
***ISTANA KAISAR WANG***
"Ulat santet? Kalian membawa ulat santet ke Kerajaan Dong Wang?" tanya Kaisar Wang sambil menatap tajam ke arah Pangeran Bei Chen Yi dan Putri.Bei Chen Hsuang.
"Yang Mulia Kaisar Wang! Chong ren sudah dimusnahkan oleh kedua penyusup. Jendral Zhong Guo dan prajurit kerajaan Dong Wang sudah memeriksa secara insentif kediaman Bunga Persik bagian utara dan tidak menemukan satu ekor pun ulat santet. Ulat santet itu pasti dari Kerajaan Xi Xia!" teriak Pangeran Bei Chen Yi sambil menunjuk Pangeran Xi Wen Lung.
Sampai mati pun Pangeran Bei Chen Yi tidak akan mengakui ulat santet itu berasal dari Kerajaan Bei Ming. Lagi pula Bai Hu yang sudah menjadi budak Putri Bei Chen Hsuang, pasti akan mengatakan Pangeran Xi Wen Lung lah yang memerintahkannya masuk ke dalam kamar ini.
Kaisar Wang tahu pasti Pangeran Bei Chen Yi dan Putri Bei Chen Hsuang lah yang membawa ulat santet berwarna merah muda itu tetapi tidak bisa membantah perkataan Pangeran Bei Chen Yi karena memang Jendral Zhong Guo tidak berhasil mendapatkan satu ekor pun ulat santet di kediaman Bunga Persik waktu itu.
Putri Jing Mi memberikan tatapan menenangkan ke Kaisar Wang.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Lapor, Yang Mulia Kaisar Wang!"
Xena , A Chen dan beberapa prajurit datang dan memberi hormat kepada Kaisar Wang.
"Ada apa?" tanya Kaisar Wang.
"Aku menemukan ulat santet berwarna merah muda di kediaman Bunga Persik bagian utara!" kata A Chen.
"Bohong! Mana buktinya?" teriak Putri Bei Chen Hsuang.
Putri Bei Chen Hsuang yang licik sudah menaburkan racun di dalam kamarnya terutama di sekitar kotak perhiasan yang berisi ulat santet pemikat, untuk berjaga-jaga ulat santet pemikatnya yang paling berharga di culik oleh orang lain.
A Chen terlihat sehat dan tidak terkena efek racun yang dipersiapkannya sehingga Putri Bei Chen Hsuang mengira A Chen hanya omong kosong belaka.
Xena mengeluarkan kotak perhiasan milik Putri Bei Chen Hsuang dan membukanya. Terlihat tiga ekor ulat santet pemikat di dalam kotak perhiasan.
Lonceng kecil milik Pangeran Xi Wen Lung berbunyi nyaring dan terus menerus. Orang-orang yang tidak mengetahui keunggulan dari lonceng spesial pusaka Kerajaan Xi Xia menjadi yakin , lonceng itu akan berbunyi jika berdekatan dengan ulat santet.
"Ternyata tadi Pangeran Xi Wen Lung mencurigai arak dari Pangeran Bei Chen Yi ada ulat santetnya," kata hati Pangeran Xu Feng.
"Tidak! Tidak mungkin! Bagaimana mungkin kalian berhasil mengambilnya tanpa keracunan?" teriak Putri Bei Chen Hsuang.
Semuanya tentu saja karena andil dari Zhong Li alias King. King yang menyuruh Xena membawa A Chen ke kediaman Bunga Persik untuk menggeledah kamar tidur Putri Bei Chen Hsuang khususnya mengambil kotak perhiasan yang berada di meja rias.
King sudah menduga Putri Bei Chen Hsuang pasti menyiapkan jebakan racun untuk melindungi ulat santet pemikatnya sebelum berangkat ke jamuan istana Kerajaan Dong Wang.
Xena adalah pilihan yang paling tepat untuk menghadapi racun yang disebarkan oleh Putri Bei Chen Hsuang sehingga A Chen bisa menemukan ulat santet pemikat yang disembunyikan oleh Putri Bei Chen Hsuang.
Putri Bei Chen Hsuang berusaha mendekati Xena untuk merebut kembali ulat santet pemikat . Putri Jing Mi berdiri di hadapan Xena dan menghalangi Putri Bei Chen Hsuang.
"Menyingkirlah wanita jelek!" teriak Putri Bei Chen Hsuang.
Putri Jing Mi tidak memedulikan ejekan Putri Bei Chen Hsuang melainkan langsung menuangkan bubuk penghancur ke dalam kotak perhiasan.
"TIDAK!!!" Putri Bei Chen Hsuang berteriak histeris sewaktu Putri Jing Mi melemparkan kotak perhiasan dengan bau daging terbakar karena ulat santet pemikatnya sudah hilang tanpa jejak.
"Kamu membunuh semua ulat santet pemikatku!" kata Putri Bei Chen Hsuang sambil menunjuk Putri Jing Mi.
"Tidak semuanya! Masih ada satu ekor lagi!" jawab Putri Jing Mi dengan santai.
Semua orang yang berada di dalam kamar berjalan mundur tiga langkah setelah mendengar perkataan Putri Jing Mi.
"Di mana? Di mana?" Putri Bei chen Hsuang bertanya dengan antusias sambil memegang tangang Putri Jing Mi secara spontan.
"Di dalam tubuhmu!" kata Putri Jing Mi sambil tersenyum sinis.
"Apa?" Putri Bei Chen Hsuang menggelengkan kepalanya berkali-kali pertanda tidak percaya dengan perkataan Putri Jing Mi.
Putri Bei Chen Hsuang yakin sewaktu dirinya berhubungan mesra dengan Bai Hu tadi, ulat santet pemikat dari tubuhnya pastilah sudah berada di dalam tubuh Bai Hu.
Putri Bei Chen Hsuang segera memeriksa nadi tubuhnya dan menemukan ulat santet pemikat yang semalam di telannya masih berada di dalam tubuhnya, tidak pindah ke tubuh Bai Hu.
"ARGH!!! Bagaimana mungkin masih ada di tubuhku?" Putri Bei Chen Hsuang menjerit seperti orang gila sambil mengacak-acak rambutnya. Sedangkan Pangeran Bei Chen Yi yang berdiri tidak jauh darinya, melirik ke arah pintu keluar untuk bersiap-siap melarikan diri.
"Pasti kamu yang melakukannya, wanita jelek!" kata Putri Bei Chen Hsuang.
Putri Jing Mi tidak memedulikan perkataan Putri Bei Chen Hsuang. Semuanya adalah rencana dari King. King ingin membuka kedok Putri Bei Chen Hsuang dan Pangeran Bei Chen Yi di depan Kaisar Wang dan utusan perdamaian Kerajaan Xi Xia serta Kerajaan Nan Yun.
Ramuan obat yang dibuat oleh Xena bisa menahan ulat santet masuk ke dalam tubuh selama tiga puluh menit sehingga sewaktu King mengirimkan pesan lewat ilmu telepati, Putri Jing Mi segera memasukkan ramuan obat Xena ke cangkir Putri Xing Xing . Ketika Putri Bei Chen Hsuang menuangkan arak yang berisi ulat santet pemikat, ulat santet pemikat itu tertahan oleh ramuan obat dan Putri Jing Mi bisa mengeluarkannya dengan satu pukulan tenaga dalam yang keras.
Begitupun juga dengan Bai Hu. Sewaktu Hercules memapah Putri Bei Chen Hsuang ke kamar tamu tempat Putri Xing Xing menginap, Putri Jing Mi memberikan ramuan obat Xena ke Bai Hu sehingga ulat santet dari tubuh Putri Bei Chen Hsuang tidak bisa masuk ke dalam tubuh Bai Hu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Jendral Zhong Guo dengan pakaian perang besi warna perak dan beberapa prajurit kepercayaannya datang dan memberi hormat kepada Kaisar Wang . Sedangkan King dipapah oleh Hercules mengikuti Jendral Zhong Guo dari belakang.
"Lapor Kaisar Wang! Semua prajurit Kerajaan Bei Ming di kediaman Bunga Persik sudah berhasil aku amankan!" kata Jendral Zhong Guo.
Ketika Xena dan A Chen menemukan ulat santet di kediaman Bunga Persik bagian utara, Jendral Zhong Guo dan prajuritnya menangkap dua ratus prajurit Kerajaan Bei Ming untuk mencegah terjadi hal yang tidak di inginkan.
"Kerja bagus!" kata Kaisar Wang.
"Yang Mulia Kaisar Wang! Aliansi perdamaian akan dibatalkan jika prajurit Kerajaan Bei Ming di tahan," kata Pangeran Bei Chen Yi.
"Aliansi perdamaian Kerajaan Dong Wang dan Kerajaan Bei Ming di batalkan! Pangeran Bei Chen Yi harus pergi dari Kerajaan Dong Wang sekarang juga!" kata Kaisar Wang dengan tegas.
"Tetapi prajuritku?" tanya Pangeran Bei Chen Yi.
Pangeran Bei Chen Yi sama sekali tidak memedulikan Putri Bei Chen Hsuang yang akan mendapat hukuman dari Kaisar Wang karena menggunakan ulat santet pemikat untuk mencelakai Putri Xing Xing.
Pangeran Bei Chen Yi lebih mementingkan dua ratus orang prajurit Kerajaan Bei Ming yang ditahan oleh Kaisar Wang. Kaisar Bei Ming pasti akan marah besar kepadanya jika pulang sendirian tanpa membawa prajuritnya.
"Prajurt Kerajaan Bei Ming akan di tahan di Kerajaan Wang selama dua bulan. Jika Kerajaan Bei Ming tidak memulai perang, para prajurit itu akan dikembalikan," kata Kaisar Wang.
Pangeran Bei Chen Yi tahu syarat yang diberikan oleh Kaisar Wang tidak akan pernah berubah lagi sehingga memutuskan menetap secara diam-diam di Kerajaan Dong Wang selama dua bulan, kemudian meminta kembali dua ratus ribu prajuritnya ke Kaisar Wang , baru pulang ke Kerajaan Bei Ming.
"Tunggu sebentar!" kata Jendral Zhong Guo ketika Pangeran Bei Chen Yi akan meninggalkan ruangan itu.
Selamat malam readers.
Hari ini sudah up 2 bab ya. Kalau tidak ada kendala, novel ini akan tamat besok ya.Semoga berjalan lancar 🙏
DI tunggu ya
TERIMA KASIH
AUTHOR : LYTIE