REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH

REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH
BAB 76. Racun Buta


**RUANG DEPAN KEDIAMAN JENDRAL ZHONG GUO***


Zhong Li alias King duduk dengan tenang di ruang depan. A Bai berada di dalam pangkuan King dan tertidur pulas. King mengelus-elus bulu halus dan lembut A Bai sambil memperlihatkan pandangan mata kosong.


King memikirkan Xena yang belum kembali sejak mengikuti Bibi A Mei. King yakin Xena pasti sudah menemukan apa rahasia yang di simpan oleh Bibi A Mei mengenai Ming Lan sehingga King tidak sabaran mengharapkan Jendral Zhong Guo segera tiba di kediaman Jendral Zhong Guo .


Beberapa saat kemudian,tiba-tiba A Bai yang sedang tidur pulas di pangkuan King bangun dan melompat ke bawah lantai.  A Bai melolong pendek dua kali sambil melihat ke arah pintu masuk kediaman Jendral Zhong Guo.


Indra pendengaran  yang tajam dari King , mendengar dengan jelas suara langkah kaki yang keras sedang menuju ke ruang depan kediaman Jendral Zhong Guo.


King yakin Jendral Zhong Guo sudah tiba di kediaman bersama para prajuritnya dan A Chen.


"Zhong Li! Kamu tidak apa-apa kan?" tanya Jendral Zhong Guo sambil melihat intens King dari atas kepala sampai ujung kaki.


"Ayah! Aku tidak apa-apa. Ibu dan Zhong Min menjadi gila!" kata King dengan pandangan mata kosong.


King yakin A Chen sudah menjelaskan semua kejadian  kepada Jendral Zhong Guo.


"Di mana Ming Lan dan Zhong Min?" tanya Jendral Zhong Guo dengan wajah serius.


"Mereka berdua ada di kamar Ibu!" jawab King.


"Ayo, kita ke sana sekarang!" kata Jendral Zhong Guo.


Hercules menuntun King berjalan mengikuti Jendral Zhong Guo menuju kamar tidur Ming Lan. A Chen dan beberapa prajurit kepercayaan Jendral Zhong Guo juga mengikuti dari belakang. Sedangkan para pelayan kediaman Jendral Zhong Guo , tidak ada satu pun yang ikut termasuk A Tu.


***KAMAR TIDUR MING LAN***


Jendral Zhong Guo membuka pintu kamar tidur dan melihat jelas Ming Lan serta Zhong Min yang duduk di kursi dalam keadaan terikat dan mematung karena di totok nadinya oleh Xena.


Pandangan mata Jendral Zhong Guo sangat dingin dan tidak ada rasa kasih sayang maupun iba yang terpancar di wajahnya sewaktu melihat Ming Lan dan Zhong Min .


A Chen sudah memberitahukan Jendral Zhong Guo tentang kedua pendeta Tao yang ingin meracuni dan membuat Zhong Li gila karena perintah dari seseorang.


Jendral Zhong Guo yang sudah berpengalaman di medan perang mulai menaruh curiga terhadap Ming Lan. Selama ini Zhong Li tidak pernah keluar dari kediaman Jendral Zhong Guo sehingga tidak mungkin Zhong Li bisa menyinggung orang lain dan menyebabkan orang tersebut membalas dendam.


Satu-satunya kemungkinan paling besar adalah orang yang ingin mencelakai Zhong Li adalah Ming Lan.


Jendral Zhong Guo menatap tajam ke arah Bibi A Mei yang menunduk dan gelisah di samping Ming Lan. Xena segera memberi hormat kepada Jendral Zhong Guo.


"Jendral Zhong Guo! Xena menangkap basah Bibi A Mei membuka laci rahasia milik Nyonya Ming Lan!" kata Xena.


"Laci rahasia?" tanya Jendral Zhong Guo.


Xena menunjuk ke arah kaki tempat tidur. Jendral Zhong Guo segera menghampiri tempat itu di ikuti oleh A Chen. A Chen yang bertugas sebagai prajurit penyelidik mengamati benda-benda yang berada di dalam laci pribadi dengan intens.


"Jendral Zhong Guo! Bolehkah A Chen memeriksanya?" tanya A Chen ke Jendral Zhong Guo.


"Periksalah!"kata Jendral Zhong Guo sambil menganggukkan kepalanya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sepuluh menit kemudian, A Chen memberi laporan hasil pemeriksaannya ke Jendral Zhong Guo.


"Lapor Jendral Zhong Guo!  Semua botol-botol kecil yang berada di dalam laci rahasia adalah racun," kata A Chen.


"Racun?" kata Jendral Zhong Guo dengan nada tidak percaya.


Tadi Jendral Zhong Guo melihat sekilas benda di dalam laci rahasia dan botol-botol kecil itu berjumlah lebih dari sepuluh botol, yang membuktikan Ming Lan menyimpan banyak macam racun tanpa sepengetahuannya.


"Kenapa Ming Lan mempunyai begitu banyak racun? Apa yang ingin dilakukan olehnya?" kata hati Jendral Zhong Guo.


"Apa jenis racunnya?" tanya Jendral Zhong Guo.


"Semuanya adalah racun yang berbahaya. Aku menemukan satu racun yang bisa membuat orang gila, sama seperti keadaan Nyonya Ming Lan dan tuan Zhong Min sekarang," kata A Chen.


"Berarti Ming Lan terkena racunnya sendiri?" tanya Jendral Zhong Guo.


"Kemungkinan besar iya," jawab A Chen.


"Jendral Zhong Guo! Tadi Xena sudah memeriksa semua botol racun itu dan bisa memastikan semuanya adalah racun berbahaya dari Kerajaan Bei Ming!" kata Xena.


"Ada hubungannya dengan Kerajaan Bei Ming?"  tanya Jendral Zhong Guo.


Jendral Zhong Guo mempunyai firasat yang tidak baik setelah mendengar kata Kerajaan Bei Ming dari mulut Xena.  Kaisar Wang baru saja memerintahkannya untuk memeriksa  Pangeran Bei Chen Yi dan Putri Bei Chen Hsuang  mengenai Chong Ren dan ulat santet. Selama pemeriksaan insentif selama satu minggu bersama pasukan khususnya, Jendral Zhong Guo sama sekali tidak menemukan sama sekali  satu ekor ulat santet di sana.  Sekarang di kediamannya ditemukan racun berbahaya yang berasal dari Kerajaan Bei Ming.


"Jendral Zhong Guo! Ada satu botol racun yang isinya hampir habis," kata A Chen.


"Racun apa?" tanya Jendral Zhong Guo.


"Racun buta!" jawab A Chen .


Beberapa detik kemudian, Jendral Zhong Guo dan A Chen melihat ke arah King secara bersamaan.


Selamat malam readers.


Bab ini author up pukul 22.00 WITA


Di tunggu kelanjutan ceritanya besok ya 🤗


TERIMA KASIH


AUTHOR : LYTIE