
***ISTANA KAISAR WANG***
Jamuan istana baru saja di mulai sehingga Zhong Li alias King tidak bisa meninggalkan aula istana saat ini.
"Sepertinya Zhong Li benar-benar mabuk," kata hati Pangeran Xu Feng.
Pangeran Xu Feng tidak menyangka tubuh Zhong Li begitu lemah. Hanya satu cawan arak saja , Zhong Li sudah mengeluh pusing.
"Ya udah! Kamu sandarin kepalamu ke meja aja. Aku yang tanggung jawab jika Kaisar Wang menyalahkanmu ," kata Pangeran Xu Feng.
Pangeran Xu Feng memutuskan untuk bertanggung jawab terhadap Zhong Li.
"Pangeran Xu Feng teman yang not bad," kata hati Zhong Li alias King.
++++++++++++++++++++
"Tuan Zhong Li! Pil ini bisa mengurangi rasa pengar."
Tiba-tiba King mendengarkan suara Xena dari jarak dekat dan sebutir pil kecil sudah berada di tangan kanannya. Bersamaan dengan itu tangan kirinya terisi satu cangkir air putih dari Hercules.
Dengan terpaksa King makan pil itu dan minum air putihnya.
Pangeran Xu Feng tercengang dengan sikap gesit kedua pelayan baru Zhong Li .
"Kak Jing Mi sangat baik padamu," kata Pangeran Xu Feng.
Pangeran Xu Feng tahu kedua pelayan baru Zhong Li adalah hadiah dari Putri Jing Mi.
"Iya benar sekali. Tuan muda Zhong Li sangat spesial," kata Hercules dengan kepo.
King hanya memberikan senyuman tipis dan melanjutkan makan ala putri keraton lagi karena akting mabuknya dikacaukan oleh Hercules dan Xena.
Beberapa saat kemudian suara alunan musik berhenti dan para penari pun sudah meninggalkan aula istana.
Bibi Wang berdiri dari bantal alas duduknya . Semua tamu undangan menatap ke arah Bibi Wang yang akan memberikan pengumuman dari Kaisar Wang.
"Pertunjukkan bakat di mulai!" kata Bibi Wang.
Pria muda maupun wanita muda yang berada di aula istana secara bergantian mempertunjukkan bakat masing-masing di hadapan Kaisar Wang.
Kaisar Wang akan memberi hadiah uang emas untuk pertunjukkan bakat yang menonjol.
Selain itu kemungkinan besar mereka bisa menjadi kandidat untuk aliansi pernikahan antar kerajaan ataupun dijodohkan dengan kerabat Kaisar Wang.
Zhong Min berulang kali melirik ekspresi wajah Putri Xing Xing terhadap para pria yang mempertunjukkan bakat mereka di tengah aula istana.
Putri Xing Xing yang angkuh hanya menikmati hidangan di hadapannya dan mengacuhkan pertunjukkan bakat yang sedang berlangsung di tengah aula.
Tidak ada seorang pria pun yang menarik perhatian Putri Xing Xing sehingga Zhong Min merasa lega.
Malam ini Zhong Min tidak bisa mempertunjukkan tarian kupu-kupunya karena khawatir bau busuk dari tubuhnya menyebar di aula istana.
Lagi pula dirinya sudah dijodohkan dengan Putri Xing Xing , jadi Kaisar Wang tidak akan menyalahkannya jika tidak mempertunjukkan bakatnya malam ini.
Zhong Li yang sudah dijodohkan dengan Putri Xing Xing juga diperbolehkan tidak mempertunjukkan bakatnya.
Zhong Min melirik sekilas ke arah Zhong Li yang sedang makan ala putri keraton dengan tenang.
"Aku akan mempermalukanmu," kata hati Zhong Min.
Zhong Min berbisik di telinga Bai Hu, teman dekatnya.
Senyuman licik mengembang di sudut bibir Bai Hu. Bai Hu sudah tidak sabar mempermalukan Zhong Li lagi.
Selama ini Bai Hu selalu membully Zhong Li. Bai Hu adalah putra dari salah satu pejabat kerajaan Wang. Usia Bai Hu lebih tua tiga tahun dari Zhong Li.
Musik yang mengiribgi pertunjukkan bakat tarian oleh salah satu gadis muda di tengah aula berhenti karena tariannya sudah selesai . Bai Hu segera memanfaatkan kesempatan ini dan berdiri dari alas bantal duduknya.
"Yang Mulia Kaisar Wang! Jendral Zhong Guo akan kembali dalam waktu dekat dan membawa utusan perdamaian dari ketiga kerajaan lainnya. Zhong Li sebagai putra sulung Jendral Zhong Guo, seharusnya ikut mempertunjukkan bakatnya sebagai tanda penyambutan kepulangan Jendral Zhong Guo ," kata Bai Hu sambil tersenyum lebar.
Zhong Li alias King yang sedang mengunyah makanannya ala putri keraton hampir tersedak sewaktu mendengar perkataan Bai Hu.
Suara Bai Hu yang menggema di dalam aula istana , secara otomatis membuat tubuh Zhong Li berkeringat dingin.
Potongan-potongan ingatan milik Zhong Li tentang Bai Hu yang sering membullynya muncul di pikiran King.
"Sial! Tubuh dan pikiran Zhong Li trauma terhadap Bai Hu," kata hati King.
Kaisar Wang melihat ke arah Zhong Li yang terdiam sambil memegang mangkuk nasinya dengan pandangan mata kosong.
Selama ini Kaisar Wang merasa iba kepada Zhong Li yang buta sehingga tidak pernah memaksa Zhong Li untuk mempertunjukkan bakatnya di jamuan istana setiap tahun karena tidak ingin Zhong Li dipermalukan di depan umum.
Tetapi perkataan Bai Hu sangat benar. Kali ini Zhong Li bersedia atau tidak , harus mempertunjukkan bakatnya untuk menghormati Jendral Zhong Guo yang sudah berjasa terhadap Kerajaan Wang.
Jendral Zhong Guo sudah meninggalkan Kerajaan Wang hampir satu tahun lamanya dan memimpin pasukan melawan ketiga kerajaan lainnya.
"Zhong Li! Bagaimana menurutmu? Kamu bisa mempertunjukkan bakat demi kehormatan ayahmu?" tanya Kaisar Wang dengan suara lembut.
Zhong Li alias King ingin berdiri dari alas bantal duduknya dan dengan sigap Hercules membantunya .
"Yang Mulia Kaisar Wang ! Zhong Li bersedia mempertunjukkan bakat untuk kehormatan ayah," kata King dengan suara yang tegas dan berwibawa.
Mata para tamu undangan membulat besar seolah-olah tidak mempercayai pendengaran mereka.
Biasanya Zhong Li berbicara dengan suara yang sangat kecil sambil menunduk.
Tetapi sekarang mereka bisa mendengar suara Zhong Li yang tegas dan sangat berwibawa. Zhong Li yang sekarang sangat mirip dengan Jendral Zhong Guo .
Jendral Zhong Guo merupakan salah satu Jendral hebat di Kerajaan Wang. Jendral Zhong Guo selalu menang di dalam setiap peperangan yang dipimpin olehnya. Sehingga tidak mengherankan Kaisar Wang memberikan kepercayaan yang penuh kepada Jendral Zhong Guo untuk berperang melawan ketiga kerajaan lainnya.
Sebenarnya keturunan Jendral Zhong Guo bisa mengikuti jejaknya untuk berperang di medan perang .
Sewaktu Zhong Li lahir , dia menjadi salah satu harapan penerus kehebatan bertarung Jendral Zhong Guo . Tetapi karena Zhong Li mendadak buta , harapan itu pupus dalam sekejap mata.
Tetapi Jendral Zhong Guo tetap menyayangi Zhong Li dan tidak pernah pilih kasih terhadap Zhong Min yang normal.
Hanya saja karena keberadaan Jendral Zhong Guo yang lebih banyak dihabiskan di medan perang , membuat Jendral Zhong Guo tidak bisa selalu berada di sisi Zhong Li setiap saat.
Halo readers.
Hari ini author LYTIE up 2 bab ya.
Selamat membaca