REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH

REINKARNASI : TERPERANGKAP DI TUBUH YANG SALAH
BAB 67. CHONG REN


***Kamar tidur Zhong Li***


Malam hari Zhong Li alias King mengenakan pakaian serba hitam dan kain yang menutup sebagian wajahnya sehingga hanya terlihat sepasang mata cemerlang Zhong Li.


King meminta Xena menyiapkan pakaian serba hitam ini untuknya dan tentu saja Xena menjalankan perintah King dengan patuh tanpa bertanya apa pun.


Xena sudah tahu King mempunyai tenaga dalam yang tinggi karena rumput abadi. Selain itu Xena juga tahu King sudah menguasai ilmu meringankan tubuh, ilmu telepati, dan beberapa ilmu teori dasar untuk menggunakan tenaga dalam, yang semuanya dipelajari dari Putri Jing Mi.


Sejak pulang dari puncak Pegunungan Kunlun, Xena sudah mencurigai mata Zhong Li tidak buta lagi. Akan tetapi, Xena menyimpan rahasia itu dari siapa pun termasuk dari Hercules.


King menyelipkan beberapa pisau kecil di ikat pinggangnya. Kemudian membuka jendela kamar tidurnya secara perlahan dan menggunakan ilmu meringankan tubuhnya untuk keluar dari sana.


Malam ini King ingin menyusup ke Kediaman Bunga Persik untuk mengintai apa saja yang sedang dilakukan dan direncanakan oleh Pangeran Bei Chen Yi terhadapnya dan Kerajaan Dong Wang.


***Kediaman Bunga Persik***


King berhasil menyusup ke dalam kediaman bunga persik dan berada di atas atap. King mencari tempat Pangeran Bei Chen Yi menginap.


Kediaman Bunga Persik sangat luas dan memiliki banyak kamar. Para utusan perdamaian Kerajaan Xi Xia, Kerajaan Nan Yun, dan Kerajaan Bei Ming tinggal di dalam Kediaman Bunga Persik mengikuti posisi kerajaan mereka.


Utusan perdamaian dari Kerajaan Xi Xia menempati bagian barat sedangkan utusan perdamaian dari Kerajaan Bei Ming menempati bagian utara serta utusan perdamaian dari Kerajaan Nan Yun menempati bagian selatan.


King menuju Kediaman Bunga Persik bagian utara dan mendengar suara pertarungan yang sengit di sana sehingga King mengintai dari atas atap untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.


King melihat Pangeran Bei Chen Yi sedang bertarung dengan seseorang yang berpakaian serba hitam dan menutup sebagian wajah seperti King saat ini.


King bisa memastikan orang berpakaian serba hitam itu adalah seorang wanita dan King sangat mengenal sepasang bola mata dari penyusup wanita itu.


"Putri Jing Mi! " teriak hati King.


King merasa penasaran mengapa Putri Jing Mi berada di kediaman Bunga Persik dan sedang bertarung dengan Pangeran Bei Chen Yi. Padahal yang seharusnya menjadi musuh utama Putri Jing Mi adalah Putri Bei Chen Hsuang. King yakin Putri Jing Mi menyembunyikan identitas aslinya sekarang.


King memutuskan mengawasi diam-diam untuk mengetahui tujuan Putri Jing Mi bertarung dengan Pangeran Bei Chen Yi.


***


"Bei Chen Yi! Kamu membawa Chong Ren (manusia ulat) ke kerajaan Dong Wang! Ilmu sesat dan santet tidak diterima di Kerajaan Dong Wang!" kata Putri Jing Mi dengan menyamarkan suaranya sehingga tidak akan ada orang yang mengenali dirinya adalah Putri Jing Mi.


"Chong Ren?" kata hati King.


King ingat perkataan Xena di restoran dimsum tadi siang bahwa Pangeran Bei Chen Yi mempunyai bawahan untuk memelihara ulat santet. King yakin Chong Ren yang dimaksud oleh Putri Jing Mi adalah manusia ulat, orang yang memelihara ulat santet.


King menduga kemunculan Putri Jing Mi di kediaman Bunga Persik dan meminta Chong Ren dari Pangeran Bei Chen Yi pasti karena Xena sudah memberitahukan tentang ulat santet ratusan mata ke Putri Jing Mi.


"Ternyata kamu yang merusak rencanaku!" teriak Pangeran Bei Chen Yi sambil menunjuk Putri Jing Mi dengan wajah memerah karena marah.


Tadi Pangeran Bei Chen Yi memeriksa bola kristal yang berisi ulat santet betina ratusan mata peliharaannya  dan terkejut melihat sekumpulan tikus dari ukuran kecil hingga besar muncul di hadapannya melalui bola kristal.


Saat itu Pangeran Bei Chen Yi sadar ulat santet jantan ratusan matanya sedang berada di dalam tubuh seekor tikus, yang membuatnya sulit untuk mendapatkan kembali ulat santetnya yang berharga itu.


Sekarang wanita penyusup di hadapannya memintanya menyerahkan Chong Ren sehingga Pangeran Bei Chen Yi menduga rencana baiknya gagal karena campur tangan wanita penyusup ini.


Pangeran Bei Chen Yi merasa takut jika wanita penyusup ini melaporkan tentang dirinya yang menggunakan ulat santet ratusan mata terhadap Zhong Li yang buta sehingga Pangeran Bei Chen Yi semakin kesal dan marah.


"Bei Chen Yi! Serahkan Chong Ren!" perintah Putri Jing Mi dengan tegas.


King yang mengintai secara diam-diam mengerti niat Putri Jing Mi menyusup ke dalam Kediaman Bunga Persik malam ini.


"Putri Jing Mi ingin memusnahkan Chong Ren supaya rakyat Kerajaan Dong Wang hidup dengan tenang," kata hati King.


***


Pangeran Bei Chen Yi tidak ingin rencananya menggunakan ulat santet ratusan mata diketahui banyak orang sehingga wanita penyusup ini harus dibunuh segera.


Pangeran Bei Chen Yi yakin wanita penyusup ini mengetahui banyak hal tentang ulat santet dan Chong Ren.


"Aku tidak akan menyerahkan Chong Ren! Pengawal! Bunuh dia!" perintah Pangeran Bei Chen Yi.


King yang mengintai dari atap menjadi tegang dan bersiap-siap turun untuk membantu Putri Jing Mi.


Pangeran Bei Chen Yi menjadi sombong setelah melihat pengawalnya sudah datang sehingga ingin memimpin menyerang Putri Jing Mi.


"Matilah!" teriak Pangeran Bei Chen Yi sambil mengarahkan pedang panjangnya ke arah Putri Jing Mi.


Putri Jing Mi menghindari serangan pedang Pangeran Bei Chen Yi dengan gesit. Tangan Putri Jing Mi berhasil memutar pergelangan tangan Pangeran Bei Chen Yi sehingga pedangnya jatuh ke lantai.


Putri Jing Mi menggunakan kesempatan itu untuk mengunci tangan Pangeran Bei Chen Yi di belakang dan menekan pedangnya ke leher Pangeran Bei Chen Yi.


"Jurus yang bagus," kata hati King.


Para pengawal khusus Pangeran Bei Chen Yi tidak berani maju mendekati Putri Jing Mi karena takut Pangeran Bei Chen Yi terluka. Mereka hanya bisa mengepung Putri Jing Mi yang menjadikan Pangeran Bei Chen Yi sebagai sandera.


"Serahkan Chong Ren sekarang!" teriak Putri Jing Mi sambil menekan pedangnya ke leher Pangeran Bei Chen Yi sehingga muncul goresan pedang dan terlihat darah segar mengalir perlahan.


Putri Jing Mi sengaja menakuti Pangeran Bei Chen Yi. Tujuan utama Putri Jing Mi adalah memusnahkan Chong Ren.


Pada saat itulah Putri Bei Chen Hsuang datang dan melihat leher Pangeran Bei Chen Yi yang berdarah. Putri Bei Chen Hsuang sama sekali tidak peduli dengan keadaan Pangeran Bei Chen Yi yang terluka. Putri Bei Chen Hsuang lebih mementingkan Chong Ren.


"Chong Ren sangat langka dan berharga. Bukan sembarangan orang bisa menjadi wadah ulat santet. Dari puluhan ribu orang hanya bisa mendapatkan satu Chong Ren. Bahkan untuk mengolahnya menjadi Chong Ren membutuhkan waktu seratus tahun lebih. Chong Ren tidak boleh diserahkan!" ucap Putri Bei Chen Hsuang.


"Gila! Satu Chong Ren pasti menampung ratusan ulat santet. Itu adalah wabah! Harus di basmi!" kata hati King.


"Bunuh dia sekarang! Dia tidak akan berani membunuhku! Jika aku mati di Kerajaan Dong Wang, Kaisar Wang juga tidak akan melepaskannya!" teriak Pangeran Bei Chen Yi.


"Kamu menggunakan ulat santet ratusan mata ke Zhong Li. Kamu kira Kaisar Wang akan melindungimu? " tanya Putri Jing Mi .


Wajah Pangeran Bei Chen Yi menjadi pucat seketika dan merasa menyesal sudah menggunakan ulat santet berharganya terhadap Zhong Li.


Zhong Li yang buta dan lemah membuat Pangeran Bei Chen Yi mengira rencananya untuk menggunakan ulat santet ratusan mata bisa berjalan dengan lancar, tetapi ternyata ulat santet berharganya ada di dalam tubuh seekor tikus dan pastinya adalah kerjaan wanita penyusup di hadapannya.


Jika Pangeran Bei Chen Yi tahu Zhong Li yang buta dan lemahlah yang menyebabkan ulat santetnya berada di tubuh seekor tikus, mungkin Pangeran Bei Chen Yi bisa muntah darah dan pingsan seketika saat ini.


***


Putra mahkota Kerajaan Xi Xia, Pangeran Xi Wen Lung dan Liu Te, perdana menteri Kerajaan Xi Xia juga muncul di tempat Pangeran Bei Chen Yi karena mendengar keributan itu.


"Pangeran Bei Chen Yi! Tidak disangka kamu membawa Chong Ren dan ulat santet ke Kerajaan Dong Wang. Ada satu jenis ulat santet yang bisa berkembang biak dengan cepat di tubuh manusia dan menyebar menjadi wabah. Jangan-jangan tujuan Pangeran Bei Chen Yi adalah membuat wabah di Kerajaan Dong Wang dengan ulat santet?" tanya Pangeran Xi Wen Lung.


"Sangat beruntung niat buruk itu ketahuan sekarang. Jika tidak, mungkin saja Kaisar Wang akan menuduh Kerajaan Xi Xia yang menyebarkan wabah itu. Padahal kita tidak membawa ulat santet ke Kerajaan Dong Wang!" ujar Liu Te.


Wajah Pangeran Bei Chen Yi menjadi merah padam menahan amarah karena di tuduh oleh Pangeran Xi Wen Lung secara terang-terangan. Padahal Pangeran Bei Chen Yi masih belum mempunyai rencana bagaimana menggunakan ulat santetnya di Kerajaan Dong Wang.


***


"Aku akan menjadikanmu lumpuh jika tidak melihat Chong Ren sekarang!" ancam Putri Jing Mi.


Putri Jing Mi tidak mau terlalu lama berada di kediaman Bunga Persik. Tujuan utamanya adalah Chong Ren. Jika mengulur waktu terlalu lama, Putri Jing Mi khawatir identitasnya akan terbongkar.


Pangeran Xi Wen Lung dan perdana menteri Liu Te tersenyum sinis ke arah Pangeran Bei Chen Yi. Mereka berdua memang sengaja memprovokasi Pangeran Bei Chen Yi untuk mengeluarkan Chong Ren miliknya.


Mereka yakin Pangeran Bei Chen Yi pasti akan menyerahkan Chong Ren ke wanita penyusup karena takut Kaisar Wang akan menuduhnya mempunyai niat tidak baik terhadap Kerajaan Dong Wang karena membawa Chong Ren ke sana.


Pangeran Xi Wen Lung ingin Chong Ren milik Pangeran Bei Chen Yi dimusnahkan sehingga Kerajaan Bei Ming akan mengalami kerugian yang sangat besar.


***


TERIMA KASIH


SALAM SAYANG


AUTHOR : LYTIE