REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH

REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH
BAB 49. Luka dibalik topeng wajah


***PUNCAK PEGUNUNGAN KUNLUN***


Zhong Li alias King terkagum dengan hasil pengamatan Putri Jing Mi selama perjalanan dua jam lebih tadi. King yakin tujuan mereka sekarang adalah salju putih bagian timur, tempat rumput abadi berada.


"Xena! Apakah kamu merasakan sesuatu yang berbeda dari kedua bagian salju itu?" tanya Putri Jing Mi.


Xena adalah tangan kanan Putri Jing Mi sebelum menjadi pelayan Zhong Li sehingga Xena pun sudah dilatih oleh Putri Jing Mi ,bagaimana cara memeriksa keadaan suatu tempat terlebih dahulu sebelum masuk ke sana.


"Putri Jing Mi! Tadi Xena merasakan udara  yang menyelimuti salju putih bagian barat mengandung racun," kata Xena.


"Racun?" kata King secara spontan.


Ternyata dugaan King tadi sangat tepat. Penyebab banyak orang yang meregang nyawanya di puncak Pegunungan Kunlun karena udara beracun. Keputusan King untuk membawa Xena yang ahli racun menemaninya ke puncak Pegunungan Kunlun sangatlah benar.


"Jangan-jangan di bagian timur ada hewan buas?" kata hati King.


"Tidak masalah! Kita hanya perlu menjelajahi salju putih bagian timur," kata Putri Jing Mi.


Putri Jing Mi sudah bertekad  untuk mendapatkan rumput abadi supaya Zhong Li bisa menjadi kuat dan impian Jendral Zhong Guo terkabul.


"Tetapi di salju putih bagian barat ada bunga teratai salju," kata Xena dengan antusias.


Indra pendengaran King yang tajam bisa merasakan Putri Jing Mi menghela napas  sebentar setelah mendengar perkataan Xena .


"Bunga teratai salju? Apa khasiatnya? Sepertinya Putri Jing Mi membutuhkannya,"kata hati King.


"Biarkan saja! Rumput abadi yang terpenting sekarang!" kata Putri Jing Mi dengan tegas.


"Putri Jing Mi! Kita sudah bersusah payah tiba di puncak Pegunungan Kunlun. Xena bisa mengatasi racun di sana. Tolong izinkan Xena  pergi untuk mendapatkan bunga teratai salju," kata Xena sambil berlutut di hadapan Putri Jing Mi.


"Wah! Gadis di dunia ini semuanya keras kepala dan tegas," kata hati King.


King yang memang tidak tahu apa-apa tentang bunga teratai salju,  berdiri dengan tenang sambil memberi pandangan mata kosong ke arah lain.


"Baiklah! Berhasil atau tidak, kita berkumpul di sini satu jam kemudian," kata Putri Jing Mi.


"Baik, Putri Jing Mi!" jawab Xena dengan bersemangat dan segera berdiri.


"Tuan muda Zhong Li ! Xena pergi ke salju putih bagian barat sekarang," kata Xena ke King.


"Pergilah! Hati-hati dengan racun di sana!" kata King.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Putri Jing Mi menatap punggung Xena sampai menghilang dari pandangannya. Xena adalah salah satu tangan kanannya yang setia sehingga Putri Jing Mi merasa tenang Zhong Li dilindungi oleh Xena.


Sekarang Putri Jing Mi tahu salah satu alasan Xena memberitahukannya tentang perjalanan Zhong Li ke Pegunungan Kunlun karena Xena juga ingin mendapatkan bunga teratai salju untuknya .


"Kamu tahu apa itu bunga teratai salju?" tanya Putri Jing Mi ke King.


"Tidak tahu!" jawab King dengan jujur.


"Tetesan air dari bunga teratai salju bisa mengobati luka parah di kulit sehingga menjadi halus dan kembali ke kulit semula," kata Putri Jing Mi.


King merasakan tangannya di pegang dengan erat oleh Putri Jing Mi secara tiba-tiba. Naluri King yang kuat mengisyaratkan bahwa Putri Jing Mi tidak berniat jahat terhadapnya sehingga King tidak menarik kembali tangannya.


Kemudian tangan King menyentuh sesuatu yang dingin. King tahu itu adalah topeng besi yang menutupi sebagian wajah Putri Jing Mi.


"Lima tahun! Wajahku sudah rusak selama lima tahun karena terluka di pertarungan," kata Putri Jing Mi dengan tenang dan melepaskan tangan King dari genggamannya secara perlahan.


Entah mengapa tangan King masih memegang topeng besi di wajah Putri Jing Mi.  King merasa iba dengan Putri Jing Mi. Wanita muda di hadapannya terlihat berumur sekitar dua puluh tahun , berarti sejak umur lima belas tahun wajah  Putri Jing Mi sudah rusak.


Bagi seorang wanita, wajah adalah bagian tubuh yang paling penting. Wanita di dunia asli King pasti akan stres dan depresi jika mengalami hal seperti Putri Jing Mi. King bersyukur Putri Jing Mi terlahir di dunia aneh ini sehingga tetap bisa tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kuat dan mandiri.


"Kenapa? Kamu ingin melihatnya?Oh! Aku lupa! Kamu tidak bisa melihatnya. Walaupun begitu, kamu bisa memegangnya. Aku mengizinkanmu ," kata Putri Jing Mi.


Putri Jing Mi membuka topeng wajahnya dengan cepat sehingga jemari tangan King menyentuh langsung ke wajah Putri Jing Mi.


King terkejut dengan keberanian Putri Jing Mi membuka topeng di hadapannya. King pun berpura-pura meraba wajah Putri Jing Mi yang terluka.


Sayatan pedang yang cukup panjang dari pipi atas ke pipi bawah, bahkan hampir saja mengenai mata kanan Putri Jing Mi. King bisa memastikan pertarungan itu pasti sangat sengit dan lawan yang dihadapi oleh Putri Jing Mi adalah orang yang kejam.


King yang penasaran dengan wajah asli Putri Jing Mi mencoba melirik sekilas dengan pandangan mata kosongnya dan King sangat terkejut sewaktu melihat wajah asli Putri Jing Mi.


"Kamu takut?" tanya Putri Jing Mi yang melihat jelas ekspresi terkejut di wajah King .


"Jolyn!" gumam King dengan suara kecil sambil menarik tangannya dari wajah Putri Jing Mi secara spontan.


King tidak menjawab pertanyaan Putri Jing Mi melainkan menyebutkan nama 'Jolyn'.


Jolyn, salah satu gadis muda yang ditangkap oleh Boris untuk dijual ke Thailand. Gadis muda yang berada di dalam kontainer yang sama dengan King. King yakin semua sandera termasuk Jolyn mati bersamanya karena terkena bom yang dipasang oleh Boris pada waktu itu.


Wajah Putri Jing Mi sangat mirip dengan Jolyn sehingga membuat King curiga apakah Jolyn juga reinkarnasi di dunia aneh ini, sama seperti dirinya.


"Kamu bilang apa?" tanya Putri Jing Mi.


"Aku yakin Xena bisa mendapatkan bunga teratai salju." King mencoba mengalihkan pembicaraan.


Perasaan King masih tidak menentu. Di satu sisi, King tidak percaya Jolyn juga reinkarnasi di dunia ini tetapi di sisi lain, orang pertama yang dilihat oleh King sewaktu terperangkap di tubuh Zhong Li adalah Putri Jing Mi dan selama ini Putri Jing Mi sangat baik terhadap Zhong Li serta sudah menyelamatkan Zhong Li berkali-kali.


"Tidak! Putri Jing Mi pasti bukan Jolyn! Kebetulan saja wajah mereka mirip! Aku saja terperangkap di tubuh Zhong Li yang berbeda seratus persen denganku. Bagaimana mungkin Jolyn bisa reinkarnasi ke tubuh Putri Jing Mi dengan wajah yang sama?" kata hati King.


Putri Jing Mi memakai kembali topeng wajahnya.


"Kamu tunggu di sini! Aku akan masuk duluan dan kembali menjemputmu," kata Putri Jing Mi.


King belum sempat mengatakan apa pun , Putri Jing Mi sudah menghilang dari pandangannya.


"Nasib! Nasib! Aku terima nasib aja deh sebagai Zhong Li yang buta!" King menggerutu kesal sambil berjongkok di tepi Pegunungan Kunlun sambil menunggu Putri Jing Mi.


Beberapa saat kemudian Putri Jing Mi kembali ke hadapan King dan merasa heran melihat  King  berjongkok sambil menopang wajah dengan kedua tangannya.


"Zhong Li! " teriak Putri Jing Mi.


King terkejut dengan teriakan Putri Jing Mi dan segera berdiri. Karena terburu-buru berdiri, kaki King terpeleset dan tubuhnya terjatuh ke langsung menuju dasar tebing.


Kedua tangan King langsung mencabut pisau kecil yang terselip di tali pinggang dan menancapkannya di dinding tebing.


Tubuh King bergelantungan sambil  kedua tangannya memegang erat  dua gagang pisau kecil yang tertancap.


King berusaha mengayunkan kakinya untuk memeluk pinggiran tebing yang curam. Tiba-tiba King merasakan pinggangnya di peluk dengan erat dan seketika tubuhnya terasa ringan.


Putri Jing Mi Ikut melompat ke bawah sewaktu melihat King terjatuh tadi. Putri Jing Mi memeluk pinggang King dan membawanya terbang kembali ke atas puncak Pegunungan Kunlun.


Mereka berdua tidak berhenti di tempat King terjatuh tadi melainkan Putri Jing Mi langsung  membawa King ke dalam salju putih di bagian timur.


Selamat malam readers. Bab ini author up pukul 22.15 WITA. Bab yang panjang dan memakan waktu yang lama untuk membuatnya 😅😅. Mata author sudah berkunang-kunang😂😂


Bahaya apa yang akan menanti King dan Putri Jing Mi di dalam salju putih bagian timur puncak Pegunungan Kunlun?


Nantikan kelanjutan ceritanya besok ya.


TERIMA KASIH


AUTHOR : LYTIE