
Mao masih melihat latihan anak buahnya yang berusaha melewati tahap latihan ke lima dan Mao mengamati sudah banyak yang mampu melewati tahap ke tiga latihan itu.
"sebaiknya aku kembali ke kamar untuk istirahat, aku akan menunggu mereka beberapa hari setelah ada yang melewati tahap latihan ke lima"kata Mao sambil berjalan menuju kediaman pemimpin miliknya.
Mao tertidur dari pagi sampai sore baru terbangun, Mao melihat keluar jendela dan anak buahnya sudah selesai berlatih, Mao berencana keluar tapi melihat anak buahnya yang sedang istirahat Mao tidak jadi keluar.
di dalam kamar Mao berpikir sejenak dan mulia merencanakan banyak hal di dalam pikirannya.
"Sepertinya kota tua adalah tempat yang sangat cocok dan akan menjadi pusat negara jika bisa mengembangkannya"kata Mao di dalam kamarnya saat duduk.
Mao mulai memeriksa beberapa peti baru yang ada di kamar itu dan hampir sama jumlahnya dengan peti milik kelompok gagak terbang,karena kelompok serigala malam juga membawa semua peti mereka dan menaruhnya di dalam kamar Mao
"Sebaiknya semua ini aku gunakan untuk membangun kekuatan yang lebih besar agak bisa menjadikan kota tua sebagai kota pusat lima kerajaan"kata Mao sambil melihat semua peti di dalam kamar itu.
Beberapa hari Mao hanya diam di dalam kediaman dan tidak keluar karena banyak rencana pemindahan yang akan dia lakukan.
"sebaiknya aku melakukan persiapan sekarang karena sudah ada yang berhasil melewati tahap lima pelatihan"kata Mao saat melihat ke jendela.
Mao keluar pada waktu agak siang menuju lapangan latihan, semua orang yang melihat Mao memberi hormat. Mao duduk di kursi di lapangan pelatihan tersebut.
"Bagi yang sudah melewati tahap lima bisa saya minta tolong kalian kemari"kata Mao sedikit keras.
Dao dan yang berhasil melewati tahap lima pelatihan langsung menuju Mao dan di sana juga sudah ada dua petinggi kelompok serigala malam yaitu Eder dan Asdar.
"Apa ada yang pemimpin butuhkan...?"tanya Dao saat sudah di depan Mao
"Berapa yang sudah lulus tahap kelima pelatihan?"tanya Mao
"tiga puluh satu orang pemimpin"kata Mao setelah menghitungnya termasuk dirinya.
"baiklah sekarang kalian sudah lolos tahap kelima pelatihan jadi bisa hentikan pelatihan, kita akan melakukan persiapan karena beberapa hari kita akan menuju ke kota tua"kata Mao
"apa yang akan kita kerjakan pemimpin"kata Dao
"Aku akan membagi kelompok agar keberangkatan kita bisa berangkat lebih cepat, Pertama, Ben, Tian Sao dan Uda kalian siapkan gerobak serta kuda yang untuk menarik banyak bahan-bahan dan harta yang nanti akan di pakai untuk menuju ke kota tua dan silahkan bawa berapa orang yang kalian butuhkan dan segera laksanakan sekarang"kata Mao memberi perintah
"Era, win dan alon kumpulkan semua kebutuhan baik pakaian dan makanan di seluruh markas baik itu di baik itu di dalam kediamanku tapi jangan masuk ke kamar ku, setelah terkumpul masukkan semua itu ke dalam gerobak yang telah di siapkan Ben Tian Sao dan Uda , silahkan kerjakan"kata Mao
"siap pemimpin"kata tiga orang itu dan mengajak tujuh orang bersamanya dan pergi.
"Eder dan Asdar kalian juga harus kembali ke markas serigala hitam silahkan bawa delapan orang bersama kalian dan kalian juga harus memindahkan barang berharga Dan menaruhnya di jalur menuju kota tua agar kita bisa bertemu nanti, tapi jika kalian bisa menyiapkan gerobak juga itu lebih baik, apa bisa di mengerti"kata Mao
"siap pemimpin"jawab Eder dan Asdar membawa semua yang tersisa
sedangkan Dao dan Mao duduk di kursi di lapangan itu, Dao tidak berani bertanya kenapa hanya dia yang tidak di tugaskan mempersiapkan segalanya.
"Maaf saudara mao tapi bukan aku tidak menugaskan mu tapi kita harus melihat perkembangan pelatihan ini dan lihat bagaimana mereka berusaha seperti kalian yang sudah melewati tahap kelima latihan tersebut"kata Mao sambil melihat ke arena latihan.
"seperti yang pemimpin katakan latihan ini cukup berat, tapi kenapa tubuh kami merasa lebih bertenaga"kata Dao
"Itu karena kalian jarang latihan, yang membuat tubuh kalian menjadi kaku, apa saudara Dao mau berlatih tanding menggunakan pedang bersamaku"kata Mao
"Bisa tapi lebih baik pemimpin melatih saya dari pada berlatih tanding"kata Dao.
"Apa yang ingin kamu kuasai,maka kalo aku bisa akan aku penuhi"kata Mao
"Aku ingin bisa menggunakan setidaknya gerakan yang pemimpin lakukan saat menebas musuh-musuh"kata Dao
"Bisa tapi nanti setelah latihan ini selesai, aku akan buat kelompok yang lebih menakutkan dan itu kamu sebagai ketuanya bagaimana"kata Mao
"terima kasih atas kebaikan pemimpin tapi bagaimana kalo saya tetap menjadi bawahan langsung anda saja"kata Dao
"kamu bisa tetap menjadi bawahan langsungku, baik itu era win dan Alon juga akan tetap menjadi bawahan langsungku, tapi kamu juga harus bisa memerintah agar nanti di kota tua agar bisa menyelesaikan masalah, baik era win dan Alon juga akan aku jadikan ketua jadi nanti rencana ku adalah membuat banyak kelompok tapi orang teratas seperti kalian akan tetap menjadi orang kepercayaan ku, walaupun mungkin salah satu dari kalian berkhianat karena mungkin kelompok kalian kuat tapi aku masih sanggup membasmi seribu orang lebih sendiri jadi aku tidak perlu khawatir"kata Mao panjang lebar
"Saya akan tetap setia kepada pemimpin, kalo ada yang berani berkhianat aku sendiri yang akan memenggal kepalanya dengan pedang baik itu era win dan Alon aku tidak akan segan"kata Dao
"terima kasih saudara Dao"kata Mao sambil kembali memperhatikan pelatihan para anak buahnya
Dao juga ikut melihat pelatihan itu dengan meneliti agar bisa memahami arti sebuah kekuatan.