
***DI DALAM KERETA KUDA***
Zhong Li alias King memang sengaja menghindari bertatapan secara langsung dengan Putri Jing Mi karena merasa takut dengan mata sinar x ray yang bisa mengetahui kepura-puraannya menjadi buta.
"Tuan muda Zhong Li! Putri Jing Mi ada di sebelah sini!"
Hercules yang kepo membantu menghadapkan tubuh King ke arah Putri Jing Mi.
"Tidak apa-apa. Aku tidak akan menyalahkan orang buta!" kata Putri Jing Mi .
Perkataan Putri Jing Mi membuat King merasa dongkol. King berfirasat Putri Jing Mi sedang menyindirnya. Mungkin saja saat ini Putri Jing Mi sudah menyadari kebohongannya dan sengaja ingin memancingnya.
"Aku , King! Tidak pernah takut pada siapapun! Masa bodoh kalau Putri Jing Mi tahu!" kata hati King.
King tidak suka di anggap sebagai pengecut sehingga memutuskan menghadapi Putri Jing Mi secara jantan.
"Putri Jing Mi mencariku?" tanya King dengan pandangan mata kosongnya ke wajah Putri Jing Mi.
Putri Jing Mi terdiam dan menatap intens mata Zhong Li.
"Kamu yang melakukannya?" tanya Putri Jing Mi.
Seketika otak King yang encer mengerti maksud perkataan Putri Jing Mi.
King salut dengan sikap Putri Jing Mi yang 'to the point' tanpa basa basi.
"Iya! Racun dari Xena!" jawab King dengan jujur dan raut wajah yang tenang.
Hercules dan Xena adalah pelayan hadiah dari Putri Jing Mi . Mereka berdua pasti akan memberitahukan segala sesuatu yang ingin diketahui oleh Putri Jing Mi.
Sehingga King merasa tidak perlu menyembunyikan kebenaran dari Putri Jing Mi.
"Kamu ingin menjadi kuat?" tanya Putri Jing Mi.
Walaupun untuk sementara waktu tidak akan ada peperangan antar kerajaan karena Jendral Zhong Guo akan membawa utusan perdamaian dalam waktu dekat.
Selama ini Putri Jing Mi sering ikut terjun di dalam medan perang dan sering bergabung dengan pasukan Jendral Zhong Guo .
Putri Jing Mi sangat mengagumi kemampuan perang Jendral Zhong Guo .
Putri Jing Mi tahu Jendral Zhong Guo yang tidak mempunyai keturunan anak perempuan, pasti mengharapkan putranya bisa jadi penerus kehebatannya dalam bertarung.
Itulah yang membuat Putri Jing Mi memberi perhatian terhadap Zhong Li , putra sulung Jendral Zhong Guo yang buta.
Putri Jing Mi merasa senasib dengan Zhong Li . Mereka berdua sama-sama tidak mempunyai ibu kandung sejak kecil.
Putri Jing Mi lebih beruntung karena Kaisar Wang sebagai ibu penggantinya sangat menyayanginya. Sedangkan untuk Zhong Li , Putri Jing Mi yakin Ming Lan pasti akan pilih kasih terhadap Zhong Min.
"Iya!" jawab King dengan tegas.
Jawaban tegas dari King membuat sudut bibir Putri Jing Mi terangkat sedikit.
Putri Jing Mi ingin membantu mewujudkan impian Zhong Li dan Jendral Zhong Guo .
"Di puncak pegunungan Kunlun, ada satu jenis tanaman yaitu rumput abadi. Rumput abadi bisa membuat tubuh orang yang lemah menjadi kuat . Aku akan mendapatkannya untukmu. Tunggu aku di kediaman Jendral Zhong Guo, " kata Putri Jing Mi sambil menepuk pundak King.
Kemudian Putri Jing Mi turun dari kereta kuda.
King terbengong sambil mencerna apa arti perkataan Putri Jing Mi barusan.
"Sial! Aku bagaikan istri yang ditinggal pergi oleh suaminya," gerutu hati King.
Berhasilkah Putri Jing Mi mendapatkan rumput abadi?
AUTHOR : LYTIE