
**KAMAR TIDUR MING LAN***
Jendral Zhong Guo mengernyitkan dahinya karena merasa heran mengapa Xena bisa mengetahui Pangeran Bei Chen Yi mempunyai obat penawar utk racun buta Zhong Li.
Zhong Li alias King tahu ini saatnya memberitahukan Jendral Zhong Guo tentang pertemuannya dengan Pangeran Bei Chen Yi di restoran dimsum.
Kaisar Wang dan Jendral Zhong Guo hanya mengetahui tentang chong ren yang dibawa oleh Pangeran Bei Chen Yi ke Kerajaan Dong Wang. Mereka berdua sama sekali tidak tahu Pangeran Bei Chen Yi ingin menggunakan ulat santet ratusan mata untuk mengetahui segala tindak tanduk orang di sekita Zhong Li terutama Jendral Zhong Guo dan Putri Jing Mi.
"Ayah! Pangeran Bei Chen Yi pernah mencariku untuk menjadi sekutunya dengan imbalan obat yang bisa menyembuhkan mataku," kata King dengan pandangan mata kosong.
" Pangeran Bei Chen Yi mencarimu? Apakah dia menyakitimu? " tanya Jendral Zhong Guo dengan ekspresi wajah terkejut.
"Ada Xena dan Hercules disampingku. Aku baik-baik saja, Ayah!" jawab King.
"Tuan muda Zhong Li menolak langsung permintaan Pangeran Bei Chen Yi ," kata Xena.
"Jendral Zhong Guo! Pangeran Bei Chen Yi memasukkan ulat santet ratusan mata ke dalam cangkir teh tuan muda Zhong Li. Untung Xena menyadarinya sehingga tuan muda Zhong Li tidak meneguk tehnya," kata Hercules.
Hercules bergidik ngeri membayangkan ulat santet ratusan mata seukuran satu butir beras, berwarna merah darah dan mempunyai empat tentakel dengan banyak pasang mata yang berkedip-kedip.
"Kurang ajar! Berani sekali Pangeran Bei Chen Yi bertindak sesuka hatinya di Kerajaan Dong Wang!" kata Jendral Zhong Guo sambil mengepalkan kedua tangannya.
"Ayah! Aku rasa Kerajaan Bei Ming tidak tulus untuk melakukan aliansi perdamaian dengan Kerajaan Dong Wang. Pangeran Bei Chen Yi dan Putri Bei Chen Hsuang pasti punya niat tersembunyi terhadap Kerajaan Dong Wang. " King mencoba memperingatkan Jendral Zhong Guo akan bahaya yang sedang mengancam Kerajaan Dong Wang.
"Kaisar Wang sudah menduga perdamaian dengan Kerajaan Bei Ming tidak akan berjalan lancar karena Pangeran Bei Chen Yi berani membawa chong ren ke Kerajaan Dong Wang. Beberapa mata-mata terlatih sudah dikirim untuk mengawasi gerak-gerik Pangeran Bei Chen Yi dan Putri Bei Chen Hsuang. Jika memang ditemukan gerak-gerik mereka yang merugikan rakyat Kerajaan Dong Wang , Kaisar Wang akan mengusir mereka segera!" kata Jendral Zhong Guo.
"Kaisar Wang adalah Kaisar yang bijaksana!" kata King.
Walaupun pada awalnya King merasa kesal terperangkap di tubuh Zhong Li dan dunia aneh yang di dominasi oleh wanita, tetapi King kagum dengan kemampuan Kaisar Wang memerintah di Kerajaan Dong Wang. Kerajaan Dong Wang bisa tumbuh menjadi kerajaan terkuat di antara ketiga kerajaan lainnya di bawah pimpinan Kaisar Wang.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Terdengar suara ketukan pintu yang keras sehingga semua orang yang berada di dalam kamar tidur Ming Lan , melihat ke arah pintu kamar.
A Chen berjalan masuk ke dalam kamar dengan tergesa-gesa dan menghampiri Jendral Zhong Guo. Raut wajah A Chen sangat tegang. Jendral Zhong Guo yakin hasil interogasi terhadap Bibi A Mei pasti menemukan sesuatu yang penting.
"Lapor Jendral Zhong Guo! Bibi A Mei sudah mengungkapkan semua rahasia Nyonya Ming Lan," kata A Chen.
Pada awalnya A Chen ingin membawa Bibi A Mei ke penjara untuk di interogasi. Tentu saja menggunakan semua alat penyiksaan yang biasa digunakan terhadap penjahat.
Sewaktu A Chen berjalan meninggalkan kamar tidur Ming Lan, Bibi A Mei berlutut di lantai sambil menangis dan meminta pengampunan. Bibi A Mei sangat takut dengan alat penyiksaan yang berada di dalam penjara sehingga langsung menceritakan semua rahasia Ming Lan yang diketahuinya ke A Chen.
A Chen terkejut dengan kejahatan yang telah dilakukan oleh Ming Lan dan memutuskan untuk segera memberitahukan hal itu ke Jendral Zhong Guo. Sedangkan Bibi A Mei dijaga oleh pajurit lain di luar kamar.
"Apa saja yang telah dilakukan oleh Ming Lan selama ini?" tanya Jendral Zhong Guo.
"Nyonya Ming Lan sudah berkomplot dengan Kerajaan Bei Ming sebelum menjadi nyonya kediaman Jendral Zhong Guo. Kematian Nyonya Ming Yue karena racun yang diberikan oleh Nyonya Ming Lan," kata A Chen.
"Brengsek!" teriak Jendral Zhong Guo.
Selamat sore readers. Hari ini author up 2 bab ya.
Di tunggu satu bab lagi nanti malam.
TERIMA KASIH
AUTHOR : LYTIE