
Dalam lima hari terakhir Mao hanya mengikuti rencana pekerjaan yang sudah di atur oleh Lian, Mao setiap hari hanya berkeliling untuk mengecek ke adaan sekitaran kota tua, kota tua terbilang cukup besar karena menjadi pusat perdagangan lima kerajaan sebelum kerajaan bintang menyerang
keadaan kota tua sekarang hanya ada beberapa penduduk dengan usia yang tua yang hanya diam di kota tua tanpa ikut mengungsi menghindari peperangan
Pagi hari setelah sarapan Mao menuju ke ruang pertemuan dan di sana semua pemimpin sudah berkumpul untuk melaporkan hasil pekerjaan mereka
"Baiklah hari ini kita mulai pertemuannya, Bagaimana dengan pembagian prajurit dan berapa total kalian mendapatkan masing-masing prajurit"Tanya Mao
"baik saya akan mulai duluan karena tidak ada yang berani melapor"kata Eder
"Total pasukan yang berhasil masuk ke pasukan inti malam berjumlah tiga ribu Lima ratus orang dengan pemanah seribu orang dan pandai berpedang dua ribu Lima ratus orang, jika di total prajurit lama dan prajurit baru semuanya berjumlah enam ribu orang jendral, laporan selesai"lanjutnya Eder setelah itu Eder kembali ke tempat duduknya
"Yang berhasil masuk ke dalam pasukan Tengah malam berjumlah tiga ribu orang dengan pemanah lima ratus orang dan pandai berpedang dua ribu Lima ratus orang, jika di tambah dengan prajurit sebelumnya total seluruh pasukan tengah malam semuanya berjumlah enam ribu lima ratus pasukan, laporan selesai"kata Era sebagai pemimpin pertama di pasukan tengah malam dan kembali duduk
"Di pasukan awal malam yang berhasil masuk berjumlah dua ribu Lima ratus orang, dengan pemanah tujuh ratus dan berpedang seribu delapan ratus orang, jika di total jumlah seluruh pasukan sebelumnya menjadi enam ribu lima ratus orang, laporan selesai"kata Ben sebagai pemimpin pertama pasukan awal malam dan setelah itu duduk kembali
"jendral total pasukan perempuan bertambah menjadi seribu orang, jika di tambah pasukan sebelumnya menjadi seribu lima puluh orang"kata Li Mei sebagai pemimpin pertema pasukan perempuan
"Baiklah laporan pasukan sudah selesai dan menurut perumahan masih banyak yang kosong sekarang laporan kegiatan lainnya"kata Mao dengan santai
"Jendral, pembangunan latihan sudah selesai dan sudah siap di gunakan, laporan selesai"kata Dao lalu Dao kembali duduk
"jendral, pasukan bintang besok sudah tidak jauh lagi dari kota tua dan menurut laporan prajurit pengintai dalam satu hari lebih pasukan kerjaan bintang sudah akan mencapai kota tua"kata Roki sebagai pemimpin pasukan kerajaan Pedang dewa
"karena sebelumnya saudara Dao sedang mengurus pembangunan pelatihan jadi setelah selesai minta anggaran kepada saudara Dao untuk jumlah pasukan kalian dan ambil di gudang harta, sedangkan aku akan menanyakan sekali lagi kepada kalian, apa kalian ingin berperang atau berdamai dengan kerajaan bintang besok sekarang kita putuskan, tapi aku tidak akan mengizinkan kalian menyentuh jendral Zuan Xiang dan jendral Xin Xiang karena mereka adalah urusanku, walaupun datang menyerang ke kota tua aku belum tau alasan yang pasti mereka menerima saja perintah dari raja kerajaan bintang, sekarang diskusikan apa kalian ingin berperang atau kalian ingin Damai silahkan"kata Mao sambil duduk santai
Mendengar ucapan Mao mereka semua mulai berbicara dan masih bisa terdengar oleh Mao apa yang mereka bicarakan
setelah diskusi keadaan di ruang pertemuan itu menjadi hening
"jendral dari hasil keputusan semua orang jika bisa kita berdamai agar bisa membangun kembali keadaan kota tua "kata Dao melaporkan
"siap saya akan melaksanakan perintah jendral"kata Roki
"saudara Ding bagaimana menurutmu, bagaimana rencana pembangunan kota tua, jika membutuhkan Tenaga bisa langsung mengunjungi ketiga markas prajurit untuk meminta bantuan, dan tentu akan aku upah atas hasil kerja mereka"kata Mao menatap Ding yang menjadi pemimpin pembangunan
"untuk rencana pembangunan sudah saya siapkan jendral, tergantung jendral akan mulai kapan"kata Ding
"bagaimana menurut kalian semua apa kita akan mulai pembangunannya atau tunggu setelah perang ini usai"kata Mao bertanya kepada semuanya
"menurut saya sebaiknya tunggu setelah peperangan ini usai jendral karena kita juga harus bersiap menghadapi pasukan kerjaan bintang karena tidak tau apa yang di rencanakan"kata Dao
"baiklah saudara Ding masalah pembangunan bisa anda diskusikan dengan saudara Dao, dan berapa biaya untuk pembangunan nanti minta saja kepada saudara Dao, untuk besok semua pemimpin pasukan sudah ada di selatan kota tua bagian luar dan bawa semua pasukan kalian bisa di mengerti, mari akhiri pertemuan ini karena sudah hampir sore"kata Mao
"siap mengerti jendral"jawab semuanya serempak dan satu persatu mereka meninggalkan ruangan pertemuan itu
Mao sendiri karena sudah lelah duduk di singgasana jendral keluar untuk jalan-jalan di halaman lapangan kediaman bersama dengan Dewi dan Lian
"Bagaimana kalo kita ke perumahan perempuan"kata Mao saat berjalan dan melihat perumahan perempuan di belakang kediamannya
"Apa jendral ingin melihat gadis-gadis cantik dan kami berdua sudah bosen jendral melihatnya"kata Dewi
"hahahaha mana mungkin aku bosen melihat bidadari seperti kalian, ini juga sudah hampir malam sebaiknya kita kembali ke dalam"kata Mao berbalik menuju kediamannya di ikuti oleh Dewi dan Lian yang bermuka merah karena di sebut bidadari oleh Mao
Karena waktu sudah menunjukkan Sore menjelang malam Mao, Dewi dan Lian menuju ke kamar masing-masing di kediaman jendral milik Mao
Mao memikirkan bagaimana dia akan bertemu dengan jendral zuan Xiang dan anaknya jendral Xin Xiang atau Kakak seperguruannya dulu di akademi pedang kerajaan bintang
Mao berbaring memikirkan banyak hal tentang rencananya besok pagi untuk menyelesaikan perang dengan damai, tapi Mao masih berkeinginan untuk mengambil kembali kerajaan bintang dari pamannya yang sedang naik tahta sekarang menjadi raja
Mao berpikir akan mengambil tahta kerajaan bintang karena cara pemerintahan pamannya terlalu menyengsarakan rakyat kerajaan bintang dengan berbagai hal, Mao berpikir cukup lama hingga tertidur di kamarnya