REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH

REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH
BAB 26. Pangeran Xu Feng


***ISTANA KAISAR WANG***


Hercules dan Xena berdiri di belakang King dengan posisi siaga.


King bisa merasakan Putri Jing Mi menatap intens ke arahnya. Bukan hanya Putri Jing Mi,bahkan Putri Xing Xing pun mencuri pandang ke arahnya.


Tadi Putri Jing Mi juga terkesima dengan aura jantan yang memancar dari tubuh Zhong Li alias King.


King yang berpakaian putih polos jauh lebih menarik perhatiannya dibandingkan Zhong Min yang berpakaian sulaman kupu-kupu.


"Tidak disangka Jing Mi mau menerima Zhong Li. Kalau tidak, aku bisa mempertimbangkan Zhong Li menjadi selirku," kata hati Putri Xing Xing.


Sifat manusia sangatlah egois dan tamak. Putri Xing Xing yang semula menganggap Zhong Li  ibarat sepatu yang usang dan ingin menyingkirkannya jauh-jauh , sekarang malahan ingin menjadikan sepatu usang itu sepatu cadangan ketika ada orang lain yang mau memakai sepatu usang itu.


Putri Jing Mi mengenakan pakaian berwarna merah muda dengan sulaman bunga.


Zhong Min merasa senang melihat pakaian Putri Xing Xing yang sangat serasi dengannya sehingga memberikan senyuman termanisnya ke arah Putri Xing Xing yang duduk di hadapannya.


Tetapi Putri Xing Xing terlihat tidak fokus dan selalu melirik ke arah Zhong Li yang duduk di samping Zhong Min.


Zhong Min merasa bete , apa lagi ketika dirinya melihat ke arah Putri Jing Mi yang ternyata juga menatap intens ke arah Zhong Li.


"Sial! Apa sih menariknya si buta??kata hati Zhong Min.


Sementara itu King sama sekali tidak memedulikan Putri Xing Xing yang mencuri pandang ke arahnya.


King lebih khawatir dengan tatapan intens Putri Jing Mi yang bagaikan sinar X Ray dan bisa melihat tembus kepura-puraannya menjadi orang buta.


King mengalihkan pandangan mata kosongnya ke atas meja kayu cendana di depannya. Ada beraneka ragam jenis kue-kue kecil dihidangkan di atas meja .


Bantal alas duduknya yang tipis terasa sangat lembut dan nyaman.


Dengan potongan-potongan ingatan milik Zhong Li, King tahu bantal alas duduknya adalah bantal bulu angsa.


"Gila! Bantal bulu angsa dipakai untuk alas kepala di hotel bintang lima. Sedangkan di sini dijadiin alas pantat!" kata hati King.


++++++++++++++++++++++


"Hai , si buta! Ini kue teratai kesukaanmu. Cobalah!"


Terdengar suara riang yang berasal dari pria yang duduk di samping kanan King.


Pria itu meletakkan piring berisi kue teratai di hadapan King.


Suara pria itu sangat familiar di telinga King. King mencoba mengali lagi potongan-potongan ingatan milik Zhong Li.


Pria itu adalah Pangeran Xu Feng, saudara sepupu Putri Jing Mi dan Putri Xing Xing.


Sewaktu Zhong Li masih hidup , hubungannya dengan Pangeran Xu Feng hanya sebatas kenalan biasa saja. Mereka hanya bertemu setahun sekali di jamuan makan malam istana.


Pangeran Xu Feng mempunyai sifat yang cuek dan ceplas ceplos. Sehingga kata-katanya yang tajam sering membuat orang lain tersinggung.


"Dia tidak pernah jahat kepada Zhong Li. Aku akan bersikap baik kepadanya," kata hati King.


"Zhong Li memberi hormat kepada Pangeran Xu Feng!" kata King sambil menganggukkan kepala ke arah kanannya dengan pandangan mata kosongnya .


Tetapi pandangan mata kosongnya memindai penampilan Pangeran Xu Feng sekilas.


Pangeran Xu Feng mengenakan pakaian berwarna biru laut yang menenangkan. Wajahnya lumayan enak di pandang. Matanya jernih dan bibirnya memperlihatkan senyum yang tulus.


"Ini baru bisa dijadiin good friend," kata hati King.


"Sudahlah! Jangan basa-basi! Ayo di makan kue teratainya sebelum Kaisar Wang tiba!" kata Pangeran Xu Feng .


"Kue teratai?" kata hati King.


Indra penciuman Zhong Li yang tajam bisa mencium aroma kue teratai yang sangat menggugah selera makan King.


Kue teratai adalah kue kesukaan Zhong Li sewaktu masih hidup sehingga secara spontan King ingin mencicipi rasa kue teratai itu.


"Terima kasih!" kata King .


King berpura-pura meraba-raba kue teratai di atas piring yang diberikan oleh Pangeran Xu Feng.


Tiba-tiba  tangan Hercules sudah mengambil salah satu kue teratai dan membungkusnya dengan saputangan . Kemudian meletakkannya ke dalam genggaman tangan King.


"Tuan Zhong Li! Ini kuenya! Pelan-pelan makannya," kata Hercules.


King membuka bungkusan saputangan dan menggigit kue teratainya dengan gigitan kecil dan perlahan.


Gaya makan King seperti putri keraton yang lemah gemulai . Gaya makan itulah yang merupakan gaya makan Zhong Li asli ketika masih hidup.


Sewaktu di kediaman Jendral Zhong Guo, King memberi pesan kepada Hercules untuk mengingatkannya bersikap lembut dan lemah gemulai di jamuan istana.


Sebisa mungkin King harus memperlihatkan sikap yang sama dengan Zhong Li asli supaya Kaisar Wang dan tamu undangan yang hadir  tidak merasa curiga.


Ini pertama kalinya King yang terperangkap di dalam tubuh Zhong Li  berhadapan dengan banyak orang di dunia aneh ini.


King harus mencari tahu siapa teman ataupun lawan Zhong Li supaya bisa mengatur bidak catur apa yang akan dimainkannya di kemudian hari.


Selama malam readers.


Terima kasih dukungannya ya 🙏🤗


Di tunggu kelanjutan ceritanya besok.



AUTHOR : LYTIE