Pangeran Bei Chen Yi!" kata Kaisar Wang.
"Terima kasih Yang Mulia Kaisar Wang!" kata King.
"Terima kasih ibunda!" kata Putri Jing Mi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Putri Jing Mi mengantar King keluar dari aula istana Kerajaan Dong Wang. Mereka melakukan pembicaraan yang serius tentang bagaimana cara menemukan markas rahasia Pangeran Bei Chen Yi.
King mengusulkan untuk mengikut sertakan Xena dan A Bai misi kali ini. Xena yang ahli racun bisa mengatasi racun dari Kerajaan Bei Ming. Sedangkan A Bai mempunyai daya penciuman yang tajam dan bisa membantu menemukan tempat ulat santet berada.
"Putri Jing Mi!"
Terdengar suara seorang pria memanggil Putri Jing Mi sehingga King dan Putri Jing Mi menoleh ke arah sumber suara.
Pangeran Xi Wen Lung berjalan menghampiri mereka berdua sambil tersenyum ramah. Pangeran Xi Wen Lung mengenakan pakaian tradisional khas Kerajaan Xi Xia.
"Pangeran Xi Wen Lung!" kata Putri Jing Mi .
"Aku akan kembali ke kerajaan Xi Xia bersama perdana menteri Liu Te hari ini. Ada hadiah kecil yang ingin kuberikan kepada Putri Jing Mi," kata Pangeran Xi Xia sambil menyerahkan satu kotak kecil.
Putri Jing Mi membuka kotak kecil itu dan isinya adalah lonceng spesial pusaka Kerajaan Xi Xia .
"Ini?" kata Putri Jing Mi sambil menunjuk lonceng kecil itu.
Indra pendengaran King yang tajam , bisa mendengarkan dengan jelas ada 'sesuatu yang hidup' di dalam lonceng spesial itu.
"Hati-hati Putri Jing Mi! Ada sesuatu di dalam lonceng!" kata King . King menutup kotak kecil dengan cepat dan memberikan tatapan membunuh ke arah Pangeran Xi Wen Lung.
"Tuan Zhong Li! Aku tidak akan mencelakai Putri Jing Mi! Lonceng spesial ini akan berbunyi jika merasakan kehadiran ulat santet di sekelilingnya karena di dalam lonceng ini tinggal ratu ulat," kata Pangeran Xi Wen Lung dengan jujur.
"Ratu ulat ?" tanya King dengan nada tidak percaya.
Semua ulat santet dari Kerajaan Bei Ming sangat berbahaya sehingga King mencurigai ratu ulat di dalam lonceng spesial, juga berbahaya.
"Ratu ulat sangat langka dan berharga. Kerajaan Xi Xia sangat berbeda dengan Kerajaan Bei Ming. Kami menggunakan ulat santet untuk pengobatan dan bukan sebagai racun. Wadah yang dijadikan chong ren adalah tubuh binatang dan bukan manusia seperti kerajaan Bei Ming. Ratu ulat sama sekali tidak beracun dan hanya akan bergerak di dalam lonceng jika berhadapan dengan ulat santet. Lonceng ini akan sangat berguna bagi Putri Jing Mi," kata Pangeran Xi Wen Lung.
"Baiklah! Terima kasih atas hadiahnya, Pangeran Xi Wen Lung! Aku akan meminta Perdana menteri Kerajaan Dong Wang untuk menyiapkan sepuluh set kain sutra ke Pangeran Xi Wen Lung," kata Putri Jing Mi.
Putri Jing Mi tidak ingin berhutang budi kepada Pangeran Xi Wen Lung khususnya Kerajaan Xi Xia sehingga menggunakan sepuluh set kain sutra sebagai alat pertukaran dengan lonceng spesial Kerajaan Bei Ming.
"Terima kasih Putri Jing Mi!" kata Pangeran Xi Wen Lung dan memberi hormat ke Putri Jing Mi sebelum berpamitan.
Selamat malam readers. Hari ini author crazy up 3 bab ya. Bab ketiga adalah bab ending. Di tunggu ya
TERIMA KASIH
AUTHOR : LYTIE