
Kembali ke masa kemarin
Pagi tragedi Berita mayang pecah
Masih di kamar yang berbeda
King dan Vallen
Vall terus berusaha menekan-nekan kepalanya yang masih terasa sakit sejak tadi.
Dia fikir bagaimana caranya dia berakhir di kamar ini?!.
Mana kak Mayang nya? sang mantan tunangan yang di putuskan oleh kakak laki-laki nya itu?!.
Lalu kenapa ada laki-laki tua itu di samping tempat tidur nya?!.
kenapa laki-laki itu bahkan tidak menggunakan pakaian nya?!.
Vall cukup frustasi memikirkan semua nya sejak tadi, dia fikir sebenarnya ada apa dengan dirinya semalam dan....
Begitu King keluar dari dalam kamar mandi, Vall yang berfikir akan bergantian membersihkan diri nya tiba-tiba terbelalak kaget saat dia melihat beberapa tanda merah yang ada di tubuh laki-laki tersebut.
Awalnya dia ingin mengejek laki-laki tersebut karena tanda memalukan tersebut, tapi tidak tahu kenapa tiba-tiba sekelebat bayangan juga sedikit ingatan samar-samar menghantam kepalanya.
Seolah-olah dia terus berceloteh dalam keadaan tidak jelas menarik pakaian King dan melemparkan laki-laki itu menuju ke atas kasur di mana dia berbaring sebelumnya.
dalam ingatannya dia memaksa King agar berbaring di kasur itu dan dia dengan nakalnya naik ke atas tubuh laki-laki itu.
Ciuman panas, gigitan ganas, pekikan tidak jelas, tangan-tangan nakal dan jahil nya yang terus bergerak ke wajah, dada, perut dan....
Hahhh?!.
gadis kecil itu langsung menutup mulutnya dengan kedua belah tangannya.
Tunggu dulu.....
Vall Fikir dia menyentuh Raja kecil milik King.
Raja kecil?!.
Benda besar tidak bertulang?!.
What?!.
No...!!.
Brrhhhh.
Gadis itu menggelengkan kepalanya.
Apa aku sudah gila?!.
Itu apa? apa aku pelaku nya?.
Dia melirik kembali kearah leher, dada dan entah lah yang ada di seluruh tubuh King.
Tidaaakkkkkkk aku pasti sudah gila.
Batin nya histeris.
Ahhh tidak Aku fikir aku pasti sedang bermimpi semalam.
Tapi....
Vall kembali mencoba mengingat-ingat.
Rasanya begitu nyata.
Respon yang diberikan King seketika Menghantam kepalanya, Ciuman panas yang begitu lama, belitan lidah, disentuhan yang membuat seluruh tubuh nya meremang, dada, perut dan....
Akhhhhh.
Itu nyata...itu nyata.
apa yang terjadi? apa yang terjadi?!.
Oh yah Tuhan apa yang terjadi semalam dengan ku? apa yang telah aku lakukan dengan laki-laki tua itu?!.
Mama.....aku pasti sudah gila....!!!!
Ahhhhh
Vall seketika langsung menggigit bibir bawahnya, dia memicingkan sebelah matanya lantas dengan cepat membuang pandangan nya, dia pura-pura berjalan tanpa melihat ke arah King sama sekali.
Entahlah wajahnya langsung memerah secara tiba-tiba, Vallen begitu yakin pasti benar sudah terjadi sesuatu yang sangat memalukan semalam di antara dirinya dan laki-laki tua itu.
Oh tuhan, apa jangan-jangan aku yang memperkosa nya?!.
Oh no.... tidak bisa aku bayangkan jika itu benar-benar terjadi.
Pekik Vall lagi di dalam hatinya.
Saat dia menyeruak masuk ke dalam kamar mandi, Vall dengan cepat menyandarkan tubuhnya di pintu kamar mandi, dia berusaha untuk mengingat apa yang sebenarnya terjadi semalam.
Dia fikir pasti ada yang salah dengan apa yang dia minum semalam.
Apakah perempuan itu, mantan tunangan kakak nya telah berlaku licik pada nya?!
Vall Fikir bagaimana caranya dia keluar dari kamar mandi saat ini?!.
Yah dia mulai ingat dengan susunan kejadian nya semalam, tingkah memalukan nya menyeret mereka berada di atas kasur yang sama.
Dan.... berikut nya dia samar-samar mengingat nya.
Dia fikir apakah dia sudah kehilangan keperawanan nya?!.
Ahhhhh Mama....!!.