
**KAMAR TIDUR MING LAN***
Jendral Zhong Guo tidak bisa menahan emosinya lagi setelah mendengar laporan dari A Chen. Jendral Zhong Guo merasa dirinya sangat tidak berguna karena tidak tahu Ming Lan memberikan racun buta ke Zhong Li selama puluhan tahun bahkan kematian Ming Yue yang selama ini dikira karena sakit keras , ternyata Ming Lan lah yang membunuh Ming Yue dengan racun.
Jendral Zhong Guo berjalan menghampiri Ming Lan dan mencekik leher Ming Lan dengan kedua tangannya. Mata Jendral Zhong Guo sangat dingin menatap intens Ming Lan yang hampir kehabisan napas dengan mata terbelalak. Ming Lan sama sekali tidak bisa meronta-ronta ataupun mengeluarkan suara karena tubuhnya masih mematung.
"Jendral Zhong Guo!" teriak A Chen sambil berusaha menarik tangan Jendral Zhong Guo dari leher Ming Lan.
"Ayah!"teriak King . Suara King yang memanggil Jendral Zhong Guo disertai dengan tenaga dalam yang ditujukan langsung telinga Jendral Zhong Guo
King tidak mau Jendral Zhong Guo bertindah gegabah sekarang. King bukannya ingin melindungi nyawa Ming Lan. Bagi King, Ming Lan mati ratusan kali pun tidak akan bisa menggantikan perbuatan jahat yang telah dilakukan oleh Ming Lan.
Yang terpenting sekarang adalah mereka harus mengetahui apa rencana jahat dari Kerajaan Bei Ming terhadap Kerajaan Dong Wang. Dengan adanya Ming Lan sebagai mata-mata dari Kerajaan Bei Ming selama puluhan tahun, King yakin pasti ada orang-orang dari Kerajaan Bei Ming yang sudah menyusup ke dalam Kerajaan Dong Wang selama puluhan tahun.
Entah rencana apa lagi yang sudah di susun oleh Kaisar Bei Ming terhadap Kerajaan Dong Wang. Mungkin saja ada markas rahasia yang sudah dibangun oleh Kaisar Bei Ming di Kerajaan Dong Wang.
Pikiran Jendral Zhong Guo yang kalap karena amarah menjadi jernih setelah mendengar suara King yang terdengar jelas di telinganya.
Jendral Zhong Guo melepaskan kedua tangannya dari leher Ming Lan dengan enggan. Sedangkan Ming Lan yang hampir kehabisan napas , terkulai lemas di atas kursi.
A Chen memeriksa keadaan Ming Lan dengan cepat dan menarik napas lega setelah mengetahui Ming Lan masih hidup dan hanya pingsan saja.
"A Chen! Masukkan Bibi A Mei ke dalam penjara dan kurung mereka berdua di dalam kamar ini! Sebarkan kabar bahwa Ming Lan dan Zhong Min mendadak gila !" kata Jendral Zhong Guo.
"Baik, Jendral Zhong Guo!" kata A Chen dengan patuh.
Sekarang Jendral Zhong Guo yakin dirinya dan pasukannya tidak berhasil menemukan ulat santet di kediaman Bunga Persik bagian utara pasti karena campur tangan Ming Lan.
Pangeran Bei Chen Yi dan Putri Chen Bei Hsuang pasti ada menyimpan ulat santet , yang belum sempat dimusnahkan oleh kedua penyusup waktu itu.
Jendral Zhong Guo sengaja ingin Pangeran Bei Chen Yi mengetahui Ming Lan dan Zhong Min sudah gila sehingga Pangeran Bei Chen Yi pasti akan turun tangan langsung menghadapi Kerajaan Dong Wang. Pada saat itulah Jendral Zhong Guo akan menangkap basah Pangeran Bei Chen Yi dan memaksanya menyerahkan obat penawar untuk menyembuhkan mata Zhong Li.
"Xena! Aku serahkan semua racun yang ada di dalam laci rahasia untukmu! Kamu bisa memberitahukan hal ini ke Putri Jing Mi!" kata Jendral Zhong Guo.
Jendral Zhong Guo tahu Xena adalah tangan kanan Putri Jing Mi sebelum menjadi pelayan Zhong Li sehingga Xena pasti mempunyai cara untuk menghubungi Putri Jing Mi secara langsung.
Jendral Zhong Guo juga akan membicarakan masalah Ming Lan adalah mata-mata Kerajaan Bei Ming ke Kaisar Wang secara langsung besok pagi.
"Baik, Jendral Zhong Guo!" kata Xena.
Jendral Zhong Guo berjalan menghampiri King dan menatap intens King dari atas kepala sampai ujung kaki. Sedangkan King pura-pura melihat ke arah lain dengan pandangan mata kosong.
"Zhong Li! Ada yang ingin ayah bicarakan secara pribadi denganmu!" kata Jendral Zhong Guo.
"Baik, ayah! Kita ke taman saja," kata King.
Jendral Zhong Guo berjalan meninggalkan kamar tidur Ming Lan. Hercules menuntun King berjalan mengikuti Jendral Zhong Guo.
***TAMAN***
Jendral Zhong Guo dan King duduk di taman . Sedangkan Hercules berdiri agak jauh dari mereka karena tahu Jendral Zhong Guo ingin bicara berdua dengan King secara pribadi.
"Zhong Li! Kamu menyembunyikan sesuatu yang penting dari ayah!" kata Jendral Zhong Guo dengan suara tegas.
King terkejut mendengar perkataan Jendral Zhong Guo.
"Apakah Jendral Zhong Guo tahu aku pura-pura buta? Atau Jendral Zhong Guo menyadari aku bukan Zhong Li?" kata hati King.
King terdiam sambil memikirkan apa yang telah diketahui oleh Jendral Zhong Guo . Jika mengenai matanya yang sudah sembuh, King bisa memakai alasan yang sama dengan yang dikatakannya kepada Putri Jing Mi yaitu sejak dirinya tidak mati tenggelam di sungai, matanya sembuh seketika. Tetapi jika Jendral Zhong Guo meragukan King bukan Zhong Li yang asli, King merasa bingung harus bagaimana menjelaskannya kepada Jendral Zhong Guo.
"Dari mana kamu mendapatkan tenaga dalam?" tanya Jendral Zhong Guo.
Teriakan King yang disertai tenaga dalam di kamar Ming Lan tadi , membuat Jendral Zhong Guo yakin King mempunyai tenaga dalam tingkat tinggi sehingga memutuskan untuk menanyakannya kepada King.
"Putri Jing Mi memberikan rumput abadi kepadaku," jawab King dengan jujur.
"Rumput abadi? Putri Jing Mi mengambil rumput abadi dari puncak Pegunungan Kunlun dan memberikannya padamu?" tanya Jendral Zhong Guo dengan nada tidak percaya.
"Iya , ayah!" jawab King.
"Putri Jing Mi adalah gadis yang baik. Ayah merasa senang kamu akan menjadi suaminya," kata Jendral Zhong Guo sambil ketawa kecil.
Jendral Zhong Guo ingin Zhong Li menjalani kehidupan yang bahagia bersama Putri Jing Mi setelah mengalami kemalangan karena buta selama berpuluh tahun.
King akui perkataan Jendral Zhong Guo sangat benar. Putri Jing Mi adalah gadis yang baik. Tetapi sekarang King masih belum mau terlibat hubungan romansa. King lebih memilih maju ke medan pertempuran melawan Kerajaan lain ataupun penjahat daripada menikah di usia muda.
King memutuskan akan mencari kesempatan untuk membicarakan masalah pernikahannya dengan Putri Jing Mi secara pribadi nantinya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Hari berganti hari dengan cepat. Kaisar Wang dan Putri Jing Mi sudah mengetahui tentang Ming Lan sebagai mata-mata dari Kerajaan Bei Ming dan adanya niat tidak baik dari Pangeran Bei Chen Yi dan Bei Chen Hsuang.
Kaisar Wang memutuskan tidak melakukan serangan frontal terhadap Pangeran Bei Chen Yi dan Putri Bei Chen Hsuang. Kaisar Wang percaya dengan pepatah ' mencabut rumput beserta akarnya', yang berarti Kaisar Wang ingin memusnahkan semua antek-antek ataupun mata-mata Kerajaan Bei Ming yang menyusup di Kerajaan Dong Wang.
Kaisar Wang yakin mata-mata terpilih Kerajaan Dong Wang yang ditugaskan untuk mengawasi Pangeran Bei Chen Yi dan Putri Bei Chen Hsuang , pasti bisa menemukan markas rahasia orang-orang Kerajaan Bei Ming.
***KEDIAMAN BUNGA PERSIK BAGIAN UTARA***
Pangeran Bei Chen Yi dan Putri Bei Chen Hsuang sedang makan bersama. Kabar tentang Ming Lan dan Zhong Min yang mendadak gila, sudah terdengar oleh mereka berdua sehingga mereka yakin Ming Lan gagal menjalankan misi dan malahan terkena racun gila .
Ada yang berbeda dari penampilan Putri Bei Chen Hsuang saat ini. Putri Bei Chen Hsuang tidak memakai pakaian transparan yang memperlihatkan lekuk tubuhnya. Pakaian Putri Bei Chen Hsuang sangat tertutup sehingga menutupi semua kulit tubuhnya. Bahkan Putri Bei Chen Hsuang menggunakan cadar yang menutupi seluruh wajahnya dan hanya terlihat sepasang mata genitnya saja.
"Kali ini aku yang akan turun tangan!" kata Putri Bei Chen Hsuang secara tiba-tiba.
Kegagalan Pangeran Bei Chen Yi menggunakan ulat santet ratusan mata terhadap Zhong Li dan juga kegagalan Ming Lan menggunakan racun gila , merupakan pukulan yang telak bagi Pangeran Bei Chen Yi.
Putri Bei Chen Hsuang ingin menggunakan kesempatan kali ini untuk menunjukkan kepada Kaisar Bei Ming bahwa dirinya lebih hebat dibandingkan dengan Pangeran Bei Chen Yi.
Pangeran Bei Chen Yi meletakkan sumpit yang sedang dipegangnya di atas meja dengan keras.
"Bilang aja khasiat ulat santet pemikatmu sudah habis! Kamu pasti mau menggunakan tubuh Zhong Li!" kata Pangeran Bei Chen Yi dengan ketus.
"Tentu saja! Kita sudah berada di Kerajaan Dong Wang selama tiga minggu! Sudah saatnya untuk memakai ulat santet pemikat yang baru. Besok adalah waktu yang tepat , " jawab Putri Bei Chen Hsuang dengan tenang.
"Terserah kamu! Jika kamu gagal dan ketahuan menggunakan ulat santet, kamu tanggung sendiri akibatnya!" kata Pangeran Bei Chen Yi dan berdiri dari tempat duduknya.
Pangeran Bei Chen Yi berjalan cepat meninggalkan Putri Bei Chen Hsuang. Sebenarnya di dalam hati kecil Pangeran Bei Chen Yi ingin rencana Putri Bei Chen Hsuang gagal sehingga Kaisar Bei Ming tidak akan menyalahkan Pangeran Bei Chen Yi sepenuhnya karena Putri Bei Chen Hsuang juga gagal.
Putri Bei Chen Hsuang tersenyum sinis melihat punggung Pangeran Bei Chen Yi yang menghilang dari pandangannya secara perlahan.
"Aku pasti berhasil! Tidak pernah ada satu pria pun yang berhasil lolos dari ulat santet pemikat ," kata Putri Bei Chen Hsuang dengan yakin.
Selamat malam readers. Bab ini author sudah buat lebih panjang ya.
Penasaran kan bagaimana cara kerja ulat santet pemikat? Apakah Putri Bei Chen Hsuang berhasil menggunakan ulat santet pemikat terhadap King?
Di tunggu ya bab besok.
Terima kasih
Author : LYTIE