REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH

REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH
BAB 65.Ulat jantan ratusan mata


***Kamar makan khusus di Restoran Dimsum***


Zhong Li alias King mengepalkan kedua tangannya dengan erat. Jika dugaannya benar maka dirinya bukan hanya bertekad membalaskan dendam Putri Jing Mi terhadap Putri Bei Chen Hsuang melainkan akan membalas dendam terhadap Kerajaan Bei Ming karena sudah membuat Zhong Li menderita dan buta sejak kecil.


"Xena! Hercules! Periksa ada racun apa di dalam makanan dimsum!" perintah King.


"Baik, tuan muda Zhong Li!" jawab Hercules dan Xena bersamaan.


Xen dan Hercules menggunakan jarum perak menusuk-nusuk beraneka ragam jenis dimsum yang ada di atas meja makan.


King memerintahkan Xena dan Hercules untuk memeriksa makanan dimsum bukan karena dirinya mau mencicipi makanan melimpah yang berada di atas meja, melainkan King ingin tahu Pangeran Bei Chen Yi telah menggunakan racun apa terhadapnya.


Beberapa saat kemudian semua makanan dimsum termasuk satu potong siomay di dalam mangkuk King, yang di berikan oleh Pangeran Bei Chen Yi tadi, sudah di periksa semuanya oleh Hercules dan Xena.


"Tuan muda Zhong Li. Tidak ada racun sama sekali di semua masakan dimsum."


Hercules dan Xena melaporkan hasil pemeriksaan mereka sambil memeriksa sekali lagi warna jarum perak yang ada di tangan mereka berdua. Kedua ujung jarum perak tidak berwarna hitam.


"Kalian memeriksanya dengan apa?" King pura-pura tidak melihat jarum perak di tangan Hercules dan Xena.


"Tuan muda Zhong Li. Kita memeriksanya dengan jarum perak. Jika ujungnya berwarna hitam, menandakan makanannya beracun," jawab Hercules.


"Apakah dugaanku salah?" kata hati King.


King sangat yakin jari kelingking Pangeran Bei Chen Yi bergerak sedikit sewaktu meletakkan siomay di mangkuk King, tetapi kenapa Hercules dan Xena tidak bisa menemukan racun di semua masakan dimsum yang ada di atas meja? Bahkan satu potong siomay di mangkuknya juga tidak beracun.


Walaupun begitu, King tidak mau mengambil resiko untuk makan dimsum yang sudah di pesan oleh Pangeran Bei Chen Yi untuknya.


"Aku haus!" kata King sambil meraba-raba meja makan untuk mengambil cangkir yang ada di hadapannya.


King ingat teh di dalam cangkir baru saja dituangkan oleh pelayan restoran dimsum sehingga kemungkinan besar teh itu satu-satunya yang belum di otak-atik oleh Pangeran Bei Chen Yi.


"Tunggu sebentar, tuan muda Zhong Li!"kata Hercules.


Hercules menusukkan jarum peraknya ke dalam teh dan hasilnya ujung jarum perak tidak berwarna hitam.


"Tehnya tidak.beracun. Tuan muda Zhong Li bisa meminumnya," kata Hercules sambil meletakkan cangkir teh di tangan King. Ketika cangkir teh hampir menyentuh bibir King, Xena menahan cangkir itu.


"Tuan muda Zhong Li. Masih ada hal lain yang bisa mencelakai seseorang dan bukan racun," kata Xena.


"Apa itu?" tanya King.


King yakin Xena teringat akan sesuatu sehingga mencegahnya minum teh di cangkir. Xena mengambil cangkir teh dari tangan Zhong Li dan mengamati air teh di dalam cangkir dengan intens. Setelah satu menit berlalu, ekspresi wajah Xena menjadi tegang.


"Ada apa Xena?" tanya Hercules. Hercules penasaran melihat ekspresi wajah tegang Xena yang membuktikan ada sesuatu yang tidak benar di dalam cangkir teh. Padahal tadi jarum perak King tidak menemukan racun di dalam air teh.


Xena meletakkan cangkir teh di atas meja. Kemudian menggunakan jarum perak menyingkirkan daun teh yang berada di dalam cangkir teh. Beberapa saat kemudian Xena mengeluarkan jarum perak dengan  sesuatu yang menempel di ujung jarum perak.


Sesuatu yang sangat kecil. Sesuatu yang tidak akan pernah disadari keberadaannya jika tidak diamati dengan teliti.


Tadi Xena mengira daun teh saja yang berada di dalam cangkir itu dan setelah mengamati dengan intens selama satu detik, Xena melihat ada gerakan kecil di bawah daun teh sehingga yakin kecurigaannya benar.


Mata Hercules membulat besar setelah melihat jelas sesuatu yang menempel di jarum perak.


"Menjijikkan!" teriak Hercules sambil menggosok-gosok kedua pergelangan tangannya karena seluruh bulu kuduknya berdiri.


"Apa yang menjijikkan?" tanya King.


King yang harus berpura-pura buta, tidak bisa melihat jelas sesuatu yang sedang menempel di jarum perak yang berada di tangan Xena.


"Tuan muda Zhong Li. Di dalam cangkir teh tadi, Xena menemukan satu ekor ulat kecil seukuran satu butir beras. Ulat kecil itu berwarna merah darah dan  mempunyai empat tentakel sepanjang satu sentimeter. Di setiap tentakel melekat banyak pasang mata," jelas Xena panjang lebar.


"Ulat kecil?" kata King dengan nada terkejut.


"Setiap pasang mata itu berkedip-kedip!" teriak Hercules.


Hercules merasa jijik dan ngeri dengan makhluk kecil yang berada di atas piring sekarang.


"Tuan muda Zhong Li. Ini adalah salah satu jenis ulat santet," kata Xena dengan yakin .


King tahu di dunia aslinya, santet termasuk ilmu hitam yang digunakan untuk mencelakai orang lain. King tidak menyangka di dunia Zhong Li ini, dirinya bisa berhadapan dengan ulat santet.


"Pangeran Bei Chen Yi ingin menggunakan ulat santet  untuk mengendalikanku dan membuatku melakukan sesuatu untuknya?"tanya King ke Xena.


King yakin Xena mengenal pasti bagaimana cara kerja ulat santet. Apa lagi tadi King mendengar dengan jelas tadi Xena bilang itu adalah salah satu jenis ulat santet, berarti ada banyak jenis ulat santet di dunia aneh ini.


"Bagaimana cara ulat santet ini mengendalikan orang? Dengan membuat orang itu kesakitan atau mengendalikan pikiran orang itu?" tanya Hercules dengan nada penasaran yang luar biasa.


King bersyukur dalam hatinya mempunyai pelayan seperti Hercules yang cerewet sehingga semua hal yang ingin diketahui oleh King secara tidak langsung Hercules mewakilinya menanyakan hal itu.


Xena menatap intens lagi ke arah ulat kecil seukuran satu butir beras berwarna merah itu terutama banyaknya pasang mata yang menempel di tentakelnya.


"Ini bukan ulat santet untuk mengendalikan pikiran," jawab Xena dengan pasti.


"Mungkinkah ulat santet ini digunakan untuk membunuhku secara diam-diam dan perlahan?" tanya King.


King tahu upaya pembunuhan dengan cara memberi racun, membunuh secara langsung ataupun sengaja membuat kematian dalam kecelakaan, kemungkinan besar bisa di lacak seperti yang sering dilakukan oleh pihak forensik ataupun CSI.


Kematian karena ulat santet akan sulit dilacak kebenarannya. Ulat santet bisa diam-diam memakan organ dalam seseorang maupun menghancurkan fungsi lain dari tubuh seseorang. Ulat santet adalah sejenis parasit yang langsung melekat di dalam tubuh inangnya.


"Ulat santet ini tidak bisa membunuh tuan muda Zhong Li," jawab Xena sambil menggelengkan kepalanya.


"Jadi Pangeran Bei Chen Yi ingin menggunakan ulat santet untuk apa?" tanya Hercules yang semakin penasaran.


"Ulat santet ini memiliki banyak mata. Xena bisa pastikan dia termasuk jenis ulat santet ratusan mata," kata Xena.


"Ulat santet ratusan mata? Apa kegunaannya? " kata King dan Hercules bersamaan dengan mata membulat besar.


"Ulat santet ratusan mata biasanya berpasangan, jantan dan betina. Ulat jantan mempunyai ratusan mata dan dialah yang menjadi parasit di dalam tubuh seseorang. Begitu ulat jantan berada di dalam tubuh seseorang, dia akan menuju ke bagian mata dan menempel di sana. Apa yang dilihat oleh orang yang menjadi inang ulat jantan, akan diteruskan  ke ulat betina. Sementara ulat betina dibesarkan di dalam bola kristal berongga sehingga pemilik kedua ulat santet ribuan mata ini bisa melihat apa saja yang dilihat oleh mata orang yang menjadi inang ulat jantan melalui bola kristal berongga."


Xena menjelaskan panjang lebar tentang kemampuan ulat santet ribuan mata.


"Gila! Kegunaan ulat santet ribuan mata sama dengan kamera cctv di duniaku," gerutu hati King.


***


Selamat malam readers.


Hari ini author crazy up 3 bab ya. Di tunggu satu bab lagi nanti malam.


CRAZY UP TODAY CRAZY UP TODAY


CRAZY UP TODAY CRAZY UP TODAY


TERIMA KASIH


AUTHOR : LYTIE