REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH

REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH
BAB 27. Dong Nan Xi Bei


***ISTANA KAISAR WANG***


Zhong Li alias King menunduk sambil menggigit secuil kecil kue teratai yang berada  digenggam tangannya dan mengunyahnya secara perlahan.


"Manis sekali," kata hati King.


Seumur hidupnya King paling membenci makanan dengan rasa manis karena menurut kamus King,  hanya wanita yang suka makan  makanan manis.


King yang macho lebih suka makan cilok bumbu sambal super pedas. Bahkan dirinya bisa menghabiskan satu mangkuk besar cilok pedas setiap kali bertaruh dengan sesama agen rahasia anak didik Roy.


Tetapi kue teratai yang sangat manis ini tidak membuat King merasa eneg. Mungkin karena lidah Zhong Li sudah terbiasa dengan rasa manisnya kue teratai yang sedang dimakannya sehingga malahan membuat King ketagihan dan ingin makan lebih banyak lagi.


Kue teratai berbentuk bulat kecil dan hampir sama ukurannya dengan satu buah cilok yang dipipihkan.


"Heran deh! Kue teratai sekecil ini, dimakan oleh Zhong Li dengan gigitan kecil . Menghabiskan waktu saja," gerutu hati King.


Kalau saja King tidak teringat akan aktingnya sebagai Zhong Li yang lemah gemulai, King pasti akan memasukkan kue teratainya utuh ke dalam mulutnya sekarang.


King lebih menyukai cara makan dengan sekali 'Hap'  yang bisa membuat rasa makanannya lebih nikmat.


Akhirnya satu buah kue teratai kecil berhasil dihabiskan oleh King dalam waktu yang lumayan lama dan sewaktu King ingin meminta Hercules mengambilkan satu buah lagi, terdengar suara derapan kaki yang besar masuk ke dalam aula istana.


Sepuluh orang pengawal istana terbagi menjadi dua baris berjalan serentak dengan  derap kaki yang beraturan dan pedang di tangan mereka.


Kemunculan para pengawal istana menandakan Kaisar Wang akan segera tiba.


Semua tamu undangan yang berada di dalam aula istana berdiri dari bantal alas duduk masing-masing.


Hercules maju ke depan dan memapah King berdiri.


"Kaisar Wang datang!" 


Hercules berbisik di telinga King. King menganggukkan kepalanya dan menundukkan kepalanya sambil memberi sikap hormat .


"Kaisar Wang Tiba!"


Terdengar suara nyaring Bibi Wang yang menggema di dalam aula istana seluas tiga kali lipat lapangan bola basket di dunia asli King.


Kaisar Wang berjalan dengan anggun , diikuti oleh sepuluh pegawal istana di belakangnya dan Bibi Wang di sisi kanannya.


Kaisar Wang menaiki kelima anak tangga menuju kursi  singgasana.


Setelah duduk di atas kursi singgasana, Kaisar Wang mengedarkan pandangannya ke seluruh tamu undangan yang berada di dalam aula istana.


"Terima kasih Yang Mulia!" jawab semua tamu undangan secara serentak.


Hercules membantu King untuk duduk kembali di atas alas bantal duduknya.


"Hari ini ada kabar gembira yang hendak saya sampaikan kepada kalian semua," kata Kaisar Wang sambil tersenyum lebar.


Semua pandangan mata tamu undangan menghadap ke arah Kaisar Wang dengan antusias.


Sedangkan King menatap piring berisi kue teratai di depannya dengan pandangan mata kosong.


"Aku harus nunggu Kaisar Wang selesai ceramah dulu baru bisa makan kuenya lagi," kata hati King.


"Perang di perbatasan sudah usai dan berakhir dengan perdamaian. Jendral Zhong Guo akan pulang dalam waktu dekat dan membawa utusan perdamaian dari Kerajaan Xia, Kerajaan Ming dan Kerajaan Yun!Akhirnya ke empat kerajaan bisa berkumpul bersama di Dong Wang ! " kata Kaisar Wang.


Mendengar perkataan Kaisar Wang, di dalam ingatan King muncul kilasan sejarah yang diketahui oleh Zhong Li sejak kecil tentang dunia aneh ini.


Ada empat kerajaan  yang berkuasa di dunia ini. Ke empat kerajaan itu menempati posisi sesuai arah mata angin.


Kerajaan Wang adalah kerajaan terbesar dari ke empat kerajaan itu dan berada di posisi timur sehingga lebih terkenal dengan nama Dong Wang.


Sedangkan Kerajaan lainnya adalah Kerajaan Xia di Barat yaitu Xi Xia , Kerajaan Ming di Utara yaitu Bei Ming dan terakhir Kerajaan Yun di Selatan yaitu Nan Yun.


#Dong : Timur


#Xi : Barat


#Bei : Utara


#Nan : Selatan


Dari ke empat kerajaan itu, hanya Kerajaan Dong Wang saja yang didominasi oleh wanita.


"Ya Tuhan!  Kenapa aku harus terperangkap di Dong Wang dan bukannya di kerajaan lain??!" jerit hati King.


Halo readers. Masih ada satu bab lagi ya nanti malam. Di tunggu ya 🙏🤗


TERIMA KASIH


AUTHOR : LYTIE