Jendral Perang Pedang Dewa Kematian

Jendral Perang Pedang Dewa Kematian
BAR


"Terima kasih, tuan jendral"kata Mira sambil melirik Mao


sejak kedatangan Mao Mira sebenarnya dari tadi sudah memperhatikannya dan membuat wajah Mira merah karena ketampanan Mao.


"Begini Aku ingin menanyakan beberapa pertanyaan Mira"kata Mao


"Silahkan tuan jendral,saya akan menjawab semua pertanyaan tuan dengan jujur"kata Mira


"Baiklah berhenti panggil aku jendral dan panggil aku Mao saja karena kita seperti seumuran, Pertama dari mana kamu dapatkan bir ini, dari rasa dan wanginya tidak seperti bir dari kota tua ini"kata Mao sambil minum bir


"Sebenarnya aku juga punya orang yang aku suruh jadi biasanya mereka pergi ke kerajaan-kerajaan untuk mengambil barang dan bir ini dari kota sebelah barat dan jauh di ujung sana ada kota yang menyediakan bir ini jadi aku menyediakan menjadi bir utama karena rasa dan wangi ya yang sedikit unik di bandingkan bir yang ada di kota-kota di dekat kerajaan"jawab Mira.


"Apa kamu ingin jadi kepala pusat perdagangan di kota ini"tanya Mao


"maksud tuan, bagaimana"kata Mira


"begini, aku ingin kamu jadi kepala pusat perdagangan di kota ini, nanti atas perintahku kamu akan mengatur perdagangan di kota ini dan di mana letak pasar dan jenis barang apa yang akan kamu bawa ke kota tua dan barang jenis apa yang akan keluar dari kota tua, jadi kamu yang mengatur kebutuhan perdagangan di kota tua"kata Mao


"Aku bersedia tuan, asalkan ada pengawal untuk mengambil dan mengirim barang dari kota ke kota"kata Mira.


"kamu tidak perlu khawatir, kamu tidak perlu pengawal kamu hanya mengatur jenis barang apa yang di butuhkan dan jenis barang apa yang berlebihan bisa di jual ke luar kota"kata Mao.


"Baik tuan aku bersedia"kata Mira sambil menunduk malu.


"terus bar ini akan kamu apakan"tanya Mao


"Tapi tidak hanya makanan saja, juga berbagai barang-barang perlengkapan kebutuhan sehari-hari juga, jadi jangan pokus ke makanan saja"kata Mao


"baiklah tuan saya mengerti"kata Mira


Setelah cukup lama mengobrol sampai sore Mao dan Dao kembali ke kediaman jendral dan duduk bersantai di sana. sedangkan pemimpin pasukan sedang melaksanakan tugas membuat zirah perang untuk prajurit dan mengatur makanan.


"Sebenarnya apa yang jendral rencanakan"tanya Dao


"sebenarnya ada beberapa hal yang aku rencanakan untuk membangun agar kota tua sangat di butuhkan oleh lima kerajaan"kata Mao


"apa itu jendral"tanya Dao lagi


"pertama Mencari pemimpin pembangunan nanti dia bertugas untuk membangun apa saja di kota ini dan modalnya tentu dari kita dan orang-orang yang ingin di bangunkan sesuatu di kota tua, untuk membangun sesuatu di kota tua harus menyelesaikan persetujuan dari ku dan pihak pemimpin pembangunan agar suatu hari nanti berjalan lebih baik kedepannya, kedua kita sudah dapat tadi si Mira bersedia menjadi pemimpin perdagangan jadi setiap barang yang masuk ke kota tua dan keluar dari kota tua harus melalui persetujuan pemimpin perdagangan dan juga tugas Mira bukan hanya itu dia juga akan mengatur jenis keseimbangan barang keluar dan barang masuk di kota tua,ketiga pemimpin pengembangan kota, jadi untuk kemajuan kota kita sangat butuh yang ketiga ini yaitu apa yang akan kita lakukan agar orang dari lima negara mau berkunjung ke kota tua"kata Mao panjang lebar.


"Bolehkah saya menentukannya jendral"kata Dao


"Boleh, tapi pengangkatannya akan dilakukan sebulan lagi setelah peperangan"kata Mao


"Baik jendral, setelah peperangan ini saya akan berkeliling mencari orang yang tepat"kata Dao


Mao dan Dao asik berbicara di ruang pertemuan membicarakan banyak hal tentang apa yang akan di lakukan di kota tua untuk kemajuannya.sampai malam tiba Mao dan Dao asik berbicara sampai mereka kembali ke kamar masing-masing.