
Setelah menyelesaikan makanannya Liena dan Yu Yin berpamitan untuk membersihkan diri di sisi lain sungai, begitupun Rong Bai yang juga belum membersihkan diri. Sedangkan Liu Zhang bersama Silas kini bertugas menjaga tempat berkemah mereka.
"Ah Rong, aku dan Yu Yin akan ke sebelah kanan, bagaimana denganmu?".
"Aku akan ke kiri, ingat jangan terlalu jauh dari jangkauanku". Jawab Rong Bai.
"Baik, kau juga berhati hatilah".
Merekapun berpisah di pertigaan jalan, Liena dan Yu Yin segera memasuki sungai setelah menanggalkan beberapa pakaiannya.
"Airnya Hangat, tapi tetap segar". Ucap Yu Yin saat merasakan hangatnya air.
"Yah kau benar, Yu Yin bagaimana kalau aku memanggilmu Yinyin supaya kita lebih akrab".
"Yentu saja boleh, kalau begitu aku akan memanggilmu Nana".
"Sepakat".
Mereka tertawa riang sembari bercanda tawa, sesekali bermain air dan sesekali mereka membenamkan wajahnya di dalam air.
Tanpa mereka sadari beberapa pasang mata liar tengah mengintip mereka berdua yang sedang mandi, Mata penuh nafsu itu terlihat sangat mengerikan di hadapan para gadis.
Merasa ada pergerakan memcurigakan dari balik semak, Liena membisikkan sesuatu kepada Yu Yin untuk membenamkan seluruh tubuhnya ke dalam sungai dan berenang menuju di mana Rong Bai berendam.
"Apa kau yakin kita sedang diintip?". Tanya Yu Yin.
"Ya, kau perhatikan semak semak itu dengan seksama".
"Kau benar, kalau begitu ayo kita pergi".
"Kau yakin? Apa kau membawa baju ganti?". Tanya Liena Sue.
"Aku banyak baju ganti di cincin spesialku jadi kau tenang saja". Jawab Yu Yin.
"Kalau begitu ayo".
Mereka pun membenamkan tubuhnya di tengah sungai sebelum orang mencurigakan itu sampai di tempat mereka.
"Sial, dimana gadis gadis cantik itu!!". Ucap seseorang di balik semak.
"Entahlah Bos, bagaimana kita cari mereka, mungkin mereka belum berlari cukup jauh". Jawab Bawahannya.
"Kau benar, mari kita cari mereka". Perintah orang yang di panggil Bos itu.
Mereka berjumlah sekitar tujuh orang dengan senjata di punggung masing masing.
Sedangkan Liena Sue dan Yu Yin kini berhasil Berenang meninggalkan tempat orang orang yang mengintip mereka.
Tetapi di tengah perjalanan mereka terpisah, Liena tertinggal jauh dari Yu Yin. Tak di sadari Yu Yin ketika ia keluar dari air ternyata ia berada di tempat kemah mereka sehingga mengejutkan Silas dan Liu Zhang.
"Aaaaaaa". Teriak Yu Yin.
"Astaga, kenapa kau sampai disini? dan dimana Nona Liena?". Tanya Liu Zhang.
"Ceritanya Panjang, cepat tutup mata kalian!!". Teriak Yu Yin.
Sedangkan Silas spontan menghampiri Yu Yin kemudian Memberikan jubahnya untuk menutupi Lekuk tubuh Yu Yin yang basah.
"Cepat kita ke daratan dan berganti lah pakaianmu, nanti kau bisa sakit". Ucap Silas sembari memberikan jubah di pundak Yu Yin.
"Ehh sejak kapan kau berada di dalam Sungai itu !!". Teriak Liu Zhang.
Silas tidak menanggapi, dengan tatapan datar ia memapah Yu Yin untuk menepi. Setelah sampai di tepi , Silas dan Liu Zhang diminta berbalik badan karena Yu Yin akan berganti pakaian.
Sedangkan Liena kini masih berenang dan tidak sengaja menabrak seseorang yang tengah berendam di tengah sungai.
"Apa kau begitu menginginkannya Na'er". Ucap orang itu yang ternyata adalah Rong Bai.
Liena Sue pun segera keluar dari dalam air ketika mendengar suara yang begitu familiar.
"Kau, kau disini". Tanya Liena Sue dengan nafas yang terengah engah.
"bukankah kita tadi berpisah di pertigaan jalan, apa kau sudah merindukanku lagi?". Tanya Rong Bai.
"Kalau begitu kau aman sekarang Madu".
"Kau menyebalkan!!! Biarkan aku ceritakan dulu". Ucap Liena Sue merajuk.
"Baiklah aku akan mendengarkan".
Liena Sue menceritakan pasal orang yang berada di semak hingga ia kehilangan Yu Yin, dan Rong Bai pun dengan setianya memperhatikan dan mendengarkan seluruh cerita Liena Sue.
Hingga Rong Bai merasakan pergerakan dari balik semak di dekatnya ia pun dengan spontan mencium Liena Sue yang masih bercerita , sehingga Liena Sue melototkan matanya dan mencoba melepas ciuman Rong Bai. Akan tetapi Rong Bai menekan kuat tengkuk Liena Sue agar tidak melarikan diri.
"Cih, hanya sepasang kekasih yang sedang memadu kasih Bos. Kita cari ke tempat lain". Ucap Seseorang dari balik semak.
"Yah, untuk apa membuang waktu untuk melihat sepasang kekasih bercumbu". Jawab Bos kelompok tersebt. Mereka segera meninggalkan Liena Sue dan Rong Bai yang masih berciuman di tengah Sungai .
Setelah dirasa mereka sudah pergi, Rong Bai pun segera melepas ciumannya. Begitupun Liena Yang sudah memerah dengan bibir yang membengkak, ia kini mendorong pelan Rong Bai agar sedikit menjauh.
"Kenapa kau tiba tiba menciumku?". Tanya Liena Sue.
"Apa kau tidak lihat orang orang tadi?".
"Orang apa? Aku tidak melihatnya". Jawab Liena.
"Gadis bodoh, itu di balik semak ada beberapa orang mungkin mereka yang mengintip mu mandi dengan Yu Yin. Jadi aku menciummu agar mereka anggap kota seperti sepasang kekasih ". Jelas Rong Bai.
"Bukankah Kita....". Ucap Liena Sue ragu dengan wajah semakin memerah.
"Sepasang kekasih". Sambung Rong Bai sembari mencubit gemas hidung Liena Sue.
"Tapi...".
"Apa kau ingin aku mengutarakan bahwa aku mencintaimu lagi Na'er?".
"Tidak, tidak.. Maksudku...". Ucap Liena Sue dengan ucapan yang menggantung.
"Apa kau kecewa kita tidak melanjutkannya Madu?". Tanya Rong Bai menggoda.
"Ehh tidak seperti itu Ah Rong". Jawab Liena Sue sembari mengerucutkan bibirnya.
"Kalau begitu nanti setelah kita menyelesaikan misi, aku janji akan melanjutkan untukmu".
"Ahh Rongg!!". Teriak Liena Sue kepada Rong Bai yang kini berlari ke tepi sungai setelah menggodanya.
"Sudah Ayo kita kembali, hari sudah hampir petang mereka pasti menunggu kita".
"Baiklah, Aku akan berganti baju. Kau berbaliklah". Ucap Liena Sue malu malu.
"Bukankah aku sudah melihatnya sebelumnya? Kenapa harus malu?". ucap Rong Bai pura pura merajuk.
"Ah Rong bisakah kau berhenti menggodaku!!! Cepat berbalik".
Rong Bai pun terkekeh saat melihat Liena Merajuk dengan mengerucutkan bibirnya, akhirnya Rong Bai memilih mengalah untuk berbalik dan berganti pakaian.
Setelah selesai berpakaian mereka segera kembali ke tempat di mana mereka berkemah, Dari Kejauhan Yu Yin segera memanggil mereka berdua untuk makan malam .
"Kalian kenapa bari sampai". Tanya Yu Yin.
"Kau juga, kenapa kau meninggalkanku?". Liena Sue balik bertanya.
"Nanti ku ceritakan Liena, ehh kenapa bibirmu membengkak?".Tanya Yu Yin dengan polosnya.
Liena tidak menjawab dan malah bersemu merah membuat Yu Yin mengalihkan pandangannya ke arah Rong Bai yang juga membengkak bibirnya sehingga ia pun akhirnya paham.
"Sudahlah , aku tahu apa yang terjadi jadi janganlah terlalu malu seperti itu". Ucap Yu Yin sambil menepuk pundak Liena pelan.
"Tidak, itu bukan seperti apa yang .....".
"Aku paham, sudahlah mari kita makan malam. Silas mendapat beberapa kelinci dan Ayam hutan".
Liena Sue hanya pasrah kemudian ikut bergabung dengan mereka.