
Setiap hari Mao terbangun melakukan pertemuan pagi untuk membicarakan sesuatu untuk membangun kota tua dan pelatihan para pemimpin pasukan juga terus berlanjut, karena dalam satu bulan dua puluh orang akan di pilih dan di berikan buku jurus oleh mao
Tiga hari kemudian Ketiga pemimpin yang pergi menyelamatkan jendral zuan dan keluarganya telah berhasil di lakukan dengan tidak ada kekurangan dari pasukan yang di bawa oleh ketiga pemimpin tersebut
jendral Zuan dan keluarganya di suruh istirahat di kediaman Mao setelah sampai untuk beberapa hari
Pagi hari setelah sarapan bersama semua orang, Mao
menuju ke Ruang pertemuan bersama semua pemimpin dan yang lainnya ke ruang pertemuan setelah sarapan
"Seperti yang kita ketahui, pembangunan dan pelatihan di kota tua sedang berlanjut sampai saat ini dan belum ada masalah apa-apa tapi kedepannya kita juga harus tetap waspada kepada pergerakan ketiga kerajaan yang masih belum menunjukkan Pergerakan mereka untuk menguasai kota tua"kata Mao
"Jendral, sesuai pelatihan dan pembangunan yang di laporkan semua masih berjalan lancar tapi apa ini tidak terlalu lancar bagi keadaan sekarang"kata Dao
"Iya aku juga berpikir seperti itu, ada sesuatu yang ketiga kerajaan tunggu untuk menguasai kota tua ini, karena dari dulu kota tua ini sangat di ingin kan oleh kelima negara tapi ketika pedang dewa menguasainya tidak ada yang bertindak pada raja sebelumnya tapi karena ketiga kerjaan lainnya berpikir mungkin raja kerajaan dewa sekarang tidak sekuat dulu makanya ketiga kerajaan sudah mulai bergerak untuk menduduki kota tua"kata Mao sambil berpikir
"Bagaimana kalo kita mengintai keadaan tiga kerajaan lainnya jendral"kata Zeng
"benar apa kata kakek kita memang perlu mengintai tapi untuk sekarang kita masih membangun ke empat markas pasukan di empat penjuru,jadi kita tidak bisa melakukan itu sekarang apa lagi markas tersebut harus selesai secepat mungkin,saudara Ding bagaimana pembangunan markas ke empat pasukan apakah berjalan baik"kata Mao sambil bertanya ke Apada Ding
"Semua berjalan baik jendral mungkin dalam satu Minggu akan selesai di bangun seratus persen"kata Ding
"Bagus lah, Oh ya aku lupa ada jendral Zuan Xiang dan keluarganya tentu sebagian sudah tau tentang mereka tapi sebagian yang lain belum jadi mohon jendral Zuan xiang dan keluarga memperkenalkan diri"kata Mao
"Baik jendral Mao, Nama saya Zuan Xiang, ini istri saya Ayu Sun ,ini anak saya yang laki-laki bernama Xin Xiang dan yang perempuan bernama Xun Xiang, maaf sebelumnya saya bukan lagi seorang jendral jadi mohon kepada jendral Mao berhenti memanggilku seperti itu,karena saya dan keluarga sekarang adalah orang biasa"kata Zuan Xiang mengenalkan anak-anak dan istrinya
"baiklah jika itu keputusan paman Zuan, Karena paman Zuan Xiang dan saudaraku Xin Xiang baru beberapa hari sampai dan belum mendapatkan kerjaan sama sekali aku ingin mengangkat mereka menjadi pemimpin pasukan kedua bagi paman Zuan Xiang dan pemimpin pasukan ketiga bagi saudara Xin di pasukan bagian selatan, Bagaimana pendapat saudara Roki tentang ini"kata Mao
"Tentu aku akan sangat senang jendral itu dari dulu yang aku inginkan, karena pemimpin yang lainnya mempunyai rekan aku juga sebenarnya sudah ingin membicarakan ini kepada jendral agar mengangkat pemimpin baru di pasukan ku untuk membantu"kata Roki
"Seperti yang saudara Roki katakan paman Zuan dan saudara Xin akan menjadi pemimpin di sebelah selatan"kata Mao mengesahkan itu
"Terima kasih jendral, maaf jendral, apa pekerjaan bagi anak dan istri hamba karena mereka tidak berlatih berpedang dan bertarung"kata Zuan
"paman Zuan jangan khawatir, Aku tidak memaksa orang untuk bekerja jadi sebaiknya paman menanyakan apa yang di sukai istri dan anak paman agar bisa aku atur kan pekerjaan yang cocok"kata Mao
"Aku suka menghitung jadi tidak banyak pekerjaan yang bisa kulakukan"kata Ayu sun istri Zuan Xiang
"Mmmmmm oke sudah aku putuskan, Adik Xun bisa bekerja memasak di dapur kediaman dan memasakkan makan tiga hari bersama dengan tiga pelayan yang ada disana, sedangkan bibi ayu sendiri Akan menjadi orang yang berada di bawah pemimpin Li Mei dan pemimpin Li Wei, bibi ayu akan menjadi pemimpin ketiga dari pemimpin perempuan dan mengatur Pajak bersama pemimpin Li Mei dan Li Wei"Kata Mao
"terima kasih jendral"kata Xun dan ayu bersama
"Terima kasih jendral kami jadi lebih mudah mengumpulkan pajak dengan tiga pemimpin selanjutnya"kata Li Mei
"sip sekarang masalah pembangunan, perdagangan dan pengembangan bisa tolong jelaskan"kata Mao
"Untuk masalah pengembangan kota saya sudah menyusun rencana dari Pembangunan dan perdagangan apa yang akan di lakukan dan sebaiknya pemimpin pembangunan dan perdagangan yang menjelaskan itu"kata Bram
"Baik lah, masalah pembangunan sendiri dari usulan pemimpin pengembangan sangat memuaskan, Dari segi pertahanan sudah nomer satu bagi semua orang, untuk pembangunan ini bisa selesai menyeluruh dalam waktu setengah tahun baru akan selesai secara merata"kata Ding sebagai pemimpin pembangunan
"untuk masalah perdagangan sendiri setelah menerima usulan dari pemimpin pengembangan, Kekurangan pada kota tua adalah Kekurangan makanan untuk saat ini jadi Untuk mengatasi itu kita perlu bekerja sama dalam penjualan barang dan pembelian barang antar kota di seluruh negara ini"kata Mira sebagai pemimpin perdagangan
"menurut pendapatku sendiri, Ide kalian sangat bagus, apa lagi yang di perlukan dalam hal membangun kota ini"kata Mao
"Bagaimana kalo begini jendral, kita buat sebuah tempat yang melayani sebuah perjanjian dalam bentuk surat yang di tanda tangani oleh kedua pihak agar tidak ada yang berani melanggar Dalam perdagangan dan sebagainya"kata Mira
"itu ide yang bagus Saudara Mira, jadi apa lagi yang harus kita lakukan"kata Mao
"Dalam bentuk semua kerjaan dan semua perdagangan pembangunan dan pengembangan harus mempunyai surat izin yang harus di tanda tangani langsung oleh jendral, seperti yang di lakukan oleh seorang raja yang menandatangani dan menyetujui Semua itu"kata Mira
"baiklah jika itu akan membawa kota kita ke tahap yang lebih maju aku akan menyetujui hal tersebut"kata Mao
setelah cukup lama berbicara sampai siang hari baru Mao membubarkan pertemuan itu dan menyuruh semuanya bersiap melakukan kerjaan mereka masing-masing sementara mao duduk termenung sendirian di singgasana jendral miliknya
Setelah cukup lama termenung Mao berpikir untuk melihat keadaan sekitar kota dan Mao memutuskan untuk berkeliling kota
Mao berkeliling kota sendirian melihat keadaan kota tua yang sedikit lebih sepi, sampai sore hari Mao kembali ke kediaman jendral