
***Kamar makan khusus di Restoran Dimsum***
Zhong Li alias King tidak menyangka orang yang mengintainya secara diam-diam selama beberapa hari ini dan muncul di hadapannya adalah Pangeran Bei Chen Yi, adik Putri Bei Chen Hsuang.
"Tebakanku salah. Bukan Putri Bei Chen Hsuang yang mengintaiku beberapa hari ini. Ada apa Pangeran Bei Chen Yi mencariku?" kata hati King.
Hercules menuntun King ke tempat duduk sehingga King duduk berhadapan dengan Pangeran Bei Chen Yi.
Di atas meja sudah dihidangkan beraneka ragam masakan dimsum yang lezat seperti siomay, hakau, angsio ceker ayam, wonton goreng, lumpia kulit tahu, dan bakpao.
Selain itu pelayan restoran dimsum yang ikut masuk ke dalam kamar makan khusus menuangkan teh di cangkir King dan cangkir Pangeran Bei Chen Yi sebelum keluar dari sana .
siomay
Hakau
Angsio ceker ayam
wonton goreng
lumpia kulit tahu
bakpao
"Ada apa Pangeran Bei Chen Yi mencariku?" tanya King sambil menampilkan raut wajah bingung.
"Tuan muda Zhong Li. Aku mewakili kakakku meminta maaf sekali lagi tentang kejadian di jamuan istana Dong Wang," jawab Pangeran Bei Chen Yi sambil tersenyum ramah.
"Ada udang di balik batu nih," kata hati King.
"Pangeran Bei Chen Yi tidak perlu terlalu sungkan. Aku sudah melupakan kejadian di jamuan istana Dong Wang," kata King.
"Tetapi aku tidak akan melupakan luka di wajah Putri Jing Mi!" lanjut King di dalam hatinya.
King mempunyai firasat Pangeran Bei Chen Yi mencarinya hari ini bukan sekadar mewakili Putri Bei Chen Hsuang meminta maaf karena King tahu hubungan antara Pangeran Bei Chen Yi dan Putri Bei Chen Hsuang sangatlah buruk.
King sudah mendapatkan informasi dari Xena mengenai Kerajaan Bei Wang, Pangeran Bei Chen Yi, dan Putri Bei Chen Hsuang.
Kerajaan Bei Ming dikuasai oleh Kaisar Bei Ming. Kaisar Bei Ming mempunyai banyak selir di istananya sehingga tidak mengherankan putra dan putri Kaisar Bei Ming berjumlah banyak.
Kebanyakan putri Kaisar Bei Ming sudah di kirim ke kedua kerajaan lainnya yaitu Kerajaan Xi Xia dan Kerajaan Nan Yun sebagai aliansi pernikahan antar kerajaan.
Putri Kerajaan Bei Ming sama sekali tidak mempunyai kedudukan di Kerajaan Bei Ming selain status sebagai putri Kaisar Bei Ming sehingga Kaisar Bei Ming menjadikan mereka sebagai bidak catur untuk menjalin hubungan dengan Kerajaan Xi Xia dan Kerajaan Nan Yun.
Putri Bei Chen Hsuang, putri sulung dari Kaisar Bei Ming merupakan satu-satunya putri yang tidak dinikahkan oleh Kaisar Bei Ming ke kerajaan lainnya.
Berdasarkan gosip maupun informasi yang didapatkan oleh Xena, Putri Bei Chen Hsuang selalu menggunakan kecantikannya untuk mendapatkan apa pun yang Kaisar Bei Ming inginkan dan tentunya dengan cara yang tidak terpuji, tetapi Kaisar Bei Ming sama sekali tidak mempermasalahkannya.
Selama Putri Bei Chen Hsuang bisa membantunya, Kaisar Bei Ming membiarkan Putri Bei Chen Hsuang tetap berada di Kerajaan Bei Ming.
Sementara itu Pangeran Bei Chen Yi yang berusia dua puluh tahun, adalah putra kesayangan Kaisar Bei Ming dan menurut kabar gosip yang tersebar di Kerajaan Bei Ming, kemungkinan besar Pangeran Bei Chen Yi akan dijadikan putra mahkota Kerajaan Bei Ming dalam waktu dekat.
Pangeran Bei Chen Yi bukanlah sepolos dan sebaik yang diperlihatkannya sekarang. Bahkan King menduga Pangeran Bei Chen Yi lebih kejam daripada Putri Bei Chen Hsuang.
"Aku sangat senang tuan muda Zhong Li tidak menyalahkan kakakku. Aku ingin berteman dekat dengan tuan Zhong Li," kata Pangeran Bei Chen Yi.
"Tuan muda Zhong Li adalah putra sulung Jendral Zhong Guo dan juga calon suami Putri Jing Mi. Jendral Zhong Guo dan Putri Jing Mi sangat ahli bertarung dan memegang pasukan yang banyak," jawab Pangeran Bei Chen Yi.
"Maksudnya?" King pura-pura bodoh dan tidak mengerti maksud perkataan Pangeran Bei Chen Yi.
"Aku ingin tuan muda Zhong Li meminta bantuan Jendral Zhong Guo dan Putri Jing Mi mendukungku untuk menjadi putra mahkota Kerajaan Bei Ming," jawab Pangeran Bei Chen Yi.
"Benar-benar muka tembok! Sama seperti Putri Bei Chen Hsuang! Orang dari Kerajaan Bei Ming semuanya munafik dan sampah!" gerutu hati King.
"Pangeran Bei Chen Yi seharusnya tahu jelas, pria di Kerajaan Dong Wang tidak boleh ikut campur tangan dalam urusan kerajaan. Aku bisa diceraikan oleh Putri Jing Mi nantinya," kata King.
"Tuan muda Zhong Li tidak perlu cemas akan diceraikan oleh Putri Jing Mi nantinya. Aku tahu Putri Jing Mi sangat perhatian pada tuan Zhong Li. Bahkan menghadiahkan jubah perangnya untuk tuan Zhong Li," kata Pangeran Bei Chen Yi.
"Pangeran Bei Chen Yi benar-benar pintar bersilat lidah," kata hati King.
"Itu karena aku sangat lemah dan buta, bahkan hampir mati tenggelam di sungai sehingga Putri Jing Mi memberikan jubah perangnya. Aku tidak bisa membantu Pangeran Bei Chen Yi," tolak King dengan tegas.
King tidak akan mungkin pernah mau membantu ular licik seperti Pangeran Bei Chen Yi sehingga menolaknya secara terus terang.
Pangeran Bei Chen Yi tidak marah ataupun tersinggung dengan penolakan King. Pangeran Bei Chen Yi menatap mata King dengan intens. King berpura-pura tidak menyadarinya dan membalas menatap Pangeran Bei Chen Yi dengan pandangan mata kosongnya.
Pangeran Bei Chen Yi menggunakan sumpitnya mengambil satu buah siomay dan meletakkannya di mangkuk King. King melirik sekilas dengan pandangan mata kosongnya dan melihat jari kelingking Pangeran Bei Chen Yi bergerak sedikit ketika meletakkan siomay di mangkuk King.
"Tuan muda Zhong Li. Siomay di restoran ini sangat enak. Silahkan di cicipi," kata Pangeran Bei Chen Yi dengan ramah.
"Aku sudah mencicipinya selama beberapa hari dan sekarang tidak begitu tertarik untuk memakannya," jawab King.
King mencurigai Pangeran Bei Chen Yi menyebarkan racun dari jari kelingking tadi sehingga King semakin waspada menghadapi Pangeran Bei Chen Yi.
Pangeran Bei Chen Yi tersenyum kecil mendengar penolakan King terhadap niat baiknya.
"Tuan muda Zhong Li bisa mempertimbangkan permintaanku tadi. Aku akan memberikan imbalan yang menarik untuk tuan Zhong Li," kata Pangeran Bei Chen Yi.
Pangeran Bei Chen Yi sengaja memancing rasa penasaran King. Akan tetapi, King tetap duduk diam dan tenang dengan pandangan mata kosongnya dan tidak menanyakan apa imbalan menarik dari Pangeran Bei Chen Yi.
Keadaan kamar makan khusus menjadi sepi dan tenang. Pangeran Bei Chen Yi menjadi tidak sabar setelah menunggu sepuluh menit lebih dan King tetap diam seribu basa .
"Aku ada obat untuk menyembuhkan matamu," kata Pangeran Bei Chen Yi.
"Oh ya?" kata King dengan nada tidak tertarik.
"Tuan muda Zhong Li sudah buta puluhan tahun. Aku yakin tuan muda Zhong Li pasti ingin melihat kerajaan Dong Wang yang makmur ini. Selain itu Kerajaan Bei Ming selalu terbuka untuk menerima tuan muda Zhong Li jika mau bekerjasama denganku. Bahkan aku bisa meminta ayah memberikan jabatan tinggi untuk tuan muda Zhong Li. Aku tunggu kabar baik dari tuan muda Zhong Li," bujuk Pangeran Bei Chen Yi panjang lebar.
Pangeran Bei Chen Yi berdiri dari tempat duduknya dan berjalan meninggalkan kamar makan khusus.
King menajamkan indra pendengaran dan penciumannya untuk memastikan Pangeran Bei Chen Yi sudah pergi jauh meninggalkan restoran dimsum, baru memanggil Xena.
"Xena! Kerajaan Bei Ming mempunyai orang yang ahli racun?" tanya King.
"Benar sekali tuan muda Zhong Li. Bahkan beberapa pejabat Kaisar Bei Ming bisa menggunakan racun," jawab Xena.
"Ternyata begitu!" gumam King dengan suara kecil.
King sudah mencurigai Zhong Li yang mendadak buta sewaktu kecil pastilah karena racun dari Ming Lan. Sekarang Pangeran Bei Chen Yi bilang dirinya mempunyai obat untuk menyembuhkan mata Zhong Li, yang membuktikan Pangeran Bei Chen Yi pasti tahu mata Zhong Li buta karena racun.
"Mungkin Ming Lan adalah mata-mata dari Kerajaan Bei Ming yang menyusup ke Kerajaan Dong Wang," kata hati King.
***
TERIMA KASIH DUKUNGANNYA READERS TERCINTA.
SALAM SAYANG
AUTHOR : LYTIE