
***KAMAR TIDUR ZHONG LI***
Pagi hari Zhong Li alias King sedang menikmati makan pagi yang dimasak oleh Hercules yaitu bubur ikan dan cakwe di dalam kamar tidurnya.
King sengaja meminta Hercules mempersiapkan makan pagi yang simpel karena ingin ke tempat perajin pandai besi untuk membeli perlengkapan yang dibutuhkan perjalanan jauh ke Pegunungan Kunlun dalam waktu dekat.
Tiba-tiba pintu kamar tidur Zhong Li terbuka lebar dan King mendengar suara derapan kaki yang tergesa-gesa sedang menuju ke arahnya.
Indra penciuman Zhong Li yang tajam membuat King tahu Zhong Min lah yang sedang berjalan ke arahnya. Bau busuk menyengat dari tubuh Zhong Min sudah hilang.
"Zhong Li!" teriak Zhong Min dengan suara keras sehingga membuat Hercules dan Xena yang berdiri di belakang King memasang posisi siaga . Wajah Zhong Min sangat merah dan penuh dengan amarah.
King terpaksa menghentikan suapan bubur ikan ke dalam mulutnya dan menatap ke arah lain dengan pandangan mata kosong.
"Zhong Min! Bau badanmu sudah sembuh ya? Keahlian tabib istana luar biasa. Bisa menyembuhkan bau badanmu dengan cepat," kata King dengan tenang.
Padahal King lah yang paling tahu pasti,bau busuk di tubuh Zhong Min akan menghilang dan lenyap tanpa bekas di pagi hari karena dosis racun bau yang diberikan oleh Xena hanya sedikit. Bau badan Zhong Li hilang bukan karena keahlian tabib istana.
Wajah Zhong Min semakin merah setelah mendengar ucapan King yang santai dan tenang. Dalam sekejap mata, Zhong Min teringat kembali penderitaan yang dialaminya di tempat tabib istana semalam.
Tabib istana itu sangat tegas dan memerintahkan Zhong Min dengan tubuh polosnya berendam semalaman di dalam tong besar yang berisi rempah-rempah wangi.
Zhong Min sama sekali tidak diperbolehkan meninggalkan tong besar itu. Setiap satu jam sekali, pembantu tabib istana akan menggunakan jaring kecil mengambil rempah-rempah wangi dari dalam tong besar. Kemudian menaburkan rempah-rempah wangi yang baru . Air yang semula hangat lambat laun berubah menjadi air dingin sehingga Zhong Min menggigil semalaman di dalam tong besar.
Siksaan jiwa dan batin Zhong Min semakin bertambah karena dirinya
terpaksa harus menahan keinginan buang air kecil maupun buang air besar di dalam tong besar.
Sewaktu di jamuan istana Kaisar Wang, Zhong Min makan banyak sekali hidangan lezat dan mencicipi arak yang bagus . Zhong Min belum sempat ke toilet karena keburu pingsan di tengah aula istana dan dibawa oleh pengawal istana ke tempat tabib istana.
Ming Lan yang mengikutinya hanya diperbolehkan menunggu di ruang depan . Ming Lan duduk di sana sambil mengantuk dan sesekali matanya mengamati sekeliling untuk melihat apakah Putri Xing Xing akan datang menanyakan keadaan Zhong Min yang pingsan di aula istana.
Penderitaan Zhong Min akhirnya berakhir di pagi hari. Pembantu tabib istana memberikan rempah-rempah wangi bekas rendaman Zhong Min yang sudah dikeringkan ke tabib istana.
Tabib istana yang profesional sangat tahu bagaimana cara memeriksa bau busuk di tubuh Zhong Min sudah menghilang ataupun tidak yaitu melalui bekas rempah-rempah wangi rendaman tubuh Zhong Min.
Sewaktu pembantu tabib istana menaburkan rempah-rempah wangi yang baru, rempah-rempah bekas rendaman Zhong Min dikeringkan dan apabila masih tercium bau busuk maka Zhong Min harus tetap berendam di dalam tong besar.
Tadi pagi rempah-rempah bekas rendaman Zhong Min yang sudah kering tidak menimbulkan bau busuk lagi sehingga pembantu tabib istana segera melaporkan hal itu ke tabib istana.
Tabib istana memperbolehkan Ming Lan membawa pulang Zhong Min setelah yakin bau busuk tubuh Zhong Min sudah tersembuhkan.
Sepanjang perjalanan pulang ke kediaman Jendral Zhong Guo, Zhong Min menggigil kedinginan dan kulit tubuhnya berkeriput .
Entah mengapa pada saat itu Zhong Min berfirasat tubuhnya yang tiba-tiba menyebarkan bau busuk adalah andil dari Zhong Li .
Semalam Zhong Li tampil bersinar dan memukau di jamuan istana bagaikan lutung kasarung yang berubah wujud menjadi pangeran tampan. Sedangkan dirinya bagaikan setumpuk kotoran yang di ejek dan di hina semua orang.
Zhong Min tidak bisa menahan amarah yang meledak-ledak di dalam pikirannya sehingga setibanya di Kediaman Zhong Guo, Zhong Min langsung menuju kamar tidur Zhong Li.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Readers tahu tidak apa itu Cakwe? Cakwe / You Tiao adalah salah satu penganan tradisional Tionghoa. Cakwe adalah dialek Hokkian yang berarti hantu yang digoreng. Cakwe mulai populer pada zaman Dinasti Song, berawal dari matinya Jenderal Yue Fei yang terkenal akan nasionalismenya akibat fitnahan Perdana Menteri Qin Hui.
Mendengar kabar kematian Yue Fei, rakyat Tiongkok kemudian membuat 2 batang kecil dari adonan tepung beras yang melambangkan Qin Hui dan istrinya lalu digoreng untuk dimakan. Ini dilakukan sebagai simbolisasi kebencian rakyat atas Qin Hui. ( Sumber : Wikipedia )
Selamat siang readers.
Hari ini author up 2 bab ya. Bab satunya lagi on proses ketik naskahnya. Ditunggu ya.
TERIMA KASIH
AUTHOR : LYTIE